Home / Romansa / Jatuh Cinta Setelah One Night Stand / 85. Meluluhkan Hati Ayah

Share

85. Meluluhkan Hati Ayah

Author: CacaCici
last update Last Updated: 2025-04-01 23:53:14

Talita menarik lengan kemeja Raymond, membuat Raymond menoleh ke arahnya.

"Ada apa?" tanya Raymond datar–Talita terlihat gugup dan takut.

Talita hanya diam, mendongak ke arah Raymond dengan sesekali menoleh ke takut ke arah Lennon. Talita sudah tahu bahwa Lennon adalah ayahnya dan Raymond. Pria yang sering ia panggil Tuan Lemon ini adalah kakaknya. Namun, meskipun begitu, Talita sangat takut pada Lennon. Pria itu galak dan selalu menatap tajam ke arahnya.

"Jangan ganggu putraku. Kemari!" marah Lennon pada Talita, membuat gadis kecil tersebut tersentak kaget dan menatapnya dengan penuh ketakutan.

Talita memang putri kandungnya. Akan tetapi, dia membenci ibu perempuan ini dan dia tidak bisa menyayangi anak ini. Melihat anak ini saja, Lennon sudah merasa sangat jijik. Bagaimana tidak? Anak ini hasil dari kesalahan yang sangat kotor. Lennon tidur dengan perempuan yang sudah ia anggap keponakan–putri dari temannya sendiri, yang dimana tumbuh kembang perempuan itu ikut Lennon saksikan.

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   86. Istri Yang Terabaikan

    "Aku kembalikan ke Mas Kaizer. Soalnya itu buku milik Mas Kaizer."Raymond menatap buku di atas pangkuannya kemudian meraihnya. Dia langsung menyembunyikan buku tersebut, menoleh pada Carmen dengan tatapan datar. Sedangkan Carmen, dia memperlihatkan senyuman tak enak–langsung menatap ke arah jendela di sebelahnya. 'Kan! Sudah kuduga, Mas Kaizer pasti kesal padaku karena Ayah memberikan buku itu padaku. Untung aku langsung memberikan bukunya ke dia.' batin Carmen, hanya diam setelahnya karena takut berbicara pada suaminya. Yang ada di otaknya, Raymond kesal padanya. Pria ini pasti marah karena Lennon memberinya buku legendaris milik Raymond pada Chestnut. Setelah tiba di hotel, Carmen segera turun dari mobil. Dia tak mengatakan apa-apa pada Raymond, dan dia terkesan buru-buru meninggalkan suaminya. "Tuan, apa kita langsung berangkat ke kantor?" tanya Diego yang sedang mengemudi. Raymond mengamati istrinya yang berlari kecil ke dalam hotel. Setelah itu dia menganggukkan kepala, di m

    Last Updated : 2025-04-02
  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   87. Anak Tiri dan Anak Kandung

    Carmen melipat laporan pemeriksaan dan memasukkannya dalam tas. Raut mukanya pucat dan tegang, mata membulat serta tatapan kosong. Dia kira dia hanya demam biasa karena cuaca yang sering berubah-ubah. Namun, ternyata dia salah! "Bagaimana hasilnya, Car?" tanya Teresia, setelah Carmen keluar dari ruang pemeriksaan–mendatanginya di tempat tunggu. Teresia memang tak ikut masuk untuk menemani Carmen karena dilarang oleh Carmen. Mereka adalah sahabat yang sangat garing, mudah tertawa dan sulit serius jika sudah bersama. Oleh sebab itu, Carmen menolak ditemani masuk oleh Teresia. Carmen takut tertawa terus saat pemeriksaan! "Gejala perubahan cuaca saja, Tere," jawab Carmen mantap, tersenyum tipis pada Teresia. "Aku harus banyak minum air putih dan sebaiknya istirahat juga. Itu kata dokter," lanjutnya berbohong. "Ouh, syukurlah bukan penyakit serius." Teresia merangkul Carmen lalu keduanya berjalan beriringan–pergi dari sana. "Berarti sekarang kamu harus pulang dong. Kata dokter ka

    Last Updated : 2025-04-02
  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   88. Anak Tiri VS Anak Kandung (2)

    "Auu …." Clarissa terjatuh cukup kasar ke lantai, dia meringis lalu melayangkan tatapan marah pada Carmen. "Sialan kamu, Carmen! Dasar anak buangan! Sampah!""Sampah?! Hei, kamu dan Ibumu padasitisme! Dan aku anak buangan?!" Carmen menunjuk diri sendiri, "kalian semua yang kubuang! Buktinya aku pergi meninggalkan keluarga Wijaya, bukan kalian yang meninggalkanku.""Argkkk!" Clarissa menjerit marah karena tak terima dengan perkataan Carmen, dia segera bangkit dan langsung menjambak rambut Carmen. Carmen tentunya tak mau kalah. Dia balik menjambak rambut Clarissa secara membabi buta, meluapkan semua kemarahan serta rasa sakit yang dia terima selama ini melalui jambakan X 3000 ultra pro max miliknya. Orang-orang mulai mengerumuni mereka, menonton keduanya yang sedang jambak-jambakan. Teresia sendiri, awalnya dia ingin memisahkan Carmen dan Clarissa. Dia cukup khawatir pada kondisi Carmen yang sedang sakit. Namun, melihat Carmen lebih unggul dan mendominasi, Teresia beralih menjadi supp

    Last Updated : 2025-04-02
  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   1. Malam Panas Tak Terlupakan

    "A-aku tidak mengenalmu! Lep-lepaskan aku …." Carmen menjerit pada seorang pria yang saat ini berada di atas tubuhnya. Pria tersebut berniat melepas pakaian yang membungkus tubuh Carmen. "Ti-tidak!" Carmen menggelengkan kepala, suaranya bergetar hebat dan air mata jatuh deras. Dia ketakutan, punggung sudah panas dingin dan tubuh terasa membeku. Pria ini berhasil melepas bajunya–di mana kini Carmen hanya mengenakan bra hitam. Perut mulusnya diraba oleh pria tersebut–menatap Carmen penuh letupan gairah, sembari menyunggingkan smirk yang mengerikan. Tangan pria dewasa tersebut naik ke atas undukan indah Carmen, membuat Carmen semakin takut dan terus menangis. "Ja-jangan … hiks … jangan …." Carmen memohon sembari menyingkirkan tangan pria itu dari atas undukan indahnya. Dia berhasil menjauhkan tangan pria itu akan tetapi tindakan pria tersebut semakin jauh. Pria itu menelusup pada ceruk leher Carmen, lalu mencium kulit leher Carmen secara rakus. Carmen benar-benar geli, jijik dan kot

    Last Updated : 2025-02-04
  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   2. Raymond Kaizer Abraham

    Raymond Kaizer Abraham (33 tahun) pergi ke kota istrinya yang ia tinggalkan lima tahun lalu, bukan untuk menjemputnya melainkan untuk menceraikannya. Lima tahun yang lalu, atas permintaan kakeknya, Raymond menikahi gadis remaja bernama Carmen Gaura Wijaya. Di mana saat itu gadis tersebut masih berusia tujuh belas tahun (satu bulan sebelum memasuki usia 18 tahun). Sebetulnya gadis yang harus dia nikahi bernama Clarissa Wijaya. Akan tetapi entah kenapa saat saat mendekati hari pernikahan, gadis yang ia nikahi bertukar nama menjadi Carmen. Sebelumnya, Raymond memang tak pernah bertemu dengan Clarissa atau Carmen. Dia lumpuh dan dia enggan keluar rumah. Saat menikahi Carmen, sejujurnya Raymond berniat membatalkannya karena merasa ditipu. Hell! Bagaimana bisa dia menikah dengan anak kecil yang masih ingusan?! Dia tidak terima! Namun, dia mengurungkan niat karena terpaku melihat Carmen yang terus saja menunduk dan menangis. Satu yang terlintas di pikiran Raymond, Carmen masih polos da

    Last Updated : 2025-02-05
  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   3. Ternyata Dia Suamiku

    "Bagaimana bisa kau lupa pada suamimu sendiri, Ura?" dingin Raymond, melayangkan tatapan tajam dan membunuh pada perempuan yang duduk di pangkuannya. Carmen menoleh padanya, mendongak untuk menatapnya. 'Ura? Siapa Ura? Bapak ini pasti salah orang,' batin Carmen. Dia sempat mengira pria ini mungkin suaminya, karena beberapa kali pria ini memangilnya istri. Carmen memang tak mengenal suaminya karena dia tidak pernah bertemu dengan suaminya sebelum menikah. Lagipula, dia saja tak menyangka jika dia lah yang akan menikah dengan Kaizer–suaminya, karena sebelumnya Kaizer dijodohkan dengan kakaknya. Namun, saat tiga hari sebelum menikah, Clarissa melakukan sesuatu yang membuat Carmen berakhir menggantikannya menikah dengan tuan muda dari keluarga Abraham. Carmen hanyalah pengantin pengganti yang tak pernah direncanakan.Saat menikah, kondisi mata Carmen saat itu minus 4. Dia tak mengenakan kaca mata ataupun soflen, ditambah dia terus menangis saat itu, sehingga dia tidak bisa melihat jel

    Last Updated : 2025-02-05
  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   4. Kapanpun Aku Menginginkanmu

    "Raymond Kaizer Abraham. Your husband." Deg deg deg Carmen reflek menegakkan tubuh, berdiri kaku dan sedikit mendongak untuk dapat menatap wajah tampan Raymond. Ekspresi Carmen terkejut, matanya membulat sempurna dan bibir sedikit terbuka. Raymond Kaizer Abraham. Dia suami Carmen? Pria yang menodainya-- adalah suaminya sendiri?! Melihat Carmen hanya bengong, Raymond meraih tangan istrinya. Setelah berjabat tangan dengan Carmen, Raymond menarik tangan perempuan itu sehingga Carmen berakhir menabrak dada bidangnya. Carmen mendongak sepenuhnya pada Raymond, dia mengabaikan rasa sakit di kening akibat keningnya menabrak dada bidang nan kokoh milik pria ini. "Sekarang kau mengenalku, Ura?" Raymond berucap rendah, nadanya berat dan serak. Terkesan seksi akan tetapi membuat Carmen gugup sekujur tubuh. Carmen tak mengatakan apa-apa, hanya bengong karena tak tahu harus bersikap bagaimana. Pria yang menodainya adalah suaminya sendiri. Bagaimana bisa sosok yang ia kagumi ternyata

    Last Updated : 2025-02-05
  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   5. Carmen Gaura Abraham!

    'Layani aku kapanpun aku menginginkanmu.' Ucapan Raymond tersebut terus menggema di kepala Carmen. Namun, saat itu, dia menjawab 'aku lapar dan aku mau makan.' Sialan! Padahal waktu itu Carmen ingin membantah ucapan Raymond, akan tetapi karena dia terlalu lapar dan kepalanya hanya dipenuhi oleh makanan, Carmen sulit berkonsentrasi. "Jadi aku akan tinggal di rumah ini? Aku akan menjadi istri Mas Kaizer selamanya?" gumam Carmen. Dia habis berkeliling mansion mewah Kaizer, setelah sebelumnya dia makan dengan begitu banyak. "Yah, untuk saat ini, lebih baik aku tinggal dengannya. Lumayan, aku dapat tempat tinggal dan makanan gratis. Tapi aku harus mencari pekerjaan dan mengumpulkan uang untuk membalas perbuatan Tiara dan Clarissa. Juga pada Nicolas dan … seluruh keluarga Wijaya yang meremehkanku," ucap Carmen, bermonolog sendiri, penuh keyakinan dan semangat yang menggebu-gebu. Meskipun peretemuannya dengan suaminya sangat buruk dan mengerikan. Akan tetapi Carmen menganggapnya sebagai

    Last Updated : 2025-02-05

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   88. Anak Tiri VS Anak Kandung (2)

    "Auu …." Clarissa terjatuh cukup kasar ke lantai, dia meringis lalu melayangkan tatapan marah pada Carmen. "Sialan kamu, Carmen! Dasar anak buangan! Sampah!""Sampah?! Hei, kamu dan Ibumu padasitisme! Dan aku anak buangan?!" Carmen menunjuk diri sendiri, "kalian semua yang kubuang! Buktinya aku pergi meninggalkan keluarga Wijaya, bukan kalian yang meninggalkanku.""Argkkk!" Clarissa menjerit marah karena tak terima dengan perkataan Carmen, dia segera bangkit dan langsung menjambak rambut Carmen. Carmen tentunya tak mau kalah. Dia balik menjambak rambut Clarissa secara membabi buta, meluapkan semua kemarahan serta rasa sakit yang dia terima selama ini melalui jambakan X 3000 ultra pro max miliknya. Orang-orang mulai mengerumuni mereka, menonton keduanya yang sedang jambak-jambakan. Teresia sendiri, awalnya dia ingin memisahkan Carmen dan Clarissa. Dia cukup khawatir pada kondisi Carmen yang sedang sakit. Namun, melihat Carmen lebih unggul dan mendominasi, Teresia beralih menjadi supp

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   87. Anak Tiri dan Anak Kandung

    Carmen melipat laporan pemeriksaan dan memasukkannya dalam tas. Raut mukanya pucat dan tegang, mata membulat serta tatapan kosong. Dia kira dia hanya demam biasa karena cuaca yang sering berubah-ubah. Namun, ternyata dia salah! "Bagaimana hasilnya, Car?" tanya Teresia, setelah Carmen keluar dari ruang pemeriksaan–mendatanginya di tempat tunggu. Teresia memang tak ikut masuk untuk menemani Carmen karena dilarang oleh Carmen. Mereka adalah sahabat yang sangat garing, mudah tertawa dan sulit serius jika sudah bersama. Oleh sebab itu, Carmen menolak ditemani masuk oleh Teresia. Carmen takut tertawa terus saat pemeriksaan! "Gejala perubahan cuaca saja, Tere," jawab Carmen mantap, tersenyum tipis pada Teresia. "Aku harus banyak minum air putih dan sebaiknya istirahat juga. Itu kata dokter," lanjutnya berbohong. "Ouh, syukurlah bukan penyakit serius." Teresia merangkul Carmen lalu keduanya berjalan beriringan–pergi dari sana. "Berarti sekarang kamu harus pulang dong. Kata dokter ka

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   86. Istri Yang Terabaikan

    "Aku kembalikan ke Mas Kaizer. Soalnya itu buku milik Mas Kaizer."Raymond menatap buku di atas pangkuannya kemudian meraihnya. Dia langsung menyembunyikan buku tersebut, menoleh pada Carmen dengan tatapan datar. Sedangkan Carmen, dia memperlihatkan senyuman tak enak–langsung menatap ke arah jendela di sebelahnya. 'Kan! Sudah kuduga, Mas Kaizer pasti kesal padaku karena Ayah memberikan buku itu padaku. Untung aku langsung memberikan bukunya ke dia.' batin Carmen, hanya diam setelahnya karena takut berbicara pada suaminya. Yang ada di otaknya, Raymond kesal padanya. Pria ini pasti marah karena Lennon memberinya buku legendaris milik Raymond pada Chestnut. Setelah tiba di hotel, Carmen segera turun dari mobil. Dia tak mengatakan apa-apa pada Raymond, dan dia terkesan buru-buru meninggalkan suaminya. "Tuan, apa kita langsung berangkat ke kantor?" tanya Diego yang sedang mengemudi. Raymond mengamati istrinya yang berlari kecil ke dalam hotel. Setelah itu dia menganggukkan kepala, di m

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   85. Meluluhkan Hati Ayah

    Talita menarik lengan kemeja Raymond, membuat Raymond menoleh ke arahnya. "Ada apa?" tanya Raymond datar–Talita terlihat gugup dan takut. Talita hanya diam, mendongak ke arah Raymond dengan sesekali menoleh ke takut ke arah Lennon. Talita sudah tahu bahwa Lennon adalah ayahnya dan Raymond. Pria yang sering ia panggil Tuan Lemon ini adalah kakaknya. Namun, meskipun begitu, Talita sangat takut pada Lennon. Pria itu galak dan selalu menatap tajam ke arahnya. "Jangan ganggu putraku. Kemari!" marah Lennon pada Talita, membuat gadis kecil tersebut tersentak kaget dan menatapnya dengan penuh ketakutan. Talita memang putri kandungnya. Akan tetapi, dia membenci ibu perempuan ini dan dia tidak bisa menyayangi anak ini. Melihat anak ini saja, Lennon sudah merasa sangat jijik. Bagaimana tidak? Anak ini hasil dari kesalahan yang sangat kotor. Lennon tidur dengan perempuan yang sudah ia anggap keponakan–putri dari temannya sendiri, yang dimana tumbuh kembang perempuan itu ikut Lennon saksikan.

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   84. Makan Bersama Keluarga

    "Chestnut, makan yang banyak," ucap Lennon, di mana saat ini dia, Raymond dan menantunya sedang makan bersama. Setelah saling bermaaf-maafan dengan putranya, Lennon tak membolehkan keduanya untuk pulang. Dia ingin Raymond dan Carmen menginap dan makan bersama dengannya. Ah, dia sudah lama merindukan moment ini, dan malam ini akhirnya harapannya terwujud. Kerinduan Lennon akhirnya terobati. Putranya kembali padanya! "Iya, Ayah," jawab Carmen, tersenyum malu pada ayahnya. "Kau sedang tidak malu-malu bukan?" tanya Lennon kemudian, memperhatikan piring menantunya yang memperlihatkan makanan yang sedikit. Biasanya anak ini selalu makan dalam porsi banyak. Carmen menggelengkan kepala, memperlihatkan cengiran pada mertuanya. "Sepertinya Nona Carmen memang malu-malu, Tuan. Soalnya ada … ekhmmm," ucap Vior, diakhiri deheman untuk menggoda Carmen. Ucapan Vior tersebut berhasil membuat yang lainnya tertawa, seketika menatap geli ke arah Carmen. Sedangkan Carmen, perempuan cantik ters

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   83. Ketika Cinta yang Tulus Mengalahkan Kebencian

    "Maaf, Ayah."Deg'Mata Lennon melebar saat mendengar dua kata yang keluar dari bibir istrinya tersebut. Jantungnya berdebar kencang dan hatinya bergetar. Namun, baru saja Lennon ingin membalas pelukan Raymond, tiba-tiba saja Raymond meluruh–bersimpuh, berakhir bertekuk lutut di kaki ayahnya. Lagi-lagi Lennon dibuat terkejut oleh tindakan Raymond, hatinya semakin meringis. Dia terharu tetapi sesak melihat anaknya harus bertekuk lutut di kakinya. Vior dan anak buahnya yang lain yang juga menyaksikan, ikut kaget. Mereka menatap Raymond dengan pandangan berkaca-kaca. Setelah sekian lama, akhirnya mereka bisa menyaksikan Raymond berpelukan dengan ayahnya. Anak yang tersesat dan kehilangan arah ini kembali menemui ayahnya. "Maafkan aku, Ayah. Maaf …." Raymond kembali meminta maaf, bersujud di kaki ayahnya–menjatuhkan air mata, menangis sesak mengingat kekejamannya pada ayahnya. Berapa jahatnya Raymond sebagai seorang anak. Dia membenci ayahnya yang begitu tulus mengasihi serta menyayan

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   82. Sang Chestnut yang Sebenarnya

    Carmen menatap tak percaya pada suaminya, dia senang karena Raymond akhirnya bersedia mendengarkan Carmen–membahas mengenai kematian ibunya. Namun, Carmen cukup ragu karena mimpinya membuatnya takut. Bagaimana jika Raymond marah dan berujung menceraikannya? Meski sudah berjanji tak akan marah, tetapi Carmen tetap tak yakin pada suaminya-- mengingat akan ada banyak keburukan ibu pria ini yang akan Carmen ungkap. Di sisi lain, Carmen juga merasa harus menceritakannya. Miminya bukan hanya tentang Raymond yang menceraikannya, tetapi juga mimpi bertemu dengan seorang perempuan yang mengaku sebagai ibu Raymond. Carmen tak ingat wajahnya, saat dia bangun dia sudah lupa seperti apa wajah perempuan dalam mimpi tersebut. Tetapi dia ingat apa yang perempuan itu katakan padanya. Dia mengatakan jika Raymond tak boleh bahagia, Raymond harus terus mencintainya agar Raymond tak menerima cinta orang-orang yang tulus laganya. Raymond harus menderita seumur hidup–sebagai karma karena Raymond membua

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   81. Cinta dan Carmen

    "Jamal," gumam pria itu pelan, menatap dingin dan kesal pada Carmen. Itu membuat Carmen mengerutkan kening karena bingung. Dia tak melakukan apa-apa, tapi pria ini menunjukkan wajah kesal padanya. Aneh! "Hai, Pak Harlen. Selamat pagi menjelang siang, Pak," sapa Carmen ramah, meskipun Harlen terlihat menunjukan ekspresi bad mood padanya. Harlen keluar dari lift kemudian berhenti di depan Carmen. Sejujurnya Carmen perempuan yang cantik dan menarik. Hanya saja tingkahnya luar biasa menguji kesabaran! Sampai sekarang dia masih bertanya-tanya, kenapa Raymond mempertahankan perempuan abnormal ini sebagai istrinya? Padahal Raymond terkenal mudah marah. "Untuk apa kau datang ke sini?" tanya Harlen dengan nada ketus. "Loh." Carmen mengerjap beberapa kali, menatap cengang pada Harlen, "ini kan perusahaan suamiku. Terserah aku dong mau datang ke sini untuk apa. Seharusnya aku yang bertanya, Pak Harlen ke sini buat a

  • Jatuh Cinta Setelah One Night Stand   80. Pesanan Pelanggan Setia

    ***"Bagaimana? Trik Tanteku berhasil di kamu nggak?" tanya Teresia, di mana saat ini Carmen sudah di hotel. Dia kembali bekerja seperti biasa. Meskipun tadi malam Raymond sempat baik saat menyentuhnya, akan tetapi paginya pria itu langsung berubah dingin padanya. Sejujurnya Carmen sangat galau, dia bimbang antara ingin melanjutkan misinya untuk mendamaikan suaminya dan ayah mertuanya, atau dia berhenti. Raymond memperingatinya secara keras. 'Aku tidak ingin hubungan kita retak.' Itu perkataan Raymond yang berhasil membuat Carmen cemas. Kalimat itu bahkan menghantuinya hingga ke alam mimpi– di mana dalam mimpinya dia tetap nekat membantu Lennon untuk berdamai dengan Raymond, akan tetapi pada akhirnya Carmen gagal, berakhir Raymond menceraikannya lalu mengusirnya saat tengah malam yang dingin. Itu mimpi yang sangat buruk, Carmen sangat takut jika itu menjadi kenyataan. "Heh!" Teresia menepuk pund

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status