Share

Bab 1895

Penulis: Awan
Shane mengerti apa yang Yuna tanyakan karena sebelumnya dia juga sudah mendapat informasi dari Brandon, maka itu dia langsung menjawab, “Nggak! Aku nggak tahu apa-apa soal itu! Aku sadar kepercayaan kamu dan Brandon terhadapku sudah hilang, tapi aku bersumpah ini nggak ada kaitannya denganku! Lagi pula, selama kamu di sini juga sudah lihat sendiri, sebenarnya aku nggak punya jabatan apa-apa di sini. Aku nggak dipercaya untuk menangani tugas penting, nggak mungkin mereka kasih tahu aku soal itu. Waktu itu aku cuma merasa nggak ada pentingnya melibatkan orang lain yang nggak berdosa, dan si Chermiko itu sudah sangat menderita di sini. Waktu itu selagi ada kesempatan, aku bebaskan saja dia karena merasa kasihan. Tapi aku juga nggak menduga kalau ternyata itu semua sudah bagian dari rencana mereka. Aku juga … jadi korban!”

Kejadian itu terus menghantui Shane selama ini. Hanya dengan mengingatnya kembali saja langsung membuat dia berkeringat dingin. Mengira dirinya aman tak bercelah, tetapi
Bab Terkunci
Lanjutkan Membaca di GoodNovel
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terkait

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 1896

    Semua orang yang ada di tempat ini bukan orang biasa. Mau tidak mau Shane juga harus beradaptasi agar bisa bertahan hidup menghadapi para manusia licik itu.“Tenang saja, aku pasti bakal pikirkan cara untuk cari petunjuk dari dia. Tapi … kamu tahu dari mana pasti dia orangnya?”“Aku yakin,” jawab Yuna singkat. “Kecuali, di tempat ini ada orang lain yang juga tahu banyak tentang kedokteran tradisional.”“Nggak ada! Di sini selain kamu dan Rainie, sisanya orang dari luar negeri semua.”Shane yakin akan hal itu karena dia pernah melihat daftar nama semua orang yang bekerja di sini. Tentu saja tidak menutup kemungkinan adanya beberapa hal yang di luar sepengetahuannya, tetapi Shane cukup yakin.“Apa ada … orang dari negara Taya?”“Kayanya nggak ada.”“Kamu yakin?”“Sebentar, nanti coba kucek lagi, tapi seharusnya sih nggak ada. Memangnya kenapa? Kamu curiga sama mereka?”“Nggak juga, sih. Pokoknya coba cari saja dulu, atau pernah nggak Rainie pergi ke Taya?”“Oke, nanti kucari! Tadi Brando

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 1897

    Namun demikian, keesokan harinya Brandon mendapati situasi ternyata tak sebahagia yang dia bayangkan. Juan tertidur dan tak kunjung siuman! Pagi hari itu Chermiko membawakan bubur untuknya, tetapi begitu dia masuk kamar, dia menemukan wajah kakeknya merah padam yang tidak wajar. Juan yang tertidur lelap dan tak kunjung bangun meski sudah dipanggil-panggil. Ketika dahinya diraba pun suhu tubuhnya ternyata sudah sangat tinggi.Setelah dicek dengan termometer, panasnya sudah mencapai 39.8 derajat. Biasanya hanya dengan makan obat pereda panas bisa langsung turun, tetapi kali ini mereka tidak berani bertindak sembarangan.Siapa yang tahu, bisa saja obat pereda panas justru malah akan merangsang cacing itu menjadi lebih ganas. Mau tidak mau mereka hanya bisa meredakan panas dengan cara biasa seperti menggosok badannya dengan lap. Ketika dilakukan, panasnya memang sempat turun, tetapi Juan masih tetap tak sadarkan diri.Brandon juga sudah coba untuk memeriksanya, tetapi dia pun tak punya sol

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 1898

    “Dia kenalanku,” kata Brandon. “Kalau begitu sudah dulu, ya, nanti aku kabari lagi.”“Jadi untuk masalah dokternya .…”“Nggak usah dulu.”Setelah panggilan itu berakhir, Brandon bertanya pada Chermiko, “Kenapa?”“Dokter di luar saja nggak berguna. Ini bukan penyakit biasa! Kamu sendiri tahu itu!”“Iya, tapi dengan situasi kita sekarang ini nggak ada cara yang lebih baik lagi. Demamnya Pak Juan nggak turun-turun, dan keadaan pelayan rumah juga belum membaik. Kalau dibiarkan terus juga nggak bagus. Kalau ada dokter siapa tahu bisa ….”“Aku dokternya!” seru Chermiko.“.…”“Aku memang dari awal seorang dokter yang berguru di bawah dokter terkenal,” ujar Chermiko menekankan, tetapi nada bicaranya kali ini jauh berbeda dengan biasanya. Biasanya setiap kali berkata seperti itu selalu dengan nada yang angkuh dan percaya diri, tetapi kali ini dia berkata dengan sikap yang lebih serius dan tegas.“Beberapa hari ini aku sudah sangat menyusahkan. Sejak keluar dari lab sial itu, aku berlagak sepert

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 1899

    Jarum jam perlahan berdetak, dan waktu pun terus berjalan. Kesunyian yang mengisi suasana membuat suara detak terdengar dengan amat jelas. Yuna duduk di samping kasurnya sambil memegangi perut dengan satu tangan, sementara satu tangannya lagu mengusap layar ponsel.Bohong jika bilang Yuna tidak merasa gugup, tetapi mungkin ini pertama kalinya Yuna merasa segugup ini dalam seumur hidupnya. Dulu ketika menemui kesulitan apa pun, dia selalu bisa mengatasinya. Akan tetapi masalah yang dia hadapi sekarang tidak semudah itu. Yang dia hadapi kali ini sudah menyangkut keselamatan nyawa banyak orang.Di dalam sekarang hanya ada dia seorang. Shane sudah berkata sebelumnya untuk bertemu di kantornya di lantai bawah ketika waktu yang dijanjikan tiba. Walaupun semua yang mereka lakukan di sini tak akan bisa lepas dari pengawasan para atasan organisasi ini, pasti tetap ada cara.Siang hari adalah waktu di mana “Bos” mereka sedang lengah. Di sisinya ada beberapa pengawal yang berjaga, tetapi Shane pa

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 1900

    Yuna tidak mengada-ada, dia sungguh tidak punya waktu karena setiap harinya dia terkurung di tempat yang seperti kandang ini. Lagi pula kalaupun Yuna bisa pergi, entah sudah seperti apa keadaan di luar sana. Karena itulah bisnis parfumnya terpaksa dikesampingkan dulu.Stella yang biasanya menuruti apa kata Yuna kali ini memberikan sedikit pendapatnya, “Tapi … ini orang dari kerajaan Yuraria, dan dia juga sudah sampai di sini. Dua hari lagi mungkin sampai ke ibu kota. Aku kira kamu sudah ngomong sama mereka.”“Sejak kapan aku pernah bilang begitu, aku … eh, tadi kamu bilang mereka dari mana?”“Yuraria.”“Yuraria mananya?”“Dari … istana kerajaan! Tadi kan aku sudah bilang. Cakupan bisnis kita sudah luas banget dan pernah bekerja sama langsung sama masyarakat kalangan atas, tapi tetap saja mereka itu dari istana kerajaan. Kalau kita mengecewakan merek, nggak cuma studio kita saja, tapi bisnis Setiawan Group secara keseluruhan juga akan terpengaruh.”Yang namanya pebisnis tidak akan perna

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 1901

    “Terus, ada apa lagi?”Menyadari Stella masih belum menutup telepon, Yuna menduga pasti masih ada sesuatu yang mau dia sampaikan. Dari dulu Yuna memang lugas sifatnya. Dia akan langsung menutup telepon jika tidak ada lagi yang perlu disampaikan, apalagi kondisi mentalnya juga sedang tidak begitu baik akhir-akhir ini.“Kak Yuna lagi sibuk banget, ya?”“Kamu pasti mau tanya soal Frans, ‘kan?”“Iya, ada kabar tentang dia?”“Memangnya kalian berdua sudah nggak saling kontak lagi?”Meski berada di bawah kendali orang lain sekalipun, Frans masih tetap bersikap cukup baik kepada Stella. Lagi pula mereka berdua juga terus bersama semenjak Frans pulang. Kemudian apa pun yang terjadi setelah itu memperlihatkan sepertinya orang yang mengendalikan Frans memang berniat mengincar Brandon dengan cara merusak hubungan mereka berdua. Kemudian setelah rencananya terbongkar, Frans mau berpisah dari Stella. Stella bukannya tidak mau peduli, tetapi dia benar-benar tidak tahu di mana Frans berada.“Nggak ad

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 1902

    “Kenapa?!” tanya Stella. “Tunggu, tadi kamu bilang keadaan di luar sana? Memangnya ada apa? Memangnya kamu lagi nggak di luar? Kamu sendiri lagi di mana sekarang?”“Bertanya sebanyak itu juga nggak ada gunanya, aku nggak bisa menjelaskannya cuma dari telepon. Pokoknya aku punya alasanku sendiri, kamu cukup menurut saja.”Beberapa detik Stella hanya diam saja tidak berbicara, dan ketika Yuna ingin menjelaskan situasinya sekali lagi, dia berkata, “Oke, aku ngerti. Aku akan menuruti kata-katamu.”Stella masih merasa sedikit canggung ketika berbicara dengan Yuna perkara kasus mereka dengan Frans tempo hari hingga hubungan mereka hampir saja retak, tetapi setelah menyadari ada sesuatu yang terjadi di balik semua ini, Stella sedikit menyesali perbuatannya. Setelah kejadian itu, kepercayaan Stella kepada Yuna menjadi lebih kuat lagi. Terkadang memang ada beberapa hal yang sulit untuk dijelaskan, tetapi karena Yuna sendiri sudah berkata untuk memercayainya, Stella pun menuruti demi kebaikannya

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 1903

    “Bukan mati, tapi cuma kubuat nggak bisa merekam sementara saja. Kita nggak bisa lama-lama, atau mereka pasti bakal sadar ada yang nggak beres dengan kameranya.”Andai saja cara ini bisa digunakan untuk waktu lama tanpa perlu takut ketahuan, Yuna pasti sudah menggunakannya dari dulu dan tidak perlu menunggu sampai sekarang. Karena sekarang ini situasinya agak berbeda dari biasanya, makanya Yuna terpaksa menggunakannya.“Aku baru sadar, makin lama aku merasa makin nggak mengenali siapa kamu sebenarnya. Sebenarnya apa, sih, yang kamu nggak bisa?” tanya Shane.“Aku cuma bisa sebatas kulitnya saja.”Bukan maksud merendah, tetapi Yuna memang hanya bisa sebatas permukaan saja. Hal yang berani dia akui benar-benar mahir hanya membuat parfum, ilmu bela diri, dan juga pengobatan tradisional. Walau demikian, itu tetap membuat Shane berdecak kagum.“Kalau aku bisa sebanyak itu biarpun cuma kulitnya saja, bisnisku pasti sudah jauh lebih maju, dan Nathan juga nggak bakal ….”Sampai di situ Shane be

Bab terbaru

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2389

    “Karena kamu begitu setia padaku, aku kasih kamu satu kesempatan lagi,” kata sang Ratu mendesah ringan.“Mau aku jadi bahan percobaanmu? Nggak masalah!” kata Fred dengan alis terangkat. “Toh sekarang aku juga nggak bisa menolak, bukan?”“Apa kamu ada permintaan lain?”Bagaimanapun juga, mereka adalah tuan dan pelayan yang sudah bekerja bersama selama bertahun-tahun, yang sudah melewati suka dan duka bersama. Andaikan Fred memiliki niat untuk melakukan kudeta, dia sudah berkontribusi banyak dan layak untuk mendapatkan apa yang dia minta sebelum dieksekusi.“Yang Mulia tahu aku sudah nggak membutuhkan apa-apa lagi. Aku sudah lama bercerai dengan istriku dan anakku ikut dia ke luar negeri. Aku cuma sendiri mendedikasikan hidupku untukmu, Yang Mulia Ratu. Sekarang aku sudah nggak punya permintaan apa-apa lagi. Oh ya, kalau sampai ….”Fred berhenti sejenak, kemudian dia melanjutkan, “Kalau sampai eksperimen ini berhasil, aku bisa terus hidup lebih lama di dalam badan anak itu, aku berharap

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2388

    Di sebuah ruang bawah tanah yang lembap dan tidak terkena cahaya matahari, begitu masuk langsung tercium bau busuk yang menyengat hidung. Saat pintu dibuka, dan mendengar ada suara kursi roda yang mendekat, orang yang berada di dalam langsung mendongak menatap ke depan.“Ah, Yang Mulia datang untuk menemui aku juga.”Orang itu menyunggingkan senyum yang kaku. Dia yang dulu adalah seorang duta besar terhormat kini menjadi tak lebih dari seperti tawanan perang. Kursi roda berhenti, lalu sang Ratu menatapnya, orang yang sudah meneaninya selama puluhan tahun lebih.“Fred, apa kamu menyesal?” tanyanya.“Menyesal? Apa yang perlu disesali? Aku menyesal kenapa eksperimennya nggak aku lakukan lebih awal? Atau menyesal karena terlalu banyak berpikir? Ataukah menyesal karena aku nggak menyadari lebih awal kalau kamu mencurigaiku? Yang menang memakan yang kalah, itu sudah hukumnya. Nggak ada yang perlu aku sesali.”Sang Ratu sempat terdiam sesaat mendengar kata-kata Fred.“Jadi kamu nggak pernah m

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2387

    “Tapi sudah terlambat kalau terus menunggu sampai eksperimennya dimulai!” kata Shane seraya menggertakkan gigi.Dia tidak punya sisa waktu lagi untuk bertaruh. Kalau sampai ternyata eksperimennya keburu dimulai, betapa sakit hatinya Shane membayangkan tubuh Nathan yang masih kecil itu harus terbaring di atas meja operasi yang dingin dan dibedah seperti tikus percobaan. Dia tidak bisa menerima hal seperti itu terjadi. Dia tidak tega melihat anaknya yang masih kecil harus mengalami penderitaan yang sebegitu parahnya. Nathan tidak tahu apa-apa dan diculik begitu saja, terpisah dari ayahnya begitu lama. Dan sekarang, dia harus menghadapi semua ini. Bahkan … bahkan dia tidak tahu apa yang akan dia hadapi.“Tapi kalau kamu ke sana sekarang, memangnya kamu bisa menolong Nathan?” Brandon bertanya.“Aku nggak peduli. Kalaupun aku harus mati, aku bakal tetap berusaha!”“Ya sudah, terserah kamu. Pergi sana!” Brandon tak lagi membujuk Shane. Dia memukul meja yang ada di depannya dan berseru kepada

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2386

    Mau dipikir seperti apa pun, itu rasanya agak mustahil.“Aku juga berharap informasiku salah, tapi ….”Brandon tidak menyelesaikan kalimatnya, tetapi itu sudah menyiratkan intensi yang sangat jelas. Berhubung ini sudah menyangkut nasib Nathan, jika informasi yang dia dapat tidak bisa dipercaya, dia pun tidak akan memberitahukannya kepada Shane.“Jadi selama ini dia nggak mau membebaskan Nathan karena itu? Itu alasan kenapa selama ini aku nggak pernah berhasil menemukan dia. Jadi … mereka dari awal memang nggak ada niat untuk melepaskan Nathan, dan mereka menyandera dia dengan alasan membutuhkan investasi dana dariku, itu semua bohong?!”Rona wajah Shane di saat itu sudah pucat pasi. Suaranya pasti terdengar cukup datar, tetapi bisa terdengar bibirnya sedikit gemetar. Siapa pun yang menghadapi hal semacam ini pasti akan memberikan reaksi yang sama.Chermiko tidak tahu seperti apa rasanya memiliki seorang anak, tetpai dia dapat memahami perasaan Shane. Dia sendiri juga tidak keberatan di

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2385

    “Ratu mau Fred jadi bahan percobaannya?” Chermiko bertanya, tetapi dia langsung membantah pertanyaan itu. “Nggak, itu mustahil! Aku dulu pernah ada di sana dan banyak tahu tentang R10. eksperimen ini nggak pernah diuji coba karena syarat dari penerimanya terlalu ketat.”Syaratnya adalah mendapatkan dua tubuh yang cocok, dan itu jelas bukan hal yang mudah untuk dicari. Sama seperti melakukan donor organ, tubuh pendonor dan penerima donor harus cocok baru bisa dilaksanakan. Hanya dengan syarat itu terpenuhi barulah tidak terjadi reaksi penolakan. Makanya, kalaupun Ratu punya niat untuk itu, dia harus mencarikan tubuh yang cocok dengan Fred.“Kamu kira nggak ada?” Brandon bertanya balik dan seketika membuat Chermiko dan Shane kaget. Chermiko dan Shane sama-sama dibuat bertanya-tanya, siapa orang yang akan menjadi wadah baru bagi jiwa Fred.“Dan orang yang bakal menampung jiwa Fred itu bukan orang asing. Fred sendiri yang cari,” kata Brandon. “Kalau dia nggak ketemu orang yang cocok, mana

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2384

    “Sudah nggak ada lagi, itu saja. Dia bilang yang kita butuhkan sekarang cuma waktu. Sebenarnya nggak ada yang penting, sih. Mungkin dia takut karena masih diawasi. Takutnya ada orang yang mendengar percakapan, makanya dia nggak berani bilang banyak.”“Bukan. Informasi pa yang mau diasampaikan sudah semuanya dia kasih tahu ke kamu,” ucap Brandon.Chermiko, “Eh?”Shane, “Hah? Jadi yang Pak Juan mau sampaikan itu apa?”“Pak Juan bilang kita nggak bisa tangani, tapi ada orang lain yang bisa. Orang yang bisa itu maksudnya siapa?” tanya Brandon kepada mereka berdua. Tetapi baik Shane dan Chermiko di saat itu hanya bertukar pandang dan menggelengkan kepala.“Dan juga kenapa kita nggak bisa? Sebelumnya kita sudah tahu mereka ada di dalam kedutaan, terus kenapa tiba-tiba Pak Juan bilang ini di luar batas kemampuan kita?” tanya Brandon lagi.Kali ini Shane dan Chermiko lebih kompak lagi. Mereka berdua sama-sama menggelengkan kepala serentak tanpa perlu menatap satu sama lain.“Karena Pak Juan me

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2383

    Chermiko datang dengan penuh tanda tanya dan pergi dengan penuh tanda tanya pula. Dia merasa belum mengatakan atau melakukan apa-apa selama dia bertemu dengan kakeknya tadi, dan langsung disuruh pulang begitu saja. Selama perjalanan, Chermiko berulang kali memikirkan apa yang tadi Juan katakan kepadanya, tetapi dia tidak mendapatkan jawabannya. Jadi apa maksud Juan sebenarnya?Begitu Chermiko sampai ke rumah, benar saja Brandon dan Shane sudah menunggunya. Mereka langsung datang menyambut dan bertanya, “Gimana? Mereka ngundang kamu ke sana untuk apa?”Bahkan mobil yang mengikuti Chermiko dari belakang juga sudah melakukan persiapan jaga-jaga apabila terjadi sesuatu yang buruk padanya. Namun mereka bisa tenang setelah mendapat kabar kalau Chermiko sudah dalam perjalanan pulang. Namun di saaat yang sama mereka pun terheran-heran mengapa hanya Chermiko sendiri yang keluar.“Mereka mengancam kamu? Apa saja yang mereka bilang di sana?” tanya Shane. “Pasti Rainie, ‘kan? Kali ini apa lagi yan

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2382

    “Kami semua panik setengah mati waktu dengar Kakek dibawa. Untung saja Kakek baik-baik saja!”“Omong kosong! Kalau kamu pani, kenapa baru sekarang kamu datang menolongku?” tanya Juan melotot.“Bukannya nggak mau nolong, tapi tempat ini nggak bisa main datang kapan pun aku mau. Lagi pula aku tahu sifat Kakek. Kalau Kakek sendiri yang mau ke sana, aku bujuk untuk pulang kayak apa juga Kakek nggak bakal mau pulang! Kakek sendiri yang mau datang ke sini untuk menolong Yuna, ‘kan?”Dengan tatapan mata setuju, Juan menatap Chermiko dan berkata padanya, “Iya, sih. Akhir-akhir ini kamu ada banyak kemajuan juga, ya. Kamu sudah bisa menganalisis keadaan dengan baik dan bisa mengerti sifatku seperti apa.”Chermiko terlihat tidak terlalu senang meski mendapat pujian dari kakeknya. Saat ini dia punya masalah yang lebih mendesak untuk dia sampaikan.“Kakek yang minta aku datang ke sini, ya?” tanyanya.“Ya, untung saja mereka kasih aku ketemu orang lain! Kalau Brandon, mereka pasti nggak akan setuju.

  • Istri Kesayangan CEO   Bab 2381

    Chermio sudah berada di ruang tamu kedutaan dan melihat sekelilingnya. Dia curiga apakah tempat ini menyimpan suatu konspirasi, karena di antara yang lain, hanya dia sendiri yang mendapatan undangan secara tiba-tiba.Mereka bertiga kaget saat mendapat undangan tersebut. Tidak ada yang menyangka ternyata undangan itu ditujukan kepada Chermiko, dan tidak ada yang tahu apa maksud dari undangannya. Apalagi Chermiko juga yang paling asing dengan kedutaan dibanding Shane atau Brandon. Setelah melalui proses perundingan yang cukup laa, akhirnya mereka bertiga mencapai kesepakatan bersama, Chermiko harus pergi!Jika tidak pergi, bagaimana mereka bisa tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan undangan ini juga dibuat secara resmi, jadi seharusnya tidak akan ada keanehan yang terjadi, atau surat ini tidak akan sampai ke tangan mereka. Maka itu Chermiko datang sesuai dengan waktu dan tempat undangan. Saat masuk dia juga diperiksa karena untuk masuk ke kedutaan tidak diizinkan membawa barang-barang ya

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status