Share

Bab 81

Author: Aku Mau Minum Air
Saat itu, di dalam kamar yang lain. Darius sedang berbaring tidak sadarkan diri dan wajahnya terlihat sangat pucat. Helen berkumpul bersama dengan sekelompok anggota Keluarga Warsono dan berbisik-bisik membahas strategi mereka.

"Aneh. Padahal Tuan baik-baik saja, kenapa tiba-tiba dalam keadaan kritis?"

"Benar! Biasanya dia terlihat sehat dan kuat, tapi tidak disangka begitu sakit, benar-benar parah!"

Semua orang menghela napas dan terlihat sangat menyesal.

"Bagaimana dengan keadaan Kakek?" Saat itu, Ariana berjalan masuk dengan sepatu hak tingginya. Ariana tadi sedang rapat di kantor. Namun, dia tiba-tiba mendapat informasi kakeknya dalam keadaan kritisnya dan langsung datang ke rumah sakit.

"Ariana, Dokter bilang Tuan sudah tidak kuat lagi." Helen menggelengkan kepalanya.

"Apa?"

Ekspresi Ariana berubah. "Kenapa bisa begitu? Bukankah kemarin Kakek masih baik-baik saja?"

"Aku juga merasa aneh, mungkin semua ini nasibnya." Helen menghela napas.

"Di mana dokternya?" Ariana merasa agak cem
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Alvaro Qus Almatar
ya yaa okee
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 82

    "Kamu bilang aku tidak sanggup melakukannya? Baik ... aku tanya kamu, siapa lagi yang bisa menyelamatkan Kakek?" tanya Luther dengan kesal.Luther menyadari sama sekali tidak bisa menggunakan logika untuk berbicara dengan wanita."Saat ini, satu-satunya orang yang bisa menyelamatkan kakekku adalah Dokter Steven yang memiliki keterampilan medis yang sangat ahli!" kata Ariana dengan ekspresi serius."Benar! Carlos sudah pergi mengundang Dokter Steven. Asalkan dia mau mengobati, Tuan akan selamat. Kamu tidak usah berpura-pura di sini!""Dokter Steven? Siapa dia?" tanya Luther."Hmph! Aku akan memberitahumu kenyataannya. Dokter Steven adalah murid terbaik dari Dokter Ilahi! Dia ahli dalam mengobati berbagai penyakit yang sulit diobati, jauh lebih kuat darimu!" kata Helen dengan bangga.Setelah Helen mengatakan itu, ada 2 orang yang berjalan masuk dari pintu. Yang berjalan di depan adalah Carlos. Ada seorang pria berumur 30-an yang mengikuti di belakang Carlos.Pria itu mengenakan baju deng

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 83

    Menghadapi perlakuan Ariana yang dingin dan kemarahan orang-orang di sekitarnya, Luther seketika menjadi bungkam. Setelah diam sejenak, Luther akhirnya keluar dari kamar itu juga. Sebab, Luther tahu, apa pun yang dia katakan, tidak akan ada yang percaya."Huh! Sudah seharusnya keluar dari tadi! Sungguh mengganggu!""Benar! Tidak ada kesadaran diri sedikit pun!" Melihat Luther yang keluar dari kamar, semua orang menghujat dan mencemoohnya."Dokter Steven, orang yang tidak sadar diri itu sudah pergi, tolong tenangkan diri Anda," kata Helen sambil tersenyum menghibur."Steven, demi aku, tolong jangan pedulikan itu. Yang terpenting sekarang adalah menyembuhkan penyakitnya. Setelahnya, aku pasti akan sangat berterima kasih!" kata Carlos yang juga ikut mencoba meredakan suasana."Carlos sudah memohon, jadi aku harus menghargainya juga. Tapi, hanya kali ini, lain kali tidak akan terjadi lagi!" kata Steven memperingatkan."Pasti!"Semuanya terus menggelengkan kepalanya dan menatap Carlos denga

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 84

    Steven kembali mendiagnosis, tetapi detak nadi Darius yang kacau membuat matanya berkedip-kedip karena kaget. Dalam sekejap, Steven sama sekali tidak tahu harus bagaimana."Sepertinya situasinya tidak bagus ...."Ekspresi Steven terlihat kesulitan, lalu menghela napas dan berkata, "Tubuh pasien ini lemah dan penyakitan. Serangan Racun Dingin telah merajalela, jadi sulit untuk disembuhkan. Sepertinya, tidak ada harapan lagi, kalian sebaiknya segera siapkan pemakamannya.""Apa?"Setelah mendengar perkataan itu, semua orang tercengang. Setelah diobati seharian, tetapi hasilnya malah seperti ini? Mempersiapkan pemakamannya?"Dokter Steven! Aku mohon kamu harus menyelamatkan kakekku, aku rela membayar berapa pun!" Ariana langsung menjadi panik."Aku ...."Steven baru saja akan mengatakan sesuatu, pintu kamar tiba-tiba didobrak seseorang. Kemudian, Luther masuk dengan ekspresi muram. Luther tidak mengatakan apa pun dan mengeluarkan sebuah jarum perak, lalu menusuk ke dada Darius dengan cepat

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 85

    "Benar-benar bangun!"Melihat kejadian itu, semua orang tertegun. Tidak ada yang menyangka, hanya dengan segelas air panas saja sudah bisa membuat Darius bangun. Ajaib sekali!"Tidak mungkin! Apa si Luther ini benar-benar bisa mengobati penyakit Darius?""Aneh. Bahkan Dokter Steven juga tidak bisa mengobatinya. Bagaimana orang ini bisa mengobatinya?"Wajah Darius telah terlihat normal dan tidak sesak napas, bahkan tubuhnya juga sudah kembali seperti semula. Semua orang saling memandang dengan ekspresi yang sangat terkejut. Dalam sekejap, semua orang memandang Luther dengan tatapan yang berbeda. Mereka tidak menyangka yang menyembuhkan Darius bukan Steven, melainkan Luther yang tidak berguna."Kakek, bagaimana perasaanmu?" Ariana buru-buru melangkah maju dan bertanya."Aneh. Tubuhku sebelumnya terasa dingin dan panas secara bergantian. Sekarang, sepertinya sudah tidak ada masalah lagi."Darius meraba-raba seluruh tubuhnya dengan ekspresi heran. Baru-baru ini, Darius masih merasa ajalnya

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 86

    "Guru! Kenapa Anda datang ke sini?"Saat melihat Benny, Steven tertegun, lalu segera memberi hormat dan menyambutnya. Ekspresi Steven terlihat sangat rendah hati."Guru?""Apa orang ini adalah Dokter Ilahi yang terkenal itu?"Setelah mengetahui identitas Benny, semua anggota Keluarga Warsono langsung menjadi bersemangat. Mereka semua mengelilingi Benny dengan ekspresi yang menyanjungnya."Aduh! Suatu kehormatan Dokter Ilahi bisa datang ke sini! Maaf kami tidak menyambutmu dengan baik!""Kami sudah sering mendengar namamu. Hari ini, kami benar-benar beruntung bisa bertemu denganmu!"Semua orang saling menyahut untuk memuji Benny. Perlu diketahui, orang yang berdiri di hadapan mereka ini adalah Dokter Ilahi yang terkenal di seluruh negeri! Bukan hanya keterampilan medis Benny yang luar biasa, dia juga memiliki koneksi yang luas dan pengaruh yang besar. Hanya dengan satu perkataannya saja sudah bisa mengubah kehidupan seseorang."Guru, bukankah Anda sedang melakukan pelatihan tertutup? Ke

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 87

    Seluruh kamar pasien menjadi gempar karena perilaku Benny."Tidak mungkin! Luther malah mengenal Dokter Ilahi? Bagaimana mungkin?""Astaga. Luther ini benar-benar tidak bisa ditebak! Dia bahkan bisa membuat Dokter Ilahi meminta maaf?"Melihat Luther yang santai dan tenang, lalu melihat ekspresi Benny yang penuh dengan rasa hormat. Semua orang seketika saling memandang dan tatapan mata mereka terlihat terkejut. Mereka kesulitan mengaitkan Luther yang hanya merupakan orang biasa ini dengan seorang tokoh besar seperti Dokter Ilahi."Aku tidak salah lihat?" Helen tidak berani percaya dengan apa yang telah dia lihat.Nama Benny terkenal di seluruh dunia. Dia adalah pemimpin di dunia medis dan sangat dihormati. Orang seperti ini malah meminta maaf kepada Luther? Benar-benar mengejutkan!"Jangan-jangan, Serbuk Penawar milik Luther adalah pemberian Dokter Ilahi?" Ariana juga sangat terkejut.Sejujurnya, sejak bercerai, Ariana menyadari Luther menjadi makin misterius."Benar-benar pengganggu!"

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 88

    "Luther! Jangan sok! Kamu hanya beruntung bisa menyelamatkan Kakek. Lihatlah betapa sombongnya kamu!" Helen merasa agak tidak senang. Apa Luther benar-benar merasa dia telah menjadi seorang tokoh besar sehingga berani memperlakukan Ariana seperti itu?"Setidaknya, aku menyelamatkan Kakek, bagaimana dengan kalian? Kalian hampir membunuhnya!" jawab Luther dengan dingin."Ada apa dengan sikapmu ini?" Helen merasa kesal dan frustrasi."Sudahlah! Apa gunanya bertengkar dengan sesama keluarga?"Pada saat itu, Darius tiba-tiba berteriak, "Helen, kalian semua keluar saja, ada yang ingin kubicarakan dengan Luther.""Huh!" Helen merasa tidak senang, tetapi dia tidak punya pilihan selain keluar dari kamar itu. Baru saja keluar dari kamar pasien, sekelompok orang itu mulai berbisik-bisik."Menurut kalian, apa Kakek menyuruh Luther tetap di dalam karena ingin meninggalkan wasiatnya?""Memang tidak bisa dipastikan, siapa suruh Luther ini pandai mengambil hati Kakek. Bagaimanapun juga, kita harus tet

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 89

    Saat ini, sudah banyak orang yang berkumpul di dalam bar. Ada yang hanya datang untuk melihat keramaian dan ada juga beberapa orang yang merupakan preman bar. Yang paling menarik perhatian adalah beberapa pemuda yang dipimpin oleh Keenan.Beberapa dari mereka dipukul sampai mukanya bengkak dan kepalanya berdarah. Mereka juga dipaksa berlutut di lantai dan terlihat dalam posisi menunggu untuk dihukum."Keenan, kenapa kamu terluka sampai begini?" Begitu melihat Keenan yang penuh dengan luka dan memar, Ariana langsung mengernyitkan alisnya."Kak! Akhirnya kalian datang juga!"Bagaikan melihat penyelamat, Keenan buru-buru bangkit berdiri."Aduh! Putraku! Siapa yang memukulimu sampai seperti ini? Beri tahu Ibu, aku pasti akan membantumu!" Helen merasa sangat sedih.Biasanya, Helen bahkan tidak tega menyentuh Keenan satu jari pun saat putranya itu melakukan kesalahan. Bagaimana mungkin Helen rela membiarkan orang luar menghajar Keenan seperti itu?"Ibu! Si berengsek itu yang menghajarku!"Ke

Latest chapter

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2510

    "Kenapa kalau aku menindas orang dan keterlaluan? Kalau kamu nggak terima, silakan menyerangku," kata Luther dengan senyuman yang perlahan-lahan menghilang. Menghadapi tiran seperti ini, dia merasa tidak perlu bermoral."Anak muda, kamu benar-benar ingin bertarung mati-matian denganku? Apa kamu sudah memikirkan konsekuensinya kalau kamu kalah?" kata Loland dengan ekspresi muram dan penuh aura membunuh. Dia sudah bersiap untuk mundur demi menghindari masalah. Namun, jika lawannya masih bersikeras, dia pun hanya bisa memulai pertarungan."Kalau ingin bertarung, ayo maju. Nggak perlu banyak omong kosong," kata Luther yang malas untuk basa-basi lagu dan langsung melambaikan tangannya.Swish!Sebuah jarum perak memelesat keluar dan langsung mengarah ke alis Loland. Meskipun terlihat tidak berbahaya, jarum yang memelesat dengan tanpa suara ini tetap sangat mematikan."Eh?" Melihat jarum perak itu, Loland mengernyitkan alis dan langsung mengangkat tangan untuk melindungi dirinya sendiri.Klan

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2509

    Saat itu, tubuh Tiano bergetar hebat. Kemudian, dia tiba-tiba memuntahkan darah. Wajahnya pun menjadi pucat pasi dan lesu.Tadi, hanya dengan satu sentilan jari dari Luther, bukan hanya pedangnya yang patah, tetapi juga organ dalamnya ikut terguncang parah.Ditambah lagi dengan efek Ramuan Peningkat Kekuatan yang mulai melemah, kini dia telah kembali ke kondisi awalnya. Seluruh kekuatannya lenyap, tubuhnya yang semula kekar kini seperti balon yang kempes, bahkan tampak lebih tua 10 tahun.Jangankan bertarung lagi, berdiri pun sulit baginya."Dia nggak sanggup lagi. Sekarang giliranmu." Luther perlahan menoleh, tatapannya tertuju pada Loland yang berdiri di sisi lain."Hmm?" Loland mengerutkan keningnya, wajahnya menjadi semakin serius.Kekuatan yang baru saja diperlihatkan oleh Luther membuatnya merasa terancam. Namun, jika pertarungan ini berlangsung, hasil akhirnya masih sulit ditebak. Belum tentu dia yang akan mati.Hanya saja, sekarang dia tinggal selangkah lagi untuk melarikan dir

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2508

    "Cukup menarik."Melihat jaring pedang yang padat menebas ke arahnya, Luther menyeringai tipis sebelum tubuhnya tiba-tiba berubah menjadi kabut dan lenyap.Bam! Bam! Bam!Ribuan bayangan pedang menghantam dengan kekuatan dahsyat, menerjang perahu nelayan tempat Luther berdiri beberapa saat yang lalu.Dalam sekejap, seluruh perahu itu hancur berkeping-keping, puing-puingnya melayang di permukaan laut atau tenggelam ke dasar laut."Apa? Dia berhasil menghindar?" Pemandangan itu membuat kelopak mata Loland berkedut hebat.Teknik pedang yang baru saja dilancarkan oleh Tiano adalah serangan tanpa celah. Begitu seseorang masuk dalam jangkauannya, tidak ada kemungkinan untuk menghindar. Satu-satunya pilihan adalah menahan serangan dengan kekuatan penuh.Dia benar-benar tidak bisa memahami bagaimana Luther bisa lolos dari serangan itu. Jangan-jangan dia bisa berteleportasi?"Sembunyi seperti pengecut bukanlah tindakan seorang pria sejati! Kalau kamu memang punya nyali, hadapi aku secara terbuk

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2507

    "Oh? Kamu benar-benar ingin mempertaruhkan nyawamu?" tanya Luther sambil menyeringai dan tatapan yang mengejek.Menurutnya, orang yang menjadi master bela diri karena bantuan obat seperti Tiano ini pada dasarnya tidak berguna. Dia sama sekali tidak merasa terancam dengan Tiano yang sudah meminum obat. Meskipun kekuatan Tiano meningkat seratus kali lipat, paling-paling hanya melebihinya sedikit saja."Argh!"Saat efek obat meningkatkan kekuatannya mencapai puncaknya, Tiano tiba-tiba berteriak. Tubuhnya mulai membesar dengan cepat sampai terdengar suara seperti tulang yang retak dan otot-ototnya menonjol, terlihat sangat mengerikan. Bahkan pakaiannya juga langsung robek karena tidak mampu menahan tubuhnya membesar itu.Tinggi badan Tiano yang tadinya 180 cm, membesar sampai 200 cm hanya dalam beberapa saat. Wajahnya menjadi sangat garang dan muncul sisik hitam di permukaan kulitnya, membuatnya terlihat seperti monster."Roar!"Tiano yang awalnya hanya berteriak, sekarang sudah meraung se

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2506

    Perkataan Luther membuat Tiano mengernyitkan alis dengan makin erat. Dia juga tahu Loland adalah orang yang tidak bermoral. Bahkan pengawal pribadi sendiri pun langsung dibunuh, apalagi orang asing seperti dia. Jika situasinya tidak menguntungkan, Loland pasti akan langsung melarikan diri dengan tanpa ragu-ragu.Jika boleh memilih, Tiano juga tidak ingin mengambil risiko untuk menjadi alat bagi Loland. Namun, sekarang dia sudah tidak bisa mundur lagi. Sejak identitasnya sebagai mata-mata terungkap dan melarikan diri bersama Loland, dia sudah menjadi musuh seluruh Atlandia dan namanya tercatat dalam daftar buronan.Malam ini adalah kesempatan terbaik mereka untuk melarikan diri. Jika melewatkannya, Tiano tahu mereka akan kesulitan untuk mencari jalan keluar lainnya lagi. Oleh karena itu, satu-satunya pilihan di depannya adalah membunuh musuh yang menghalanginya dan naik kapal untuk melarikan diri."Anak muda, nggak perlu banyak bicara, tunjukkan saja kehebatanmu," kata Tiano.Setelah me

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2505

    "Kalau kalian nggak tahu diri, jangan salahkan aku nggak sungkan," kata Luther sambil menekan pedang baja yang terjepit di jarinya sampai dua pedang baja itu pun langsung patah. Namun, sebelum dua anggota Kuil Dewa itu sempat bereaksi, dia kembali mengayun pedangnya lagi.Kedua anggota Kuil Dewa itu langsung terlempar sejauh puluhan meter. Sebelum sempat mendarat di tanah, mereka sudah menyemburkan darah dari mulut serta hidung dan sekarat karena terluka parah.Setelah itu, Luther perlahan-lahan menoleh dan menatap orang yang tadi menyerangnya dari belakang.Melihat pedangnya yang patah karena benturan itu dan Luther yang tidak terluka sedikit pun, orang itu langsung tertegun dan berbalik karena hendak melarikan diri. Dia melompat tinggi, lalu menyelam ke laut. Dia tahu jelas kekuatan Luther sudah melampaui kekuatannya, dia tidak mungkin bisa melarikan diri dengan cara biasa dan hanya bisa melompat ke laut.Ide orang itu memang bagus, tetapi kenyataannya berbeda jauh. Saat tubuhnya ham

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2504

    "Kamu bukan nelayan? Siapa kamu?" Melihat wajah muda di depannya, Tiano langsung waspada.Para nelayan umumnya memiliki kulit yang gelap akibat sering terkena matahari, tetapi pria ini justru memiliki kulit yang putih bersih. Ini jelas tidak wajar.Syut! Syut! Syut! Menyadari ada yang tidak beres, beberapa anak buahnya segera mencabut pedang mereka, menatap dengan tajam.Pemuda yang menjaga kapal ini bukan orang sembarangan. Dia adalah Luther, yang telah menunggu mereka cukup lama.Sejak rencana ini ditetapkan, Luther telah berjaga di sini sejak pagi hingga malam. Akhirnya, setelah sekian lama menunggu, mangsanya pun tiba."Tentu saja orang yang akan menangkap kalian." Luther berdiri dari geladak, meregangkan tubuhnya sejenak, lalu berkata dengan tenang, "Kalau kalian nggak ingin mati, segera letakkan senjata kalian dan menyerah. Kalau nggak, sebentar lagi semuanya akan terlambat.""Hati-hati, mungkin ada penyergapan!" Tiano segera mencabut belatinya. Mata tajamnya menyapu sekeliling,

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2503

    Malam segera tiba. Loland duduk diam di dalam kamar, mencoba menenangkan pikirannya melalui meditasi. Entah mengapa, dia yang biasanya mudah tenang malah terus gelisah kali ini. Dia merasa sangat tidak nyaman.Setelah bertahan sekitar 2 jam, akhirnya orang yang diutus oleh Tiano untuk melakukan penyelidikan kembali dengan membawa kabar baik.Rute penyelundupan yang mereka periksa ternyata sangat aman, tanpa jejak penyergapan ataupun jebakan. Pasukan Atlandia tampaknya belum menemukan jalur pelarian ini.Setelah memastikan semuanya aman, Tiano menghela napas lega. Loland yang gelisah pun akhirnya merasa tenang."Kalau memang aman, lebih baik kita segera berangkat. Semakin lama kita menunggu, semakin besar risikonya!" Loland tidak ingin menunda lebih lama lagi.Saat ini, dia adalah buronan. Semakin lama dia tinggal di Atlandia, semakin besar bahaya yang mengintainya. Jika berlama-lama di sini, dia mungkin akan dikepung oleh pasukan dalam waktu singkat. Satu-satunya cara agar dia benar-be

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2502

    Setelah kenyang, tubuh kekar Loland langsung dihempaskan ke atas tempat tidur. Seketika, dia tertidur pulas, seperti tenggelam dalam mimpi tanpa akhir.Saat matahari terbenam dan langit berubah menjadi lukisan yang indah dengan semburat jingga keemasan, dia baru terbangun.Sesudah bangun, rasa lelah di tubuhnya telah sirna. Wajahnya kembali berseri-seri dan dipenuhi semangat.Saat itu, Raka telah menyiapkan hidangan di ruang makan. Berbeda dari yang sebelumnya, kali ini meja penuh dengan beragam hidangan lezat yang tampak begitu menggoda.Di tengah meja, tampak seekor ayam goreng berwarna keemasan dengan kulit yang berkilau oleh minyak. Aromanya memenuhi seluruh ruangan. Sungguh menggugah selera.Loland tidak pernah sungkan-sungkan. Begitu melihat hidangan istimewa itu, dia segera duduk di kursinya, lalu meraih peralatan makan dan mulai makan dengan lahap. Dia sama sekali tak berniat menunggu Tiano yang tengah mencari informasi di luar.Segera, setengah ekor ayam goreng habis. Loland m

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status