Home / Romansa / Dicintai Dengan Ugal-ugalan / Bab 13. Ratusan Pesan Dari Rega

Share

Bab 13. Ratusan Pesan Dari Rega

Author: Any Anthika
last update Last Updated: 2025-02-04 10:00:43

"Jangan menyebut namanya di hadapanku! Dia cuma ingin membuatku marah setengah mati. Dia memang benar-benar tidak menganggapku seorang ayah. Aku sudah susah-payah menyiapkannya perjodohan yang baik, tapi dia malah mempermalukan aku. Di masa mudanya, dia tidak belajar hidup dengan baik. Malah tinggal berdua dengan seorang pria. Dia punya hal bagus apa untuk dinikahkan dengan keluarga Lesmana?! Harusnya dia berterima kasih!" tutur Tomi yang marah dengan panjang lebar.

Rania terdiam saat mendengar ocehan ayahnya. Lirea memasang wajah tidak puas di acara makan malam perjodohannya? Ditambah lagi, tanpa diduga-duga dia tinggal satu atap dengan seorang pria? Gumamnya dalam hati.

Rania lalu berpikir kalau bukan karena alasan itu, lantas untuk alasan apa lagi Lirea datang ke ibu kota seorang diri? Kelihatannya memang karena dia menjadi simpanan pria itu.

Pikiran itu, membuat Rania semakin memandang rendah Lirea. Tunangannya adalah Tuan Muda Shaka dari keluarga Brahmana yang begitu agung dan t
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 14. Kelihatannya Mereka Susah Bosan Hidup

    Pada saat itu juga, Lirea kebetulan menarik pintu hingga terbuka dan berjalan ke luar. Lalu, Shaka membelalakkan matanya dengan dingin dan berkata, "Jadi ternyata hari ini kamu pergi untuk perjodohan?"Mendengar pertanyaan itu, Lirea termenung. Kemudian dia berjalan hingga ke sebelah Shaka dan melihat seluruh layar ponselnya dipenuhi oleh pesan singkat yang berisi bujuk rayu. Tiba-tiba, dia pun tertawa.Rega ini, dia memang benar-benar gigih, batin Lirea. Baru saja dia pergi ke lantai atas selama beberapa saat, tapi surat cinta berisi puluhan ribu kata dari pria itu susah memenuhi ponselnya. Dia tidak memedulikan masalah ini dan duduk di atas sofa, lalu dia meminum segelas air dengan santai.Shaka yang berperawakan tinggi dan besar itu pun merangkul Lirea. Dengan wajah yang tampak muram dan ekspresinya terlihat begitu jelek, dia berkata, "Kamu tidak mau menjelaskan?""Apa ada yang perlu dijelaskan? Apa kamu tidak lihat itu adalah nomor asing? Mungkin saja salah kirim," jawab Lirea sam

    Last Updated : 2025-02-05
  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 15. Shaka Menakutkan Sekali

    Lalu dia menarik Lirea ke dalam pelukannya selama beberapa menit, menempelkan sebuah ciuman lembut di dahinya dan membelai-belai rambut panjangnya. "Anak manis, nantinya kamu akan memiliki Tuan Muda ini. Dan Tuan Muda ini pasti akan membuatmu menjadi wanita paling terhormat di kota ini! Dan juga akan membuat semua orang iri padamu."Lirea bisa merasakan jantung Shaka yang berada di dalam rongga dadanya terasa begitu panas dan berdetak dengan ritme konstan. Rasa-rasanya dia seperti mendengar suara hatinya, yang berpindah dari dalam tubuh pria itu ke dalam tubuhnya. Benar-benar menakutkan.Dan pada momen ini, Lirea mengangkat kepalanya namun masih tidak bisa melihat ke dalam pupil mata Shaka yang berwarna hitam. Tiba-tiba saja muncul kilatan sinar rédup di dalam matanya dan juga goresan senyuman muram di sudut bibirnya Kedua orang itu tampak kelelahan selama beberapa saat di atas sofa dan atmosfer di sekitar mereka jelas jelas terlihat begitu banyak membaik.Langit pun juga berangsur-an

    Last Updated : 2025-02-05
  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 16. Apa Gadis Yang kamu Inginkan adalah Rania?

    Shaka tersenyum dan mengulurkan tangan besarnya untuk memegangi pinggang Lirea, agar gadis itu tidak berdiri dengan begitu susah payah. Selain itu, dia juga menopang tubuhnya agar tidak jatuh.Lirea juga membantu merapikan kerah kemeja putih Shaka dengan bersungguh-sungguh. Kini dasi yang berbahan dari semacam sutra itu melintangi dan meluncuri telapak tangannya yang lembut, lalu menggantung di dada pria di hadapannya. Warna dasi abu-abu itu semakin menonjolkan gaya dan integritas pemakainya.Dasi itu membuat reputasi cakap dan berpengalaman Shaka semakin bertambah. Dia benar-benar bisa menyesuaikan dirinya untuk peran apa pun yang bercitra sempurna.Akhirnya, Lirea selesai mengikatkan, dasi dan menampakkan gigi gingsulnya yang imut. Kemudian, dia menepuk-nepuk dada Shaka. Sempurna, gumamnya dalam hati.Saat dia hendak menurunkan jari-jari kakinya yang berjinjit, sepasang tangan besar yang berada di pinggangnya pun mendorongnya dengan lembut hingga punggungnya menyentuh tembok. Shaka

    Last Updated : 2025-02-06
  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 17. Beraninya Merebut Wanita Tuan Muda Shaka!

    Shaka melirik pria yang empat tahun lebih tua darinya itu dan menjawab, "Kak Rio, apa kamu merasa kalau itu mungkin?"Rania? Jangan bercanda! Meskipun diberikan secara cuma-curma kepadaku, aku tetap tidak akan mau! Batin Shaka."Kamu kan sudah menegaskannya secara pribadi?"Raut muka Shaka tiba-tiba berubah menjadi suram. Ketika membahas soal ini, dia langsung terbakar oleh emosi. Orang yang dia inginkan untuk dinikahinya tentu saja adalah Lirea. Ini benar-benar penghinaan karena sekarang orang-orang di ibu kota hampir semuanya berpikiran kalau dirinya ingin menikah dengan Rania."Hari ini aku kan pergi untuk menyelesaikan masalah ini," ucap Shaka.Rio menatap Shaka dengan penuh ketertarikan. Melihat ekspresi adik sepupunya itu, sepertinya malam ini akan ada pertunjukan yang bagus._____Tak lama setelah itu, mereka pun tiba di aula perjamuan pesta makan malam tersebut. Saat kakak beradik sepupu Shaka dan Rio muncul disana, seketika mereka langsung menarik perhatian dan pandangan selu

    Last Updated : 2025-02-06
  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 18. Yang Aku Sukai, Lirea, Bukan Rania..

    Pertengkaran yang terjadi karena sebuah acara makan malam perjodohan dengan keluarga Juwanda. Bahkan orang yang disodorkan itu pun juga bukanlah Rania, namun Shaka begitu ricuh dan membuat huru-hara. Entah apa yang terjadi kalau gadis yang dijodohkan adalah Rania mungkin saja Shaka akan membunuh mereka. Ini adalah pemikiran mereka."Tuan Muda Shaka, persoalan ini memang benar-benar kesalahan kami. Di sini aku menjamín padamu, kedepannya pastinya tidak akan memiliki hubungan lagi dengan anak perempuan keluarga Juwanda, Dan pastinya, kami tidak akan membuat persoalan yang membuatmu merasa tidak senang lagi."Mendengar hal itu Shaka mendengus dengan dingin dan kelakuannya tampak seperti tidak mempercayai. "Kamu sekarang sudah membuat Tuan Muda merasa tidak senang!"Tuan Lesmana merasa sekujur punggungnya berkeringat dingin. Penguasa muda itu merasa tidak senang dan dia harus bisa mendinginkan emosinya. Akan tetapi bagaimana caranya aku bisa membuat emosi penguasa muda ibu kota ini mendin

    Last Updated : 2025-02-07
  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 19. Shaka, Ayo Kita BY ONE!

    Shaka hanya mengatupkan bibirnya dan diam saja. Dia setengah mati tidak ingin mengakui bahwa pada saat dia mendapatiRega mengirim Lirea serentetan surat cinta, di dalam hatinya merasa begitu sangat cemburu dan kebencian yang hampir menenggelamkannya.'Aku mencintaimu, 'Aku menyukaimu' dan juga semua kata-kata manis dan gombal Rega bahkan dia belum pernah mengatakannya pada Lirea. Lantas, kenapa Rega dibiarkan untuk mengatakannya?Shaka masih saja memikirkan soal perasaan itu. Di masa depan, di acara pesta makan pertunangan mereka berdua, dia akan mengatakan suatu hal manis dan gombal yang langsung membuat Lirea begitu kegirangan, sampai-sampai gadis itu merasa pusing dan kebingungan. Dan pada malam itu juga, gadis itu akan membiarkannya untuk memiliki hati dan tubuhnya dengan sukarela.Shaka telah merencanakannya dengan sebaik-baiknya. Namun, semuanya telah dirusak oleh Rega. Jadi, memangnya aku tidak boleh mencari Rega untukmembuat perhitungan? Pikirnya.Mendapati wajah Shaka yang

    Last Updated : 2025-02-07
  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 20. Kita Taruhan

    Tiba-tiba, Shaka merasakan denyutan yang menyerang di bagian bawah perutnya. Kalau misalkan itu orang lain yang berani menunjuk hidungnya dengan jari tangan, mungkin sekarang jari itu pasti sudah patah. Tapi jari Lirea yang begitu langsing dan panjang serta putih dan lembut, di bawah pencahayaan lampu terlihat memiliki semacam keindahan murni.Shaka tersenyum tipis, kemudian menarik Lirea ke dalam pelukannya. Dia juga menggigit permukaan bibir gadis itu dengan ganas."Boleh saja by one denganku. Tapi kalau kalah bagaimana? Aku tidak pernah bermain tanpa ada sesuatu yang dipertaruhkan."Lirea sedikit meronta di dalam pelukan Shaka, namun dia tidak berusaha untuk membebaskan diri. Kini seolah dia adalah seorang gadis yang begitu keras kepala dan tidak ingin mundur. Dia meninggikan dagunya dengan begitu arogan dan memasang ekspresi sedikit sombong seperti yang telah dipelajarinya dari pria itu."Kamu inginnya bagaimana? Atau kamu ingin taruhan apa?"Di sudut mulut Shaka tiba-tiba menggan

    Last Updated : 2025-02-08
  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 21. Kamu kalah!

    Shaka tidak menyukai situasi yang semacam ini. Dia lalu mengirim sebuah kalimat lagi menggunakan pengeras suara raksasa.“Cepat berikan istriku kata-kata semangat!”“Istri Dewa, semangat!” Teriak para penonton.“Istri Dewa, semangat!” Semua orang.Dalam sekejap saja seluruh bagian layar pun dipenuhi oleh teriakan penyemangat untuk istri si Dewa. Dari semuanya, tidak ada satu orang pun yang menyemangati Shaka. Dàn juga tidak ada satu orang pun yang menyebut nama akun Lirea, mereka malah memanggilnya 'istri Dewa',Di sisi lain, Lirea yang mendapati Shaka yang berada di dalam game juga berkelakuan otoriter dan arogan, dia merasa berdebar-debar. Pria ini, benar-benar berkelakuan sama saja. Menyebalkan!Lirea melempar tatapan tidak sabar pada Shaka dan berkata, "Mulai!""Mulai!" Sahut Shaka dengan bangga.Lirea memiliki tiga karakter game, yakni Prajurit Wanita Baju Hitam, Penyihir Rambut Putih dan Rubah Ekor Sembilan. Kali ini, karakter yang digunakan olehnya adalah Penyihir Rambut Putih.

    Last Updated : 2025-02-08

Latest chapter

  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 61. Pembalasan Lirea

    Kemudian, dia mencari ponsel dari ransel di kursi belakang untuk menelepon Rendra."Gunakan pakaian perang untuk meratakan dunia, gunakan riasan merona untuk keadilan yang tidak bijaksana, aku sangat tergila-gila dan tidak pernah menyesali..."Musik yang mengalir perlahan di ruang sempit itu mengalun merdu. Seketika tubuh Lirea terhenyak, lalu dengan kaku melirik ke luar jendela, mencubit pahanya, dan berusaha sekuat tenaga untuk tidak tertawa!Jangan tertawa!Namun sudut mulutnya mulai tertarik ke atas tak terkendali.Akhirnya, dia tidak bisa menahannya.Seketika itu juga dia memberi gestur kemenangan, "Yes!"Sementara Shaka langsung mengeluarkan tas punggungnya. Benar saja, ponsel Rendra tergeletak di sana, begitu pula ponsel Dani. Melihat itu, dengan tenang dia bertanya pada Lirea, "Apa ini?"Lirea berkedip, dan senyum di sudut mulutnya telah mengungkapkan sesuatu."Ya, aku mencuri ponsel mereka," jawabnya.Dalam beberapa detik, ada semburat ketakutan di wajah tampan Shaka, namun t

  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 60. Deklarasi Perang Antara Lirea dan Mereka

    Saat itu juga, Lirea langsung berlari ke pelukan Shaka dan memeluknya dengan sangat erat, bahkan dia tidak ingin melepaskannya barang sejenak.Air mata masih menggantung di bulu matanya yang lentik. Kali ini, mata besar itu menunjukkan kepanikan luar biasa dengan jantung yang berdebar keras. Sejauh ini, dia sama sekali belum bisa tenang.Sementara Shaka memeluknya dengan perasaan sakit hati. Meskipun dia menikmati penampilan lembut dan imut dari ketergantungan Lirea padanya saat ini, tapi dia juga merasa tertekan.Dari sudut matanya, dia melihat Dani dan Rendra yang berbaring di tanah dengan ekspresi gembira, membuat amarahnya sedikit tersulut.Melihat gadis kecilnya menangis ketakutan, bagaimana bisa mereka justru tampak bahagia?Meskipun sebenarnya... dia sendiri juga merasa seperti itu!Tapi dia sama sekali tidak bisa membiarkan kekasihnya tahu. Jika tidak, entah bagaimana gadis itu akan membuat perhitungan padanya."Tenanglah, tenanglah. Tidak apa-apa. Alex tidak akan menggigit,

  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 59. Panik!

    Shaka melirik mata kekasihnya yang tampak cerah, "Yah, setiap tahun kami akan datang untuk bermain-main."Mendengar itu, mata Lirea menjadi lebih cerah, "Tolong bawa aku, ajaklah aku! Ajaklah aku saat bermain-main yaaa!"Dia paling suka bermain dengan Shaka. Terakhir kali saat menyelamatkan Shaka di Kota X, Shaka memberinya banyak hadiah tetapi Lirea tidak menginginkannya. Alhasil, dia menghentikannya di depan pintunya setiap hari, menyeretnya ke dalam mobil dan membawanya terbang ke luar negeri selama beberapa hari.Bungee jumping, terjun payung, mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.Permainan yang benar-benar memicu adrenalin.Oleh karena itu, meskipun dia tidak berdaya untuk semua jenis perlakuan tirani Shaka, tapi dia bersemangat setiap kali Shaka membawanya keluar untuk bermain.Mendaki gunung mungkin dianggap pekerjaan berat di mata orang lain, tapi bagi Lirea ini sangat menarik.Tidak bisa dipungkiri jika dia paling suka saat diajak bermain dengan Shaka.Tak lama, Shaka me

  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 58. Mulai Mendaki

    Marah!Murka!Saking marahnya, dia bahkan memiliki dorongan untuk menguliti seseorang!Shaka pasti sangat murah hati untuk mengakui jika dia cemburu!Gunung biša terbalik dan bumi berguncang!Dia marah!Marah setengah mati!Namun, Shaka tidak akan menanyakan apa pun pada Lirea. Dia bukan orang bodoh. Pukul berapa sekarang? Bukankah mempertanyakannya sama saja dengan mengungkit keberadaan pria di hadapannya lagi?Dia juga tidak memiliki masalah mental! Selain itu, Shaka dapat melihat jika Lirea telah berusaha untuk melupakannya. Dalam hal ini, kenapa dia harus menyebut pria di depan gadis itu untuk kepentingan dirinya sendiri?Tak bisa dipungkiri jika biasanya Shaka terlihat sombong dan angkuh, tidak bisa menyembunyikan sesuatu, dan tidak ada yang bisa ditutupi darinya. Namun, jika dipikir-pikir dengan hati-hati, Shaka dapat berdiri tegak di ibu kota dan memiliki gelar "Tuan Muda", jelas itu bukan hanya karena latar belakang keluarganya, tetapi juga sarana, keberanian, dan otaknya send

  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 57. Masa Lalu

    Rendra hanya merasa, ketika dia mendengar penegasan dari Shaka ini, sesuatu di hatinya seperti tiba-tiba terkoyak.Kenapa Lirea?Kenapa harus Lirea?Sebenarnya pemikiran itu hanya terlintas di benaknya, tetapi tiba-tiba dia menanyakannya begitu saja, bahkan dia sendiri sama sekali tidak menyadarinya.Sementara Shaka juga sempat terhenyak dengan pertanyaan yang diajukan Rendra, namun setelahnya dia tersenyum tanpa daya. Ya, hanya senyuman. Senyuman yang bahkan lebih cerah dan murni daripada sinar bulan di langit."Aku sendiri juga tidak yakin kenapa harus dia. Yah... ini seperti setiap kali kamu mendesain game baru, kamu selalu harus membuat NPC terpenting untuk Peri Bungamu. Sebelumnya, aku juga bertanya kenapa kamu harus memilihnya, tapi saat itu kamu juga sangat keras kepala dan mengatakan kalau pengisi suara itu Harus dirinya. Hanya dia yang cocok. Sekarang, tiba-tiba aku dapat memahami perasaanmu. Begitulah aku sekarang."Diam.Rendra hanya bisa terdiam.Betapa pentingnya Peri Bun

  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 56. Sangat Sesuai Seleraku

    Lirea hanya bergumam dalam pelukan Shaka, suaranya lembut dan imut.Shaka menyukai suaranya saat dia sedang bingung. Suaranya terdengar renyah dan indah, bahkan terdengar tajam dan murni di saat yang bersamaan. Ini berbeda dari yang biasa dia lakukan, yang mampu meluluhkan hati Shaka.Bahkan Shaka masih bisa memikirkan.Ketika mereka benar-benar mulai melakukan malam pertama nanti, betapa indah suara erangannya Lirea. Itu akan sulit untuk dihentikan, bukan?Saat memikirkan ini, Shaka merasakan bagian bawah perutnya menegang. Seketika itu juga dia mengutuk dirinya sendiri.Tapi melihat gadis itu dalam pelukannya dengan napas teratur dan tak berdaya, ini benar-benar menggemaskan. Shaka merasa dirinya begitu menderita dan tersiksa melihat ini semua!"Sayangku, kapan kamu bisa tumbuh dewasa…?" Shaka hanya bisa mengeluh, mengeluh dan mengeluh saja tanpa biša protes.Dia benar-benar tersiksa setengah mati!Faktanya, dia benar-benar merasakan itu. Apa yang terjadi dua bulan sebelumnya atau d

  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 55. Malam Ulang Tahun

    Shaka berbalik menatapnya dengan tatapan yang tak kalah lembut. Lampu di ruangan itu telah padam, hanya cahaya lilin hati merah bertanda "22" di kue yang menerangi ruangan itu.Lalu Shaka menyentuh kepala Lirea dengan tatapan penuh kasih yang tak berujung."Bukan tugas laki-laki untuk membuat permohonan."Karena sebenarnya perayaan dengan kue hari ini hanya untuk membuat Lirea bahagia.Lirea tertegun sejenak, "Lilin sudah dinyalakan. Ayo buatlah permohonan.""Kalau begitu, bantu aku membuatnya.""Ini hari ulang tahunmu, bukan ulang tahunku. Bagaimana bisa aku membuatnya untukmu?""Kamu akan menjadi istriku nantinya dan keinginanmu adalah keinginanku juga. Ayo, buatlah permohonan!"Akhirnya, Lirea hanya duduk dengan tangan menengadah dan benar-benar mulai membuat permohonan. Segera setelah membuka matanya, dia menatap Shaka, "Kita tiup sama-sama."Mata Shaka tetap menunjukkan kelembutan yang dalam, "Oke."Saat lilin padam, ruangan menjadi gelap. Seketika, Lirea ditarik dari kursinya da

  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 54. Dikalahkan Lirea

    Melihat ruam merah di wajahnya malam itu, sebenarnya Shaka juga ketakutan. Tapi sekarang dia dapat melihat bahwa gadis itu sangat manis. Wajahnya sangat putih dan lembut, dan tidak ada cacat sama sekali.Tapi ruam di wajahnya, meski mengejutkan, sebenarnya juga cukup indah.Mungkin setelah ini, dia bisa menumbuhkan beberapa bintik merah di wajahnya, dan yang pasti akan terlihat sangat menarik.Jika saja Lirea tahu apa yang sedang dipikirkan Shaka saat ini, dia yakin dirinya pasti akan muntah darah. Mana ada pria yang menyukai bintik-bintik di wajah kekasihnya?Sepertinya hanya Shaka saja yang benar-benar memiliki pemikiran aneh seperti itu!Untuk beberapa saat, Shaka terus memeluk Lirea dan berusaha keras untuk membujuknya. Dia juga mengoleskan salep di tubuh Lirea, lalu meraih tangannya, "Sudah hampir jam sebelas. Ayo kita main game dan potong kue tepat di jam dua belas."Mendengar itu, Lirea mengerutkan bibirnya, "Oh."Ketika turun, dia tidak lagi menutupi wajahnya karena penampilan

  • Dicintai Dengan Ugal-ugalan    Bab 53. Diolok-olok

    Seketika itu juga Lirea memelototi Dani. Jika dipikir-pikir, ini juga salah Dani.Jika dia tidak mengeluh dan mengadu pada Shaka, Lirea tidak akan berpura-pura menderita dan menangis dengan getir, dan dia tidak akan mengatakan tentang keinginannya makan kepiting.Jika dia tidak mengatakannya, tentu saja Shaka tidak akan mengajaknya makan kepiting.Tidak akan ada tumis kepiting, tidak akan ada kacang, yang terpenting tidak akan ada alergi! Itu tidak akan merusak wajahnya!Semua ini disebabkan oleh Dani.Ketika Lirea menatapnya, di balik lapisan kacamata hitam itu, Dani bisa merasakan bagian belakangnya dingin!"Aahh..."Tiba-tiba, Lirea berteriak karena syal di kepalanya ditarik oleh Shaka yang ada di belakangnya, dan dia mengerutkan dahi, "Anak manis, Dokter Lia mengatakan kalau kulitmu perlu bernapas. Tidak ada orang luar di sini, jadi kamu bisa membukanya!""Aaah, tidak mau!"Namun, sudah terlambat. Tidak hanya syalnya yang ditarik oleh Shaka, kacamata hitamnya juga dilepas oleh pri

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status