Share

Bab 301

Author: Yu.Az.
last update Last Updated: 2025-04-05 22:09:41

Kaisar Tian Ming menatap mata Zhao Xueyan dalam-dalam. "Jiwamu … bukan berasal dari dunia ini, bukan?"

Zhao Xueyan menegang. Matanya melebar sedikit, dan mulutnya terbuka tanpa suara.

"Aku tahu sejak pertama kali kita bertemu aku merasa ada yang berbeda denganmu, kau tidak perlu berpura-pura tidak tahu," lanjut Kaisar Tian Ming. "Cara bicaramu … pengetahuanmu yang begitu luas, alat-alat aneh yang kau miliki, makanan yang belum pernah ada di dunia ini, cara berpikirmu yang berbeda ... semuanya terlalu mencolok. Dan itu semua bukan sesuatu yang dimiliki oleh orang biasa di dunia ini."

Zhao Xueyan akhirnya menghela napas, lalu mengangguk perlahan. "Kau benar … aku memang bukan berasal dari dunia ini. Aku berasal dari dunia yang kami sebut dunia modern. Di sana, tidak ada kultivasi, tidak ada energi spiritual. Hanya teknologi, ilmu pengetahuan ... dan aku, aku adalah seorang dokter."

Kaisar Tian Ming tidak menunjukkan keterkejutan di wajahnya seolah sudah siap, pria itu hanya menatapnya p
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Dewi Penyembuh Surgawi    Bab 302

    Zhao Xueyan yang menyadari posisinya segera tersadar dari pelukannya. Dengan cepat, dia menarik tubuhnya menjauh dan melepaskan pelukannya dari Kaisar Tian Ming.Namun pria itu malah mengeratkan pelukannya sejenak, seolah enggan membiarkan Zhao Xueyan pergi."Apa kau tahu, Xueyan ..." gumam Kaisar Tian Ming dengan nada lembut, nyaris berbisik di telinganya, " … seseorang yang sudah memelukku, tidak boleh lagi melepaskannya. Apalagi beberapa waktu lalu seseorang baru saja mencuri ciuman pertamaku."Zhao Xueyan langsung menatapnya tajam, matanya membulat lebar dengan ekspresi melotot kaget yang tak biasa. Wajahnya yang biasanya tenang kini terlihat memerah dan lucu. Gadis cantik itu sangat malu. "Apa-apaan itu?! Aku kan kemarin terkena ilusi jadi itu tidak disengaja!" serunya dengan nada tak percaya, berusaha menyembunyikan rasa gugup yang tak biasa menyerangnya.Melihat ekspresi Zhao Xueyan yang berbeda dari biasanya, Kaisar Tian Ming tidak bisa menahan tawanya. Ia terkekeh pelan, sen

    Last Updated : 2025-04-05
  • Dewi Penyembuh Surgawi    Bab 303

    Saat mereka terus melajukan kuda masing-masing, suasana hutan yang tadinya sunyi perlahan terasa mencekam. Zhao Xueyan dan Kaisar Tian Ming tiba-tiba saling menoleh, tatapan mata mereka seolah saling mengerti.“Kau juga merasakannya?” tanya Zhao Xueyan pelan.Kaisar Tian Ming mengangguk. “Ada yang mengikuti kita. Dan jumlah mereka tidak sedikit.”Tiba-tiba, suara mendesing memecah keheningan. Panah-panah melesat cepat dari balik pepohonan, menargetkan mereka. “Menghindar!” Refleks, Zhao Xueyan, Kaisar Tian Ming, Wu Liang, dan Niuniu segera bergerak. Pedang-pedang terhunus, dan beberapa panah berhasil mereka tangkis di udara.“Panah ini .…” Kaisar Tian Ming mencium ujung anak panah yang nyaris menyentuh bahunya, “Dilumuri racun!”Wu Liang langsung berseru, “Lindungi kuda-kuda! Sembunyikan mereka!”Keempatnya memacu kuda masing-masing, mencari tempat perlindungan. Begitu menemukan semak lebat dan batu besar, mereka meloncat turun dan segera memarkirkan kuda di balik rimbunan.Zhao Xue

    Last Updated : 2025-04-05
  • Dewi Penyembuh Surgawi    Bab 304

    Tiba-tiba terdengar suara tubuh jatuh ke tanah.Bugh!"Niuniu!" seru Zhao Xueyan panik.Gadis pelayannya terbaring lemah di tanah, wajahnya pucat, dan tubuhnya mulai dipenuhi dengan jaringan-jaringan hitam yang menyebar cepat dari pundaknya ke seluruh tubuh. Darah mengalir perlahan dari luka kecil di lengannya—panah beracun itu ternyata sempat mengenainya tanpa disadari siapa pun.Zhao Xueyan segera berlutut dan meraih tubuh Niuniu. "Niuniu! Bangun! Jangan tidur!" serunya sambil memeriksa denyut nadi gadis itu.Kaisar Tian Ming dan Wu Liang langsung mengepung mereka, wajah keduanya tampak serius."Dia terkena racun dari panah itu," ujar Wu Liang dengan suara berat dan juga sangat khawatir. "Racun ini bukan racun biasa," gumam Zhao Xueyan. Matanya menajam saat melihat jaringan hitam yang menyebar cepat. "Ini racun spiritual ... menggerogoti energi dalam tubuh dan membuat meridian hancur perlahan."Zhao Xueyan se

    Last Updated : 2025-04-06
  • Dewi Penyembuh Surgawi    Bab 305

    Setelah perjalanan panjang menembus hutan dan pegunungan, akhirnya desa kecil di perbatasan Kekaisaran Heifeng terlihat di kejauhan. Zhao Xueyan menatap desa itu dengan mata tajam. Meski terlihat tenang dari kejauhan, instingnya mengatakan bahwa tidak ada tempat yang benar-benar aman.“Kita akan istirahat di sana dulu,” kata Kaisar Tian Ming seraya memperlambat kudanya. “Tapi kita tidak boleh mencolok. Siapa tahu sudah ada mata-mata yang menunggu.”Zhao Xueyan mengangguk. “Aku setuju.”Mereka berhenti di balik rimbunan pohon tak jauh dari jalan utama. Zhao Xueyan mengeluarkan jubah dan beberapa aksesori dari cincin penyimpanannya. Ia menyerahkan kain penutup wajah untuk dirinya dan Niuniu, sementara Kaisar Tian Ming mengganti pakaian kekaisarannya dengan jubah sederhana berwarna cokelat tua.Niuniu, meski tubuhnya masih lemah, berusaha mengenakan penutup kepala dan menyembunyikan sebagian besar wajahnya. Zhao Xueyan juga merapikan rambutnya m

    Last Updated : 2025-04-06
  • Dewi Penyembuh Surgawi    Bab 307

    Pagi menjelang, cahaya matahari menyusup masuk lewat celah-celah jendela penginapan. Zhao Xueyan mengenakan jubah cokelat kusam dengan tudung yang menutupi sebagian wajahnya, sementara Kaisar Tian Ming mengenakan pakaian sederhana ala pedagang keliling, membawa tas kecil berisi kain dan barang-barang dagangan palsu.Mereka berjalan menyusuri jalan desa yang mulai ramai, berbaur dengan penduduk setempat. Pasar pagi digelar di lapangan terbuka, para petani menjual hasil kebun, sementara para pedagang lain menawarkan kain, rempah, dan barang antik.Zhao Xueyan berhenti di salah satu lapak penjual rempah, berpura-pura memilih-milih sambil bertanya santai, “Tuan, apakah akhir-akhir ini banyak orang luar datang ke desa ini?”Si pedagang yang berkeringat karena terik matahari mengangguk, “Ah, benar, Nona. Beberapa hari terakhir ini banyak orang aneh. Katanya dari Kekaisaran Heifeng. Pakaian mereka terlalu mewah untuk jadi pedagang.”Kaisar Tian Ming berp

    Last Updated : 2025-04-06
  • Dewi Penyembuh Surgawi    Transmigrasi

    “Ugh!” Keluh seorang wanita lirih, matanya mengerjap menyesuaikan dengan cahaya remang pada obor. Aroma lembab kayu lapuk menyergap indra penciumannya. Dia mengerjapkan mata, mencoba mengenali tempatnya berada. “Permaisuri! Anda sadar!” Suara tangis histeris membuat Zhao Xueyan terkejut. Dia menoleh dan mendapati seorang gadis dengan pakaian lusuh menangis di depannya.“Apa yang ... terjadi?” tanya Zhao Xueyan. Tubuhnya terasa seperti dihantam palu berkali-kali.“Yang Mulia, Anda selamat! Syukurlah ….” Gadis pelayan itu terus tersedu-sedu tanpa menjelaskan lebih lanjut.Zhao Xueyan sambil meringis sesekali, menyandarkan tubuhnya pada dipan kayu. Rasa sakit di punggungnya masih terasa. Sesaat kemudian, memori seperti hujan deras menyerang pikirannya.Zhao Xueyan baru saja pulang dari dinas malam, dia ingin merayakan ulang tahun tunangannya. Namun, saat dia mengintip, pemandangan itu menghancurkannya. Di sana, Ruiqi, tunangannya, tengah bercumbu mesra dengan Meiling, sahabatnya

    Last Updated : 2024-12-12
  • Dewi Penyembuh Surgawi    2. Perubahan Sikap

    Zhao Xueyan tersentak kecil, matanya menatap Niuniu yang berdiri dengan kepala menunduk. “Apa sudah selesai?” tanya Zhao Xueyan. “Ya, Permaisuri. Lukanya telah hamba bersihkan dan obati sesuai saran, Yang Mulia,” jawab Niuniu. Zhao Xueyan mengangguk, dia kembali memasang hanfu lusuh miliknya sesekali meringis kecil. Niuniu dengan sigap membantu sang permaisuri yang terlihat lemah dan kesusahan memasang hanfu miliknya. “Niuniu!” seru Zhao Xueyan. Niuniu tersentak, gadis pelayan berusia 18 tahun terlihat melamun saat membantu Zhao Xueyan. Niuniu segera menghadap. “Ya, Yang Mulia?” suara Niuniu terdengar bergetar. “Ada apa denganmu? Kau terus saja melamun?” tanya Zhao Xueyan dingin. Niuniu menunduk, matanya memerah menahan tangis. Dia merasa wanita di depannya ini sangat berubah. “M—maafkan hamba, Yang Mulia,” cicit Niuniu. Zhao Xueyan menghela napasnya, dia tahu Niuniu pasti merasa asing dengan sikapnya. “Aku lapar. Bawakan sesuatu yang layak dimakan.” Niuniu men

    Last Updated : 2024-12-12
  • Dewi Penyembuh Surgawi    Mencari Bahan Makanan

    Luka di punggung Zhao Xueyan kini mulai mengering. Setelah beberapa hari terbaring, dia akhirnya merasa lebih baik. Pagi itu, pelayan setia Zhao Xueyan, Niuniu, sedang bersiap untuk pergi mencari sayuran liar. Perempuan muda itu dengan sabar melipat keranjang bambunya sambil melihat ke arah majikannya yang kini duduk di kursi reyot di depan gubuk mereka.“Permaisuri, harap tetap di sini dan istirahat. Saya akan segera kembali dengan beberapa sayuran liar,” kata Niuniu lembut. Zhao Xueyan berdiri perlahan, menatap pelayannya dengan mata tajam. “Aku sudah bilang, jangan panggil aku permaisuri lagi. Sebutan itu hanya akan membawa masalah. Di sini, aku hanyalah Zhao Xueyan.”Zhao Xueyan sudah memperingatkan Niuniu agar tidak memanggilnya lagi permaisuri, dia telah bertekad untuk melepas gelar itu. Dia juga mengingatkan agar Niuniu tidak menyebut dengan hamba. Niuniu menunduk, merasa bersalah. “Baiklah, Nona Zhao. Tapi Anda masih lemah. Tidak perlu ikut—”Zhao Xueyan mengangkat tanganny

    Last Updated : 2024-12-12

Latest chapter

  • Dewi Penyembuh Surgawi    Bab 307

    Pagi menjelang, cahaya matahari menyusup masuk lewat celah-celah jendela penginapan. Zhao Xueyan mengenakan jubah cokelat kusam dengan tudung yang menutupi sebagian wajahnya, sementara Kaisar Tian Ming mengenakan pakaian sederhana ala pedagang keliling, membawa tas kecil berisi kain dan barang-barang dagangan palsu.Mereka berjalan menyusuri jalan desa yang mulai ramai, berbaur dengan penduduk setempat. Pasar pagi digelar di lapangan terbuka, para petani menjual hasil kebun, sementara para pedagang lain menawarkan kain, rempah, dan barang antik.Zhao Xueyan berhenti di salah satu lapak penjual rempah, berpura-pura memilih-milih sambil bertanya santai, “Tuan, apakah akhir-akhir ini banyak orang luar datang ke desa ini?”Si pedagang yang berkeringat karena terik matahari mengangguk, “Ah, benar, Nona. Beberapa hari terakhir ini banyak orang aneh. Katanya dari Kekaisaran Heifeng. Pakaian mereka terlalu mewah untuk jadi pedagang.”Kaisar Tian Ming berp

  • Dewi Penyembuh Surgawi    Bab 305

    Setelah perjalanan panjang menembus hutan dan pegunungan, akhirnya desa kecil di perbatasan Kekaisaran Heifeng terlihat di kejauhan. Zhao Xueyan menatap desa itu dengan mata tajam. Meski terlihat tenang dari kejauhan, instingnya mengatakan bahwa tidak ada tempat yang benar-benar aman.“Kita akan istirahat di sana dulu,” kata Kaisar Tian Ming seraya memperlambat kudanya. “Tapi kita tidak boleh mencolok. Siapa tahu sudah ada mata-mata yang menunggu.”Zhao Xueyan mengangguk. “Aku setuju.”Mereka berhenti di balik rimbunan pohon tak jauh dari jalan utama. Zhao Xueyan mengeluarkan jubah dan beberapa aksesori dari cincin penyimpanannya. Ia menyerahkan kain penutup wajah untuk dirinya dan Niuniu, sementara Kaisar Tian Ming mengganti pakaian kekaisarannya dengan jubah sederhana berwarna cokelat tua.Niuniu, meski tubuhnya masih lemah, berusaha mengenakan penutup kepala dan menyembunyikan sebagian besar wajahnya. Zhao Xueyan juga merapikan rambutnya m

  • Dewi Penyembuh Surgawi    Bab 304

    Tiba-tiba terdengar suara tubuh jatuh ke tanah.Bugh!"Niuniu!" seru Zhao Xueyan panik.Gadis pelayannya terbaring lemah di tanah, wajahnya pucat, dan tubuhnya mulai dipenuhi dengan jaringan-jaringan hitam yang menyebar cepat dari pundaknya ke seluruh tubuh. Darah mengalir perlahan dari luka kecil di lengannya—panah beracun itu ternyata sempat mengenainya tanpa disadari siapa pun.Zhao Xueyan segera berlutut dan meraih tubuh Niuniu. "Niuniu! Bangun! Jangan tidur!" serunya sambil memeriksa denyut nadi gadis itu.Kaisar Tian Ming dan Wu Liang langsung mengepung mereka, wajah keduanya tampak serius."Dia terkena racun dari panah itu," ujar Wu Liang dengan suara berat dan juga sangat khawatir. "Racun ini bukan racun biasa," gumam Zhao Xueyan. Matanya menajam saat melihat jaringan hitam yang menyebar cepat. "Ini racun spiritual ... menggerogoti energi dalam tubuh dan membuat meridian hancur perlahan."Zhao Xueyan se

  • Dewi Penyembuh Surgawi    Bab 303

    Saat mereka terus melajukan kuda masing-masing, suasana hutan yang tadinya sunyi perlahan terasa mencekam. Zhao Xueyan dan Kaisar Tian Ming tiba-tiba saling menoleh, tatapan mata mereka seolah saling mengerti.“Kau juga merasakannya?” tanya Zhao Xueyan pelan.Kaisar Tian Ming mengangguk. “Ada yang mengikuti kita. Dan jumlah mereka tidak sedikit.”Tiba-tiba, suara mendesing memecah keheningan. Panah-panah melesat cepat dari balik pepohonan, menargetkan mereka. “Menghindar!” Refleks, Zhao Xueyan, Kaisar Tian Ming, Wu Liang, dan Niuniu segera bergerak. Pedang-pedang terhunus, dan beberapa panah berhasil mereka tangkis di udara.“Panah ini .…” Kaisar Tian Ming mencium ujung anak panah yang nyaris menyentuh bahunya, “Dilumuri racun!”Wu Liang langsung berseru, “Lindungi kuda-kuda! Sembunyikan mereka!”Keempatnya memacu kuda masing-masing, mencari tempat perlindungan. Begitu menemukan semak lebat dan batu besar, mereka meloncat turun dan segera memarkirkan kuda di balik rimbunan.Zhao Xue

  • Dewi Penyembuh Surgawi    Bab 302

    Zhao Xueyan yang menyadari posisinya segera tersadar dari pelukannya. Dengan cepat, dia menarik tubuhnya menjauh dan melepaskan pelukannya dari Kaisar Tian Ming.Namun pria itu malah mengeratkan pelukannya sejenak, seolah enggan membiarkan Zhao Xueyan pergi."Apa kau tahu, Xueyan ..." gumam Kaisar Tian Ming dengan nada lembut, nyaris berbisik di telinganya, " … seseorang yang sudah memelukku, tidak boleh lagi melepaskannya. Apalagi beberapa waktu lalu seseorang baru saja mencuri ciuman pertamaku."Zhao Xueyan langsung menatapnya tajam, matanya membulat lebar dengan ekspresi melotot kaget yang tak biasa. Wajahnya yang biasanya tenang kini terlihat memerah dan lucu. Gadis cantik itu sangat malu. "Apa-apaan itu?! Aku kan kemarin terkena ilusi jadi itu tidak disengaja!" serunya dengan nada tak percaya, berusaha menyembunyikan rasa gugup yang tak biasa menyerangnya.Melihat ekspresi Zhao Xueyan yang berbeda dari biasanya, Kaisar Tian Ming tidak bisa menahan tawanya. Ia terkekeh pelan, sen

  • Dewi Penyembuh Surgawi    Bab 301

    Kaisar Tian Ming menatap mata Zhao Xueyan dalam-dalam. "Jiwamu … bukan berasal dari dunia ini, bukan?"Zhao Xueyan menegang. Matanya melebar sedikit, dan mulutnya terbuka tanpa suara."Aku tahu sejak pertama kali kita bertemu aku merasa ada yang berbeda denganmu, kau tidak perlu berpura-pura tidak tahu," lanjut Kaisar Tian Ming. "Cara bicaramu … pengetahuanmu yang begitu luas, alat-alat aneh yang kau miliki, makanan yang belum pernah ada di dunia ini, cara berpikirmu yang berbeda ... semuanya terlalu mencolok. Dan itu semua bukan sesuatu yang dimiliki oleh orang biasa di dunia ini."Zhao Xueyan akhirnya menghela napas, lalu mengangguk perlahan. "Kau benar … aku memang bukan berasal dari dunia ini. Aku berasal dari dunia yang kami sebut dunia modern. Di sana, tidak ada kultivasi, tidak ada energi spiritual. Hanya teknologi, ilmu pengetahuan ... dan aku, aku adalah seorang dokter."Kaisar Tian Ming tidak menunjukkan keterkejutan di wajahnya seolah sudah siap, pria itu hanya menatapnya p

  • Dewi Penyembuh Surgawi    Bab 300

    Zhao Xueyan melangkah keluar dari ruang dimensinya dengan ekspresi serius. Dia menghela napas, lalu menoleh ke arah Bai Long yang menunggunya."Bai Long, simpan mayat-mayat itu di ruang penyimpanan yang dingin. Aku tidak ingin ada pembusukan lebih lanjut sebelum kita mengetahui lebih banyak tentang mereka," perintah Zhao Xueyan tegas.Bai Long mengangguk. "Baik, Nona. Akan saya lakukan sekarang."Setelah Bai Long pergi untuk melaksanakan perintahnya, Zhao Xueyan melangkah keluar dari tendanya. Namun, baru saja ia mengangkat tirai tenda, sosok Kaisar Tian Ming sudah berdiri di depannya dengan tangan bersedekap."Kaisar?" Zhao Xueyan terkejut."Apa yang kau lakukan di dalam selama ini?" Kaisar Tian Ming bertanya dengan nada datar, tapi tatapannya tajam, jelas menuntut penjelasan.Zhao Xueyan segera menjelaskan, "Aku sudah melakukan otopsi pada mayat-mayat itu. Ada sesuatu yang janggal ... mereka sepertinya menjadi korban ritual."Mata Kaisar Tian Ming menyipit. "Ritual? Ritual apa?"Zha

  • Dewi Penyembuh Surgawi    Bab 299

    Zhao Xueyan mengibaskan tangannya, keempat mayat itu menghilang begitu saja. Kaisar Tian Ming dan Wu Liang terkejut, saling bertukar pandang sebelum menatap Zhao Xueyan dengan penuh tanya."Ke mana mayat-mayat itu?" tanya Kaisar Tian Ming dengan alis berkerut.Zhao Xueyan tetap tenang. "Mereka berada di tempat yang layak," jawabnya singkat. "Aku akan meneliti mereka lebih lanjut."Wu Liang yang masih kebingungan akhirnya bertanya lagi, "Meneliti? Maksudmu?"Zhao Xueyan menatapnya sekilas sebelum menoleh ke arah Niuniu. "Nanti akan kujelaskan. Sekarang, lebih baik kita beristirahat dan makan siang di sini."Meskipun masih bingung, Kaisar Tian Ming dan Wu Liang tidak bertanya lebih lanjut. Mereka percaya bahwa Zhao Xueyan memiliki alasannya sendiri.Mereka berjalan menjauh dari lokasi, mencari tempat yang lebih nyaman. Setelah menemukan sebuah tempat yang cukup lapang di bawah pepohonan rindang, mereka segera duduk.Niuniu dengan sigap mengambil makanan dari cincin ruang penyimpanannya.

  • Dewi Penyembuh Surgawi    Bab 298

    Saat fajar mulai menyingsing, Zhao Xueyan dan Kaisar Tian Ming segera bergegas menuju arah selatan, tempat Kekaisaran Heifeng berada. Setelah mendapatkan informasi dari mata-mata kepercayaan Kaisar Tian Ming, mereka tak bisa lagi menunda pergerakan. Ancaman dari bangsa iblis yang telah mengumumkan perang semalam bukan hal yang bisa diremehkan. Lebih dari itu, pengkhianat yang bersembunyi di dalam kekaisaran manusia harus segera dibereskan sebelum semuanya terlambat.Dengan kecepatan penuh, Zhao Xueyan dan Kaisar Tian Ming melesat menaiki kuda-kuda mereka yang berlari seperti bayangan di tengah angin pagi. Di belakang mereka, Niuniu dan Wu Liang ikut serta, siap melindungi majikan masing-masing dengan kesetiaan penuh.Sepanjang perjalanan, Kaisar Tian Ming tampak murung. Tatapan tajamnya penuh dengan niat membunuh. "Pengkhianat itu harus segera dienyahkan," gumamnya dengan suara dingin.Zhao Xueyan yang menunggangi kudanya di sisi sang kaisar menatapnya sejenak. "Aku tahu kau ingin me

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status