Share

Bab 717

Penulis: Erlina
Sandra segera melindungi Cynthia, lalu menjerit, “Jangan pukul! Bukannya hanya marah saja? Kami bisa minta maaf atau kamu bisa marahi dia kembali.”

Kening Caden semakin berkerut. “Jadi, yang selalu dipukul dari kecil itu Naomi?”

Kenyataannya memang seperti itu. Jadi, Sandra dan Attar tidak melanjutkan ucapan mereka.

Raut wajah Caden menjadi dingin. “Kalau kalian yang turun tangan, kalian cukup menamparnya saja. Tapi kalau sampai anak buahku yang turun tangan, bisa jadi dia akan cacat.”

Attar mendengus dingin. Dia ingin membalas, tetapi dia tidak berani. Pria ini bisa mengeluarkan uang 20 miliar dengan gampangnya. Seharusnya dia bukanlah orang yang boleh disinggung. Dengan terpaksa, Attar langsung menampar Cynthia!

Tamparan yang dilayangkan cukup bertenaga. Alhasil Cynthia langsung jatuh di tempat!

Cynthia jatuh duduk di lantai sembari memegang wajahnya. Tatapannya ketika melihat Attar kelihatan sangat syok. “Papa! Kamu pukul aku?”

Ini pertama kalinya Attar memukul Cynthia. Dulu, dia ha
Bab Terkunci
Lanjutkan Membaca di GoodNovel
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terkait

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 718

    Entah sudah berapa lama, wajah Cynthia juga sudah bengkak dan ujung bibirnya kelihatan berdarah. Dia pun langsung jatuh pingsan!Tangan Sandra yang terus memukul itu juga sudah membengkak. Dia menangis hingga hampir kehabisan napasnya. Hatinya sungguh remuk!Kali ini, Caden baru menyuruh anak buahnya untuk menghentikan aksi mereka.Tanpa menghiraukan bengkak di tangan, Sandra langsung memeluk putrinya sembari menangis histeris.Attar bertanya dengan mata merah, “Apa kami sudah boleh pergi?”Caden mengetuk batang rokok, lalu mengangkat kelopak mata untuk melihatnya sekilas. Ingin pergi? Tidak mungkin. Selanjutnya adalah sesi paling seru!Caden berkata, “Karena kalian sudah memarahi putraku, kupotong 2 miliar! Kalian juga sudah memarahi wanitaku, potong 2 miliar lagi!Setelah mendengar, emosi Attar pun meledak. “Padahal kamu sudah memukul putriku hingga seperti ini, kamu malah mau uang lagi!” Caden berucap, “Kalau kamu nggak bersedia keluarin uang, boleh. Kupotong lidahnya.”Attar mende

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 719

    Caden berkata lagi, “Naomi adalah bintang keberuntungan Keluarga Tandi. Kalian bisa mengadopsinya juga karena kalian beruntung! Tapi, kalian malah menghancurkan keberuntungan keluarga kalian sendiri! Seharusnya aku berbakti kepada kalian. Sekarang, jadinya aku malah ingin menyiksa kalian saja.”Attar merasa kaget.“Ahh ….” Sandra kehilangan kendali, langsung menjerit dengan histeris ….Tuhan mengirimkan Naomi kepada tangan mereka, telah memberi kartu as kepada mereka. Namun, mereka malah menghancurkannya!Ketika melihat ekspresi putus asa dan sakit hati di wajah mereka, Caden sungguh merasa gembira! Caden mendorong koper ke sisi para preman. “Beri tahu bos kalian. Bilang saja aku sudah membeli nyawa ketiga orang itu dengan harga 10 miliar. Aku nggak peduli berapa utang mereka terhadap kalian. Aku juga nggak peduli apa yang akan kalian lakukan terhadapnya. Tapi, mereka mesti hidup.”Mati adalah sebuah pelepasan untuk mereka. Caden tidak akan membiarkan mereka terlepas dari penderitaan d

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 720

    Tak lama kemudian, anggota Keluarga Pangestu mendapat kabar bahwa Cynthia sudah berhasil ditemukan!Saat ini, anggota Keluarga Pangestu menjadi heboh!Akhirnya mereka bisa gembira sekarang!“Bagus sekali! Akhirnya sudah ditemukan! Setelah Cynthia kembali, status pelakor si Naomi pasti akan terekspos! Lihat saja bagaimana Caden menyelesaikan masalah ini!”“Anak haram itu malah ingin berbagi harta kekayaan Keluarga Pangestu. Tidak mungkin!”“Keluarga Pangestu adalah keluarga konglomerat yang terpandang. Kami nggak akan mengizinkan ada pelakor yang menggantikan posisi istri sah. Kalau Naomi berani cari masalah dengan Cynthia, aku pasti akan merobek mulutnya!”Saat ini, mereka semua sungguh merasa sangat gembira dan juga emosi.Tony masih mengincar saham 10 persen itu. Usai mendengar, dia pun menghela napas panjang. Akhirnya Cynthia berhasil ditemukan. Hatinya pun mulai terasa tenang.Tony segera mengatur bawahannya untuk melayani anggota Keluarga Tandi! Sayangnya, sekarang Keluarga Tandi

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 721

    Naomi sensitif dan penakut, tetapi dia tidak sulit dihibur. Naomi mengira polisi sudah menangkap Keluarga Tandi, jadi dia merasa tenang karena sudah terlepas dari masalah.Namun, anak-anak sangat lihai. Mereka tahu ada yang tidak beres. Malam harinya, mereka menanyakan masalah hari ini pada Caden saat Naomi sedang mandi.Sikap Caden sangat tulus pada tim ini. Dia menceritakan kejadian hari ini pada anak-anak. Setelah mendengar cerita Caden, mereka langsung emosi.Hayden yang paling emosional. Dia marah-marah, "Sudah kubilang hari ini ada yang nggak beres dengan Mama. Matanya memerah. Ternyata dia bertemu Keluarga Tandi!"Hayden melanjutkan, "Kita belum cari mereka, tapi mereka sudah cari masalah dulu! Aku harus beri mereka pelajaran! Kak, sudah saatnya balas dendam kepada Keluarga Tandi!'Braden yang berbaring di tempat tidur mengernyit. Dia memang menyimpan dendam kepada Keluarga Tandi. Braden berniat membuat perhitungan dengan Keluarga Tandi setelah menyelesaikan masalah lain. Siapa

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 722

    Hayden, Rayden, dan Jayden memandang Braden dengan ekspresi kebingungan. Braden menjelaskan dengan tenang, "Keluarga Pangestu hanya memedulikan keuntungan. Menurut mereka, Papa memasukkan kita ke silsilah keluarga demi merebut harta.""Jadi, keberadaan kita memengaruhi keuntungan Keluarga Pangestu. Itulah sebabnya mereka menentang keputusan Papa. Tapi, nggak ada gunanya menentang tanpa alasan jelas. Makanya mereka mempermasalahkan identitas kita," lanjut Braden.Braden meneruskan, "Kalau kita ini anak haram, Keluarga Pangestu bisa menghalangi Papa memasukkan kita ke silsilah keluarga dengan mudah. Sepertinya sekarang Keluarga Pangestu menganggap Mama itu pelakor dan Cynthia itu istri sah Papa."Hayden, Rayden, dan Jayden mengatupkan bibir mereka. Hayden berkomentar, "Anggota Keluarga Pangestu itu tolol, ya?"Braden menanggapi, "Dulu Tony memilih Cynthia untuk menikah dengan Papa, tapi Keluarga Tandi malah memaksa Mama untuk menggantikan Cynthia. Tentu saja Keluarga Tandi harus merahasi

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 723

    Braden menatap Caden sejenak, lalu berkata dengan sinis, "Orang dewasa nggak usah ikut campur urusan anak-anak."Selesai bicara, Braden langsung memejamkan matanya dan tidur. Caden terdiam, dia merasa seperti diremehkan anaknya sendiri. Namun, Caden tidak tahu alasannya.Malam ini, anak-anak tidur dengan pulas. Bahkan, Hayden juga tidak beraksi. Caden sama sekali tidak mendengar pergerakan mereka.Caden kebingungan. Setelah Braden bangun keesokan paginya, Caden bertanya lagi, "Bukannya kalian mau membuat perhitungan dengan Keluarga Tandi? Kenapa kalian nggak beraksi?"Braden tetap berkata, "Orang dewasa nggak usah ikut campur urusan anak-anak. Kamu urus saja masalahmu sendiri."Braden merasa tidak berdaya saat memikirkan hubungan suami istri Caden dan Naomi. Namun, sekarang Braden tidak boleh memberi tahu Caden agar rencananya tidak terpengaruh.....Beberapa hari ini, anggota Keluarga Pangestu benar-benar frustrasi. Mereka sudah menemukan Cynthia dengan susah payah dan membantu Keluar

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 724

    Sementara itu, Attar membawa Cynthia dan Sandra bersembunyi di bangunan terbengkalai. Setelah dibawa pergi para preman kemarin, Attar berniat memakai cara terakhir. Dia tidak memedulikan konsekuensinya lagi dan ingin mencari cara menghubungi orang tua Camila untuk menyelamatkan diri.Namun, Attar dan keluarganya malah dicegat di tengah jalan. Orang yang mencegat mereka bukan hanya bersikap sungkan, tetapi juga membantu mereka membayar utang senilai miliaran di dalam negeri.Attar yang masih belum memahami situasinya memanfaatkan kesempatan ini untuk mengatakan dirinya punya utang puluhan miliar di luar negeri. Dia meminta orang itu untuk sekalian melunasi semua utangnya. Alhasil, orang itu benar-benar membantunya!Sudah jelas, orang itu sangat kaya. Malam itu, Attar dan keluarganya dibawa ke sebuah vila mewah. Bahkan, orang itu juga memanggil dokter hebat untuk memeriksa kondisi Cynthia.Pelayan di vila melayani mereka seperti majikan. Hanya saja, para bawahan sama sekali tidak menjawa

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 725

    Sesudah mengakhiri panggilan telepon, Caden kembali ke kamar dengan perasaan bersalah. Anak-anak dan Naomi sudah tidur. Caden duduk di samping tempat tidur sambil mengamati Naomi. Dia merasa panik.Jika Caden mengaku pada Naomi dia sudah menikah dan tidak punya perasaan apa pun kepada istrinya, Naomi pasti percaya. Caden akan mengatakan dia tidak sengaja menutupi pernikahannya. Dia benar-benar lupa. Naomi pasti tidak akan meragukan ucapan Caden.Caden panik karena merasa dirinya sangat ceroboh. Bisa-bisanya dia membuat Naomi menjadi pelakor! Caden pasti kalah jika Keluarga Pangestu membesar-besarkan masalah ini.Apa pun alasannya, Caden sudah punya istri. Namun, dia malah berpacaran dengan Naomi dan punya anak dengannya. Naomi pasti akan dihujat habis-habisan.Caden mengernyit. Dia benar-benar kesal pada dirinya sendiri. Caden mengatakan dia sangat mencintai Naomi, tetapi kecerobohannya malah membuat Naomi menghadapi masalah yang begitu parah. Untung saja masih ada waktu untuk menyeles

Bab terbaru

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1310

    Caden terdiam.Wesley berkata, “Caden, apa kamu tahu waktu itu kenapa orang tuamu bisa pergi ke Kota Karl? Dia bekerja di sebuah penerbitan di Kota Karl. Dia yang merekomendasi orang tuamu untuk ke sana.”Caden mengernyitkan keningnya. “Nirman ….”“Apa kamu tahu dia?”“Lumayan akrab.” Wesley membalas, “Yang kamu kenal seharusnya adalah ayahnya. Dia nggak terkenal. Tapi, ayahnya adalah spesialis biologis yang sangat terkenal di Negara Amuriko, Ainsten.”Caden merasa kaget. Pantas saja nama itu kedengaran sangat familier. Saat membahas soal virus dengan Nenek di pegunungan, Nenek pernah memberinya daftar nama. Semua itu berisi nama penelitian virus di luar negeri.Nenek juga sempat membahas dirinya, mengatakan dia adalah anggota inti dari tim penelitian.Wesley berkata lagi, “Aku nggak tahu apa yang terjadi waktu itu. Setahuku, Nirman mengundang orang tuamu untuk tinggal di Kota Karl.”“Beberapa tahun kemudian, Nirman mengambil hasil penelitian ayahnya, lalu menyerahkannya kepada orang

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1309

    Di lantai atas, Wesley masih belum istirahat. Ketika melihat kedatangan Caden, dia tidak merasa kaget sama sekali. Dia mempersilakan Caden masuk ke rumah, lalu menyeduhkan teh untuknya.“Apa kamu datang karena anak haram Zaskia?” Suara Wesley kedengaran lara. Dia juga kelihatan putus asa.Caden membalas, “Aku baru mengetahuinya. Ternyata dia adalah putramu.”Air mata memburamkan pandangan Wesley. “Benar, dia adalah anakku.”“Tapi, aku nggak pernah dengar kabar kamu pernah jadian sama Zaskia.”Wesley menghela napas panjang, kemudian berkata dengan perlahan, “Anak ini murni adalah kecelakaan! Waktu itu, setelah ayahmu memutuskan hubungan dengan Keluarga Pangestu, hanya Zaskia saja yang masih berhubungan dengannya. Dia sering ke luar negeri untuk mengunjungi ayahmu.”“Anak haram ini adalah kejadian di luar negeri. Waktu itu kamu makan bersama, lalu tidur bersama. Kemudian, dia pun hamil. Aku nggak tahu kabar kehamilannya, sampai ada yang mencariku.”“Orang itu mengancamku dengan anak itu.

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1308

    Apalagi orang tuanya juga mengumumkan pemutusan hubungan dengan sepihak! Dylan memang … kasihan!Saat hampir tiba di Vila Anggara, sopir dari Keluarga Hermanto yang bertugas mengantar Camila pulang tiba-tiba menangis sembari berkata, “Nona Camila, tadi aku baru dapat kabar kalau Tuan Dylan diusir oleh orang tuanya. Mereka nggak menginginkan Tuan Dylan lagi ….”“Nyonya Lyana dan Tuan Kevin juga sudah berpesan, barang siapa yang mengurusnya, dia pun akan memutuskan hubungan dengan orang itu!”“Sekarang Tuan Dylan lagi luka parah. Kalau dia sendirian di luar sana, bagaimana kalau lukanya infeksi lagi. Huhu ….”“Nona Camila, aku tahu kamu orangnya baik. Biarkan aku antar Tuan ke Vila Anggara, ya?”“Kamu jangan salah paham. Aku bukan antar dia ke rumah kamu. Tuan Dylan juga punya vila sendiri di sana.”“Tuan Dylan kasihan sekali. Kalau kamu nggak bersedia untuk mengulurkan bantuan, bagaimana dengan nasibnya?”Camila percaya dengan omongan Dylan. Bagaimanapun, dia adalah anak semata wayang d

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1307

    Dylan sungguh terbengong!“Papa, Kakek, Kakek Buyut, dan kakek-kakek lainnya lagi melihat. Apa kamu serius?”Sikap Kevin sangat tegas. “Bawa dia keluar!”Dylan menjerit, “Kamu mesti pikir dengan saksama. Keluarga Hermanto hanya punya anak semata wayang saja. Apa kamu serius?”“Kamu itu anak durhaka Keluarga Hermanto!”“Para leluhur akan bangkit dari kubur untuk beri pelajaran sama Papa! Mama juga! Kamu itu pembantu tindak kriminal. Nanti nenek dan nenek buyutku pasti akan mencarimu!”Raut wajah Kevin dan Lyana menjadi muram. Suara mereka terdengar lebih besar.“Yang cepat! Segera bawa pergi anak itu, buang sejauh mungkin! Jangan sampai aku melihatnya lagi!”“Kelak tanpa persetujuanku, jangan biarkan dia menginjak Kediaman Keluarga Hermanto lagi!” Sekujur tubuh para pengawal gemetar. Mereka segera mengangkat Dylan dan melemparnya ke luar! Mereka melempar Dylan sejauh mungkin!Pada jam sembilan malam, Dylan berbaring di atas bangku panjang tepi jalan sembari menjaga setumpukan koper. A

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1306

    Sikap Lyana sangat tegas.“Jangan panggil aku Mama! Mulai sekarang, kita sudah putus hubungan! Kapan kamu bawa kekasihmu ke rumah untuk bahas soal pernikahan, kamu baru panggil aku Mama lagi! Nanti kita baru pupuk kembali hubungan kita!”Usai berbicara, Lyana menjerit, “Kenapa malah terbengong? Ayo, cepat.”Para pengawal tidak mengerti sebenarnya apa yang sedang dilakukan Lyana. Hanya saja, mereka juga tidak berani tidak menuruti ucapan Lyana. Mereka terpaksa berjalan ke sisi Dylan. “Maaf, Tuan Dylan. Kami mesti dengar apa kata Nyonya.”“Berhenti!” perintah Kevin.Kevin memang marah, tetapi Dylan adalah satu-satunya penerus Keluarga Hermanto. Sekarang di hadapan para leluhur, Lyana malah ingin mengusir satu-satunya penerus keluarganya. Bukannya dia sedang bikin masalah?Kevin meraih pergelangan tangan Lyana, lalu menariknya keluar. Dia berdiri di halaman, lalu bertanya dengan suara rendah, “Sebenarnya kamu lagi ngapain? Apa yang Camila katakan sama kamu? Kenapa kamu semarah ini?”“Apa

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1305

    Camila segera menjelaskan, “Kami berdua cuma teman saja. Belakangan ini karena masalah Leon, Dylan sudah banyak membantuku. Aku sungguh berterima kasih sama dia. Tadi dia dipukul sama Paman Kevin, kami sangat khawatir sama kondisi dia.”“Kata Pak Caden, Dylan nggak makan makanan pemberian dia dan Bibi. Jadi, dia suruh aku ke sini. Maksud Pak Caden, seharusnya Dylan bakal segan untuk menolak niat baikku. Aku datang dengan bawa anggur merah. Maksudku, aku ingin bujuk dia untuk makan sedikit. Alhasil, kami malah mengobrol, lalu … minum koleksi alkohol Kakek ….”“Kemudian, kamu dan Paman Kevin ke dalam. Aku lihat ada Bu Dahlia dan Bu Keiza juga. Aku takut mereka akan salah paham dan menyebar gosip nggak benar di luar sana, makanya aku memilih untuk bersembunyi.”Ketika melihat Lyana masih ragu dengan omongannya, Camila pun menegaskan, “Aku dan Dylan cuma teman saja. Kami nggak ada hubungan lain.”Pelayan datang dengan membawa mantel. Lyana pun membungkus tubuh Camila. “Emm, kamu nggak usah

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1304

    Camila bertukar pandang dengan orang tua Dylan. Jantungnya berdetak kencang ….Inilah yang dinamakan canggung!Canggung sekali!Camila sudah tidak bisa bersembunyi lagi. Dia hanya ingin menggebuki Dylan saja. Hanya saja, sekarang orang tua Dylan sedang berada di tempat!Jelas sekali Dylan mengkhianati Camila demi melindungi pengawalnya! Tadi Dylan sengaja memberi tahu gosip Edward dan Levon demi mengusir orang tua mereka berdua, guna untuk mengkhianati Camila!Amarah di hati Camila seketika membeludak. Sebelum menuruni ranjang, dia menggertakkan giginya sembari mengentakkan kakinya. Dia diam-diam sedang meluapkan rasa penat di hatinya.Barang yang diletakkan di atas nakas pun ditendang Camila hingga jatuh! Suara keras terdengar. Kemudian, barang itu bergelinding ke kolong ranjang.Dylan tahu apa itu. Kedua matanya spontan terbelalak lebar!Saat ini, kepala Camila masih kliyengan. Dia sama sekali tidak tahu apa yang telah ditendangnya. Dia juga tidak peduli, diam-diam membelalaki Dylan

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1303

    Kevin tidak sepenuhnya percaya. “Siapa yang ambilkan alkohol itu buat kamu?”“Aku sendiri!”“Bohong! Apa kamu masih bisa berdiri! Jujur, siapa orang di luar sana yang ambilkan buat kamu?” Kevin mencurigai pengawal.Dylan tidak ingin pengawal di luar sana terkena hukuman. Dia masih saja bersikeras berkata, “Aku ambil sendiri!”“Kalau begitu, coba kamu ambilkan sebotol lagi sekarang!”“Nggak … nggak ada lagi alkohol di sana.”“Ada lagi di tempat kakek buyutmu! Berdiri! Ambillah!”Dylan masih saja berbohong. “Aku nggak mau berdiri!”Apa Dylan bisa berdiri? Kalau dia berdiri, bukannya keberadaan Camila akan terbongkar?Raut wajah Kevin menjadi muram. “Kamu nggak mau berdiri, ‘kan? Oke! Kamu kira aku nggak punya cara untuk beri pelajaran kepadamu!”“Kalau kamu nggak berdiri, aku akan hukum semua pengawal di luar sana! Aku juga penasaran, kira-kira siapa yang mengabaikan ucapanku!”“Kamu ….” Dylan menggertakkan giginya.Hubungan di dalam Keluarga Hermanto sangat bagus. Majikan sangat sayang

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1302

    Dylan kesakitan hingga matanya terbelalak lebar. Dia langsung menjerit, “Sakit!”Suasana di dalam aula hening dalam seketika. Amarah di hati Kevin sembari membara lagi.“Sakit kepalamu! Apa aku memukulmu! Kamu masih berjarak beberapa meter dariku! Apa kamu mau fitnah aku? Kalau aku nggak habisi kamu hari ini, aku akan panggil kamu sebagai ayahku!”Tangisan Lyana semakin kencang lagi. “Pukul! Pukul saja! Coba saja kalau kamu pukul dia! Aku akan cerai sama kamu. Huhuhu ….”Dahlia dan Keiza juga segera membujuk, “Kevin, kamu tenangkan dirimu. Sewaktu ayahmu masih hidup dulu, dia paling sayang sama cucunya. Semua alkohol itu memang koleksi kesayangan ayahmu, tapi alkohol itu juga bukan diminum oleh orang luar!”“Iya, dia pasti nggak bakal marah karena alkohol itu dihabiskan cucu kandungnya sendiri.”Namun, amarah di hati Dylan masih belum reda. “Dia masih belum menikah. Dia nggak pantas untuk minum alkohol itu! Semua itu bukan disimpan untuk dia, tapi untuk istrinya!”Semakin gaduh suasana

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status