Share

Bab 219

Author: Erlina
Setelah ragu sejenak, Braden menerima uluran tangan Caden, lalu berjalan keluar dari kamar mandi dengan bergandengan tangan dengan Caden. Sebelum keluar, Braden diam-diam memberi isyarat pada Hayden untuk tidak khawatir.

Di luar kamar mandi.

Begitu melihat Braden, para anggota Keluarga Pangestu langsung murka dan memelototinya dengan garang. Braden tidak takut pada mereka. Dia berdiri diam di sisi Caden dan memandang mereka dengan penuh peremehan.

Sonia berseru, “Caden! Hari ini, kamu harus kasih kami pertanggungjawaban yang memuaskan!”

Ekspresi Caden terlihat sangat dingin. Baru saja dia hendak berbicara, Braden sudah terlebih dahulu melangkah maju dan bertanya, “Pertanggungjawaban seperti apa yang kamu inginkan?”

“Kamu bukan hanya memukul dan menghina seniormu di depan umum, juga membuat ambruk nisan para leluhur Keluarga Pangestu. Ini adalah perilaku nggak berbakti, nggak hormat, dan sangat nggak bermoral. Kamu bisa dihukum Tuhan!”

Braden mencibir, “Jadi, bagaimana dengan kalian ya
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (4)
goodnovel comment avatar
Dewi Wahyuni
toni terkejut mendengar ucapan dari braden,ketika mati tidak ada lagi yg mencurigai Toni. sekak mati dari braden Toni merasa muram.
goodnovel comment avatar
Rina Nizam
hehe mantap braden... aku suka banget pidato mu.....
goodnovel comment avatar
Annasya Ayu
luar biasa braden mewakili suara caden dan rayden good
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2439

    Putih juga menyadari ada mara bahaya. Ia menengadah kepalanya, lalu menjulurkan lidahnya. Ia menatap ke depan dengan penuh waspada.Hayden berlagak tidak terjadi apa-apa, melanjutkan langkahnya ke atas gunung. Dia berjalan sembari berbisik ringan dengan Putih.Putih menjulurkan lidahnya. Baru saja ia hendak melompat dari tubuh Hayden, sepasang mata itu tiba-tiba mulai bergerak dengan cepat. Sepertinya pria itu menyadari sesuatu. Dia pun mempercepat langkahnya untuk berlari ke dalam pegunungan.Hayden terbengong sejenak. Dia segera mengejar ke sana! Orang itu berlari dengan sangat kencang. Dapat diketahui bahwa dia menguasai seni bela diri.“Malah bertemu dengan ahli!” gumam Hayden, lalu mempercepat gerakannya.Hayden segera memanjat ke atas pohon besar. Sama seperti saat bermain dengan Kakek Kedua, dia melompat dari satu pohon ke pohon lainnya. Gerakannya sangat lincah bak monyet saja.Beberapa saat kemudian, Hayden melompat menuruni pohon untuk menghalangi langkah orang tersebut. Oran

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2438

    Naomi menghubungi wali kelas. Kemudian, dia baru tahu masalah Caden diam-diam meminta izin untuk anak-anak.Naomi mendapat kabar bahwa Caden sedang membawa anak-anak ke toko ayam goreng. Anak-anak sangat menyukai ayam goreng, itulah sebabnya mereka masih belum berpisah saat ini.Naomi sungguh kehabisan kata-kata. Minta izin sekolah hanya demi makan ayam goreng!“Caden!” Naomi menatap ponsel dengan menggertakkan giginya.Camila yang duduk di seberang Naomi bertanya, “Ada apa?”Naomi berkata, “Dia diam-diam minta izin buat anak-anak, lalu bawa mereka makan ayam goreng.”Camila langsung memuncratkan air lemon yang baru diminumnya. Dia segera mengambil tisu untuk menyeka mulutnya, lalu berkata dengan tersenyum, “Apa yang lagi dia pikirkan?”Raut wajah Naomi berubah muram. “Apa lagi, minta diberi pelajaran kali.”Camila berkata, “Setelah berubah menjadi status ayah, tetap saja nggak bisa diandalkan. Aku kira hanya Dylan saja yang nggak bisa diandalkan, ternyata Pak Caden juga sama saja.”Na

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2437

    Caden menatap mereka berdua dengan tatapan penuh kasih sayang, kemudian dia melihat Braden dan Rayden. “Kenapa kalian berdua mau minta izin juga?”Braden menjawab, “Aku tertarik dengan sebuah proyek. Aku berencana untuk menginvestasikannya. Selagi ada waktu hari ini, aku ingin memahaminya.”Rayden berkata, “Belakangan ini muncul orang baru dalam dunia peretas. Aku dan Kakek Buyut Keempat sangat tertarik. Aku ingin membongkar identitasnya.”Caden merasa heran. “Orang baru? Apa dari Negara Carika?”Caden tidak penasaran dengan proyek baru yang dikatakan Rayden, sebab memang banyak proyek baru di dalam dunia bisnis. Lagi pula, yang Rayden mainkan adalah “uang”, hasil dari investasinya ada dua, kalau tidak rugi, ya berarti untung. Pengaruhnya terhadap Rayden tidak terlalu besar. Hanya saja, tidaklah biasa jika ada orang baru di dunia peretas.Di dunia ini ada begitu banyak peretas, tetapi yang mampu menarik perhatian sekaligus Kakek Keempat dan Rayden jelas adalah orang yang benar-benar be

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2436

    Baby merasa kaget. “Kenapa nggak pergi sekolah? Apa Kak Hayden sakit?”Jayden juga kelihatan khawatir. “Kak Hayden, apa kamu merasa nggak enak badan?”Mereka semua tahu Naomi tidak akan mengizinkan mereka mengambil izin dengan gampangnya, kecuali sedang sakit atau ada urusan yang sangat mendadak. Namun, belakangan ini tidak ada masalah yang sangat penting di sekitar mereka! Itu berarti Hayden sedang sakit!Hayden mengusap kepala mungil Baby, lalu berkata pada Jayden dengan tersenyum, “Jangan khawatir. Kak Hayden nggak sakit. Kondisi tubuh Hayden baik-baik saja.”Baby merasa heran. “Kalau nggak sakit, kenapa malah ambil izin? Apa kamu nggak takut bokongmu dipukul Mama?”Hayden berkata, “Mama nggak akan tahu.”Jayden berkata, “Guru punya nomor telepon Mama. Kalau kamu nggak masuk kelas, guru akan telepon Mama. Nanti semuanya akan terbongkar.”Hayden memalingkan kepalanya untuk menatap Caden. “Papa akan atur semuanya dengan baik. Benar, ‘kan, Papa?”Caden menjawab, “Emm ….”Anak-anak lang

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2435

    Hayden segera mengalihkan pandangannya. “Orang dewasa nggak usah cari tahu masalah anak-anak.”Caden menggigit bibirnya. Ekspresinya kelihatan serius. “Kalau kamu mau ke dalam makam, semuanya nggak usah dibicarakan lagi.”Hayden spontan terbelalak lebar. “Kenapa?”Caden berkata dengan sangat serius, “Di dalam makam sangat berbahaya. Aku nggak tenang membiarkan kalian begitu saja.”Hayden segera menjelaskan, “Kamu nggak usah khawatirin aku dan Putih. Kami berdua pasti nggak bakal terluka!”Nada bicara Caden terdengar tegas. “Nggak mungkin!”Makam kuno berbeda dengan tempat lainnya. Di dalamnya terdapat banyak hal yang tidak bisa dijelaskan secara ilmiah, intinya sangat berbahaya!Terakhir kali Caden menaruh virus palsu ke dalam, itu pun hanya diletakkan di balik pintu batu pertama saja. Sebelumnya, Caden bahkan mencari orang profesional terlebih dahulu untuk meninjau beberapa titik di dalamnya.Caden dan Andrew tidak berani menerobos ke dalam lagi. Tentu saja dia tidak berani menyuruh H

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2434

    Namun tidaklah mungkin, seandainya pembunuh tahu semuanya, kenapa dia meledakkan Kota Karl? Selain itu, bagaimana pembunuh tahu virus itu adalah palsu?Semua itu dilakukan dengan sangat rahasia. Bahkan, Steven dan Andrew juga baru mengetahuinya setelah masalah itu!Semakin dipikir-pikir, Caden semakin tidak mengerti. Pikirannya terasa kacau.Steven masih mengatakan, “Liman sebagai asisten pribadi Tora pasti tahu kedudukan Tora di Kota Karl. Kalau dia membunuh Tora, dia pasti akan membawa virus ke tempat lain, nggak mungkin akan dibawa pulang ke Kota Karl.”Ini sama saja senjata makan tuan. Bawahan mana yang setelah membunuh atasan dan merebut senjata, lalu berani kembali ke area kekuasaan atasannya lagi?Caden merokok dan terdiam sejenak. “Liman hanyalah seseorang yang dicurigai, belum pasti juga dia yang bunuh. Sekarang nggak ada bukti yang membuktikan kematian Tora ada hubungannya dengan dia. Kamu nggak usah terlalu khawatir. Kalau ada kabarnya, kamu cukup beri tahu aku.”“Emm ….”Sa

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status