Beranda / Fantasi / Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi / Perjalanan Menuju Gerbang Kuno

Share

Perjalanan Menuju Gerbang Kuno

Penulis: OhmyTwizz
last update Terakhir Diperbarui: 2025-02-04 09:29:56

Zhen, Bai Yue, Feng Yu, dan beberapa murid dari Sekte Cahaya Suci memulai perjalanan mereka menuju langit pertama. Dengan peta rahasia yang diberikan oleh Tetua Guang Tian, mereka menemukan bahwa lokasi Gerbang Kuno tersembunyi di sebuah lembah yang dikelilingi formasi kuno yang telah ada sejak zaman dahulu.

> Feng Yu: "Formasi ini bukan buatan manusia biasa. Aku bisa merasakan aura kuno yang sangat kuat."

Bai Yue mengamati sekeliling dengan cermat.

> Bai Yue: "Kalau ini formasi kuno, berarti iblis pasti punya cara untuk melewatinya. Mereka tidak mungkin mengejar sesuatu yang tidak bisa mereka akses."

Salah satu murid Sekte Cahaya Suci, seorang pemuda bernama Lu Cheng, angkat bicara.

> Lu Cheng: "Itu benar. Sekte kami pernah meneliti formasi ini, tetapi tidak ada yang tahu cara membukanya. Satu-satunya cara untuk mengetahui kebenarannya adalah dengan menunggu mereka menunjukkan jalan."

Zhen menyipitkan mata.

> Zhen: "Jadi kita harus mendahului mereka atau membuntuti me
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terkait

  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Pertemuan dengan Penguasa Langit Ketiga

    Zhen dan Bai Yue kembali ke Sekte Langit Ketiga setelah pertempuran sengit melawan iblis. Namun, mereka tahu bahwa ini baru permulaan. Ancaman yang lebih besar masih mengintai, dan mereka harus melaporkan kejadian tersebut kepada Penguasa Langit Ketiga.Ketika mereka tiba di gerbang utama, seorang murid penjaga segera memberi hormat.> Penjaga: "Senior Bai, Senior Zhen! Penguasa Sekte telah menunggu kalian di aula utama."Mereka berdua segera melangkah melewati koridor panjang menuju aula sekte. Di dalam, seorang pria paruh baya dengan jubah ungu duduk di atas singgasana batu giok. Wajahnya memancarkan ketenangan, tetapi matanya mengandung ketajaman yang mampu melihat ke dalam jiwa seseorang.> Penguasa Langit Ketiga: "Kalian kembali lebih cepat dari yang kuduga. Beritahu aku, apa yang terjadi di perbatasan?"Zhen memberi hormat sebelum berbicara.> Zhen: "Kami menemukan desa yang telah diserang oleh ras iblis. Mereka menggunakan totem kegelapan untuk mengorbankan jiwa-jiwa manusia da

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-05
  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Bayangan di Kota Luo Shen

    Setelah menerima perintah dari Penguasa Langit Ketiga, Zhen dan Bai Yue segera bersiap untuk perjalanan mereka menuju Kota Luo Shen, tempat di mana mereka akan menyelidiki keberadaan Sekte Bayangan Hitam. Kota ini dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan di perbatasan Langit Ketiga, tempat berbagai macam individu berkumpul—termasuk mereka yang berasal dari jalur kegelapan.Saat mereka tiba di kota, suasana ramai menyambut mereka. Pedagang meneriakkan barang dagangan mereka, aroma makanan dari berbagai kios memenuhi udara, dan para petualang berkumpul di berbagai sudut, membicarakan perjalanan dan pencapaian mereka. Namun, di balik semua keriuhan itu, Zhen bisa merasakan sesuatu yang tidak beres.> Zhen (dalam hati): "Aura di kota ini... terasa sedikit aneh. Seperti ada sesuatu yang tersembunyi di bawah permukaan."Bai Yue tampaknya juga menyadari hal yang sama.> Bai Yue: "Kita tidak boleh lengah. Sekte kegelapan terkenal dengan cara mereka bersembunyi di tempat-tempat seperti ini

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-05
  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Ritual Kegelapan

    Suara mantra kuno bergema di ruangan, menciptakan tekanan luar biasa yang hampir membuat Zhen dan Bai Yue sulit bernapas. Cahaya merah yang berasal dari altar semakin terang, sementara simbol-simbol iblis di sekelilingnya mulai berdenyut seolah memiliki nyawa.> Pemimpin Sekte Bayangan Hitam: "Kalian datang tepat waktu... untuk menjadi bagian dari pengorbanan ini!"Zhen tidak membuang waktu. Dengan kecepatan tinggi, dia melesat ke depan, mengayunkan Pedang Petir Surgawi langsung ke altar. Namun, sebelum pedangnya mengenai target, kekuatan tak kasat mata menghentikannya di udara, seolah-olah ada dinding yang tak terlihat melindungi altar tersebut.> Zhen (dalam hati): "Penghalang energi?!"Bai Yue juga bergerak cepat, meluncurkan Tombak Es Abadi langsung ke arah pemimpin sekte. Namun, pria itu hanya mengangkat tangannya, dan tombak Bai Yue langsung berhenti di udara sebelum pecah menjadi serpihan es.> Pemimpin Sekte Bayangan Hitam: "Hahaha... kekuatan kalian mengesankan, tapi ritual i

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-06
  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Pertarungan di Arena Sekte Bintang Surgawi

    Zhen dan Bai Yue baru saja kembali ke Sekte Langit Ketiga setelah pertempuran sengit melawan iblis di desa perbatasan. Mereka disambut dengan tatapan hormat dari para murid lain yang mendengar kabar tentang keberhasilan mereka. Namun, di antara para murid yang berkumpul, ada satu sosok yang menatap mereka dengan mata penuh kebencian—Guo Feng.Guo Feng adalah murid berbakat yang telah lama dikenal sebagai salah satu yang terkuat di generasinya. Dia memiliki latar belakang keluarga terhormat dan merupakan kandidat utama untuk menjadi penerus sekte. Sejak lama, ia menyimpan perasaan terhadap Bai Yue, tetapi gadis itu selalu menjaga jarak darinya. Kini, melihat Bai Yue begitu dekat dengan Zhen, amarahnya membara.Saat Zhen dan Bai Yue berjalan menuju aula utama, Guo Feng melangkah mendekat, menghentikan mereka.> Guo Feng: "Kalian berdua kembali dalam keadaan utuh. Sungguh luar biasa."Zhen: "Kenapa terdengar seperti kau kecewa?"Guo Feng menyeringai tipis, matanya tajam menatap Zhen.> G

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-07
  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Di bawah Sinar Bulan

    Malam di Sekte Langit Ketiga terasa sunyi, hanya diiringi suara angin yang berdesir lembut.Zhen duduk di atas atap sebuah bangunan sekte, menatap langit berbintang yang membentang luas. Cahaya bulan menerangi wajahnya yang tampak tenang, tetapi pikirannya dipenuhi berbagai pemikiran. Tentang perjalanan, tentang iblis yang mengancam, dan tanpa ia sadari—tentang Bai Yue.Angin berhembus pelan, membawa aroma wangi yang familiar. Zhen tidak perlu menoleh untuk tahu siapa yang datang.> Bai Yue: "Kenapa sendirian di sini?"Zhen tersenyum tipis dan tetap menatap langit.> Zhen: "Aku hanya ingin menenangkan pikiran."Bai Yue melayang turun dengan anggun, jubahnya berkibar tertiup angin. Ia duduk di samping Zhen, mengikuti arah pandangannya ke langit.> Bai Yue: "Bintang-bintang ini… mereka selalu ada di atas sana, tak peduli apa yang terjadi di dunia bawah."Zhen melirik Bai Yue sekilas. Gadis itu tampak begitu tenang, tetapi ada sesuatu dalam suaranya yang terasa berbeda malam ini.> Zhen:

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-07
  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Arena Pelatihan Sekte

    Begitu duel dimulai, Gu Tian langsung menerjang maju dengan tombaknya. Ujung tombaknya berkilauan dengan energi tajam, menusuk ke arah dada Zhen dengan kecepatan luar biasa.> Gu Tian: "Aku akan mengakhirinya dalam satu serangan!"Namun, Zhen tetap tenang. Dengan langkah ringan, ia sedikit memiringkan tubuhnya, menghindari serangan itu hanya dengan selisih rambut. Ujung tombak Gu Tian melewati sisinya, dan dalam sekejap, Zhen berbalik, pedangnya melesat seperti kilat.CLANG!Gu Tian berhasil menangkisnya, tetapi benturan itu cukup untuk membuatnya mundur beberapa langkah. Ia menatap Zhen dengan mata menyipit.> Gu Tian: "Hmph… Kau cukup cepat. Tapi seberapa lama kau bisa bertahan?"Zhen tersenyum tipis.> Zhen: "Kau terlalu banyak bicara."Gu Tian mendengus marah. Ia menghentakkan kakinya ke tanah, tubuhnya berputar, dan tombaknya membelah udara dengan serangkaian serangan mematikan. Setiap ayunan tombaknya membawa gelombang energi yang tajam, membuat tanah di sekitar mereka bergetar.

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-08
  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Malam di Sekte Langit Ketiga

    Setelah duel sengit dan diskualifikasi Gu Tian, suasana di Sekte Langit Ketiga kembali tenang. Namun, di dalam hati para murid, pertarungan tadi masih membekas. Banyak yang mulai melihat Zhen sebagai sosok yang luar biasa—murid yang mampu menaklukkan seorang jenius sekte dengan mudah.Di bawah langit malam yang jernih, Zhen duduk di atap salah satu bangunan sekte, memandangi bintang-bintang yang bertaburan di langit. Angin sepoi-sepoi berhembus lembut, membawa kesejukan yang menenangkan.> Zhen (dalam hati): Aku sudah jauh lebih kuat dibanding saat pertama kali datang ke sekte ini... Tapi masih banyak yang harus kulakukan.Saat pikirannya melayang, tiba-tiba ia merasakan kehadiran seseorang. Sebelum ia sempat berbalik, angin berdesir lembut di belakangnya, dan sesosok bayangan melayang turun dengan anggun.> Bai Yue: "Sendirian di tempat seperti ini? Apa kau sedang merenungi kemenanganmu hari ini?"Zhen menoleh dan mendapati Bai Yue berdiri di belakangnya dengan tangan terlipat, tatap

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-08
  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Perasaan yang Tak Terungkap

    Malam itu, angin dingin berhembus lembut di atas sekte. Zhen dan Bai Yue masih berada di langit, melayang di ketinggian, menikmati momen yang baru saja terjadi.Bai Yue menatap Zhen dengan ekspresi yang sulit dibaca—ada keterkejutan, ada kehangatan, tetapi juga ada sedikit kecanggungan.> Bai Yue: "Kau benar-benar tidak bisa ditebak, ya?"Zhen hanya tersenyum tipis.> Zhen: "Aku hanya membalas permainanmu. Kau menggoda, aku membalasnya."Bai Yue menatapnya lebih dalam. Hatinya berdebar, sesuatu yang jarang ia rasakan. Ia telah lama menyukai Zhen, tetapi selama ini ia menyembunyikannya dengan sangat baik.> Bai Yue (dalam hati): Kenapa aku merasa berbeda malam ini?Ia mencoba menenangkan dirinya, tetapi wajahnya masih sedikit memerah.Zhen memperhatikan perubahan ekspresinya dan tersenyum dalam hati. Ia tahu Bai Yue bukan tipe orang yang mudah menunjukkan perasaannya.> Zhen: "Kau tahu, aku tidak menyangka kau bisa tersipu seperti ini."Bai Yue langsung memalingkan wajah.> Bai Yue: "H

    Terakhir Diperbarui : 2025-02-08

Bab terbaru

  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Penaklukan Langit Ketiga

    Zhen melangkah keluar dari Kota Kabut Hitam, meninggalkan jejak perjalanannya yang penuh dengan pertempuran dan pengalaman berharga. Dengan poin kontribusi yang ia kumpulkan, ia telah mendapatkan berbagai sumber daya yang memperkuat kemampuan alkemis dan kultivasinya. Namun, perjalanan ini belum berakhir—justru semakin mendekati puncaknya.Langit Ketiga masih menyimpan banyak misteri. Kota-kota besar, sekte-sekte kuno, dan kekuatan tersembunyi yang belum pernah ia temui menantinya. Namun, satu hal yang paling menarik perhatiannya adalah Kota Suci Alkemis, tempat para alkemis terbaik berkumpul dan tempat legenda tentang Pil Keabadian berasal.Bersama Bai Yue, yang kini selalu berada di sisinya, Zhen menatap cakrawala yang luas.> Bai Yue: "Langit Ketiga begitu luas… Apakah kau siap menaklukkannya?"Zhen (tersenyum tipis): "Aku harus. Tidak ada jalan mundur."---Sementara itu, di dalam Kota Suci Alkemis, para tetua agung sedang membahas peristiwa besar yang akan datang. Ramalan Surgawi

  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Pertempuran di Lembah Hitam

    Di bawah sinar bulan yang pucat, Zhen, Bai Yue, dan Wen Ling berdiri dalam kepungan bandit. Sekitar dua puluh orang bersenjata mengepung mereka, dengan Bai Tu—pemimpin mereka—berdiri di tengah, menatap Zhen dengan tatapan penuh rasa percaya diri.> Bai Tu (tertawa kecil): "Aku sudah lama mendengar namamu, Zhen. Kau benar-benar bodoh telah datang ke tempat ini tanpa persiapan."Zhen tetap tenang, memegang Pedang Petir Surgawi dengan erat.> Zhen: "Kau yakin aku tidak datang dengan persiapan?"Bai Tu menyeringai, lalu melambaikan tangannya.> Bai Tu: "Hancurkan mereka!"Para bandit langsung melompat ke depan dengan senjata terangkat.Zhen mengaktifkan Teknik Langkah Petir, tubuhnya berubah menjadi kilatan cahaya biru. Dalam sekejap, ia muncul di belakang salah satu bandit dan menebasnya dengan cepat.Srekk!Darah menyembur saat salah satu bandit jatuh tanpa sempat menyadari apa yang terjadi.> Wen Ling (melompat mundur): "Mereka bukan lawan sembarangan!"Bai Yue mengangkat tangannya, me

  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Perjalanan ke Lembah Hitam

    Angin pagi bertiup lembut saat Zhen, Bai Yue, dan Wen Ling berjalan melewati gerbang sekte, memulai perjalanan mereka menuju Lembah Hitam.Lembah Hitam terletak ratusan kilometer dari Sekte Langit Ketiga, di perbatasan wilayah yang dikuasai oleh kelompok bandit terkenal—Serigala Hitam.> Bai Yue (menatap peta): "Jika kita terus berjalan tanpa henti, kita bisa mencapai lembah dalam dua hari."Zhen mengangguk.> Zhen: "Kita tidak tahu seberapa kuat bandit-bandit di sana. Kita harus tetap waspada."Wen Ling tampak sedikit gelisah.> Wen Ling: "Aku mendengar rumor bahwa pemimpin mereka, Bai Tu, dulunya adalah seorang murid dari sekte besar, tapi diusir karena membunuh rekan-rekannya sendiri."Zhen mengangkat alis.> Zhen: "Kalau benar begitu, berarti dia bukan musuh sembarangan."Bai Yue menghela napas.> Bai Yue: "Kita akan mengetahuinya begitu sampai di sana."Tanpa membuang waktu, mereka melanjutkan perjalanan.---Di tengah perjalanan, mereka harus melewati sebuah wilayah bernama Huta

  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Keputusan di Kota Kabut Hitam

    Langit di atas Kota Kabut Hitam masih dipenuhi sisa-sisa energi pertempuran. Puing-puing bangunan berserakan, dan beberapa tempat masih dipenuhi asap hitam. Namun, meskipun kota ini baru saja mengalami serangan besar, mereka berhasil bertahan.Zhen, Bai Yue, dan Wen Ling berdiri di tengah reruntuhan, napas mereka masih terengah-engah setelah pertarungan sengit melawan Mo Jian.> Wen Ling (menghela napas): "Dia berhasil kabur... tapi setidaknya kita sudah menghancurkan pasukan iblisnya."Zhen tidak menjawab. Tatapannya masih tajam menatap titik di mana Mo Jian menghilang. Perasaan tidak enak menyelimuti hatinya.> Zhen (dalam hati): "Orang sepertinya tidak akan menyerah begitu saja. Ini pasti belum selesai..."Suara langkah kaki mendekat.Dari sudut jalan, pasukan penjaga kota yang tersisa mulai berdatangan. Salah satu dari mereka adalah seorang pria paruh baya dengan jubah berwarna hitam dan lambang Kota Kabut Hitam di dadanya.> Pria itu: "Aku Jenderal Hu Wei. Siapa kalian? Dan bagai

  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Pertarungan Melawan Mo Jian

    Kota Kabut Hitam masih bergema dengan suara pertempuran. Api berkobar di beberapa sudut, dan mayat-mayat berserakan di jalanan. Paviliun Iblis Merah telah membawa kehancuran besar, dan sekarang Zhen, Bai Yue, dan Wen Ling harus menghadapi pemimpinnya—Mo Jian.Mo Jian berdiri dengan santai di tengah reruntuhan, jubah ungunya berkibar ditiup angin malam. Tatapannya dingin, tetapi senyum di wajahnya menunjukkan rasa percaya diri yang tak tergoyahkan.> Mo Jian: "Kalian benar-benar berani melawanku? Bahkan tiga orang pun tidak cukup untuk menjatuhkanku."SWOOSH!Tiba-tiba, Bai Yue menghilang dari pandangan! Dalam sekejap, ia sudah muncul di belakang Mo Jian, pedangnya meluncur dengan kecepatan luar biasa!> Bai Yue: "Tebasan Langit Es!"ZRAAAAK!Sebuah gelombang energi es menerjang tubuh Mo Jian, membekukan udara di sekitarnya. Jalanan di bawah kaki mereka berubah menjadi lapisan es, dan suhu turun drastis.Namun, Mo Jian hanya terkekeh.> Mo Jian: "Menarik... tapi tidak cukup."CRACK!Ia

  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Kembalinya Zhen ke Kota Kabut Hitam

    Zhen, Wen Ling, dan Shen Lao akhirnya meninggalkan reruntuhan Lembah Kegelapan. Mereka melintasi jalur berbatu yang dipenuhi kabut tebal, menuju kembali ke Kota Kabut Hitam. Akar Roh Suci kini berada di tangan Zhen, dan ia tahu bahwa benda ini bisa menjadi harapan terakhir kota yang hampir hancur karena kutukan Bai Yun.> Zhen (dalam hati): "Semoga kita tidak terlambat..."Namun, saat mereka mendekati gerbang kota, mereka dikejutkan oleh pemandangan yang mengerikan. Darah menggenang di jalanan, mayat-mayat para penjaga berserakan di tanah, dan bangunan utama kota tampak terbakar.> Wen Ling: "Tidak… apa yang terjadi di sini?! Baru beberapa hari kita pergi, tapi kota ini sudah jadi seperti neraka!"Shen Lao menghela napas panjang, tatapannya kelam.> Shen Lao: "Sepertinya kita sudah kedatangan tamu tak diundang..."Di tengah kota yang hancur, terlihat sekelompok orang berbaju hitam dengan lambang mata merah di dada mereka. Mereka berdiri di tengah jalan, mengelilingi seorang pria tua y

  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Pertempuran Melawan Bai Yun

    Bai Yun meraung keras, suaranya menggema hingga ke seluruh lembah. Aura darah mengalir dari tubuhnya, menciptakan tekanan besar yang membuat Zhen dan Wen Ling sulit bernapas.> Bai Yun: "DARAH! BERIKAN AKU DARAH KALIAN!!"Dalam sekejap, tubuh monster itu melesat ke depan dengan kecepatan yang tidak masuk akal untuk ukurannya.BOOM!Tanah di bawah mereka hancur akibat hentakan cakar Bai Yun. Zhen dan Wen Ling nyaris tidak bisa menghindarinya tepat waktu.> Zhen (dalam hati): "Kecepatannya bahkan lebih tinggi dari Xu Lie?! Makhluk ini… bukan hanya sekadar kutukan!"Zhen segera mengaktifkan Teknik Langkah Petir, meningkatkan kecepatannya hingga ia hampir menjadi bayangan yang bergerak di antara reruntuhan. Namun, Bai Yun dengan mudah mengikuti pergerakannya, seolah-olah bisa merasakan ke mana Zhen akan bergerak.> Wen Ling: "Kita tidak bisa menyerangnya secara langsung! Kita harus mencari celah!"Wen Ling segera mengangkat tangannya, menciptakan tiga bola api biru yang menyala-nyala.> W

  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Konspirasi di Balik Akar Roh Suci

    Akar Roh Suci bergetar, memancarkan cahaya emas yang lembut. Aura kehidupan yang terpancar darinya begitu kuat hingga Zhen dan Wen Ling bisa merasakan Qi mereka pulih secara instan hanya dengan berdiri di dekatnya.Namun, sebelum mereka bisa mengambilnya, Shen Lao tiba-tiba mengangkat tangannya.> Shen Lao: "Tunggu. Sebelum kalian mengambilnya, ada sesuatu yang harus kalian ketahui."Zhen mengerutkan kening.> Zhen: "Apa maksudmu?"Shen Lao menatap mereka dengan mata serius.> Shen Lao: "Akar Roh Suci ini bukan sekadar obat biasa. Ini adalah inti kehidupan dari lembah ini. Jika kalian mengambilnya, keseimbangan tempat ini akan hancur."Wen Ling terkejut.> Wen Ling: "Tapi ini satu-satunya cara untuk menyelamatkan Kota Kabut Hitam!"Shen Lao menghela napas panjang.> Shen Lao: "Benar. Tapi kalian harus siap dengan konsekuensinya. Jika akar ini diambil, Lembah Kegelapan akan runtuh. Para roh yang terperangkap di sini akan bebas… dan beberapa dari mereka bukanlah makhluk baik."Zhen meny

  • Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi   Misteri Akar Roh Suci

    Setelah mengalahkan dua Iblis Qi Yin, Zhen dan Wen Ling melanjutkan perjalanan ke pusat Lembah Kegelapan, tempat di mana Akar Roh Suci konon berada.Kabut hitam semakin tebal. Suasana mencekam, udara dipenuhi energi Yin yang menggerogoti Qi alami. Bahkan Wen Ling, yang memiliki Api Roh Suci, mulai merasa tubuhnya berat.> Wen Ling: "Tempat ini menghisap energi kita perlahan… Jika kita tidak cepat, kita bisa kehilangan kekuatan sebelum mencapai tujuan."> Zhen: "Aku punya sesuatu yang bisa membantu."Zhen merogoh kantong penyimpanannya dan mengeluarkan dua pil berwarna merah tua—Pil Penolak Yin.> Zhen: "Ini pil buatanku. Bisa menahan efek energi Yin untuk sementara."Wen Ling menerima pil itu dan langsung menelannya. Efeknya langsung terasa. Aura Yin yang mencekik tubuhnya berkurang drastis.> Wen Ling: "Kau benar-benar alkemis jenius, Zhen."Zhen hanya tersenyum tipis.---Setelah berjalan sekitar satu jam, mereka sampai di sebuah gerbang batu besar yang tertutup rapat. Di tengahnya,

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status