“Mungkinkah istrinya menelepon dan sesuatu terjadi?" Nia mengulangi pertanyaannya.Aku masih tetap diam, tak tahu harus berkomentar apa. Aku berpikir sama, tapi tidak terlalu yakin."Mal?" Nia bertanya lagi, masih menunggu tanggapanku."Aku tidak yakin." gumamku. "Jangan berpikir negatif, pikiran buruk jika terus dipikirkan katanya bisa saja jadi kenyataan." aku mengingatkan.Nia terlihat semakin keruh, jika digambarkan pikirannya pasti tampak seperti benang kusut saat ini."Sudahlah, kamu juga istrinya! Seharusnya Sam tidak bersikap seperti itu terhadapmu apapun alasannya. Tapi memang kita sama-sama tidak tahu masalah apa yang tengah dihadapi Sam, Mungkin memang sedang ada masalah yang tidak bisa Sam ceritakan. Tidak usah diambil hati! Nikmati harimu! Kamu beruntung hari ini bahkan bisa pergi berbelanja ditemani Sam."Nia terdiam. "Ia juga sih." gumamnya kemudian."Sepertinya, secara tidak sadar aku bertindak dengan terlalu banyak melibatkan perasaan." gumam Nia, dia kembali merebahk
Terakhir Diperbarui : 2025-03-27 Baca selengkapnya