Hari semakin sore saat Sebastian dan Merry tiba di rumah sakit.Namun, sebelum mereka sempat masuk, mereka dihadang oleh Damian yang penampilannya acak-acakan, menunjukkan tanda-tanda kegelisahan yang jelas.Tanpa ragu, Damian langsung menarik lengan Merry dengan kasar, ekspresinya penuh kemarahan."Merry, apa yang kau lakukan di sini?" desis Damian dengan suara bergetar.Merry menatap suaminya dengan ekspresi campuran antara kebingungan dan keteguhan."Aku datang untuk mengunjungi Oliver. Dia masih dalam pemulihan," jawabnya dengan mantap, meskipun hatinya berdebar kencang.Damian merengut, menatap Merry dengan pandangan yang tajam."Kau seharusnya berada di rumah, bukan di sini. Aku tak pernah melihatmu sepanjang hari," ujarnya dengan nada tajam.Merry membela diri, menegaskan bahwa dia tidak bisa duduk diam di rumah ketika suaminya sendiri tidak pulang."Kau tidak ada di rumah, Damian. Aku tidak bisa tinggal di rumah sendirian," ujarnya dengan suara gemetar.Damian semakin kesal, m
Terakhir Diperbarui : 2024-04-29 Baca selengkapnya