Malam ini terasa begitu dingin, udara berhembus pelan tapi hawa dingin itu seakan menyusup ke tulang dan membuat tubuh menggigil.Sekarang di sinilah aku, duduk berdua di kursi teras bersama Mas Alvin. Kami saling menatap dalam diam, sementara dua gelas kopi yang sejak tadi terhidang sudah mulai dingin dan kehilangan uap hangatnya."Jadi bagaimana?" Tanyaku membuka pembicaraan."Apa ini adalah akhir dari segalanya.""Sebaliknya, ini awal yang baru untukmu, Mas.""Hmm, aku pesimis tentang itu," jawabnya dengan senyum getir. " Apa kau tetap bersikeras agar aku menikah."Aku hanya tersenyum sambil mendesah pelan. "Lalu ... kalau bukan itu solusinya, lantas apa? Aku juga tidak sanggup melawan stigma dan pandangan buruk orang lain ketika mereka membicarakan kabar kau menghamili wanita lain tanpa tanggung jawab.""Jadi, aku harus menjadi laki-laki bertanggung jawab?""Berani berbuat, berarti berani menanggung konsekuensi.""Kau merelakanku?""Sejak tahu kau berselingkuh aku memutuskan unt
Last Updated : 2023-05-09 Read more