Home / Romansa / Gairah Cinta CEO Dingin / Chapter 91 - Chapter 100

All Chapters of Gairah Cinta CEO Dingin: Chapter 91 - Chapter 100

107 Chapters

BAB 91 TEMPAT BARU

“Karin, kau ke mana saja selama ini? Tidakkah kau ingin mengetahui, kalau Ryan juga menghilang?” Luke menarik pelan tangan wanita yang ia kira Karin. Alangkah kecewanya Luke, ketika wanita itu berbalik ternyata ia bukanlah Karin. Ia pun meminta maaf kepada wanita itu, karena sudah salah mengenali orang. Wanita itu mengangguk dan berlalu pergi dari hadapan Luke. Luke menggaruk kepalanya yang tidak gatal ia tak habis pikir dengan Ryan, yang sama sekali tidak peduli akan perusahaannya. Ia menghilang begitu saja melepaskan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin. Sungguh professional sekali sahabatnya itu, karena rasa bersalah ia mengorbankan banyak orang yang bergantung kepada dirinya bisa kehilangan pekerjaan mereka. Luke kembali ke mobilnya, lalu melajukannya pulang ke apartemen. Ia memutuskan untuk mencari Karin dan Ryan di akhir pekan saja.*** Karin yang baru saja turun dari bis langsung menghentikan langkah ket
last updateLast Updated : 2023-07-19
Read more

BAB 92 BERTEMU DAN BERTENGKAR

“Siapa kau? Aku tidak mengenalmu!” Karin memicingkan mata mengamati pria yang berdiri di depannya ini. Pria dengan rambut gondrong dan cambang, serta kumis yang tidak terurus. Tampak sekali, kalau pria yang berdiri di hadapannya ini tidak merawat dirinya sendiri. Pria itu menarik lengan Karin mengajaknya untuk kembali duduk di tempat yang tadi didudukinya. Bagaikan ada aliran listrik di tangan Karin, ia merasa mengenali sentuhan tangan itu. Karin mengamati kembali pria itu dengan lekat. Ia menyadari. kalau apa yang dilakukannya tidak sopan. Hanya saja ia ingin memastikan dugaannya. “Ryan! Apakah ini memang benar kau?” Tanya Karin lemah. Ryan tertawa dengan senyuman yang terlihat tidak sampai ke mata. “Betapa menyedihkannya kau dengan mudah melupakan diriku!” Dada Karin menjadi berdebar kencang. Ia tidak menduga sama sekali, kalau ini memang benar Ryan. Pria yang dicintainya, tetapi mengapa keadaannya
last updateLast Updated : 2023-07-20
Read more

BAB 93 SALAH DUGA

“Kenapa kau bersikap seolah tidak mengenalku?” Tanya Karin dengan perasaan terluka. Ryan mengerutkan keningnya menatap Karin dingin. “Bukankah ini yang kau minta? Walau sebenarnya aku ingin meraihmu ke dalam pelukanku, tetapi ….” Ryan tidak menyelesaikan ucapannya ia berlalu pergi begitu saja dari hadapan Karin. Dalam hati Ryan mengutuk Karin, yang sudah membuatnya bingung dengan pertanyaannya tadi. Ia memasuki rumah makan yang terletak tidak jauh dari minimarket tadi. Setelah memesan makanan dan minuman, Ryan duduk di dekat jendela kaca, sehingga ia bisa melihat ke arah luar. Duduk sendirian, Ryan mengetukkan jarinya pada meja yang ada di hadapannya. Begitu pesanannya datang ia langsung menyantapnya dengan cepat, karena tidak ingin berlama-lama berada di sana. Ia ingin cepat-cepat kembali ke pondoknya, yang menjadi tempat pelarian dari rasa bersalahnya. Dalam beberapa menit, ia sudah menyelesaikan makannya dan se
last updateLast Updated : 2023-07-21
Read more

BAB 94 PUTUS ASA

“Menurutmu, kenapa? Tentu saja, karena aku masih ingin kau hidup lama dan memarahi, serta membenciku, sampai kau merasa cukup, lalu memaafkanku!” Ryan meraih tangan Karin, lalu memukulkan tangan itu ke dadanya. Ia memerintahkan kepada Karin untuk memukulnya dengan keras, sampai wanita itu merasa lega dan puas. Karin menarik tangannya dari genggaman Ryan. Air matanya menetes tanpa dapat ia cegah. Ia lalu memeluk Ryan, sehingga air matanya membasahi kemeja yang dipakai Ryan. “Mengapa kau begitu jahat, Ryan? Ternyata kau hanya berpura-pura saja bisa menerima kehadiran calon anak kita di dalam rahimku, agar aku tidak merasa curiga dengan rencana jahatmu.” Karin diam sebentar dibersitnya hidungnya yang berair. “Sayangnya, ketika renana busukmu terbongkar kau sudah berhasil menjalankannya! Bagaimana caranya kau bisa keluar dari penjara dan bisa hidup dengan nyaman, Ryan?” Ryan melepaskan pelukan Karin di pinggangnya, la
last updateLast Updated : 2023-07-22
Read more

BAB 95 SULIT MENERIMA KENYATAAN

“Well, apa yang dilakukan seorang Derek di tempat ini? Aku ingin menjamumu, tetapi diriku sedang tidak ingin menjamu tamu. Terlebih lagi. tamu tidak diundang, seperti dirimu! ucap Ryan begitu ia mengenali suara siapa tadi. Derek keluar dari balik bayang-bayang mendekati Ryan. Ia memberikan senyuman mengejek di bibinya, yang dapat dilihat Ryan, karena sinar dari ponsel yang ada di tangan Derek. Ia mengamati penampilan Ryan dari atas ke bawah. Dirinya menertawakan Ryan, yang lebih mirip, seperti seorang gelandangan dibandingkan sebagai pimpinan perusahaan besar. “Sungguh menyedihkan sekali kau ini, Ryan! Aku ingin mengucapkan rasa duka citaku, karena menemukan dirimu, seperti ini. Aku rasa media akan senang meliput keadaanmu saat ini dan musuhmu akan menertawakanmu, yang ternyata hanyalah seoarang pecundang!” Bugh Ryan langsung saja melayangkan pukulan ke dada Derek, Derek menertawakan pukulan Ryan, yang menurutnya
last updateLast Updated : 2023-07-22
Read more

BAB 96 BERPISAH DEMI MERAIH KEBAHAGIAAN

“Jangan bodoh, Ryan! Sudah cukup kekacauan dan kegilaan yang kau buat! Berhentilah lari dari kenyataan dan hadapi saja semuanya.” Tegur Luke dingin, begitu dilihatnya Ryan yang sedang memegang pisau buah. “Apa kau pikir dengan bunuh diri dan meninggal masalah akan selesai? TIDAK! Kau justru akan menciptakan masalah lebih besa, untuk orang-orang yang kau tinggalkan. Sementara untuk dirimu sendiri, kemungkinan besar kau akan berteman dengan hantu dan makhluk jahat lainnya di neraka!” Tambah Luke lagi. Sontak saja Ryan memalingkan wajahnya melihat ke arah Luke. Ia menatap galak sahabatnya itu, yang sudah memberikan nasihat sok bijak kepadanya. Ia mengenal bagaimana kepribadian Luke, jadi rasanya omong kosong saja mendengar pria itu menasihatinya. Tatapan matanya, kemudian beralih melihat pria suruhannya, Ia merasa heran, kenapa pria itu ikut bersama dengan Luke. Apakah ia belum membayar pria itu? Dan ia datang untuk menagih baya
last updateLast Updated : 2023-07-23
Read more

BAB 97 CINTA DAN AIR MATA

“Ryan! Kau baik-baik saja?” Tanya Derek dengan rasa cemas. Ia hanya mendengar sahutan berupa suara dengung saja. Derek mengumpat, karena tidak mendengar suara apapun juga dari Ryan. Ia mencoba untuk melacak keberadaan Ryan, melalui ponselnya. Syukurnya sistem GPS pada ponsel Ryan aktif, sehingga ia dapat melacak keberadaan Ryan dengan cepat. Diputarnya balik mobilnya menuju ke tempat di mana ia mendapatkan posisi Ryan berada. Dalam hatinya Derek mengkhawatirkan keadaan Ryan. Berdasarkan suara yang tadi didengarnya ia menduga, kalau Ryan mengalami kecelakaan. Posisi Derek yang sudah jauh meninggalkan kota tempat di mana Ryan berada. Membuat Derek satu jam kemudian baru sampai di lokasi. Ketika ia tiba di sana dilihatnya sudah ada mobil patroli polisi juga mobil derek, untuk menarik mobil Ryan yang menabrak sebuah pohon. Dengan tergesa Derek turun dari mobilnya, untuk menghampiri petugas polisi yang tengah mencatat.
last updateLast Updated : 2023-07-23
Read more

BAB 98 BERTEMU DI RUMAH SAKIT

" Berita buruk, apa Dok?' Tanya Karin. Tubuhnya yang lemas ditopang oleh Derek, yang sudah berdiri tepat di belakangnya. Dokter itu meminta maaf, kalau ia harus mengatakannya sekarang. Kondisi Ryan banyak kehilangan darah dan mereka kekurangan stok golongan darah B Rhesus negatif Oleh karenanya ia meminta, agar pihak keluarga dan teman Ryan, barangkali ada yang memiliki golongan darah yang sama, sehingga bisa mendonorkan darahnya, karena stok mereka sedang kosong. Derek yang memang memiliki golongan darah tersebut pun bersedia mendonorkan darahnya, walaupun dalam hati ia menggumam. “Sial, kenapa juga aku harus memiliki golongan darah dengan Ryan.” Dengan terpaksa, karena sedikit enggan mendonorkan darahnya untuk Ryan, Derek mengikuti dokter tersebut masuk ke sebuah ruangan. Sementara Derek mengikuti dokter itu, Karin dan ayahnya juga Luke duduk di kursi dekat pintu ICU. Karin menahan air matanya, agar tid
last updateLast Updated : 2023-07-25
Read more

BAB 99 RYAN BERUBAH MENJADI MANJA

“Akan pergi ke mana, kau? Apakah kau tidak ingin menemaniku di rumah sakit ini?” Tanya Ryan kecewa. Karin urung keluar dari kamar Ryan. Ia berbalik menghampiri pria itu dan berdiri tepat di sampingnya. “Katakan apa maumu, Ryan? Buat aku mengerti. karena jujur saja aku tidak tahu apa yang harus kulakukan, selain menjauh darimu, karena aku tidak mau membuat kita berdua semakin terluka saja!” Satu tangan Ryan yang tidak dipasang selang infus meraih tangan Karin, lalu menggenggamnya. Dengan suara serak Ryan meminta kepada Karin untuk tinggal. Ia juga meminta kepada Karin, agar memberikan kesempatan kepada mereka berdua untuk memperbaiki apa yang sudah rusak. Mungkin, kerusakan yang mereka buat akan menimbulkan bekas. Akan tetapi, mereka berdua akan memperbaikinya. Karin terdiam, ia tampak memikirkan apa yang diucapkan oleh Ryan barusan. Bisakah ia memberikan kesempatan, untuk hubungannya dengan Ryan? Apaka
last updateLast Updated : 2023-07-25
Read more

BAB 100 TEMUAN DI PONDOK RYAN

“Aku sedang dalam keadaan yang tidak ingin melakukan apapun pada saat itu,” ucap Ryan. Ia memandang Karin, dengan tatapan sedih. Melihatnya membuat Karin menjadi sadar betapa mereka berdua sudah melalui hal yang terburuk dalam hidup mereka. Semoga saja, hal itu merupakan badai yang terakhir. Karin mendekati Ryan, lalu menggenggam jemarinya dan meletakkan ke pipinya. Semua memang sudah ada waktunya, mungkin waktu sekarang ini masa mereka mendapatkan ujian. Namun, semua pasti akan ada akhirnya. Mereka berdua hanya harus percaya hal itu. “Kau tidak perlu takut kepada Ibuku, karena ia tidak mungkin membencimu selamanya,” ucap Ryan. Melihat Ryan yang sudah memejamkan mata Karin melepaskan genggamannya di jemari Ryan. Ia bermaksud keluar sebentar untuk mencari udara segar. Namun, didengarnya suara Ryan yang meminta kepadanya untuk tidak pergi. Karin langsung berbalik mengira, kalau Ryan membuka mata. Akan tetapi, kedua
last updateLast Updated : 2023-07-27
Read more
PREV
1
...
67891011
Scan code to read on App
DMCA.com Protection Status