"Oh, ya sudah. Sehat-sehat ya, Ibu Arum.""Iya, Dok. Terima kasih banyak!" "Mari!" "Iya, terima kasih banyak sus."Ketiga orang itu akhirnya pergi meninggalkan Arum dan juga Marni. Semua barang yang akan dibawa pulang sudah di siapkan. Tinggal menunggu Bayu datang menjemput.Kring ….Suara dering ponsel milik Arum berbunyi. Lingkaran hijau itu terlihat melompat-lompat. "Siapa, Rum?" tanya Marni, Arum yang tengah memperhatikan layar ponsel akhirnya menoleh ke arah Marni."Tini, Bu!""Halo, Assalamualaikum.""Waalaikumsalam, Mbak Arum.""Ada apa, Tin?""Sudah siap-siap belum? Ini kami sudah otw ke rumah sakit. Mas Bayu nggak bisa jemput. Katanya ada tamu.""Ow, ya?""Memangnya dia belum ngabari Mbak Arum?" tanya Tini.Arum melihat layar ponselnya. Ternyata ada pesan dari Bayu, suaminya. Namun belum sempat ia baca."Iya, Tin. Ada pesan dari Mas Bayu tapi belum sempat aku buka. Ya sudah kalau begitu, kamu kesini!""Iya, ini juga di jalan. Cuma Tini sendiri, Mbak, yang lain sekarang ngum
Last Updated : 2022-12-15 Read more