Mariene Lodwight Sagrat tengah bergegas menuju vila pribadinya. Ketika mendengar sirene tanda bahaya serangan udara, meraung-raung memekakan telinga. Diikuti suara pesawat pembom di atasnya, yang siap menjatuhkan muatan. Dia berhenti, terpaku dicengkram kengerian. Tiba-tiba dia bagaikan kembali ke Yugoslavia dan bisa mendengar desing suara bom. Dia memjamkan matanya dengan erat. Tetapi mustahil mengusir bayang-bayang mengerikan itu, dari pikirannya. Langit di timur, seolah terbakar. Suara dentum mortir, ledakan bom dan senapan otomatis seolah menulikan telinga. Bau amis darah bercampur bau bubuk mesiu menggumpal di udara. Dari jarak yang sedikit jauh, terdengar suara laki-laki berkata, “Anda baik-baik saja, Mademoiselle?” Perlahan-lahan, dengan takut-takut, Mariene membuka matanya dan kembali berada di jalan depan vilanya dalam udara dini hari Perancis, mendengarkan suara pesawat jet yang pelanpelan
Huling Na-update : 2021-09-23 Magbasa pa