Home / Romansa / POISONED LOVE / Kabanata 31 - Kabanata 40

Lahat ng Kabanata ng POISONED LOVE: Kabanata 31 - Kabanata 40

47 Kabanata

Mysterious People 2

Setelah hampir dua jam lamanya berbelanja, akhirnya Lyra bisa menarik napas lega. Semua belanjaan sudah dibawa oleh suruhan Brian, sementara dirinya kembali dengan tangan kosong. Memang dia tidak perlu kesusahan menenteng belanjanya, tapi tetap saja kaki dan tangannya lelah karena harus mondar-mandir mencoba dan mencari pakaian seperti keinginan Brian. Apalagi dengan keberadaan Brian yang membuat kepalanya makin pusing. Brian dengan otak mesumnya kadang membuatnya ingin melempar lelaki itu ke luar angkasa. Namun jelas hal itu tidak mungkin terjadi. Jangankan melempar Brian, mendorong lelaki itu saja tenaganya tidak kuat.  Lyra hanya memasang wajah kesal dan mengatupkan bibirnya rapat. Bahkan mengabaikan Brian yang sejak tadi memancingnya bicara.  "Kita makan dulu?" Tawaran lelaki itu seperti sebuah perintah mutlak yang tidak bisa ditolak. Lyra memberikan tatapan sinisnya. Dia masih kesal ka
last updateHuling Na-update : 2022-02-02
Magbasa pa

Tell about Xero Albertus

Beberapa saat menunggu, Brian mulai heran karena Lyra belum juga kembali. Dia melihat ke arah jalannya toilet, tapi belum ada tanda-tanda kehadiran perempuan itu. Saat dia ingin menghubungi Lyra, perempuan itu malah meninggalkan ponselnya di atas meja.  Brian menghembuskan napasnya dengan lelah. Dia mulai khawatir dengan perempuan itu. Tidak mau semakin menduga sesuatu yang buruk, Brian berdiri dan beranjak menuju toilet wanita.  Semakin mendekati pintu, telinganya malah menangkap suara aneh. Keningnya berkerut samar. Dia mendengar teriakan frustasi yang tak asing di pendengarannya. Brian semakin mempercepat langkah kakinya dan mendobrak pintu sampai menghasilkan suara benturan yang keras. Tatapannya langsung membola saat menangkap pemandangan Lyra yang meringkuk di depan wastafel. Tanpa membuang waktu, Brian segera menghampiri perempuan itu. Membawa tubuh Lyra ke dalam pelukannya. Dia menepuk pipi chubby Lyra,
last updateHuling Na-update : 2022-02-07
Magbasa pa

Tempat Berlindung

Sudah beberapa jam yang dilakukan Brian hanya duduk dengan tatapan terus tertuju pada Lyra, seakan semenit saja dia mengalihkan pandangan, perempuan itu akan musnah. Rasa khawatirnya belumlah reda sejak tadi. Perasaan asing yang tidak menyenangkan. Brian tidak pernah memiliki kepedulian sebesar ini sebelumnya. Dia bukan orang yang memiliki empati besar. Namun saat berhubungan dengan Lyra, dia seakan menjadi orang baru.Tatapannya tertuju pada kening perempuan itu yang mengerut. Dalam keadaan tidak sadar saja, Lyra masih saja resah. Brian mengulurkan tangan, mengelus kening perempuan itu dengan lembut. Dia seakan ingin menghilangkan segala keresahan atau mimpi buruk yang Lyra alami. "Seberapa buruk mimpimu, huh?" tanyanya dengan suara yang hampir berbisik. "Sangat buruk." Lyra tiba-tiba menjawab. Kelopak matanya yang tadi tertutup, perlahan terbuka. Perempuan itu mengerjap pelan, menyesuaikan intensitas cahaya yang masuk ke retina matanya. Merasakan keberadaan seseorang di sekitarnya
last updateHuling Na-update : 2023-02-01
Magbasa pa

Perdebatan Berakhir Kecupan

Setelah merasa lebih baik, Lyra memaksa untuk pulang. Dia tidak pernah betah berada di rumah sakit, apalagi dengan bau obat-obatan yang menyiksa hidung. Beruntung kali ini Brian menyetujui permintaannya dengan mudah. Namun ternyata lelaki itu menyiapkan hal lain yang lagi-lagi membuat Lyra menarik napas lelah. Bagaimana tidak? Jika setelah dia pulang dan kembali ke mansion itu, Brian langsung membacakan surat perjanjian di mana semua pointnya sangat memberatkan baginya. Secara tidak langsung, Brian seakan ingin mengurungnya dalam sangkar emas yang lelaki itu buat.“Tapi aku pengen kerja, Brian!” tegas Lyra dengan tatapan kesalnya. Kedua tangannya terlipat di depan dada, Lyra memberikan tatapan menantang pada lelaki itu.Namun bukannya kesal, Brian malah merasa gemas sendiri. Dia mati-matian menahan diri untuk tidak mencium perempuan itu dan membawanya ke atas ranjang. Otaknya masih berpikir dengan waras. Dia tidak mau Lyra sampai takut karenanya. Apalagi dari laporan yang Athes berika
last updateHuling Na-update : 2023-02-02
Magbasa pa

Flashback 1

Xero berdiri di depan jendela, memandang Lyra yang sedang bermain di taman. Matanya terpaku pada gadis kecil itu, dan hatinya terasa berdebar dengan emosi yang tidak terkontrol.Sejak menikah dengan ibu Lyra, Xero telah melakukan segalanya untuk mendapatkan perhatian Lyra. Ia membelikan Lyra mainan dan pakaian yang mahal, dan selalu berusaha untuk menghabiskan waktu bersama Lyra.Tapi Xero tahu bahwa itu tidak cukup. Ia ingin lebih dari sekedar menjadi ayah tiri yang baik. Ia ingin menjadi bagian dari kehidupan Lyra, menjadi orang yang paling dekat dengannya.Xero merasa sedikit bersalah karena memiliki perasaan seperti ini. Ia tahu bahwa itu tidak tepat, tapi ia tidak bisa mengendalikan perasaannya.Ia berpaling dari jendela dan berjalan menuju ruang tamu, di mana ibu Lyra sedang menonton TV. Xero berusaha untuk bersikap normal, tapi ia tidak bisa menghilangkan perasaan yang terus-menerus mengganggunya."Aku akan pergi ke kamar Lyra untuk membacakan cerita sebelum tidur," kata Xero k
last updateHuling Na-update : 2025-01-29
Magbasa pa

Flashback 2

Lyra duduk di atas tempat tidur, memandang foto lama yang tergantung di dinding. Foto itu menampilkan dirinya dan Xero, ayah tirinya, dengan senyum bahagia. Lyra merasa sedikit nostalgia ketika melihat foto itu, mengingat masa-masa indah yang pernah mereka jalani bersama.Lyra ingat ketika Xero pertama kali masuk ke dalam hidupnya. Ia adalah seorang ayah tiri yang baik, selalu memperhatikan dan menyayanginya. Lyra merasa sangat bahagia ketika Xero membacakan cerita untuknya sebelum tidur, atau ketika mereka bermain bersama di taman.Tapi semuanya berubah ketika Lyra mulai menyadari bahwa Xero terlalu memperhatikannya. Ia selalu ingin tahu apa yang Lyra lakukan, siapa yang Lyra temui, dan apa yang Lyra pikirkan. Lyra merasa seperti sedang diawasi terus-menerus, dan itu membuatnya merasa tidak nyaman.Dan kemudian, Lyra menemukan kebenaran yang mengerikan. Ia menemukan surat yang ditulis oleh ibunya sebelum meninggal, yang mengungkapkan bahwa Xero adalah orang yang bertanggung jawab ata
last updateHuling Na-update : 2025-01-29
Magbasa pa

Xero Menguntit

Xero berdiri di depan rumah Brian, memandang ke arah jendela yang terbuka. Ia dapat melihat pemuda itu sedang duduk di atas tempat tidur, membaca buku. Xero merasa sedikit marah ketika melihat pemuda itu begitu santai, karena ia merasa seperti pemuda itu telah merebut sesuatu yang seharusnya menjadi miliknya.Xero berpikir keras, mencoba untuk menemukan cara yang licik untuk merebut kembali Lyra. Ia tidak peduli apa yang harus ia lakukan, asalkan ia bisa mendapatkan Lyra kembali. Ia memutuskan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang pemuda itu, mencoba untuk mengetahui apa yang membuat pemuda itu begitu spesial bagi Lyra.Xero berjalan menuju ke arah belakang rumah, mencoba untuk menemukan jalan masuk yang tidak terlihat. Ia menemukan sebuah jendela yang terbuka, dan ia memutuskan untuk memasuki rumah melalui jendela itu.Xero memasuki rumah dengan hati-hati, mencoba untuk tidak membuat suara. Ia berjalan menuju ke arah kamar pemuda itu, mencoba untuk menemukan sesuatu yang
last updateHuling Na-update : 2025-01-29
Magbasa pa

Kecemburuan Brian

Brian duduk di meja kerjanya, memandang ke arah Lyra yang sedang bekerja di depan komputernya. Ia merasa lega karena Lyra telah menjadi lebih dekat dengannya dan hubungan mereka telah menjadi lebih kuat.Namun, ketika Liam, seorang rekan kerja Lyra, mendekati Lyra dan mulai berbicara dengannya, Brian merasa cemburu. Ia tidak suka melihat Liam terlalu dekat dengan Lyra.Brian mencoba untuk tidak memperlihatkan perasaan cemburunya, tapi ia tidak bisa tidak memperhatikan setiap gerak-gerik Liam. Ia merasa bahwa Liam terlalu agresif dan terlalu dekat dengan Lyra.Lyra, yang tidak menyadari perasaan cemburu Brian, terus berbicara dengan Liam tentang proyek kerja mereka. Ia merasa bahwa Liam adalah seorang rekan kerja yang baik dan ia tidak memiliki perasaan apa pun terhadapnya.Namun, ketika Liam mulai menggoda Lyra dan membuatnya tertawa, Brian tidak bisa tidak merasa cemburu. Ia merasa bahwa Liam terlalu berani dan terlalu dekat dengan Lyra.Brian mencoba untuk mengendalikan perasaan cem
last updateHuling Na-update : 2025-01-30
Magbasa pa

Liam Jatuh Cinta

Liam, yang tidak menyadari bahwa Brian telah berbicara dengan Lyra tentang niatnya, terus berusaha untuk mendekati Lyra. Ia mengajak Lyra ke sebuah acara perusahaan dan berusaha untuk membuatnya merasa nyaman.Lyra, yang telah berhati-hati setelah berbicara dengan Brian, merasa tidak nyaman dengan perhatian Liam. Ia berusaha untuk menjaga jarak dengan Liam dan tidak ingin membuat Brian merasa cemburu.Namun, Liam tidak menyadari bahwa Lyra telah berhati-hati dan terus berusaha untuk mendekatinya. Ia membuat Lyra merasa tidak nyaman dan Lyra mulai merasa bahwa ia harus melakukan sesuatu untuk menghentikan Liam.Lyra memutuskan untuk berbicara dengan Liam dan membuatnya menyadari bahwa ia tidak memiliki perasaan terhadapnya. Ia ingin membuat Liam menyadari bahwa ia hanya ingin menjadi teman dan tidak ingin memiliki hubungan yang lebih dalam."Liam, aku ingin berbicara denganmu tentang sesuatu," kata Lyra dengan serius. "Aku tahu bahwa kamu memiliki perasaan terhadapku, tapi aku ingin me
last updateHuling Na-update : 2025-01-30
Magbasa pa

Ulang Tahun Lyra

Beberapa bulan kemudian, Lyra, Brian, dan Liam telah menjadi teman yang sangat dekat. Mereka sering menghabiskan waktu bersama, baik di kantor maupun di luar kantor.Suatu hari, Brian memutuskan untuk mengajak Lyra dan Liam ke sebuah restoran mewah untuk merayakan ulang tahun Lyra. Ia ingin membuat Lyra merasa spesial dan dihargai.Lyra terkejut dan merasa senang dengan ajakan Brian. Ia tidak pernah berpikir bahwa Brian akan mengajaknya ke sebuah restoran mewah untuk merayakan ulang tahunnya."Aku senang sekali, Brian," kata Lyra dengan senyum. "Aku tidak pernah berpikir bahwa kamu akan mengajakku ke sebuah restoran mewah untuk merayakan ulang tahunku."Brian memandang Lyra dengan senyum. "Aku ingin membuatmu merasa spesial, Lyra," kata Brian. "Aku ingin membuatmu merasa dihargai."Liam, yang telah mendengar percakapan mereka, memutuskan untuk bergabung dengan mereka. Ia ingin merayakan ulang tahun Lyra bersama mereka."Aku ingin bergabung dengan kalian," kata Liam dengan senyum. "Aku
last updateHuling Na-update : 2025-01-30
Magbasa pa
PREV
12345
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status