Yuni melihat Celine dengan tatapan berharap.Sementara Celine masih terkejut dengan informasi yang baru dia dapatkan.Hamil .... Dia hamil?Celine melihat ke perutnya, lalu sebuah perasaan yang berbeda muncul di hatinya.Waktu dia mengelus perutnya, tangannya gemetar, di benaknya terus terngiang-ngiang kata "hamil".Dia hamil! Anaknya dan Andreas ...."Celly?" Karena belum menerima jawaban dari Celine, Yuni kembali memanggil Celine dengan hati gelisah.Andreas masih belum diketahui lokasinya, sampai sekarang belum ditemukan, atau bahkan mungkin benar-benar sudah mati.Celine masih muda, dia ...."Tentu saja." Celine baru ingat dengan pertanyaan Yuni, dia menjawab dengan sangat yakin. "Aku akan melahirkan anak ini."Dia tentu saja akan melahirkan anaknya dan Andreas.Yuni langsung menangis bahagia. "Baguslah, baguslah. Andreas ....""Andreas pasti akan ketemu," ujar Celine sambil menghirup napas dalam-dalam.Dia dan anaknya akan menunggu Andreas pulang.Setelah meninggalkan rumah sakit,
Celine pernah datang sekali ke kamar Andreas.Interior kamar ini sangat minimalis, terasa sedikit suram. Dia seakan-akan bisa merasakan perasaan Andreas waktu tinggal di sini.Andreas selalu menahan emosinya."Aku merasa kamar ini harus dirubah sedikit," ujar Celine.Yuni tertegun sejenak lalu segera menjawab, "Oke, terserah kamu mau ubah jadi bagaimana. Aku siapkan seseorang untuk membantumu, kamu tinggal kasih dia perintah."Keesokan harinya, Yuni sudah menyiapkan orang itu."Nyonya Celine, aku Paula. Mulai sekarang, kalau ada perlu apa pun, tinggal suruh aku saja."Saat ini, Celine sedang menggambar di atas kertas.Dia mendongak dan melihat Paula. Gadis muda ini punya mata yang jernih, terlihat seperti berumur dua puluhan tahun, kelihatannya sangat baik dan penurut.Celine malas berbicara, jadi dia hanya tersenyum sopan.Paula sangat hening, tapi juga efisien dan handal.Waktu Celine sibuk mengurus renovasi kamar, Dylan pulang ke kediaman Jayadi. Melihat sosok Celine yang sibuk, dia
Jessy mencengkeram setirnya, kegalakannya tadi seketika menghilang tanpa bekas."Turun!"Hansen mengulangi untuk ketiga kalinya. Tangannya memukul bagian depan mobil, suara yang keras itu membuat Jessy menelan ludahnya.Dia punya firasat.Kalau dia tidak turun juga, Hansen akan menghancurkan mobil ini.Setelah menghirup napas dalam, Jessy terpaksa turun.Begitu membuka mobil, dia langsung merasakan angin dingin.Di sekitar mobilnya, ada beberapa mobil mewah yang mengelilinginya.Selain Hansen, ada Donny dan Albert.Mereka sepertinya sudah tahu dia akan datang mencari Celine, jadi langsung bergegas ke sini.Jessy merasa agak kesal.Celine benar-benar beruntung!Ada begitu banyak orang yang melindunginya, takutnya bahkan angin juga tidak akan bisa menyentuhnya.Jessy melirik dinding kediaman Jayadi. Meski iri, sikapnya tetap sangat lemah. "Aku cuma datang menjenguk Celly, sepertinya nggak ada yang salah kalau seorang bibi datang mengunjungi keponakannya?"Meski dia bicara begitu, tapi di
Selama beberapa hari ini, suasana di Grup Nadine sangat mencekam.Sejak pesta di vila malam itu, Nona Lala tidak pernah terlihat lagi.Di antara Lala dan Celine, hampir semua orang lebih menyukai Celine.Nona Lala suka tertawa, meski terlihat ramah, selalu memberikan kesan tidak mudah didekati, tapi Nona Celine berbeda.Dia sopan, jaga jarak, tapi malah membuat orang ingin mendekatinya.Kabar kematian Bu Celine yang sebelumnya hanya salah paham, semua orang sangat senang.Namun, sebelum pesta itu, Tuan Muda Hansen sudah membagi ulang saham yang awalnya milik Bu Celine. Sekarang Bu Celine masih hidup, pembagian saham itu ....Hampir semua orang penasaran dengan masalah ini, tapi di saat yang sama, semua orang tidak berani mengungkit hal ini, bahkan membicarakannya diam-diam saja tidak berani.Namun, Jessy akhirnya tidak tahan lagi.Di pesta itu, dia terlalu senang, sampai-sampai minum sedikit alkohol, Dia tidak menyangka begitu bangun, dia sudah di kasurnya sendiri. Lalu keesokan hariny
Lala ....Orang-orang yang hadir menunjukkan ekspresi yang aneh.Bahkan Carla yang menunduk juga membeku sejenak.Jessy sudah menyadarinya, reaksi mereka agak aneh.Kalau dipikir-pikir, sejak melihatnya di pesta malam itu, dia tidak pernah melihat Lala lagi, bahkan tidak ada kabar tentang dia juga."Dia ...."Jessy baru saja mau bertanya, tapi disela oleh Hansen. "Bibi sudah nggak menginginkan 10% saham itu?"Mau, mana mungkin tidak?Namun ...."Celine ...."Jessy melihat Celine.Tadi dia memang kesal dan tidak rela, tapi dia tahu jelas, saham itu milik Celine, semuanya bergantung padanya.Kalau dia tidak setuju, kalaupun dia membuat keributan, dia tetap tidak bisa apa-apa.Celine menatap mata Jessy sambil tersenyum lembut. "Bibi mau bilang apa?"Jessy ragu-ragu sejenak lalu akhirnya berkata, "Hari itu, saham yang dibagi Hansen ...."Sikapnya jauh lebih lembut dari yang tadi.Celine teringat dengan tujuannya memanggil Jessy dan Carla hari ini. "Yang sudah dikasih ke Bibi, tentu saja su
Carla sangat terkejut.Terkejut dengan kata-kata Celine tadi. Dia mengira hari ini Celine memanggil mereka ke sini untuk menarik kembali janji Hansen kemarin.Dia tahu, alasan Hansen setuju membaginya 10% saham di rapat pemegang saham sebelumnya hanya karena berpura-pura, membuat pertunjukan khusus untuk Lily.Hansen mengangkat Lala palsu setinggi mungkin agar dia sombong dan semakin menanti-nanti, lalu seketika membuat penantian dan kesombongannya itu berubah jadi debu.Inilah tujuan Hansen.Sekarang tujuannya sudah tercapai, berarti saham yang sudah dibagi itu tidak akan benar-benar dibagikan.Lagi pula waktu itu hanya perjanjian dengan mulut, prosedurnya belum dijalankan sama sekali, sangat mudah kalau mau menariknya kembali.Namun, Carla tidak menyangka Celine malah berkata kalau pembagian itu tetap berlaku.Lalu berkata kalau sudah seharusnya mereka mendapatkannya ....Carla menatap Celine, dari terkejut jadi tidak percaya sampai perlahan-lahan muncul kekaguman. Hanya karena di ma
Jeremy sangat cemas.Dia tahu jelas sifat ibunya.Egois, materialistis, juga gegabah.Demi mendapatkan yang dia inginkan, dia bisa mengabaikan moral dan juga batasan orang-orang.Namun Celine bukan orang yang sanggup dia singgung. Tidak hanya itu, Jeremy juga tidak ingin Jessy mencari masalah dengan Celine.Mendengar ocehan Jeremy, Jessy jadi agak kesal."Aku sudah ketemu Celine," ujar Jessy ketus.Dia bisa mendengar dengan jelas suara napas Jeremy yang terhenti. "Kamu nggak melakukan apa-apa ke Celine, 'kan?"Dari nada suaranya, tidak terdengar dia lebih mengkhawatirkan Celine atau Jessy.Kalau dulu, Jessy pasti bakal marah lagi.Namun hari ini, dia sangat senang!"Memangnya aku bakal apain dia? Celly sebaik itu, aku mana mungkin tega menyakitinya?" Begitu memikirkan Celine, senyum di wajah Jessy langsung melebar.Jeremy pun terdiam.Dia mengira dia salah dengar."Oh ya, aku ini mau tanya kamu, Celly suka apa?" Jessy teringat dengan tujuannya.Di seberang telepon, Jeremy masih tertegu
"Tadi aku lihat ...."Di bawah tekanan yang sangat kuat, anak orang kaya itu sangat tegang. Dia langsung menggeleng sambil berkata, "Nggak lihat apa-apa!""Oke, terus aku suka siapa ...." Jeremy melipat lengannya di depan dada.Jelas terlihat sedang mengancam, asalkan tuan muda satu ini mengucapkan satu kata saja yang membuatnya kesal, dia bakal langsung memberinya hukuman.Anak orang kaya itu langsung ketakutan."Nggak, Tuan Muda nggak suka siapa pun, aku nggak tahu apa-apa."Anak orang kaya itu segera mundur, dia seakan-akan takut akan dibunuh kalau dekat dengan Jeremy.Tatapan Jeremy yang membuat orang merinding itu terus tertuju pada anak orang kaya itu, sampai akhirnya dia berkata, "Pergi!"Anak orang kaya itu seakan-akan bebas.Dia langsung lari secepat mungkin.Waktu sudah tidak ada orang, ekspresi galak Jeremy baru menghilang.Namun, keningnya tetap berkerut. Di benaknya, kata-kata anak orang kaya tadi seperti kutukan yang tidak bisa keluar dari otaknya.Dia suka siapa ....Wak
Gerakan Michael langsung berhenti.Itu Sheryn!Namun, memangnya dia boleh bilang?Siapa itu Sheryn? Sheryn adalah mantan istri Nicholas.Meski mereka berdua tidak berhubungan dekat, mereka pernah menikah. Namun, dia malah memilih berselingkuh dengan Sheryn!Kalau sampai anggota Keluarga Tantra tahu, mereka hanya akan semakin marah.Michael pun menyesal.Waktu itu, dia juga merasa seru karena ada hubungan Sheryn dan Nicholas ini, makanya dia setuju berselingkuh dengan Sheryn.Dia tidak boleh mengekspos Sheryn!"Dia ... hanya seorang wanita yang nggak penting." Michael ingin berbohong.Namun, begitu dia selesai bicara, Ratna mencibir, jelas tidak percaya padanya."Siapa dia?" tanya Ratna lagi, seakan-akan sedang memberi Michael kesempatan.Di lokasi lomba, video di layar proyektor masih berlanjut. Saat ini, para penonton di sana juga mulai penasaran dengan tokoh wanita di video itu."Siapa itu? Video ini sudah diedit, muka wanitanya nggak kelihatan, bahkan suaranya juga nggak kedengaran
"Apa Bibi?" Celine bertatapan dengan Ratna."Tolong kamu suruh mereka putar video yang tadi."Begitu mendengar kata-kata Ratna, orang-orang di tempat langsung heboh.Putar lagi?Dia ini mau memberi tahu Michael!Namun, kalau diputar lagi, bukannya mempermalukan dia juga?Mereka semua melihat Ratna dan merasa kalau dia tidak hanya ingin memberi tahu Michael apa yang terjadi.Seperti yang sudah diduga.Ratna mendekati Celine lalu membisikkan sesuatu ke telinga Celine, tapi tidak ada yang mendengar apa yang dia katakan.Orang-orang pun makin penasaran.Sementara Celine langsung tertegun sejenak setelah mendengar kata-kata Ratna, lalu langsung mengerti apa yang mau Ratna lakukan."Baik, aku mengerti," ujar Celine sambil menatap mata Ratna.Karena ini keputusan Ratna sendiri, dia tentu saja harus membantunya.Celine mengeluarkan ponselnya lalu menelepon seseorang dan berpesan pada orang itu.Tidak lama kemudian, di layar proyektor besar tadi kembali muncul video yang tadi.Kata-kata kotor t
Namun, tepat pada saat ini, Celine menelepon seseorang dan sudah mengatur semuanya.Seiring dengan pengumuman dari pembawa acara, babak final dihentikan untuk sementara. Penonton dan para peserta boleh istirahat. Para media yang sedang menantikan gosip Keluarga Tantra juga mendapat perintah untuk mematikan semua kamera mereka.Termasuk yang sudah mereka rekam tadi juga tidak boleh diekspos ke publik.Para media yang ada di lokasi tidak berani melawan, hanya bisa menuruti permintaan itu.Setelah melakukan semua ini, Celine pun turun dari kursi juri.Celine tentu saja tahu kalau Nicholas dan ayahnya memikirkan dia. Sedangkan Celine merasa apakah urusan keluarga mau diekspos ke publik atau tidak terserah pada mereka."Om, Kak Nicholas, terserah kalian mau bagaimana menyelesaikannya. Kalau perlu mengosongkan lokasi, aku suruh mereka pulangkan para peserta dan penonton. Kalau nggak perlu, terserah Om apakah mau menyebar masalah ini ke luar."Semuanya terserah pada Keluarga Tantra.Ayahnya N
Tiba-tiba, terdengar suara seruan kaget di kursi dekat pintu.Gerakan ini seketika menarik perhatian semua orang.Semua orang langsung melihat ke asal suara itu lalu mengikuti pandangan orang itu ke arah pintu.Begitu melihat orang yang ada di pintu, semua orang tertegun sejenak.Kemudian, mereka berhasil mengenali kalau orang itu adalah orang yang ada di video tadi."Itu orangnya!"Sudah pasti dia.Tokoh utama pria yang ada di video dewasa tadi.Situasinya jadi seru!Tokoh utama prianya sudah datang, istri dan juga keluarga istri pria itu juga ada di sini!Ada orang yang melihat ke arah anggota Keluarga Tantra.Mereka semua memasang ekspresi suram.Bakal ada pertunjukan seru!Di pintu masuk, Michael Mondia yang buru-buru datang juga tertegun. Orang-orang ini ... kenapa semua melihatnya?Tatapan mereka ini seakan-akan sedang menunggu pertunjukan seru.Bahkan ada orang yang menunjuk-nunjuk dia sambil mengatakan sesuatu.Meski merasa aneh, tapi saat ini dia ada urusan penting, tidak bisa
Babak final dimulai.Peserta babak final naik ke panggung secara bergantian untuk menunjukkan karya mereka.Tiba-tiba, terdengar suara pembawa acara berkata, "Selanjutnya, kami persilakan Tuan Tuvin Sarwen ...."Tuvin Sarwen ....Nama ini masuk ke telinga Celine, membuat Celine membeku sejenak.Data peserta di depannya juga dibalik ke "Tuvin Sarwen".Tunangannya bilang dia tidak akan datang.Dia ... harusnya tidak akan datang?Jelas-jelas sudah memastikan Tuvin itu bukan Andreas, tapi entah kenapa Celine tetap memikirkannya, bahkan dia diam-diam berharap Tuvin bisa muncul di sini.Tidak peduli apakah dia itu Andreas atau bukan."Tuan Tuvin ...." Melihat tidak ada yang naik ke panggung, pembawa acara hendak memanggil lagi, tapi tiba-tiba ada staf yang memberitahunya lewat HT.Pembawa acara pun langsung mengalihkan topik. "Tuan Tuvin tiba-tiba ada urusan, tidak bisa mengikuti babak final ini. Tapi kami percaya Tuan Tuvin yang mencintai desain pasti akan bertemu kita lagi. Kita tetap bisa
Cepat pergi?Di seberang telepon sangat berisik, Sheryn curiga dia salah dengar. "Apa katamu?"Hari ini dia bisa datang karena membayar uang.Apalagi Nicholas ada di sini, dia tidak akan pergi.Namun, suara pria di seberang terdengar semakin tajam. "Cepat pergi dari sana!""Kenapa?" tanya Sheryn kesal."Istriku dan juga keluarganya juga ke sana. Kalian nggak boleh sampai bertemu!" Suara pria itu terdengar sangat tidak sabaran.Jelas terdengar dia takut dengan istrinya.Rasa takut ini pun membuat Sheryn semakin marah.Pria ini adalah menantu Keluarga Tantra, istrinya adalah bibinya Nicholas, keluarga istrinya sudah pasti Keluarga Tantra.Inilah kenapa Sheryn sengaja menggoda dia.Dari Keluarga Tantra tidak hanya Nicholas yang datang?Saat sedang berpikir, Sheryn melihat beberapa wajah yang familier masuk ke lokasi, yaitu orang Keluarga Tantra.Mereka langsung berjalan menghampiri Nicholas.Setelah mereka datang, Nicholas sepertinya sedang memperkenalkan Celine. Meski jaraknya sangat jau
Hilangnya Andreas adalah sebuah rahasia.Namun, Nicholas adalah salah satu dari sedikit orang yang tahu tentang hal ini.Senyuman Celine berubah kaku sejenak, lalu sebuah senyuman pahit muncul. Dia tidak perlu berpura-pura kuat di depan Nicholas."Belum, tapi dia ... ada di Binara.""Kalau ada di Binara, harusnya sedikit lagi bakal ketemu."Celine menoleh lalu bertatapan dengan Nicholas. "Kak Nicholas, nggak usah khawatir, aku nggak apa-apa. Bagaimana denganmu? Belakangan bagaimana kabarnya? Terus Winny, belakangan ... aku nggak sempat memperhatikan dia."Dia sepertinya sudah sangat lama tidak berinisiatif menghubungi Winny. Setiap kali Winny mencarinya, dia juga tidak pernah menanyakan kondisi Winny.Celine merasa sedikit bersalah.Nicholas menyadari perasaan Celine dan segera menjawab, "Winny sangat baik, dia terapi setiap hari, membaik dengan sangat cepat. Sebelum aku pulang ke Binara kali ini, dia berpesan padaku minta fotomu terus kirim ke dia, dia sangat merindukanmu."Celine mer
Benar, asalkan bisa menemukan Andreas, semuanya terbayarkan.Mereka saling menyemangati lewat telepon.Setelah mengakhiri panggilan, Celine melihat jam dan langsung teringat hari ini hari apa.Hari ini babak final Kompetisi Desain Perhiasan Nasional.Beberapa hari ini, dia fokus mencari Andreas, melupakan soal kompetisi ini.Noni juga tidak mengingatkannya.Celine tahu, pasti Hansen yang ada di Mastika yang berpesan pada Noni jangan mengganggu Celine dengan permasalahan kompetisi.Namun hari ini, dia harus hadir.Celine pun menyemangati dirinya.Setelah selesai mandi dan berpakaian, sebelum dia keluar, dia memakai cincin yang diberikan Andreas padanya.Lokasi babak final Kompetisi Desain Perhiasan Nasional ditentukan di tempat yang sama dengan tahun lalu.Pagi-pagi sekali, sudah ada banyak wartawan yang datang.Selain peserta, orang-orang yang boleh masuk adalah para orang berpengaruh di Binara.Sheryn berhasil masuk dan berbaur dengan kerumunan orang.Kalau bukan karena pria yang dia
Seakan-akan dia tidak tertarik sama sekali dengan cincin itu.Sementara kata "bagus" itu juga hanya komentar objektif, atau mungkin diucapkan hanya untuk membuat Lala senang.Lala sangat senang dengan reaksi Andreas ini.Beberapa hari ini, dia terus mengamati Andreas.Kelihatannya cuci otak Gion kali ini sangat sempurna. Andreas tidak jadi gila, juga sepertinya melupakan semua hal yang berhubungan dengan Celine.Bagus sekali!"Kalau begitu, aku mau yang ini. Boleh, 'kan, Kak Tuvin?" Mata Lala dipenuhi dengan cinta.Seperti yang sudah dia duga, Andreas menjawab, "Boleh.""Kalau begitu, aku bungkus cincin pasangan ini," ujar penjaga toko.Namun, baru saja dia selesai bicara, Lala malah berkata, "Nggak mau sepasang, aku cuma mau yang model wanita, yang pria nggak usah.""Tapi ...." Bukannya mereka sepasang kekasih?Cincin ini bukan untuk tunangan atau cincin nikah? Jadi cincin kekasih juga bagus.Lala menyadari reaksi penjaga toko itu.Dia pun terkekeh."Cincin ini memang bagus, tapi ini