Share

Bab 126. Informasi.

Author: Zayn Z
last update Huling Na-update: 2025-01-15 21:41:21

Bab 126. Informasi.

Shizi kembali ke kediamannya, kedatangannya langsung disambut rasa sukacita dari semua penghuni kediamannya tersebut.

“Tuan Muda, selamat datang kembali.” ujar Dayong sembari memimpin semua orang memberikan penghormatan pada Shizi.

“Terima kasih sambutannya.” jawab Shizi diakhiri dengan memberikan senyumannya.

Dayong kembali angkat bicara.” Tuan Muda, kami telah menyiapkan jamuan khusus untuk menyambut kedatangan Tuan Muda.”

“Karena itu–”

Shizi langsung memotong perkataan Dayong.”Terima kasih, tapi itu nanti saja, ada hal penting yang harus kulakukan terlebih dahulu.” ujar Shizi sambil menunjukan raut wajah seriusnya.

Melihat keseriusan Shizi membuat Dayong dan yang lainnya bisa mengira jika Tuan Mudanya akan mengambil tindakan atas suatu hal.

Segera mereka mengikuti Shizi yang pergi menuju ruangan dimana ibunya berada.

Shizi duduk di samping sang ibunda tercinta, dari sana ia kemudian memeriksa ibunya dan juga gadis yang terbaring di samping ibunya.

Setelah me
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
makin seru
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 299. Satu.

    Bab 299. Satu.Shizi mengernyitkan keningnya saat satu pesan telepati dari Wei Lan membuyarkan segala pemikirannya. Tanpa berlama lama, ia bangkit dari tempatnya duduknya.Ia kemudian keluar dari dunia kecilnya lalu menuju ke satu tempat dimana Yu Yan, Yinxuan dan Ninghuan telah menunggunya.Wei Lan di kegelapan antara dua bangunan telah menunggu Shizi di salah satu lorong bangunan tepat di arah bangunan dimana ketiga murid Sekte Raja Obat itu berada. " Tuan, mereka datang membawa dua orang cultivator aliran hitam. Salah satu dari mereka memiliki Raja Pertapa Sakti dan satu lainnya kuperkirakan seorang alkemis." "Selain itu, tampaknya cultivator aliran hitam yang berada di ranah Pertapa Sakti itu mengenal ketiganya," jelas Wei Lan pada Shizi.Shizi mengangguk paham, ia hanya terdiam sambil menatap ke arah kelima orang itu berada dan menunggunya."Apa perintahmu tuan?" potong Wei Lan kembali."Tidak ada, terima kasih atas informasinya," jawab Shizi sambil tersenyum pada Wei Lan.

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 298. Dalang besar.

    Bab 298. Dalang besar.Shizi segera memberikan beberapa saran pada Hao Rang yang ditunjuk sementara sebagai pemimpin dari kota Xian. Semua patriark sepakat menjadikannya pemimpin kota sementara mengingat kedekatannya dengan Shizi.Shizi sendiri memberi saran untuk perbaikan dari dalam terlebih dahulu yang artinya apa yang terjadi di dalam kota menjadi prioritas utama untuk diperbaiki. " Master Shizi, lalu bagaimana dengan para cultivator aliran hitam itu?" tanya Ceng Da. "Lebih baik melihat dulu pergerakan apa yang akan mereka lakukan! Dengan apa yang terjadi saat ini kukira belum tentu cultivator aliran hitam ini akan menyerang." "Namun untuk berjaga jaga, aku menyarankan pemasangan array kota untuk mengantisipasi serangan yang ada," ujar Shizi santai namun tidak bagi para patriark yang ada."Sayangnya kita tak memiliki ahli array seperti itu!" Ujar Hao Rang apa adanya"Ya, kota Xian ini hanya memiliki ahli array bintang dua. Meski kita bisa membuat pembatas, namun itu hanya arra

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 297. Petaka emosi

    Bab 297. Petaka emosi"Bajingan!" teriak Ce Fu saat melihat Ce Mong tersungkur oleh pukulan elemen cepat Shizi. Melihat anaknya ketakutan setengah mati oleh Shizi, Ce Fu segera melesat cepat ke arah Shizi dengan aura membunuh yang besar."Mati!" Teriak Ce Fu penuh amarah sambil melesatkan sebuah pukulan pada Shizi.Shizi yang melihat Ce Fu mendekat dengan mengerahkan pukulan terkuatnya, hanya menyeringai sesaat.Wush. Bugh.Boom.Mata Ce Fu membulat, ia terhenyak saat melihat buah dari hasil serangannya. Putra satu satunya, Ce Mong kini terhempas belasan meter dari posisinya dengan kondisi tergeletak di tanah dengan setengah tubuhnya hancur akibat serangan pukulannya sendiri.Hal itu terjadi lantaran Shizi pada saat Ce Fu akan menyerangnya, ia memposisikan dirinya sejajar dengan posisi dimana Ce Mong berada. Jarak yang dekat ditambah jalur serangan yang sempit membuat serangan Ce Fu mengenai Ce Mong. Sedangkan Shizi sendiri, dengan gerakan cepatnya dapat menghindar pada saat saat kr

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 296. Aksi

    Bab 296. Aksi Dalam waktu dua batang dupa, Shizi dengan cepat dan tepat menyembuhkan patriark Hao Rang dan enam orang lainnya. Teknik mandi obat yang ia gunakan ditambah dengan penggunaan pil anti kutukan buatannya dengan efektif mengeluarkan semua sisa sisa dari sang kutukan tersebut dari tubuh Hao Rang dan yang lainnya. Apa yang Shizi lakukan jelas membuat Yong Kai dan para koleganya hanya bisa menahan kesal yang mereka rasakan. "Selesai! " Seru Shizi dengan santai. Kata kata yang keluar dari mulutnya langsung ditanggapi oleh patriark Hao Rang dan enam orang lainnya. Mereka segera beranjak dari bak mandi tempat mereka merendam diri mereka dalam air yang berisi bahan racikan ramuan Shizi tersebut. Aura ranah ketujuh orang tersebut menguar keluar. Semua orang bisa melihat aura yang dikeluarkan oleh patriark Hao Rang, Ceng Da dan yang lainnya tampak lebih tebal dan berbeda. "Master Shizi, aku benar benar seperti menjadi manusia baru setelah mandi obat ini!" Ujar Hao Rang cepat d

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 295. Buru dan Culik.

    Bab 295. Buru dan Culik."Master Shizi,semua yang Master minta sebelumnya telah kami siapkan!" Ujar Hao Rang dari luar ruangan pada Shizi yang kini sedang berada di salah satu ruangan khusus bersama tiga Grandmaster lainnya."Baik, terima kasih patriark, maaf merepotkan patriark,” jawab Shizi."Kami akan segera keluar sesaat lagi patriark," Ujar Shizi kembali." Baik,Master!" "Tidak…tidak sama sekali Master! Malah kami yang berterima kasih karena Masterlah kami semua masih hidup saat ini," Ujar Hao Rang sungguh sungguh.Setelah sang patriark klan Hao undur diri, Shizi kembali menatap ke arah tiga Grandmaster yang masih fokus pada peralatan yang ada di atas meja."Aku baru melihat hal seperti ini!" Ujar Pan Jun sambil menatap pada makhluk hitam yang seperti gurita tanpa kepala yang bergerak perlahan setelah ditetesi darah."Jadi kau menemukan ini dari orang yang kau obati dengan teknik anehmu itu?" Tanya Mei Chan. "Benar senior!" Jawab Shizi pasti."Jelas ini adalah turunan dari pen

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 294. Dua kali.

    Bab 294. Dua kali.Ce Fu, patriark klan Ce sekaligus ayah dari Ce Mong, wajahnya berubah menjadi merah padam. Bukan hanya malu luar biasa dengan omong kosong putranya, tapi apa yang dilakukan Shizi pada Ce Mong pun membuat amarahnya baik sampai ke ubun ubun.Ce Fu baru akan akan bicara, namun sebuah suara dari arah belakang membuat dirinya menahan diri untuk sementara."Pemimpin kota,rombongan alkemis dari perkumpulan alkemis wilayah timur telah tiba. Mohon petunjuk patriark!" seru salah satu penjaga gerbang kota sambil berlutut dan memberi hormat padanya."Dimana mereka sekarang?" tanya Ce Fu serius.Sang penjaga tampak ragu untuk berkata, "Mereka hamba bawa kesini pemimpin kota, karena mereka tak mau menunggu di depan, selain itu para alkemis tersebut sudah terlihat kesal karena tuan muda Mong tidak ada saat kedatangan mereka," jelas sang penjaga dengan canggung.Sontak hal itu langsung membuat Ce Fu berwajah kecut karena kelakuan buruk putranya semakin terbukti dihadapan semua ora

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status