Home / Rumah Tangga / Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa / Bab 35 - Hati Diva Yang Terluka

Share

Bab 35 - Hati Diva Yang Terluka

Author: Eka_Mom
last update Huling Na-update: 2025-03-19 19:59:50

"Ceraikan ibuku pak!"

Mendengar hal itu seketika Wijaya terkejut. Wijaya tak menyangka jika Diva menyuruhnya untuk bercerai dengan ibu kandungnya. Wijaya mendekati Diva yang sedang menangis terisak - isak.

"Ada apa nak? Kenapa kamu berbicara seperti itu?"

"Tinggalkan ibu pak. Biarkan Sari dan ibu hidup berdua saja. Biar mereka bisa merasakan tanpa kita mereka tak akan bisa apa - apa."

"Apa kamu dendam dengan ibumu nak?"

"Aku sudah tak punya ibu pak sejak bapak meninggal dulu. Ibuku tak pernah menganggapku ada. Ibu lebih menyayangi mbak Sari dari pada aku."

"Nak, setiap orang pasti melakukan kesalahan. Tak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Mungkin saat ini ibumu hanya khilaf saja. Tapi bapak yakin, di hatinya yang paling dalam, ibumu masih begitu sangat menyayangimu. Hanya saja ibumu masih malu untuk mengakuinya."

"Aku lelah pak. Aku lelah menjadi anak yang terus disalahkan."

Diva menangis meratapi nasibnya. Entah mengapa sejak kehamilan ini, perasaan Diva sangat sensitif. Apala
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Kaugnay na kabanata

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 36 - Ancaman Wijaya

    "Jangan pernah kamu menyimpulkan sesuatu jika tak tahu kebenarannya. Asal kalian tahu, Aldo adalah pemilik perusahaan terbesar dikota ini. Aldo selama ini menyamar menjadi seorang tukang ojol pada kita. Itu semua dilakukan hanya untuk mencari istri yang benar - benar tulus mencintainya."Mendengar hal itu seketika Sari terkejut. Namun Sari tak begitu mudahnya percaya. Sari menatap Ratna untuk mencari kebenarannya. Ratna langsung menganggukkan kepalanya seakan mengiyakan ucapan suaminya. "Tidak mungkin. Pasti bapak berbohongkan?""Buat apa aku berbohong. Memang itu kenyataannya. Bahkan pabrik tempat bapak bekerja adalah milik Aldo." Sari semakin tak bisa menyembunyikan rasa keterkejutannya saat tahu sosok Aldo yang sebenarnya."Resepsi pernikahanmu akan digantikan oleh Aldo dan Diva. Aldo sudah membayar semua kerugian karena perbuatanmu. Entah apa jadinya kami jika tak ada Aldo disini. Mungkin bapak dan ibumu ini sudah dipenjara karena tak bisa membayar ganti rugi pada keluarga Hendra

    Huling Na-update : 2025-03-19
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 37 - Tak Akan Pernah Berubah

    Pov SariAku masih terdiam terpaku saat menyadari kenyataan jika suami dari adik tiriku adalah seorang konglomerat. Bahkan kekayaan tak ada apa - apanya dibandingkan Aldo. Bapak masih tetap saja mendesak aku dan ibu untuk meminta maaf pada Diva. Rasanya aku tak sudi melakukan hal itu. Namun bagaimana lagi, aku tak punya lagi tempat untuk pulang. "Ayo Sari minta maaf pada Diva sekarang. Mumpung Diva masih belum pergi.""Bu, aku malas sekali meminta maaf padanya. Diva akan semakin besar kepala nantinya.""Kita tak ada cara lain saat ini. Ibu juga tak punya pilihan. Tapi mau bagaimana lagi. Apa kamu mau diusir bapakmu dari sini. Saat ini bapakmu sedang punya banyak uang. Nanti kita akan cari cara untuk merebutnya. Kita harus bisa mengambil hati bapakmu lagi.""Benar apa yang ibu katakan. Aku pikir ibu sudah bertobat. Ternyata semakin menjadi - jadi saja. Hahahaha.""Ssstt ....kecilkan suaramu itu. Kita harus pandai memanfaatkan Diva. Apalagi ternyata Aldo adalah orang kaya. Tentu tak a

    Huling Na-update : 2025-03-20
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 38 - Kata Maaf

    Pov DivaHati ini bimbang saat melihat ibu dan Mbak Sari meminta maaf padaku. Entah apakah mereka benar - benar menyesal dengan semua kesalahan yang pernah mereka lakukan padaku. Namun, aku bukanlah Tuhan yang berhak menghukum mereka. Biarlah waktu yang menjawab apakah mereka memang tulus meminta maaf padaku. Karena aku tahu, sifat mereka tak seperti itu. Ibu dan Mbak Sari memiliki sifat yang sama. Yang tak mau mengalah dan mau menang sendiri. Mereka menganggap apa yang mereka lakukan selama ini adalah benar. Akhirnya aku memaafkan semua kesalahan mereka. Ibu terlihat begitu baik padaku. Ibu tak henti - hentinya menangis memohon maaf padaku. Aku yang baru pertama kali di peluk olehnya, akhirnya tak bisa menahan air mata ini. Baru kali ini aku bisa merasakan bagaimana kasih sayang ibu padaku. Semoga saja memang ibu benar - benar berubah. Ibu memintaku untuk tak pulang. Karena acara resepsi besok berada di hotel yang tak jauh dari rumah bapak. Aku meminta persetujuan suamiku. Mas Ald

    Huling Na-update : 2025-03-20
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 39 - Kedatangan Ibu Mertuaku

    "Aku disuruh ibu untuk memanggilmu. Bukankah sudah waktunya kita makan malam?""Jangan bohong kamu Sari. Kalau memang kamu ingin memanggil Diva dan suaminya kenapa tak kamu ketuk pintunya dari tadi.""Ini juga mau mengetuk pintunya bude. Bude saja yang baru muncul.Huftt... "Mbak Sari pergi meninggalkan kami dengan wajah cemberutnya seakan tak terima jika dituduh seperti itu. Bude Darmi menghampiri kami. "Hati - hati dengan mereka. Sepertinya mereka tak sungguh - sungguh meminta maaf.""Jangan begitu bude. Tak baik berprasangka buruk."Begitulah sifat Bude Darmi. Jika dirinya tak suka dengan sesuatu hal, maka dia akan langsung berbicara. Namun sejujurnya Bude Darmi adalah orang yang baik. Bude Darmi selalu membelaku jika mereka bertindak semena - mena padaku. Apalagi ibu dan Mbak Sari tak berani melawan Bude Darmi. "Yang jelas, kalian harus hati - hati. Dan kamu Aldo, jaga istrimu baik - baik. Bude seperti punya firasat tak baik.""Ah...bude ini seperti peramal saja.""Ih...kamu itu

    Huling Na-update : 2025-03-21
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 40 - Kecemburuan Sari

    Pov SariSeketika aku membelalakkan mataku saat melihat tumpukan uang dan perhiasan berada di kotak yang sudah dibawah oleh mertua Diva. Belum lagi berbagai barang - barang mahal yang bermerk bertengger di kotak - kotak itu. Bisa aku tafsirkan Nilanya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Seketika aku mengepalkan tanganku. Seakan tak rela jika Diva yang mendapatkan semua kemewahan ini. Mengapa Diva selalu bahagia dengan hidupnya. Sedangkan aku harus menelan pahit karena harus bercerai dengan Hendra. Mana ku tahu Aldo lebih kaya dari Hendra. Penampilannya saja sederhana. Aldo juga mengaku jika dirinya hanya seorang tukang ojol. Ah....kenapa aku tidak curiga sih padanya. Kalau dilihat - lihat Aldo memang tak pantas jadi tukang ojol. Ingin rasanya aku mengambil semua barang itu. Namun aku harus menjaga sikap. Pelan - pelan aku akan merebut Aldo dari tangan Diva. Enak saja dia menikmati semua ini. Aku yakin Aldo akan jatuh hati padaku. Karena aku lebih cantik dari Diva. "Ma....ini terlal

    Huling Na-update : 2025-03-21
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 41 - Resepsi Pernikahan Diva dan Aldo

    Pov SariPagi itu, bapak sengaja menggelar tikar di ruang tamu. Karena banyaknya anggota keluarga yang akan sarapan, terpaksa bapak menyuruh kami mempersiapkan berbagai hidangan di ruang tamu itu. Tampak mama dan papa Aldo sudah keluar dari kamarnya. Aku yakin pasti mereka tak doyan masakan kampung. Aku saja tak berselera melihatnya. Tak lama kemudian Aldo dan Diva juga sudah datang. Aku sangat iri melihat kemesraan Aldo dan Diva. Aldo begitu perhatian kepada Diva. Setelah semua berkumpul, kegiatan sarapanpun dimulai. Aku tercengang saat melihat papa dan mama Aldo begitu lahap memakan masakan kampung ini. "Wah Bu Ratna, ini enak sekali makanannya. Beruntung sekali Diva mempunyai ibu yang pintar memasak.""Alhamdulillah jika Bu besan suka masakan saya. Padahal ini masakan kampung loh bu.""Saya bosan Bu Ratna makan masakan luar negeri. Lebih enak masakan ini. Saya jadi ingat masakan almarhum ibu saya.""Nanti saya masakan menu lainnya bu besan.""Beneran nih Bu. Duh senangnya."Ak

    Huling Na-update : 2025-03-22
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 42 - Rencana Yang Gagal

    Pov SariMobil mewah ini memasuki sebuah perumahan elit. Bisa kulihat tak sembarangan orang yang masuk. Bahkan kami harus memakai sebuah kartu khusus untuk masuk kesana. Pak Jaka, sopir pribadi Aldo menunjukan kartu itu. Lalu kedua penjaga itu mempersilahkan mobil ini masuk area perumahan mewah ini. Aku begitu terpana melihat rumah - rumah mewah yang berdiri disini. Tak lama kemudian mobil ini berhenti disebuah rumah yang paling bagus disini. Bisa kutebak jika ini rumah Aldo. Kedua satpam yang menjaga rumah Aldo membukakan pintu pagar. Aku melihat suasana di sekeliling halaman rumah Aldo. Mataku terhenti kala melihat begitu banyak mobil mewah yang terpakir. Aku pikir mobil yang kunaiki sekarang adalah yang paling mewah. Ternyata di sana terlihat beberapa mobil mewah lainnya. Aku hanya bisa terkagum - kagum melihatnya.Kami turun disambut 2 orang pelayan. Lalu kami dituntun untuk masuk kerumah besar itu. Aku semakin takjub saat melihat keindahan rumah Aldo. Apalagi di dalam sana,

    Huling Na-update : 2025-03-22
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 43 - Perubahan Sari

    Pov DivaAku tersenyum puas saat melihat Mbak Sari tersiksa karena ulahku. Itu semua bermula dari yang tak sengaja aku melihat Mbak Sari tiba - tiba mendekati suamiku yang berada di balkon rumah ini. Sejujurnya Bude Darmi sudah memperingatkanku sebelum beliau kembali ke kampungnya. Bude Darmi berpesan agar aku berhati - hati dengan Mbak Sari. Sebenarnya aku tak percaya dengan ucapan bude Darmi. Tetapi hari ini aku percaya setelah aku melihat dengan mataku sendiri jika Mbak Sari berusaha menarik simpati suamiku dengan berpura - pura menjatuhkan dirinya. Untung saja Mas Aldo tidak terjebak dengan rencananya. Bahkan membiarkan Mbak Sari terjatuh di lantai. Aku tahu dia kesakitan dan akhirnya aku menyuruh salah satu asisten rumah tanggaku untuk mengerjainya. Kebetulan hubunganku dengan para asisten rumah tangga di rumah ini sangat akrab. Bahkan mereka sudah kuanggap seperti keluargaku sendiri. Kuperintahkan Yuli untuk mengerjai mbak Sari. Aku akan membuktikan kepada Mbak Sari jika Div

    Huling Na-update : 2025-03-23

Pinakabagong kabanata

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 53 - Bahagia ( Tamat )

    Hari ini adalah hari bahagia untuk Sari. Setelah satu bulan lamanya menyiapkan rencana pernikahan, akhirnya hari itu tiba. Sari berpenampilan cantik dengan kebaya putih yang melekat ditubuhnya. Sari tetap memakai hijab sehingga menambah kecantikannya.Fery yang melihat penampilan Sari saat itu seketika tak bisa menyembunyikan perasaan kagumnya. Fery sudah tak sabar ingin menghalalkan wanita yang dicintainya itu.Akad nikah dilaksanakan di kediaman Wijaya. Semua tamu sudah hadir untuk menyaksikan acara sakral itu. Dengan sekali ucap, proses ijab kabul itu sudah terlaksana. Kini Fery dan Sari sudah resmi menjadi suami istri.Ucapan selamat mulai terdengar dari para tamu. Sengaja Sari menginginkan pesta pernikahan yang sederhana karena dirinya tak pantas untuk mengadakan pesta mewah. Namun nyatanya Fery memberikan kejutan pada dirinya.Setelah proses akad nikah itu, Fery mengajak Sari ke hotel untuk menjalani resepsi pernikahannya. Sebelumnya Sari sudah didandani layaknya pengantin."Mas

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 52 - Lamaran

    Fery turun dari mobilny dengan pakaian jasnya. Sari begitu terkejut saat melihat kedatangan Fery. Namun yang membuatnya semakin terkejut, Fery tak datang sendiri. Fery datang bersama dua orang laki - laki dan perempuan yang usianya tak muda lagi. Sari yakin jika kedua orang itu adalah orang tua Fery.Ada perasaan rindu dihatinya setelah lama tak bertemu dengan laki - laki itu. Fery tersenyum sembari membawa buket bunga di tangannya."Assalamualaikum.""Waalaikumsalam. Kamu kenapa kesini?""Boleh aku bertemu dengan kedua orangtuamu?""Untuk apa bertemu dengan bapak dan ibu?""Ada sesuatu yang ingin saya bicarakan dengan mereka." Belum Sempat Sari menjawab, Wijaya keluar dan menatap beberapa orang yang tak dikenalinya. Namun dia mengingat ssok Fery yang merupakan teman Aldo."Lho kamu bukannya teman Aldo ya? Siapa namanya?" Wijaya berusaha mengingatnya. Namun dia tak kunjung mengingatnya."Benar pak. Saya teman Aldo. Nama saya Fery.""Ah iya nak Fery. Mereka siapa?""Mereka kedua orang

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 51 - Menghilang

    “Kenapa menyendiri disini? Tidak gabung dengan lainnya di dalam.”“Aku lebih suka disini. Apalagi suasananya begitu tenang.”“Oh begitu. Hmnn sebelumnya apa aku boleh bertanya sesuatu?”“Tentang apa ya?”“Apa kamu sudah punya kekasih?”Sari seketika tersenyum mendengar pertanyaan Fery. “Apa Aldo tidak cerita kalau saya ini seorang janda.”"Ya Aldo sudah mencertakan semuanya. Tapi saya hanya ingin memastikan saja jika anda belum mempunyai kekasih.""Tapi apa tujuan anda menanyakan hal itu? Padahal pertanyaan itu sangatlah pribadi.""Maaf jika saya terkesan lancang. Hanya saja sejak pertama kali saya bertemu denganmu, saya mulai jatuh cinta padamu."Sejenak Sari terdiam dan menatap wajah Fery. Dia tak menyangka jika ada laki - laki yang tiba - tiba mengungkapkan perasaannya."Bagaimana bisa anda tiba - tiba menyukai saya. Padahal kita baru saja bertemu hari ini.""Lebih tepatnya dua kali aku sudah bertemu denganmu.""Tapi kamu belum tahu siapa saya sebenarnya. Apalagi masa lalu saya ya

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 50 - Dewi Keguguran

    PlakPlakDua kali tamparan berhasil mendarat di pipi Hendra. Hendra hanya bisa meringis menahan rasa sakitnya.“Apa yang kau lakukan pada putriku!!!”“Papa, aku tak sengaja pa. Maafkan aku.”“Kau pikir aku bodoh. Ingat jika terjadi sesuatu pada putriku, kau orang pertama yang akan kuberi perhitungan.”“Maafkan aku pa.”“Kau tahu kan bagaimana kejamnya keluarga Sanjaya. Aku bisa menghancurkanmu dalam waktu sedetik saja. Selama ini saya membiarkan putriku bersamamu. Kuturuti semuanya agar dia bisa bahagia dan tanpa kekurangan apapun saat hidup denganmu. Tapi apa yang kami dapatkan sekarang. Kau membuat putriku hampir saja kehilangan nyawanya.”Hendra seketika berlutut di hadapan papa mertuanya itu. Dia tak ada niatan untuk melakukan hal seperti itu. Tak bisa dia bayangkan nantinya jika Sanjaya akan menghancurkan hidupnya.“Maafkan aku pa. Aku memang bersalah. Aku akan melakukan apapun untuk menebus semua kesalahanku.”Perhatian semua orang tertuju pada Hendra. Namun Sanjaya tak menggub

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 49 - Kemarahan Dewi

    Tangan Dewi bergetar saat melihat foto Hendra sedang bermesraan dengan beberapa wanita cantik. Dewi tak menyangka jika suaminya tega melakukan hal itu.Dewi melemparkan ponselnya ke arah ranjang tempat tidurnya. Setelah itu dia membanting foto pernikahannya yang terpajang di dinding kamarnya. "Kurang ajar kamu Hendra. Berani sekali kamu menghianatiku."Dengan nafas memburu Dewi mengambil ponselnya. Dewi pun menghubungi seseorang untuk melakukan sesuatu pada Hendra."Halo, tarik semua investasi dari perusahaan suamiku. Dan satu lagi blokir ATM dan kartu kreditnya."Baik nona akan kami laksanakan."Dewi mengambil koper dan memasukkan semua barang Hendra ke dalamnya. Setelah itu Dewi menyeret koper itu keluar dari kamar ini. Dengan bantuan asisten rumah tangganya, koper itu sudah berada diluar. Kini Dewi sudah menunggu kepulangan suaminya itu.Hendra yang berada di ruangan kantornya begitu terkejut saat menerima kabar dari sekretarisnya jika Dewi menarik semua saham di perusahannya yang

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 48 - Ancaman Hendra

    "Ada apa Sari? Kenapa kamu terlihat gelisah begitu?""I...ni Bu."Sari menunjukkan pesan yang dikirimkan Hendra pada dirinya. Ratna pun akhirnya membaca pesan itu. Aku tidak akan menyerah untuk membuatmu kembali padaku. Bersiaplah sayang suatu hari kita akan bersatu lagi."Astaga, kamu harus lebih hati - hati mulai sekarang Sari. Kalau perlu biar bapak yang mengantarkan dan menjemput kamu."Wijaya yang baru saja menunaikan sholat Maghrib menghampiri ibu dan putrinya itu. Tampak Sari begitu ketakutan setelah memegang ponselnya."Ada apa Bu? Kenapa kalian begitu ketakutan sekali.""Pak, rupanya Hendra masih saja menganggu Sari. Bapak baca ini pesan darinya."Wijaya membaca pesan itu. Setelah itu terlihat kilatan amarah dari wajahnya."Kurang ajar, masih saja dia menganggu putriku.""Pak aku takut, bagaimana kalau suatu saat dia mengangguku.""Kamu tenang saja Sari. Mulai besok bapak akan mengantarkan dan menjemputmu.""Tapi bapak kan kerja. Lagipula arah kantor Sari dan pabrik bapak be

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 47 - Menyelidiki Hendra

    Di kediaman rumah Aldo yang mewah, tampak mereka sudah mempersiapkan kejutan untuk menyambut kepulangan Diva dari rumah sakit. Begitu banyak hiasan balon dan juga tulisan selamat datang untuk menyambut Diva. "Wah ini bagus sekali do.""Iya Bu, ini semua hasil kerja keras semua pelayan disini. Mereka begitu menyayangi Diva sehingga mereka rela lembur seharian demi kejutan ini.""Diva memang pantas mendapatkannya. Karena dia memang orang yang baik.""Ya sudah Bu, sebentar lagi Diva datang. Mama dan papa sudah menjemputnya.""Kalau begitu kita bersiap - siap. Sayang sekali tak ada bapak disini.""Siapa bilang aku tak ada disini.""Lho pak, bukannya bapak ke rumah kita yang baru untuk meletakkan barang - barang kita?""Kamu tenang saja Bu, semua sudah beres. Itu berkat bantuan anak buah Aldo.""Syukurlah kalau begitu.""Hmnn sepertinya Diva sudah datang. Ayo kita bersiap menyambutnya."Mereka semua berkumpul di balik pintu tak terkecuali semua pelayan yang bekerja di rumah itu. Para pela

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 46 - Ancaman Aldo

    "Sebaiknya kamu pulang. Ibu tak ingin terjadi fitnah diantara kalian.""Tapi Bu, jika diizinkan aku ingin rujuk dengan Sari. Aku menyesal karena telah menceraikannya.""Gila kamu mas. Tak sudi aku kembali bersamamu. Lebih baik aku jadi janda seumur hidup daripada harus kembali denganmu.""Jangan sok jual mahal kamu Sari. Kamu tak ingat dengan perselingkuhanmu dulu? Dengan gampangnya kau memberikan tubuhmu untuk orang lain."Plak ...plak ..Dua tamparan tiba - tiba diberikan Ratna kepada mantan menantunya itu. Dengan nafas yang memburu, Ratna mengusir Hendra dari hadapannya."Pergi kamu...pergi!!! Berani sekali kamu menghina putriku. Memang saya akui putriku memang bersalah. Tapi kamu tak pantas menghina dirinya."Ratna berbicara seperti itu sembari membelalakkan matanya. Hendra tak terima dan ingin membalas mantan ibu mertuanya itu. Matanya memerah seolah ingin melahap habis lawan dihadapannya."Beraninya anda menampar saya. Saya bisa menghancurkan keluarga anda. Anda salah berhadapan

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 45 - Kadatangan Mantan

    Sari dan Ratna begitu terkejut melihat rumah yang ditunjukkan oleh Wijaya. Rumah itu jauh lebih besar dari rumah yang saat ini mereka tempati."Pak, ini rumah bapak sekarang?""Ya, lebih tepatnya rumah kita.""Tapi rumah ini bagus sekali pak. Bapak dapat uang darimana? Jangan bilang Aldo yang memberikannya?" Ratna tampak khawatir saat tahy suaminya tiba - tiba membeli rumah sebagus ini."Bukan, ibu tenang saja. Ini murni uang bapak. Sebenarnya rumah ini bapak hadiahkan untuk Diva. Kalian masih ingat gak, Aldo pernah kasih uang bapak sebagai pengganti biaya resepsi Sari yang batal?""Oh ya, aku ingat pak. Tapi harga rumah ini pasti mahal pak. Dan untuk membeli rumah ini butuh uang yang lebih banyak.""Ya bapak tahu. Maka dari itu, bapak menjual rumah kita yang lama. Alhamdulillah rumah lama kita sudah laku dan akhirnya bapak bisa membeli rumah ini.""Alhamdulillah kalau begitu pak. Aku turut bahagia mendengarnya.""Kalian mau lihat suasana di dalam?""Boleh pak. Ayo Bu kita masuk."Ra

Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status