Share

Situasi Tak Terduga

Author: Blue Ice
last update Last Updated: 2025-02-01 23:45:34
Abizar hanya diam sambil memperhatikan perempuan yang masih bergelar sebagai ‘Istrinya’ bekerja. Matanya terhunus tajam, mencoba mencari celah dari Keyra. Ada sesuatu yang membuat Abizar bingung.

‘Dia beneran lupa masa kecilnya, atau hanya berpura-pura? Kenapa dia terlihat bingung setiap dibahas tentang masa lalunya?’

Dia penasaran apa yang terjadi setelah kedua orangtua Keyra bercerai. Apalagi saat Keyra dan Keyla berpisah. Abizar mulai menarik satu persatu benang merah.

Dia sudah bertanya ke Keyla mengenai sifat Keyra. Meski awalnya dia merasa bersalah, dia kemudian mulai mencurigai Keyra lagi karena berbagai informasi yang menurutnya masuk akal.

Dia merasa jika tindakan Keyra semakin membuatnya curiga. Apalagi saat gadis itu mulai sering pulang telat dengan alasan pekerjaan. Abizar tak bisa mengabaikan insting kewaspadaaanya.

‘Pasti dia menyembunyikan sesuatu. Mungkin saja dia diam-diam bertemu Om Wira untuk menjebak Keluarga Bimantara!’ batin Abizar.

Matanya memicing taja
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Manakah yang Benar?

    Keyla sangat menikmati momen di mana Keyra tak bisa membalas ejekan darinya dan teman-temannya. Wajah kesal adiknya itu membuatnya terhibur karena menurut Keyla itu sangat lucu. Namun, kesenangannya itu tak berlangsung lama. Senyumnya perlahan memudar saat berbalik dari meja kasir. Tatapan tajam Abizar langsung tertuju padanya. Dia tahu tatapan itu adalah tatapan tak suka Abizar yang jarang dia tunjukan padanya. Pasti Abizar sempat melihat sikap buruknya terhadap Keyra. “Oh? Abizar, kamu juga di sini?” Keyla buru-buru memasang senyum manisnya. Dia berpura-pura terkejut, lalu berdiri menghampiri Abizar dengan langkah anggun. “Kamu baru tiba? Mau pesan sesuatu? Aku yang traktir!” tawar Keyla. Abizar tetap diam, matanya masih mengunci ke arah Keyla dengan tajam. Keyla menggigit bibir bawahnya, mencari cara agar Abizar tidak semakin marah. “Kamu sengaja ke sini untuk menyusahkan dia?” Tiba-tiba Abizar berkata demikian. Keyla buru-buru menggeleng. “Tadi aku cuma bercanda sama Keyra

    Last Updated : 2025-02-02
  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Biarkan Aku Pindah!

    Keyra menghela napas panjang setelah melepas apron dan merapikan dirinya di ruang pegawai. Malam ini terasa lebih panjang dari biasanya. Perasaan lelah tidak hanya datang dari pekerjaan, tetapi juga dari insiden yang melibatkan Keyla dan teman-temannya. Saat dia keluar dari restoran, udara malam yang sejuk sedikit menenangkan pikirannya. Namun, langkahnya terhenti begitu melihat sosok yang sudah menunggunya di depan restoran. “Nenek?” Keyra membelalakkan mata, sedikit terkejut melihat wanita tua itu duduk di dalam mobil yang terparkir di pinggir jalan. Seorang pelayan pribadi membantunya keluar dengan hati-hati. Nyonya Utama Bimantara tersenyum lembut. “Kau sudah selesai kerja, Keyra?” Keyra mengangguk pelan, masih bingung dengan kedatangan neneknya yang mendadak ini. Nenek melangkah mendekat, menatap Keyra dengan tatapan yang penuh arti. “Jika kamu sudah siap, kau bisa pindah ke tempat yang lebih tenang. Aku sudah menyiapkan tempat untukmu,” ucapnya pelan tapi tegas. Keyra b

    Last Updated : 2025-02-03
  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Pindah!

    Langit sudah mulai gelap ketika Abizar tiba di kafe tempat Keyra bekerja. Hari ini jadwalnya padat untuk kegiatan sekolah. Makanya dia pulang terlambat.Abizar memarkir motornya dengan cepat dan berjalan masuk. Pandangannya langsung menyapu ruangan, mencari sosok gadis yang seharusnya berada di balik meja kasir atau sibuk mengantarkan pesanan pelanggan.Tapi tidak ada! Keyra tidak ada di sana. Perasaan tidak enak mulai menjalar di dadanya.Abizar melangkah cepat ke arah seorang wanita berambut sebahu yang sedang membersihkan meja. "Permisi Kak!" panggilnya, suaranya sedikit terburu-buru.Kak Devina menoleh dan terbelalak. Dia cukup kaget melihat kedatangan Abizar."Eh, kamu yang kemarin datang bareng Keyra, kan? Ada apa? Mau pesan sesuatu?" tanya Kak Devina.Abizar menggeleng. "Keyra mana? Kok aku nggak lihat dia di sini?"Devina tampak sedikit terkejut dengan pertanyaan itu. "Keyra? Aku juga nggak tahu, dia nggak masuk kerja hari ini. Katanya ada urusan, tapi dia nggak bilang apa."Ab

    Last Updated : 2025-02-07
  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Tempat Tinggal yang Baru

    Keyra berdiri di ambang pintu rumah barunya, menghirup udara malam yang segar. Rumah ini jauh lebih sederhana dibanding rumah Abizar, tetapi tetap terasa megah dengan desain klasik yang elegan.Dindingnya berwarna krem lembut, berpadu dengan perabotan kayu yang memberi kesan hangat. Jendela-jendela besar menghadap taman belakang yang ditumbuhi berbagai bunga, sementara pepohonan rindang mengelilingi halaman, menciptakan suasana damai yang begitu didambakannya.“Ibumu pasti akan menyukai rumah seperti ini. Dia selalu bilang, tempat terbaik untuk tinggal adalah tempat yang bisa membuat hati tenang,” ucap Nenek tiba-tiba.Keyra menoleh dengan cepat. Lagi-lagi Nenek membahas soal ibunya. Rasa penasaran Keyra kembali memenuhi pikirannya. Pasalnya, Sang Ibu seperti menghindar jika ditanyai mengenai keluarga Bimantara.“Emnnt..., Nek. Sebenarnya apa Nenek benar mengenali ibuku?” tanya Keyra dengan hati-hati.“Tentu saja!” kata Nenek dengan tersenyum lembut.Lalu meraih tangan Keyra, mengaja

    Last Updated : 2025-02-08
  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Kejutan Tersembunyi

    Hari berikutnya...Keyra melangkah ke dalam kelas dengan langkah ringan. Senyum di wajahnya tak bisa disembunyikan, seakan dunia terasa lebih cerah dari biasanya. Kedamaian yang dia dapatkan di rumah baru benar-benar membuatnya lebih bebas, tanpa beban yang menghimpit.Dia duduk di bangkunya sambil menyusun buku. Namun, tak waktu lama Giselle dan Ririn, mendekatinya dengan tatapan penuh selidik. Mereka melihat ada aura yang berbeda dari Keyra."Keyra…" Giselle menyipitkan mata curiga. "Kenapa dari tadi kamu senyum-senyum sendiri? Pagi-pagi udah happy banget, kayak orang baru dapet jackpot!" kata Giselle.Ririn ikut menyilangkan tangan di dada. "Iya, Ra! Kita jadi penasaran, nih! Ada kabar gembira apa? Jangan-jangan kamu udah jadian sama cowok baru?" godanya sambil menyenggol lengan Keyra.Keyra hanya terkekeh kecil, menutup mulutnya seolah menyimpan rahasia besar. "Ah, enggak kok. Aku cuma... lagi bahagia aja," katanya dengan nada misterius."Kok jawabannya ngegantung sih!" protes Gis

    Last Updated : 2025-02-09
  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Tamu Tak Di Undang

    Sepulang sekolah, Giselle, Ririn, dan Kevin menuju tempat Keyra. Ketiganya naik mobil Kevin, sementara Keyra dengan motor ninjanya menjadi pengarah jalan.Awalnya mereka merasa daerah tempat tinggal Keyra terbilang jauh dari sekolah. Apalagi saat mereka memasuki sebuah kawasan yang jarang bangunan, membuat tiga tamu itu merinding.“Ini beneran mau ke rumah Keyra, kan?” gumam Giselle, dia sudah memeluk Ririn lantaran takut dengan jalan yang semakin sepi.“Percaya sama Keyra! Dia pasti nggak nge-prank kita,” ujar Kevin yang duduk di kursi kemudi, meski dalam hati dia juga bertanya-tanya. Sejak kapan Keyra tinggal di tempat sesepi ini?Begitu mobil memasuki area rumah Keyra, suasana di dalam mobil berubah menjadi hening. Mata mereka melebar melihat keindahan yang terpampang di sana.Ketiga murid SMA itu bergegas keluar mobil. Keyra menyambut mereka dengan tangan terentang. “Selamat datang di rumahku!” seru Keyra.“Gila…” Giselle berbisik kagum saat melihat rumah yang berdiri di hadapan m

    Last Updated : 2025-02-10
  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    JANGAN GANGGU!

    Keyra menghela napas panjang, menyadari bahwa ia tidak bisa menghindari pertanyaan teman-temannya lebih lama. Dengan terpaksa, ia mulai menjelaskan hubungannya dengan Abizar."Jadi begini..." Keyra menatap mereka satu per satu, memastikan mereka benar-benar mendengarkan."Nenek Bimantara itu memang neneknya Abizar. Tapi, beliau juga mengenal ibuku sejak lama. Dulu, mereka cukup dekat, dan setelah orang tuaku berpisah, aku merasa nggak bisa tinggal satu rumah dengan Keyla dan ayah. Makanya, Nenek Bimantara menawarkan bantuannya," sambung Keyra.Giselle dan Ririn bertukar pandang, sementara Kevin tetap diam, hanya menatap Keyra dengan ekspresi yang sulit ditebak. Keyra duduk di sofa, berusaha lebih rileks untuk lanjut menjelaskan."Tapi kenapa rumah sebesar ini ditinggali sendirian?" tanya Ririn penasaran.Keyra mengangkat bahu, mencoba bersikap setenang mungkin. "Nenek sebenarnya ingin menempatkan beberapa orang untuk menemani dan menjagaku, tapi aku menolak. Aku lebih suka sendiri. La

    Last Updated : 2025-02-11
  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Mengusirnya!

    Senja mulai beranjak pergi, meninggalkan jejak warna jingga yang perlahan menggelap di langit. Magrib hampir tiba, dan satu per satu teman-teman Keyra mulai bersiap untuk pulang."Ra, kita pulang dulu, ya. Udah hampir magrib nih," ujar Giselle sambil memasukkan buku ke dalam tasnya."Iya, jangan lupa kunci pintu," timpal Ririn, menyengir usil. "Siapa tahu ada yang menyelinap masuk ke rumah ini. Eh, atau malah ada yang sudah menyelinap dari tadi?" Tatapan mereka langsung tertuju pada Keyra yang sedang membereskan meja. Gadis itu langsung menghela napas panjang, tahu arah pembicaraan mereka."Giselle, Ririn, jangan mulai!" Keyra melotot kesal.Kevin yang sedari tadi diam hanya menggelengkan kepala. "Kalian nggak bosan menggoda Keyra?""Mana bisa? Ini hiburan gratis!" sahut Giselle dengan tawa kecil.Keyra mendengus. "Dengar, ya! Setelah ini, aku bakal langsung usir Abizar. Jadi, berhenti pikir yang aneh-aneh!""Yaelah, Ra. Padahal untung di kamu bisa lihat pemandangan tiap hari. Kita a

    Last Updated : 2025-02-11

Latest chapter

  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Kecurigaan

    “Abizar, sebenarnya apa yang terjadi?” tanya Tante Sandra.Saat ini mereka telah berkumpul di ruang keluarga setelah menggantikan pakaian basah Keyra serta memastikan gadis itu terlelap. Tante Sandra gelisah melihat kondiis Keyra yang masih sedikit sesegukan meski matanya sudah terpejam.Abizar yang ditanyai menghela napas berat. Dia menegakan tubuhnya dengan wajah yang berkerut, mengingat kejadian di kediaman Sanjaya.“Tadi kami sudah pindah ke halaman depan, Ma. Hanya Keyra dan Keyla yang berada di samping kolam. Setelah itu, kami mendengar suara teriakan dari arah kolam. Saat aku ke sana, mereka sudah sama-sama tenggelam,” jelas Abizar.Mendengar penjelasan itu, Kak Rangga mendengus pelan. Sepertinya dia sudah bisa menebak apa yang terjadi dengan si Kembar. Apakah Abizar tak bisa melihat kebenarannya? Atau hanya berusaha menutupi kebenaran demi gadis kesayangannya?Reaksi Kak Rangga barusan membuat semua orang menatapnya heran. Terutama Abizar, karena Kakaknya terlihat sedang terta

  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Jangan Sakiti Istriku!

    Di pinggir kolam, para tamu bergerombol melihat kondisi dari dua gadis yang sedang berulang tahun hari itu. Keyla memeluk erat Abizar, seolah tak mau melepaskan. Sedangkan, Keyra dengan tubuh bergetar hebat berusaha ditenangkan oleh dua sahabatnya.Kerumunan itu semakin padat. Sudut bibir Keyla terangkat. Sesuai dengan rencananya, mereka telah menjadi pusat perhatian. Bahan bakarnya sudah siap, hanya butuh percikan api.Keyla memulai dramanya dengan terbatuk pelan. Dengan ekspresi yang dia buat ketakutan, dia menggigil dan merapatkan tubuhnya ke Abizar. Matanya berkaca-kaca, tubuhnya tampak gemetar hebat."A-Abizar... A-aku takut... Aku nggak bisa napas di dalam air...," suaranya bergetar, penuh kepanikan.Abizar menghela napas, menatap Keyla yang tampak sangat ketakutan. Yang dia tahu bahwa gadis itu memiliki fobia terhadap kedalaman. Abizar pernah menjahili si Kembar saat usia 5 tahun. Dari situlah Keyla pasti benar-benar trauma terhadap kolam dan kedalaman.Tak jauh beda kondisinya

  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Jatuh Ke Kolam

    Halaman samping sudah kosong, menyisakan Keyla dan Keyra saja. Setelah memastikan kondisi aman, Keyla tiba-tiba mendorong kembarannya.“Menjauh dari Abizar!” sentak Keyla.Keyra yang mendapat serangan tiba-tiba tentunya bingung. Alisnya tertekuk karena tak merasa menyinggung Keyla akhir-akhir ini.“Maaf Keyla. Aku nggak tahu apa maksudmu. Tapi... untuk menjauhi Abizar, sepertinya untuk sekarang aku nggak bisa,” ujar Keyra.Dia terbayang desakan dari keluarga Bimantara yang mengikatnya serta kecurigaan yang berhubungan dengan hilangnya ibunya. Keyra tak bisa meninggalkan kediaman itu sebelum tahu jawabannya.“Kalau gitu, stop Caper sama dia! Stop sengaja nempel-nempel ke dia! Apalagi sengaja keliatan kasihan di depan dia,” cerca Keyla.Keyla menghela napas berat. Dia bosan melihat sikap posesif Keyla terhadap Abizar. Juga bosan terus-terusan dituduh begini.“Keyla, ada yang harus aku luruskan terlebih dahulu. Suamiku, orang yang menikah denganku adalah-”“Abizar!” potong Keyla cepat. G

  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Menghancurkanmu

    Keyla kembali ke halaman samping bersama teman-temannya. Di sana dia melihat pemandangann yang mengiritasi matanya. Keyra dengan murah hati memotong kue ulang tahun mereka menjadi kecil-kecil dan membagikannya ke seluruh tamu yang ingin mencicipi.Namun bukan hanya itu saja yang membuat Keyla semakin jengkel pada kembarannya. Keyra membagikan kue itu bersama dengan Abizar yang menjadi momen itu terlihat begitu manis.“Silahkan! Ambil saja, jangan malu-malu. Jika satu potong kurang, kalian bisa ambil lagi,” ujar Keyra dengan ramah. Dia mengambil piring kecil oleh masing-masing orang, lalu mengambilkan sepotong kue sebelum diberikan kembali kepada yang punya.“Abizar! Bisa lebih cepet nggak sih motong kuenya? Udah mau kehabisan, nih!” dumel Keyra pada Abizar yang memegang pisau potong.“Sabar lah! Bawel banget!” balas Abizar mulai kesal.Ngapain juga dia mendadak jadi asisten Keyra untuk memotong kue-kue ini? Padahal tadi niat Abizar ingin langsung bertanya ke Keyra mengenai hal-hal yan

  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Lebih Diperhatikan

    Abizar mendatangi Keyra yang masih belum menyadari kedatangannya. Hatinya semakin gelisah melihat gadis itu tampak linglung, seolah pikirannya melayang ke tempat lain. Alisnya berkerut dalam, lalu dia memanggilnya."Keyra!"Gadis itu tersentak. Dia mendongak, dan tatapannya langsung bertemu dengan Abizar. Seketika, tangannya mengepal di atas paha. Pikirannya langsung teringat pada percakapan dengan ayahnya.‘Dia ke sini? Aku harus menanyakan soal Ibu. Abizar pasti tahu sesuatu.’Keyra segera berdiri, ingin menghampiri Abizar. Namun, dia kalah cepat.Tiba-tiba, Keyla sudah lebih dulu menggandeng lengan Abizar dengan erat, seolah tak ingin memberinya kesempatan mendekati Keyra."Emm, Abizar. Acara utama ulang tahunku akan dimulai. Ayo kita bersiap ke sana!" ujar Keyla, tersenyum manis sambil menunjuk meja tempat kue berada.Abizar diam sejenak. Matanya yang tajam menatap Keyla dengan penuh ketidaksukaan. Namun, gadis itu tetap bertahan dengan senyumannya, berpura-pura tak menyadari tata

  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Mengapa Berbeda?

    Acara pesta terus berlanjut dengan terbagi menjadi dua kelompok. Tamu yang sudah dewasa akan di arahkan menuju aula utama kediaman Sanjaya. Sementara generasi muda, mereka tersebar dari halaman depan hingga halaman samping dekat kolam berenang.Tempat utama untuk anak muda adalah halaman samping dekat kolam berenang. Di sana sudah ada kue ulang tahun yang tersusun tinggi berwarna putih dengan hiasan buah strawberry memenuhi sekitar kue.Suasana yang begitu mewah tak menggunggah minat Keyra sama sekali. Saat ini yang ada di pikirannya hanyalah perihal ibunya. Keyra tak percaya jika terjadi sesuatu yang buruk, apalagi sampai.... Ah, tidak!'Ibu pasti baik-baik saja!' Keyra berusaha menguatkan hatinya."Keyra..., kamu nggak apa-apa, kan?" Tanya Giselle yang dari tadi sudah memperhatikan Keyra.Gadis itu mulai khawatir lantaran Keyra hanya diam. Sesekali terlihat linglung dan tidak fokus. Giselle mengusap bahu Keyra untuk memberikan sedikit semangat."Jangan diem aja, Ra. Kami tahu kamu p

  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Kemana Ibu?

    “Selamat datang di acara Ulang Tahun yang megah ini! Terima kasih para tamu undangan yang menyempatkan waktu untuh hadir bersama kami. Kami harap, kalian bisa menikmati pesta sampai ke penghujung acara!”Suara riuh menggema di lantai bawah. Di salah satu balkon yang ada di lantai dua, Keyra berdiri menatap datar kerumunan orang yang berkumpul di halaman. Tangannya meremat pinggiran penghalang balkon. Sekeras apapun dia menolak, pada akhirnya dia tetap ditarik paksa pulang ke rumah Ayahnya.Keyra mengingat dengan jelas, kemarin Keyla datang memintanya untuk pulang. Dia sudah menolaknya, bahkan seluruh keluarga Bimantara juga sudah tak setuju. Akan tetapi, ayahnya menggunakan Raja Terakhir untuk membujuknya.Kakek Wijaya, sesepuh keluarga Sanjaya yang menjadi pengikat hubungan keluarga Sanjaya dan Bimantara saat ini. Kakek datang dengan ramah tamah seperti biasa. Dia menjemput Keyra dengan alasan yang sama seperti Keyla. Namun jelas Keyra merasa ada maksud terselubung.“Permisi, Nona! A

  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Keyla bertamu

    Di gazebo samping kolam berenang, Keyra duduk termenung sendirian. Matanya tak lepas dari amplop di atas meja. Keyra sampai sekarang belum membuka amplop dari Kevin itu.Dia merasa berat untuk membukanya. Amplop itu bukan sekedar berisi gaji, namun juga segala kenangan serta kerja kerja kerasnya. Juga gumpalan harapannya yang sudah mati.Desahan lelah keluar dari bibir gadis itu. Dia sangat jenuh sejak dijemput pulang. Bukan hanya tak bisa kembali bekerja. Namun penggunaan ponsel pun dibatasi. Keyra menjambak rambutnya frustrasi.‘Kapan aku bisa bebas?’ jerinya dalam hati.“Ngapain, Dek?!”Tangan Keyra ditahan oleh Kak Rangga yang kebetulan sedang lewat dekat sana. Keyra terkejut melihat kedatangan Kak Rangga. Buru-buru dia tarik kembali tangannya.“Kamu ngapain jambak-jambak rambutmu sendiri? Kayak gitu nggak baik, Dek. Jangan sakiti dirimu sendiri!” omel Kak Rangga.“E-eh, Kak... Aku... rambutku cuma gatal kok, Kak. Makanya aku nggak nyaman banget. Bu-bukan maksudku mau menyakiti di

  • Suami Giveaway dari Kembaran Ku    Jujur Padaku Keyra

    Beberapa hari berlalu, Keyra seutuhnya telah menjadi tahanan rumah. Dia sekarang tak jauh beda dengan burung dalam sangkar. Setiap pergerakannya dibatasi dan diawasi.Keyra tak bisa lagi bekerja paruh waktu. Bahkan sekedar datang kafe untuk memberitahu ibu Kevin bahwa dirinya mengundurkan diri pun tak bisa. Hanya pesan singkat melalui chat yang bisa Keyra kirimkan kepada Kevin.Lantaran kejanggalan yang terjadi beberapa hari ini, Kevin menarik Keyra saat istirahat tiba. Kevin sengaja melakukan hal itu karena Keyra biasanya akan langsung menghilang saat bel istirahat sudah berkumandang. Hari ini, dia tak akan ketinggalan lagi.“Lepas Vin! Kita mau kemana, sih?” sentak Keyra berusaha melepaskan cekalan Kevin.“Ikut aku bentar, Ra. 5 menit aja!” ujar Kevin tanpa menoleh.Pemuda itu berjalan lurus membelah koridor yang mulai ramai. Kevin juga sudah mengancam ke Giselle dan Ririn agar tak mengekori. Dia butuh ruang untuk bisa menanyakan banyak hal yang membuatnya curiga.Di sudut koridor de

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status