author-banner
Blue Ice
Blue Ice
Author

Novels by Blue Ice

Suami Giveaway dari Kembaran Ku

Suami Giveaway dari Kembaran Ku

Keyra Azzahra, seorang gadis berusia 17 tahun yang masih duduk di bangku kelas 3 SMA, dibawa ke kota oleh ayahnya dengan alasan akan di sekolahkan. Tenyata dirinya hanya akan dijadikan pengganti kembarannya dalam pernikahan yang sudah dijodohkan. Karena diancam menggunakan nama Ibunya, Keyra menuruti kemauan Ayahnya untuk menikah dengan pemuda bernama Abizar Bimantara yang merupakan Ketua OSIS dingin di sekolah barunya. Namun tampaknya Abizar tak suka padanya karena kecewa yang menjadi istrinya bukanlah Keyla, kembaran Keyra. Posisi Keyra seperti kata pepatah “Sudah jatuh, tertimpa tangga pula” Sudah dipaksa menikah tidak dicintai pula oleh suaminya. Lantas apakah hubungan mereka akan bertahan lama? Dan, Bagaimana cara mereka menjaga rahasia pernikahan itu agar tidak ketahuan oleh pihak sekolah?
Read
Chapter: Kecurigaan
“Abizar, sebenarnya apa yang terjadi?” tanya Tante Sandra.Saat ini mereka telah berkumpul di ruang keluarga setelah menggantikan pakaian basah Keyra serta memastikan gadis itu terlelap. Tante Sandra gelisah melihat kondiis Keyra yang masih sedikit sesegukan meski matanya sudah terpejam.Abizar yang ditanyai menghela napas berat. Dia menegakan tubuhnya dengan wajah yang berkerut, mengingat kejadian di kediaman Sanjaya.“Tadi kami sudah pindah ke halaman depan, Ma. Hanya Keyra dan Keyla yang berada di samping kolam. Setelah itu, kami mendengar suara teriakan dari arah kolam. Saat aku ke sana, mereka sudah sama-sama tenggelam,” jelas Abizar.Mendengar penjelasan itu, Kak Rangga mendengus pelan. Sepertinya dia sudah bisa menebak apa yang terjadi dengan si Kembar. Apakah Abizar tak bisa melihat kebenarannya? Atau hanya berusaha menutupi kebenaran demi gadis kesayangannya?Reaksi Kak Rangga barusan membuat semua orang menatapnya heran. Terutama Abizar, karena Kakaknya terlihat sedang terta
Last Updated: 2025-03-14
Chapter: Jangan Sakiti Istriku!
Di pinggir kolam, para tamu bergerombol melihat kondisi dari dua gadis yang sedang berulang tahun hari itu. Keyla memeluk erat Abizar, seolah tak mau melepaskan. Sedangkan, Keyra dengan tubuh bergetar hebat berusaha ditenangkan oleh dua sahabatnya.Kerumunan itu semakin padat. Sudut bibir Keyla terangkat. Sesuai dengan rencananya, mereka telah menjadi pusat perhatian. Bahan bakarnya sudah siap, hanya butuh percikan api.Keyla memulai dramanya dengan terbatuk pelan. Dengan ekspresi yang dia buat ketakutan, dia menggigil dan merapatkan tubuhnya ke Abizar. Matanya berkaca-kaca, tubuhnya tampak gemetar hebat."A-Abizar... A-aku takut... Aku nggak bisa napas di dalam air...," suaranya bergetar, penuh kepanikan.Abizar menghela napas, menatap Keyla yang tampak sangat ketakutan. Yang dia tahu bahwa gadis itu memiliki fobia terhadap kedalaman. Abizar pernah menjahili si Kembar saat usia 5 tahun. Dari situlah Keyla pasti benar-benar trauma terhadap kolam dan kedalaman.Tak jauh beda kondisinya
Last Updated: 2025-03-13
Chapter: Jatuh Ke Kolam
Halaman samping sudah kosong, menyisakan Keyla dan Keyra saja. Setelah memastikan kondisi aman, Keyla tiba-tiba mendorong kembarannya.“Menjauh dari Abizar!” sentak Keyla.Keyra yang mendapat serangan tiba-tiba tentunya bingung. Alisnya tertekuk karena tak merasa menyinggung Keyla akhir-akhir ini.“Maaf Keyla. Aku nggak tahu apa maksudmu. Tapi... untuk menjauhi Abizar, sepertinya untuk sekarang aku nggak bisa,” ujar Keyra.Dia terbayang desakan dari keluarga Bimantara yang mengikatnya serta kecurigaan yang berhubungan dengan hilangnya ibunya. Keyra tak bisa meninggalkan kediaman itu sebelum tahu jawabannya.“Kalau gitu, stop Caper sama dia! Stop sengaja nempel-nempel ke dia! Apalagi sengaja keliatan kasihan di depan dia,” cerca Keyla.Keyla menghela napas berat. Dia bosan melihat sikap posesif Keyla terhadap Abizar. Juga bosan terus-terusan dituduh begini.“Keyla, ada yang harus aku luruskan terlebih dahulu. Suamiku, orang yang menikah denganku adalah-”“Abizar!” potong Keyla cepat. G
Last Updated: 2025-03-12
Chapter: Menghancurkanmu
Keyla kembali ke halaman samping bersama teman-temannya. Di sana dia melihat pemandangann yang mengiritasi matanya. Keyra dengan murah hati memotong kue ulang tahun mereka menjadi kecil-kecil dan membagikannya ke seluruh tamu yang ingin mencicipi.Namun bukan hanya itu saja yang membuat Keyla semakin jengkel pada kembarannya. Keyra membagikan kue itu bersama dengan Abizar yang menjadi momen itu terlihat begitu manis.“Silahkan! Ambil saja, jangan malu-malu. Jika satu potong kurang, kalian bisa ambil lagi,” ujar Keyra dengan ramah. Dia mengambil piring kecil oleh masing-masing orang, lalu mengambilkan sepotong kue sebelum diberikan kembali kepada yang punya.“Abizar! Bisa lebih cepet nggak sih motong kuenya? Udah mau kehabisan, nih!” dumel Keyra pada Abizar yang memegang pisau potong.“Sabar lah! Bawel banget!” balas Abizar mulai kesal.Ngapain juga dia mendadak jadi asisten Keyra untuk memotong kue-kue ini? Padahal tadi niat Abizar ingin langsung bertanya ke Keyra mengenai hal-hal yan
Last Updated: 2025-03-10
Chapter: Lebih Diperhatikan
Abizar mendatangi Keyra yang masih belum menyadari kedatangannya. Hatinya semakin gelisah melihat gadis itu tampak linglung, seolah pikirannya melayang ke tempat lain. Alisnya berkerut dalam, lalu dia memanggilnya."Keyra!"Gadis itu tersentak. Dia mendongak, dan tatapannya langsung bertemu dengan Abizar. Seketika, tangannya mengepal di atas paha. Pikirannya langsung teringat pada percakapan dengan ayahnya.‘Dia ke sini? Aku harus menanyakan soal Ibu. Abizar pasti tahu sesuatu.’Keyra segera berdiri, ingin menghampiri Abizar. Namun, dia kalah cepat.Tiba-tiba, Keyla sudah lebih dulu menggandeng lengan Abizar dengan erat, seolah tak ingin memberinya kesempatan mendekati Keyra."Emm, Abizar. Acara utama ulang tahunku akan dimulai. Ayo kita bersiap ke sana!" ujar Keyla, tersenyum manis sambil menunjuk meja tempat kue berada.Abizar diam sejenak. Matanya yang tajam menatap Keyla dengan penuh ketidaksukaan. Namun, gadis itu tetap bertahan dengan senyumannya, berpura-pura tak menyadari tata
Last Updated: 2025-03-08
Chapter: Mengapa Berbeda?
Acara pesta terus berlanjut dengan terbagi menjadi dua kelompok. Tamu yang sudah dewasa akan di arahkan menuju aula utama kediaman Sanjaya. Sementara generasi muda, mereka tersebar dari halaman depan hingga halaman samping dekat kolam berenang.Tempat utama untuk anak muda adalah halaman samping dekat kolam berenang. Di sana sudah ada kue ulang tahun yang tersusun tinggi berwarna putih dengan hiasan buah strawberry memenuhi sekitar kue.Suasana yang begitu mewah tak menggunggah minat Keyra sama sekali. Saat ini yang ada di pikirannya hanyalah perihal ibunya. Keyra tak percaya jika terjadi sesuatu yang buruk, apalagi sampai.... Ah, tidak!'Ibu pasti baik-baik saja!' Keyra berusaha menguatkan hatinya."Keyra..., kamu nggak apa-apa, kan?" Tanya Giselle yang dari tadi sudah memperhatikan Keyra.Gadis itu mulai khawatir lantaran Keyra hanya diam. Sesekali terlihat linglung dan tidak fokus. Giselle mengusap bahu Keyra untuk memberikan sedikit semangat."Jangan diem aja, Ra. Kami tahu kamu p
Last Updated: 2025-03-07
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status