Share

Bab 659

Author: Vodka
Dengan kata lain, esensi darah itu adalah harapan dan masa depan Sekte Torkas. Jadi, kematian Iskandar sama dengan mengakhiri masa depan Sekte Torkas.

Apri segera memberi tahu Dewa Digdaya apa yang terjadi. Setelah mendengarnya, Dewa Digdaya murka. Dia membentak, "Dasar bodoh! Bukannya sudah kubilang jangan bertindak gegabah? Gara-gara kebodohan kalian, Yoga jadi makin kuat sekarang. Kalau sampai rencanaku gagal, Sekte Torkas harus menanggung akibatnya!"

Apri menghardik, "Jangan bertele-tele! Jalankan rencana kita sekarang. Sekalipun sekteku musnah, dendam putraku tetap harus dibalaskan!"

"Nggak boleh!" tolak Dewa Digdaya dengan lugas. "Sekarang belum waktunya. Kalau membuat Yoga makin berwaspada, kita hanya akan kalah telak!"

"Aku nggak peduli! Kamu nggak tahu betapa tragisnya kematian putraku!" pekik Apri dengan berang.

Dewa Digdaya memperingatkan dengan serius, "Apri, sebaiknya dengarkan nasihatku. Kalau kamu bertindak semena-mena dan merusak rencanaku, aku bisa saja langsung memusn
Locked Chapter
Continue Reading on GoodNovel
Scan code to download App

Related chapters

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 660

    Jahanam Langit? Ternyata leluhur Jahanam Langit, salah satu penjaga Penjara Jahanam! Eksistensinya jelas setara dengan leluhur Jahanam Bumi!Tanpa diduga, pria tua seperti leluhur Jahanam Langit bersedia mendengar perintah Winola. Apri memang tidak tahu Winola mencari Yoga untuk membalaskan dendam Iskandar atau untuk merebut esensi darah. Yang jelas, dia ingin Yoga mati!Apri berkata, "Baik, Senior. Aku akan segera mengirim semua informasinya kepadamu." Dia sangat yakin Yoga akan mati dibunuh leluhur Jahanam Langit.Yoga kembali ke perkotaan. Tiba-tiba, Wenny meneleponnya dan bertanya, "Yoga, gimana?""Aku sudah mendapat liontin itu kembali," sahut Yoga."Syukurlah!" Wenny merasa sangat lega."Kenapa?" tanya Yoga."Tanpa liontin itu, ayah dan para pamanku kumat lagi. Mereka menggila dan ingin membunuh orang. Situasi sangat gawat," sahut Wenny.Yoga mengernyit. Sebenarnya dia ingin memutuskan hubungan dengan Wenny dan tidak ingin ikut campur urusannya lagi, tetapi masalah ini berkaitan

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 661

    Yoga merasa agak terharu melihat sikap Wenny yang seperti ini. Dia menimpali, "Tenang saja. Mereka nggak bakal bisa melukaiku. Menjauh sedikit supaya kamu nggak terluka."Wenny berkata lagi, "Kamu nggak tahu apa yang telah mereka alami. Sudah banyak orang yang mati karena mereka ...."Sebelum Wenny selesai berbicara, ayah dan paman-pamannya mengerahkan seluruh energi internal mereka. Energi dahsyat sontak menyerbu ke arah Yoga dan Wenny.Dalam sekejap, Wenny merasa pusing dan sesak napas, bahkan mulai berhalusinasi. Wenny merasa dirinya berada di tengah-tengah lautan mayat dan lautan darah. Otak Wenny seperti akan meledak.Yoga membantu Wenny menahan sebagian besar tekanan itu. Tanpa bantuan Yoga, Wenny mungkin sudah mati karena tekanan itu.Yoga cukup terkejut. Kekuatan orang-orang ini jauh lebih hebat dari yang dibayangkannya. Faktanya, dia merasa agak tertekan.Entah apa yang dialami orang-orang ini. Bagaimana bisa energi mereka begitu tajam dan suram? Padahal, energi jahat Raja Nag

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 662

    Setelah pulang, Yoga mulai mempelajari Liontin Duo Naga. Ini adalah barang peninggalan orang tuanya. Pasti ada rahasia yang tersembunyi di dalamnya.Namun, setelah menghabiskan setengah hari, Yoga tidak menemukan apa pun dan hanya bisa menyerah.Yoga datang ke ladang obat. Tanaman obat tingkat sembilan yang ditanamnya sudah mulai berdaun dan seharusnya akan matang dalam waktu singkat.Begitu matang, Yoga bisa menggunakannya untuk mengobati penyakit kesepuluh tetua Aula Haima. Kekuatan tempur mereka pasti akan pulih.Saat ini, Yoga berusaha mengumpulkan sebanyak mungkin kekuatan untuk bersiap-siap menyerang Penjara Jahanam.Hagi akan memimpin Sekte Hagisana. Selain itu, masih ada Pasukan Binatang Buas, para tetua Aula Haima, Raja Naga, dan pasukan kesepuluh jenderal itu. Pasukan Kirin juga sudah berkumpul berkat Token Suci Kirin. Hanya dengan perintah dari Yoga, mereka akan langsung beraksi. Selain itu, Yoga masih punya senior dan juniornya yang membantu.Meskipun demikian, Yoga tahu se

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 663

    Yoga dan Wilson bertemu di suatu forum medis internasional. Keduanya mempunyai perbedaan pendapat yang sengit tentang pengobatan tradisional dan enggan mengalah untuk satu sama lain.Pada akhirnya, Wilson mencari seorang pasien yang menderita epilepsi parah. Pengobatan modern gagal menyembuhkan pasien itu. Wilson mengatakan jika Yoga berhasil mengobatinya, dia akan berguru kepada Yoga.Alhasil, hanya dengan beberapa tusukan jarum, Yoga berhasil meredakan gejala pasien. Sesudah pengobatan 2 kali, epilepsi pasien itu pun tidak pernah kambuh lagi.Setelah kejadian ini, Wilson menjadi sangat mengagumi Yoga, bahkan menyingkirkan prasangka buruknya terhadap pengobatan tradisional. Dia juga menyatakan permintaan maafnya di majalah medis internasional.Wilson bersikeras untuk menepati janjinya, yaitu berguru kepada Yoga. Akan tetapi, Yoga malas meladeninya dan tidak menganggap serius taruhan itu. Tanpa diduga, Wilson malah merasa bangga dengan statusnya yang merupakan murid Raja Agoy yang Perk

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 664

    Bahasa Daruna Wilson kurang baik sehingga tidak memahami ucapan Vania. Dia bertanya, "Apa katanya? Dia sedang memujiku ya?"Yoga mengerlingkan matanya dan menyahut, "Terserah kamu saja.""Terima kasih banyak." Wilson malah tersenyum gembira.Setelah terkejut sesaat, Vania berkata, "Oh ya, Bos, tadi Wenny mencarimu.""Ada urusan apa?" tanya Yoga.Vania menjawab, "Dia tanya apa kamu akan ikut pertemuan psikiatri internasional? Selain itu, apa kamu kenal dokter sakti yang mengobati penyakit gila Raja Naga? Kalau kenal, dia minta tolong untuk diperkenalkan."Sepertinya Wenny benar-benar buntu kali ini, sampai-sampai mencari koneksi untuk berkenalan dengan dokter hebat.Wilson tiba-tiba bertanya, "Guru, kamu yang mengobati penyakit gila Raja Naga, 'kan?""Gimana kamu bisa tahu?" tanya Yoga balik."Pertemuan psikiatri internasional diadakan khusus untukmu. Aku ingin memberimu penghargaan medis tahunan. Kuharap kamu bisa hadir," sahut Wilson.Yoga awalnya ingin langsung menolak. Namun, setela

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 665

    Yoga sungguh tidak tahu dari mana datangnya keberanian Wenny untuk berbicara seperti ini. Dia bertanya balik, "Kalau kamu, kenapa datang kemari?""Biar kutanya dulu, kamu tahu Pak Danny nggak?" tanya Wenny."Tentu saja tahu," jawab Yoga."Seseorang memperkenalkanku kepada Pak Danny. Kata Pak Danny, dia akan memperkenalkanku kepada dokter sakti yang mengobati penyakit gila Raja Naga. Aku akan mengundangnya untuk mengobati keluargaku," jelas Wenny."Baiklah, semoga keinginanmu tercapai," ujar Yoga.Wenny menatap Yoga sambil bertanya, "Yoga, kamu sangat menyesal sekarang, 'kan?""Apa yang harus disesali?" balas Yoga sambil mengernyit.Wenny berkata, "Waktu itu aku memintamu menyerahkan Liontin Duo Naga kepadaku dan aku akan mempertimbangkan pernikahan kita kembali, tapi kamu malah menolak. Kalau aku mengundang dokter itu, berarti kesempatanmu sudah hilang. Kamu menyesal, 'kan?"Yoga terkekeh-kekeh dan menyahut, "Kalau aku menyesal sedikit saja, petir akan menyambarku.""Huh! Masih keras k

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 666

    Yoga tidak menghiraukan Wenny. Setelah masuk, Danny mengatur tempat duduk untuk Yoga dan pergi mengurus hal lain. Danny adalah pembawa acara kali ini sehingga sangat sibuk.Yoga duduk di area tamu VIP, sedangkan Wenny duduk di area tamu biasa yang terletak di barisan paling belakang. Ketika menatap sosok belakang Yoga, Wenny merasa sangat enggan.Namun, demi keluarganya, Wenny terpaksa menahan rasa malu ini dan menghampiri Yoga. Dia pun bertanya, "Yoga, apa aku boleh minta bantuanmu?"Wenny susah payah mengumpulkan keberanian hanya untuk melontarkan pertanyaan ini. Yoga pun membalas, "Katakan saja.""Sepertinya Pak Danny nggak ingin memperkenalkanku dengan dokter sakti itu. Apa kamu bisa membantuku soal ini?" tanya Wenny.Yoga terkekeh-kekeh sebelum menyahut, "Kalau sikapmu sesopan ini sejak tadi, aku mungkin mau membantumu."Wajah Wenny sontak memerah. Benar, dia selalu bersikap rendah hati jika membutuhkan bantuan Yoga. Jika tidak, dia akan selalu menghina Yoga. Wenny saja merasa sik

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 667

    "Penghargaan terbesar hari ini akan diumumkan oleh Pak Wilson. Mari kita sambut Pak Wilson dengan tepuk tangan paling meriah!" ucap Danny dengan lantang.Terdengar suara tepuk tangan yang meriah. Sebelumnya pertemuan psikiatri internasional sudah berkali-kali mengundang Wilson, tetapi selalu ditolak.Namun, tahun ini justru berbeda, bahkan dirumorkan Wilson yang berinisiatif datang. Selain itu, ada yang mengatakan Wilson datang untuk dokter sakti yang berhasil menyembuhkan Raja Naga.Wilson naik ke panggung. Pria asing yang berjongkok di depan Perusahaan Farmasi Hansa sembari memakan camilan pada 2 hari lalu, kini terlihat begitu berwibawa.Wilson melambaikan tangannya, membuat suasana menjadi hening. Setelah menyampaikan kata sambutan, Wilson memulai topik penting. "Sebelum membagikan penghargaan, aku ingin bertanya dulu kepada kalian semua. Kalian seharusnya tahu ada 10 macam penyakit kompleks di Organisasi Kesehatan Dunia. Nggak ada satu pun yang bisa diobati menurut standar medis s

Latest chapter

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 1303

    "Matilah!" Empat kultivator raja mengerahkan senjata ajaib mereka dan langsung melancarkan serangan.Dalam sekejap, langit seakan-akan runtuh. Bumi bergetar dan suasana menjadi mengerikan. Udara di sekitar dipenuhi dengan tekanan yang menyesakkan.Meskipun orang-orang di sekitar berdiri cukup jauh, mereka tetap bisa merasakan perubahan ini dengan jelas. Tatapan mereka penuh keterkejutan. Mereka hanya bisa terpaku menyaksikan pertempuran yang belum pernah mereka lihat seumur hidup."Meskipun Yoga berbakat luar biasa, dia pasti nggak punya harapan untuk bertahan hidup kali ini!" Begitulah yang ada di benak semua orang. Mereka hanya bisa menghela napas dalam hati.Hanya saja pada saat ini, terdengar suara keras. Tiba-tiba, kilatan petir muncul dan menyelimuti tubuh Yoga. Cahaya petir itu berkilauan luar biasa dan terlihat seperti zirah yang menyala dengan sinar terang."Ini ... apa sebenarnya yang terjadi?""Petir bisa digunakan seperti ini? Mustahil!""Apa yang dia latih? Kenapa kekuatan

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 1302

    "Ternyata kamu seorang kultivator raja juga?" tanya keempat kultivator raja itu dengan ekspresi yang berubah dan tatapan yang aneh. Dengan kekuatan yang begitu luar biasa, Yoga sudah bisa berjalan dengan bebas di dunia kultivator kuno. Apalagi orang ini memiliki hubungan darah dengan mereka, ini adalah sebuah kesempatan yang langka bagi keluarga mereka."Bukankah kalian ingin membunuhku? Ayo maju," teriak Yoga dengan petir yang menyambar-nyambar dan aura yang kuat memenuhi ruangan itu."Yoga, kamu adalah keturunan dai Keluarga Kusuma. Kalau sekarang kamu berlutut untuk minta maaf dan menyerah, aku akan menerimamu kembali ke Keluarga Kusuma," kata salah satu kultivator raja Keluarga Kusuma dengan dingin."Ibumu adalah anggota Keluarga Husin. Asalkan kamu bersedia mengabdi pada Keluarga Husin, aku akan menerimamu dan ibumu kembali ke Keluarga Husin," teriak salah satu kultivator raja Keluarga Husin dengan lantang.Saat ini, kedua keluarga itu sudah bisa melihat kekuatan Yoga, mereka tent

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 1301

    Yoga memegang kepala Samsul dan Timothy dengan kedua tangannya, lalu menghantamkannya ke lantai dengan keras.Bang!Samsul dan Timothy tergeletak di lantai dengan tubuh yang berlumuran darah dan tulang patah. Mereka memang masih hidup, tetapi hanya bisa bernapas saja. Mereka menatap Yoga dengan tatapan yang terkejut dan tidak percaya karena mereka benar-benar tidak menyangka Yoga akan begitu kuat. Hanya dalam beberapa saat saja, Yoga sudah berhasil mengalahkan mereka."Kalian masih belum cukup layak melawanku," kata Yoga dengan nada dan tatapan yang dingin. Dia menarik napas dalam-dalam, lalu perlahan-lahan berbalik dan pergi.Saat sudah berada di luar pintu, Yoga melihat ke sekeliling yang sudah dipenuhi dengan orang-orang. Sebagian orang itu berasal dari Keluarga Kusuma dan Keluarga Husin, sedangkan sisanya adalah orang yang datang ke sana untuk menyaksikan pertempuran itu."Karena kalian sudah datang, keluarlah," teriak Yoga dengan lantang.Kerumunan orang itu langsung tertegun seje

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 1300

    "Omong kosong. Sejak kapan kami bersekongkol dengan manusia hantu? Selain itu, kamu bilang dia ini Yoga?" tanya Samsul dengan ekspresi terkejut dan menatap Yoga dengan bengong.Suasana hati orang-orang dari Keluarga Kusuma menjadi rumit dan tatapan mereka menjadi makin tajam. Bagaimanapun juga, Yoga adalah sosok yang sudah membuat Keluarga Kusuma di dunia bela diri kuno rugi besar. Namun, sekarang orang ini ternyata berdiri di depan mereka dalam keadaan hidup."Huh! Nggak perlu banyak omong kosong. Serahkan Yoga atau kalian akan menjadi musuh Keluarga Husin," teriak Timothy dengan dingin."Kamu berani mengancamku? Keluarga Husin ternyata makin berani," kata Samsul dengan ekspresi dingin dan menggertakkan giginya. Sebagai sesama salah satu dari empat keluarga besar, dia tidak menerima Keluarga Husin berani mengancam Keluarga Kusuma.Saat ini, ekspresi semua orang yang berada di sana terlihat tegang dan suasana itu terasa makin panas.Tepat pada saat itu, Yoga kembali berulah dan berkata

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 1299

    "Apa?" Semua orang yang berada di tempat itu terkejut dan ekspresi mereka terlihat sangat muram."Siapa mereka?" tanya Samsul dengan nada dingin."Mereka ... adalah orang-orang dari Keluarga Husin," jawab bawahan itu.Dalam sekejap, ekspresi semua orang menjadi muram. Mereka saling memandang dengan mengernyitkan alis karena merasa gelisah."Ini .... Kamu orang dari Keluarga Husin ya?" tanya Samsul yang tiba-tiba menoleh dan menatap Yoga dengan mata yang bersinar.Pada saat itu, Yoga baru perlahan-lahan berdiri dengan ekspresi bangga, lalu tersenyum dingin dan berkata dengan tenang, "Aku rasa aku nggak perlu menyembunyikan identitasku lagi, aku adalah Olga Husin.""Dasar bajingan! Jadi kamu ini orang dari Keluarga Husin, ternyata semua ini adalah konspirasi dari Keluarga Husin," teriak Samsul dengan marah."Benar. Sekarang kalian sudah tahu pun nggak ada gunanya lagi, nggak ada yang bisa menyelamatkan kalian. Bersiaplah untuk mati," teriak Yoga dengan lantang dan aura yang menekan.Kata

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 1298

    Di bawah arahan pemimpin pengawal itu, Yoga dibawa ke sebuah tempat yang terbuka. Sudah ada tiga puluhan ahli yang berdiri tegak di sana dan menatap Yoga dengan ekspresi serius. Sementara itu, seorang paruh baya sedang duduk di kursi dan menunggu dengan tenang."Aku Samsul dari Keluarga Kusuma. Kamu orang dari Rumah Lelang Diseto yang menjual besi hitam?" tanya Samsul sambil mengamati Yoga dari atas ke bawah dengan tatapan yang tajam karena dia merasa ada yang tidak beres dengan pria yang seluruh tubuhnya tertutup ini. Aura di tubuh pria ini tidak terasa seperti orang tua, melainkan seorang pemuda.Sementara itu, tatapan Samsul yang tajam membuat Yoga merasa tidak nyaman.Yoga menjawab, "Benar, aku orangnya."Samsul berkata, "Barang yang kamu inginkan sudah siap. Kalau sudah setuju, kita bisa mulai bertransaksi sekarang."Yoga berkata, "Baiklah, tapi aku harus memeriksa barangnya dulu."Samsul pun menganggukkan kepala sebagai isyarat pada bawahannya.Tak lama kemudian, anggota Keluarga

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 1297

    Yoga berdiri tegak dengan aura penuh wibawa. Ekspresinya serius saat berbicara demikian. Kata-katanya langsung membuat Sutrisno tertegun.Ini ... ini pasti hanya bercanda, 'kan? Sutrisno bahkan merasa seperti sedang berkhayal. Seandainya orang lain yang mengatakan hal itu, dia pasti sudah marah. Namun sayangnya, orang yang mengatakannya adalah Yoga.Dalam suasana tegang ini, sebuah suara jernih tiba-tiba terdengar. "Kalau begitu, aku besok bisa melakukan apa?" Suara itu berasal dari seorang wanita yang melangkah masuk dari pintu. Sosoknya anggun dan menawan. Itu adalah Winola.Sutrisno langsung tersentak. Matanya membelalak tak percaya ketika bertanya, "Kamu ... sudah dengar semuanya?""Ya." Winola tidak berniat menyangkalnya. Dia pun mengangguk ringan. Dia telah mendengar cukup banyak, bahkan bisa menebak bahwa Yoga pasti sedang merencanakan sesuatu untuk besok.Terutama saat mendengar rencana Yoga untuk mengguncang dunia kultivator kuno. Di dalam hatinya, semangatnya menggebu-gebu. D

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 1296

    Seiring dengan tertidurnya Bimo, tidak ada jawaban sama sekali ketika Yoga memanggilnya dua kali. Dia benar-benar telah tertidur.Yoga bergumam dalam hati. Dia merasa sedikit tidak yakin. 'Satu bulan ... bisakah aku menemukannya?'Benda seperti itu, bahkan ketika Yoga sendiri masuk ke area terlarang, hanya bisa menemukan satu. Sementara dua benda yang tersisa ... dia sama sekali tidak memiliki petunjuk. Selain itu, kini dirinya juga telah menjadi target dari para penjaga gerbang.Setelah berpikir panjang, Yoga menyadari bahwa dia harus mempercepat langkahnya. Setelah melalui berbagai rintangan dalam perjalanan pulang, Yoga akhirnya kembali ke vila.Namun begitu masuk ke dalam, Yoga langsung melihat Sutrisno sudah duduk di ruang tamu. Dia sedang menunggunya dengan ekspresi penuh kegelisahan."Apa itu kamu? Sebenarnya kamu bukan? Apa kamu yang bunuh anggota Keluarga Husin?" tanya Sutrisno dengan nada cemas. Dia terus-menerus menekannya untuk memberikan jawaban.Yoga menghela napas. Dia m

  • Pembalasan sang Menantu Tertindas   Bab 1295

    "Benar! Kita harus rebut kembali obat-obatan. Besi hitam nggak boleh jatuh ke tangan mereka!""Tapi ... di mana manusia hantu lainnya? Bukannya yang ada di sini kebanyakan hanya orang-orang dari Keluarga Husin?" Di tengah kerumunan, seseorang tiba-tiba mengajukan pertanyaan itu.Sutrisno membalas dengan santai, "Apa pedulimu? Mereka memang nggak pernah akur satu sama lain. Mungkin mereka langsung kabur begitu keadaan menjadi genting!"Mendengar itu, orang-orang yang ada di sana pun mengangguk-angguk seakan menerima penjelasan tersebut tanpa banyak berpikir.Winola melirik Sutrisno sekilas. Pikirannya penuh dengan beban berat. Di tempat ini, hanya dia dan Sutrisno yang memiliki hubungan dekat dengan Yoga. Mereka berdua sangat memahami kepribadian Yoga. Kemungkinan besar, Keluarga Husin telah dijebak olehnya.Tak lama setelah itu, orang-orang mulai bergerak. Mereka berpencar untuk mencari keberadaan Keluarga Husin.Saat ini, Yoga duduk bersila dalam meditasi di kejauhan. Setelah beberapa

Scan code to read on App
DMCA.com Protection Status