Home / Romansa / Nona Muda, Mari Bercinta / Melukis Si Cantik Saat Dia Terlelap

Share

Melukis Si Cantik Saat Dia Terlelap

last update Huling Na-update: 2025-02-13 11:32:09

"Hai, Celia. Silakan duduk, ayo kita makan malam!" sapa Daniel ramah. Dia duduk di meja makan bundar dari kayu Ek menunggu kedatangan Celia.

Dalam benaknya, Celia merasakan pria yang dia temui kali ini sama seperti Daniel dalam versi 'normal'. Dia memperhatikan sikap Daniel lebih teliti lagi. "Hello, Danny. Nampaknya masakan makan malam ini lezat. Siapa yang memasaknya?" jawab Celia berbasa-basi.

"Koki rumahku yang membuat semua hidangan makan malam kita, Celia. Kuharap akan cocok di lidahmu. Apa istirahatmu cukup sore tadi?" balas Daniel ramah. Dia mengambil sup ercis ke dalam mangkuk keramik dan membiarkan Celia memilih menu apa pun yang tersaji di hadapan mereka.

"Iya, aku cukup tidur sepanjang sore tadi. Bagaimana dengan tamanmu?" Celia memakan salad sayur segar sebagai hidangan pembuka.

"Tukang kebunku, Zavier sudah merencanakan renovasinya. Yeah ... itulah risiko tinggal di sisi aliran sungai. Air meluap akan merusak properti!" jawab Daniel seraya tertawa ringan.

Celia pun terse
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (23)
goodnovel comment avatar
Muktie Prilly
jadi Daniel pnya kembaran... OMG mana mreka pnya ventis suka sama wanita cantik hanya untuk d jadikan lukisan sinting sie ini
goodnovel comment avatar
yesi rahmawati
Pantas aja daniel beda, ternyata dia punya kembaran
goodnovel comment avatar
Tanzanite Haflmoon
nah bener kan kembar ... tapi bagus kalau gak jahat sih
Tignan lahat ng Komento

Kaugnay na kabanata

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Isi Surat Wasiat yang Bocor

    "Mister Darwin, isi surat wasiat yang kusebutkan tadi tolong jangan sampai ada anggota keluarga Richero yang tahu sebelum aku meninggal dunia!" pesan Tuan Arnold yang terbaring lemah di tempat tidurnya.Notaris kepercayaan keluarga Richero itu menyimpan lembaran draft tulisan tangan yang tadi didikte oleh kliennya. "Jangan kuatir, Sir. Saya paham, isi surat ini akan saya jamin kerahasiaannya hingga tiba waktu dibacakan!""Bagus. Saya percaya penuh kepada Anda, Mister Darwin. Anda bisa pulang bila sudah tidak ada lagi yang perlu dibahas. Hati-hati di jalan!" ujar Tuan Arnold Richero. Dia memberi kode agar Carlos mengantarkan tamunya ke depan kamar.Di sofa ruang tengah Emilia Pilscher sengaja duduk minum teh sembari menunggu notaris kepercayaan suaminya itu meninggalkan kamar tidur utama di kediaman Richero. Dia bangkit dari tempat duduknya lalu menyambut Oliver Darwin dengan senyuman manis tersungging di bibir merahnya. "Selamat siang, Tuan Notaris. Silakan minum dulu kopinya sebelum

    Huling Na-update : 2025-02-13
  • Nona Muda, Mari Bercinta   Celia Menghilang

    "TING TONG. TING TONG. TING TONG!"Morgan menekan bel pintu depan rumah Daniel Van Siege berulang kali di malam yang larut. Namun, tak ada tanda-tanda tuan rumah membukakan pintu untuknya."Damn it! Kenapa Daniel tidak membukakan pintu untuk kita? Seharusnya dengan bunyi bel terus menerus dia akan terganggu dan setidaknya memeriksa siap tamu iseng ini!" gerutu Morgan gelisah memikirkan Celia."Sir, jangan-jangan rumah ini kosong. Aku akan coba memeriksa dari kaca jendela kamar-kamar sebentar!" usul Matt Davis yang segera mendapat anggukan setuju dari Morgan.Sementara itu Morgan mulai menggedor-gedor pintu kayu Ek yang berpelitur cokelat terang tersebut. Dia tak peduli kalau pun tetangga Daniel terbangun dan mendatanginya. Kekasih sekaligus calon istrinya ditawan oleh seniman tak jelas pemilik rumah di tepi sungai tersebut.Dalam beberapa menit, Matt Davis bersa

    Huling Na-update : 2025-02-14
  • Nona Muda, Mari Bercinta   Masih Perjaka Ting-ting

    "Ukh ... kepalaku!" Celia merasakan kepalanya seperti berputar-putar begitu pening. Seingatnya semalam dia tidur awal dan nyaman di dalam kamar tamu rumah Daniel Van Siege.Saat matanya terbuka lebar dan memindai sekeliling, Celia terkejut setengah mati. "Di mana ini? Seperti dalam kabin sebuah kapal yacht kecil!" ucapnya lirih spontan.Tak lama setelahnya mesin dimatikan dan kapal itu terombang-ambing di atas aliran air sungai yang tidak terlalu deras. Davidoff turun ke kabin bawah kapal untuk menjumpai Celia."Danny, bagaimana kita bisa berada dalam kapal?" cicit Celia panik tanpa curiga sama sekali.Pria berwajah mirip dengan Daniel van Siege itu duduk di tepi ranjang kapal lalu membelai rambut panjang Celia yang tergerai. "Hai, Cantik. Kita berada di kapalku. Mungkin aku harus memperkenalkan diri sekali lagi. Daniel adalah adik kembarku, namaku Dave. Semalam aku telah melukismu saat kau ter

    Huling Na-update : 2025-02-14
  • Nona Muda, Mari Bercinta   Main Gila Saat Suami Sekarat

    "Carlos—Celia, aku percayakan dia kepadamu kalau kondisi kesehatanku kian memburuk!" pesan Tuan Arnold dengan suara serak yang lemah di tempat tidurnya."Sir, tolong bertahanlah. Anda belum menemui Nona Muda Celia lagi. Dia pasti akan sangat sedih bila harus kehilangan Anda tanpa bertemu satu kali pun lagi!" jawab Carlos Peron berlutut di sisi ranjang majikan yang telah dilayaninya puluhan tahun.Air mata meleleh di sudut mata kulit keriput itu. Segalanya tinggal penyesalan tiada akhir, dia berdoa dalam hati untuk dikuatkan hingga melihat Celia pulang ke Kansas. Seandainya putri kesayangannya bisa menikah dengan pria pilihan Celia sendiri dan memberinya cucu, sungguh itu kemurahan Tuhan.Karena Tuan Arnold Richero menutup kelopak matanya dan tidak merespon saat dipanggil-panggil oleh Carlos. Maka asisten kepercayaan kepala keluarga Richero tersebut memanggil ambulans untuk membawa majikannya ke IGD rumah sakit.

    Huling Na-update : 2025-02-15
  • Nona Muda, Mari Bercinta   Mencoba Kabur Dari Cengkeraman Davidoff

    "Vader Jonas, bisakah Anda menikahkan kami sekarang?" pinta Davidoff saat menemui pastor di rumah tinggal beliau.Pemuka agama di Giethoorn itu mengamati Celia dari kepala hingga ujung kaki. "Apa ini calon istrimu, Dave? Kenapa terburu-buru?" balas Vader Jonas."Iya, perkenalkan ini Celia Richero. Kami menyukai satu sama lain, dari pada berbuat dosa lebih baik menikah dahulu sebelum melakukan keintiman yang kebablasan," ujar Davidoff beralasan. Celia nyaris muntah mendengar kata-kata seniman sok ganteng itu. Menurutnya, tak ada alasan sekonyol itu untuk menikah kilat. Apa menikah hanya karena napsu sesaat tanpa tahu sifat pasangannya dengan jelas?"Dan apa Nona Celia setuju menikah dengan Dave?" tanya Vader Jonas. Gadis itu menggeleng dengan keras. "Saya baru mengenal Dave. Nampaknya terlalu cepat bila kami langsung menikah, Vader!" tolak Celia. Mendengar jawaban Celia yang kontra dengannya, Dave merangkul bahu gadis itu dan melempar tatapan tajam mengancam. "Jangan harap bisa kabu

    Huling Na-update : 2025-02-15
  • Nona Muda, Mari Bercinta   Misi Penyelamatan Celia

    "Caramelo, kita berhenti ya. Aku turun dulu!" ucap Celia di tepi telinga kuda milik Vader Jonas.Mereka berada di pemukiman penduduk yang rapat dengan bangunan rumah saling berhadapan. Celia merasa sudah cukup jauh meninggalkan rumah Vader Jonas. Dia berharap kuda itu bisa pulang sendiri nanti karena setahunya kuda adalah jenis hewan yang cerdas.Maka dia menghampiri teras rumah penduduk acak dan berdoa dalam hatinya agar diberi pertolongan oleh orang baik. "Permisi!" serunya di depan pintu yang terbuka.Sesosok wanita berusia sekitar 30 tahunan muncul dari dalam rumah yang tertata rapi dan sederhana. Dia menyambut ramah Celia dalam bahasa Belanda, "Iya, Nona. Apa ada yang bisa saya bantu?""Maaf, saya bukan berasal dari Belanda. Apa Anda bisa berbahasa Inggris?" tanya balik Celia. Dia pun menunggu jawaban dengan penuh harap."Ohh ... begitu, saya bisa berbahasa Inggris. Ja

    Huling Na-update : 2025-02-16
  • Nona Muda, Mari Bercinta   Tuan Arnold Siuman

    Fabio Hernandes memimpin misi penyelamatan nona muda keluarga Richero itu bersama rombongan pengawal dari Kansas. Pesawat private jet yang mereka tumpangi mendarat pagi di Bandara Schiphol, Amsterdam. Sebuah mobil rental mengantarkan rombongan pengawal itu menuju ke lokasi yang telah dikirim oleh Celia sehari sebelumnya. Mereka melanjutkan perjalanan memasuki daerah Giethoorn dengan kapal sewaan komersil yang membawa para pengawal keluarga Richero sampai di dermaga kecil tempat sebuah pemukiman warga asli Belanda."Fabio, rumahnya nomor 11 blok B. Itu yang banyak pohon bunga Tulip dan semak Heather ungu. Nampaknya pemilik rumah itu menyukai berkebun!" tunjuk George yang ikut menjemput Celia.Keenam pria bersetelan jas hitam necis dengan kaca mata Rayband hitam bertandang ke rumah keluarga Van Hören. Fabio menekan bel pintu yang masih tertutup rapat itu dan menunggu tuan atau nyonya rumah menyambut mereka."Hello, selamat pagi. Anda mencari siapa ya?" sapa Nyonya Jean Mary sembari mem

    Huling Na-update : 2025-02-16
  • Nona Muda, Mari Bercinta   Takdir Buruk yang Tertukar

    Dari bandara, Celia langsung menjenguk papanya di ruang ICU rumah sakit. Ketika dia berhadapan dengan Tuan Arnold, tak ada lagi amarah karena masalah pernikahannya dengan Joel Falcon."Papa, bagaimana kabarmu?" sapa Celia dengan mata berkaca-kaca."Maaf, kita bertemu ... dalam kondisi Papa terbaring lemah di ranjang rumah sakit. Dunia luar berbahaya, Celia. Itu salah satu alasan Papa memaksamu untuk menikah ... agar kamu memiliki seorang pelindung yang selalu bisa diandalkan!" ujar Tuan Arnold seraya menghela napas lega karena sempat bertemu dengan putri kesayangannya sebelum meninggal dunia.Celia berdecak lelah. "Papa jangan mulai membuatku ingin kabur lagi!" Dia tertawa kecil lalu melanjutkan, "Uncle Carlos dan para pengawal sudah cukup melindungiku. Lain kali aku akan meminta mereka untuk menemaniku bila harus melakukan perjalanan jauh ke luar negeri.""Baiklah, terserah kamu saja, Celia Sa

    Huling Na-update : 2025-02-17

Pinakabagong kabanata

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Diam-diam Menebar Banyak Musuh

    "John, mantan suamiku belum tewas dalam kecelakaan mobil itu. Bisakah kau menolongku sekali lagi?" bujuk Emilia Pilscher saat menemui sang penguasa bawah tanah penjara federal di Kansas City itu.Pria bercambang tipis itu berdecak malas lalu menjawab, "Maaf, Emmy. Aku tak ingin melibatkan diri dalam urusanmu yang berbahaya. Menghilangkan nyawa orang itu berat hukumannya bila ketahuan. Setiap sudut kota ada kamera CCTV yang dipasang pemerintah. Anak buahku pastinya juga akan terdeteksi pergerakannya setelah usaha mereka kemarin gagal melenyapkan Arnold Richero!"Emilia beringsut memeluk John lalu berbicara dengan nada sedih. "Apa kau tak bisa menyewa pembunuh bayaran profesional saja dari pada menyuruh anak buahmu, Darling?" "Astaga, Emmy. Dengar ya, tadinya kupikir kau ini wanita baik-baik yang dijebak hingga masuk penjara. Nyatanya pikiranmu itu keji persis seperti layaknya seorang narapidana kasus pembunuhan atau konspirasi pembunuhan. Tidak. Aku tak mau!" John bangkit dari bangku

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Kesempatan Kedua Untuk Cinta

    "Papa, ada hal penting yang ingin dibicarakan oleh Jeff!" seru Esmeralda ketika memasuki ruang keluarga. Tuan Arnold Richero sedang menonton berita di televisi stasiun lokal yang membahas mengenai kecelakaan tadi siang di Wild Flower Bridge. Bruce, sopir pribadinya ditemukan tak bernyawa karena kehabisan oksigen pasca mobil terjun dan tenggelam di sungai. Mobil Rolls Royce tahun 2010 itu diderek keluar dari sungai dengan susah payah hingga petang ini."Ohh, duduklah kalian. Apa yang ingin dibicarakan oleh Jeff?" sambut Tuan Arnold tanpa menebak bahwa putrinya akan dilamar secara mendadak.Dokter Jeffrey Norton berusaha mengendalikan perasaan gugup dalam dirinya. Rasanya seperti menghadap dosen penguji thesis S2 dulu. "Selamat malam, Sir. Izinkan saya untuk meminang putri Anda, Esmeralda. Kami menjalin hubungan spesial belakangan ini dan saya sudah menunda cukup lama sampai kami merasa nyaman satu sama lain. Kesimpulan saya adalah Esmeralda cocok dijadikan sebagai pendamping hidup say

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Pinangan Mendadak Setelah Hari yang Kacau

    "Hai, Esme. Lama kita tak berjumpa. Bagaimana kabarmu dan keluarga Richero?" sapa Emilia berpura-pura ramah dan sok tidak tahu apa yang terjadi siang tadi atas Tuan Arnold.Esmeralda tersenyum palsu lalu menjawab, "Hai juga, Emmy. Maaf sekian lama baru sempat menjengukmu di sini. Hari ini terjadi kecelakaan naas, mobil Rolls Royce antik milik papa terjun dari jembatan jalan tol menuju Brookside!" Dia pun berair mata dan mulai memainkan sandiwara yang menyedihkan. Dokter Jeffrey Norton menepuk-nepuk punggung Esmeralda, dia juga mengulurkan sapu tangan untuk mengeringkan air mata kekasihnya. Sepintas tatapan matanya memperhatikan Emilia yang tak dapat menyembunyikan senyum iblisnya. Dia puas berhasil mencelakakan Tuan Arnold.Kamera CCTV dan perekam pembicaraan di ruang besuk narapidana wanita aktif terpasang. Itu yang mereka butuhkan sebagai sumber barang bukti menambah vonis hukuman Emilia Pilscher.Emilia berkomentar dengan wajah simpatik, "Aku turut prihatin mendengar kabar buruk i

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Membesuk Austin Di Penjara

    "Halo, Esme. Ada apa?" jawab Tuan Arnold Richero yang sedang menjenguk cucu sahabatnya di kediaman Harrison."Halo, Pa. Apa Papa baik-baik saja? Di mana Papa sekarang?" Esmeralda melontarkan serentetan pertanyaan tanpa jeda dengan suara panik.Tuan Arnold mengerutkan keningnya, dia curiga ada yang tak beres. "Tenangkan dirimu, Nak. Papa baik-baik saja dan sedang menengok cucu Uncle Johan di rumahnya sepulang main golf bersama. Bahkan, setelah ini kami akan berkunjung ke rumah Uncle Paris dan Uncle Edmund!" "Ohh Gosh, syukurlah. Mobil yang dikendarai Bruce kehilangan kendali dan menabrak pagar pembatas jembatan jalan tol menuju Brookside. Terjun ke sungai bersama satu mobil lain yang berada di depannya. Media berspekulasi bahwa Papa berada di dalam mobil itu dan tenggelam pasca cedera parah karena pintu bagian penumpang terbuka!" tutur Esmeralda seperti diberitakan heboh di semua media berita lokal Kansas.Insting tanda bahaya Tuan Arnold langsung menyala. Dia pun berpesan kepada putr

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Kecelakaan Tragis Di Jembatan yang Menghebohkan

    "Hey, Arnold. Akhirnya semua sudah berkumpul. Ayo kita naik golf cart sekarang saja sebelum matahari bertambah terik!" sambut Johannes Harrison, sahabat baik Tuan Arnold Richero."Maaf, tadi aku sedikit terhambat di jalan karena ada perbaikan gorong-gorong air yang membuat lalu lintas macet. Okay, kita berangkat saja sekarang ke padang golf, Johan!" jawab Tuan Arnold lalu naik ke sisi penumpang belakang golf cart.Seorang caddy golf perempuan mengemudikan kereta golf berisi empat orang pria tersebut. Dia membawa rombongan yang akan bermain golf itu ke tempat favorit mereka di padang rumput golf yang terawat rapi."By the way, apa kau sudah memiliki cucu, Arnold?" tanya Edmund Carey, teman main golfnya."Emm ... belum, tetapi putri bungsuku baru saja pulang berbulan madu. Sepertinya dia akan memberi kabar gembira tak lama lagi!" jawab Tuan Arnold Richero optimis. Dia memang paling terakhir menim

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Ancaman Nyata Ke Keluarga Richero

    "Ini surat kaleng yang harus dikirim ke Esmeralda dan Celia. Dan apa hari ini kau jadi menyuruh anak buahmu mengutak-atik mobil Arnold?" ujar Emilia sembari menyerahkan dua amplop surat yang dia tulis tangan untuk dua anak tirinya ke John Barlow.Ekspresi wajah pria itu hanya datar saja, dia memang menuruti keinginan Emilia kali ini. Namun, enggan terlibat langsung. Surat kaleng yang diberikan wanita itu dia terima dan dimasukkan ke dalam kantong celana panjang seragam oranye penjara. "Okay. Mobil pria tua itu sangat banyak di garasinya karena dia konglomerat kaya raya. Anak buahku akan menguntitnya saat pergi ke luar rumah dan membuat rem mobil yang dipakainya blong. Cukup sekali saja ya aku menuruti maumu untuk membalas dendam selebihnya tidak!" ujar John dengan keengganan terlihat jelas di wajah serta perkataannya.Emilia agak kecewa karena tidak sesuai rencananya justru John tak mendukung pembalasan dendamnya. "Kenapa begini, John? Katamu dulu musuhku juga musuhmu!" tegurnya halu

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Penyesalan Elizabeth yang Sia-sia

    "Di rumah sakit mana Morgan dirawat, Celia?" tanya Carlos Peron sembari membantu nona mudanya turun dari tangga private jet usai pendaratan dini hari di Bandara Washington DC.Celia memang agak mengantuk dan letih tentunya karena kurang istirahat. Pikirannya tak tenang mengetahui suaminya dirawat di IGD hingga kini belum sadarkan diri."Morgan diopname di Medstar Washington Hospital Center. Dia ditemani Chef Eugene dan Chef Thomas. Kita naik taksi saja ke sana!" jawab Celia sembari melangkah keluar dari gerbang kedatangan penumpang pesawat. Fabio dan Louis mengawalnya sambil membawakan koper milik Celia. Taksi bandara stand by 24 jam di area sekitar pintu keluar. Mereka memakai satu taksi saja meskipun Celia jadi harus duduk di bangku depan dan ketiga pria besar itu berdempetan di bangku belakang.Perjalanan yang tak terlalu jauh jaraknya itu berakhir juga pada pukul 03.00. Rumah sakit masih lengang tak banyak pengunjung dan juga tenaga medis yang bersliweran di sana. Celia menghampi

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Huru Hara Di Sepertiga Malam (21+)

    "Kau kenapa, Morgan?!" seru Elizabeth berpura-pura panik. Dia lalu berteriak meminta tolong ke pegawai bar and lounge hotel agar membantunya memapah Morgan ke lift untuk kembali ke kamarnya.Rencana Elizabeth nampaknya berjalan mulus. Mata chef tampan itu nyaris terpejam tak fokus lagi melihat sekelilingnya, badan kekarnya limbung ditopang oleh dua waiter di dalam lift."Ada apa dengan tuan ini, Nona? Apakah Anda istri atau kekasihnya?" tanya salah satu waiter bernama Ronny."Dia terlalu lelah beraktivitas dan tadi minum-minum sedikit. Aku istrinya!" jawab Elizabeth berakting begitu meyakinkan.Akhirnya, kedua waiter itu membawa Morgan ke kamar Elizabeth dan membaringkannya di atas tempat tidur. Dengan segera Elizabeth memberikan tip untuk mereka lalu berterima kasih. Dia langsung mengunci pintu kamar lalu berjingkat-jingkat menghampiri mantan kekasihnya itu. "Morgan Darling, apa kau mendengarku?" ucap Elizabeth sembari membelai wajah pria itu. Peluh Morgan bercucuran di dahinya, di

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Ulah Licik Elizabeth

    Morgan semakin merindukan Celia setelah telepon mereka berakhir. Dia menghela napas lalu mengisi daya ponsel di nakas samping tempat tidur. Masih lusa barulah dia bisa kembali ke Kansas. Pekerjaan memasak di Gedung Putih tidak bisa diwakilkan bila tidak dalam keadaan sangat terpaksa karena menyangkut reputasi bisnis jasa boga Tasty Guaranted yang dia besarkan dari nol.Malam bergulir lambat menuju pagi, alarm di handphone Morgan meraung-raung berusaha membangunkan chef tampan yang masih membenamkan wajahnya di bantal. "Huhh ... cepat sekali pagi tiba!" gumam Morgan seraya meraih benda pipih yang terus berisik memekakkan telinganya.Dia menatap angka jam di layar ponsel lalu menyeret tubuhnya ke bawah shower. Air dingin menjadi opsi terbaik agar sel-sel sarafnya dapat tersegarkan setelah terlelap semalaman.Pikiran Morgan terbagi antara pekerjaan dapur yang akan dikerjakannya di The White House dan istrinya. Dia sangat ri

Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status