Share

Bab 19B Teman Tidur

Iris mata elang itu bergerak, mengamati kedalaman mata Gian. Dia ingin membaca reaksi apa yang akan diberikan istri muda itu setelah pembahasan tadi pagi belum terselesaikan. Lalu, dia melanjutkan kalimat yang terjeda dan kepala menoleh ke arah istri pertama.

"Atau sebaliknya, jika dia sudah melahirkan anakku. Tapi kamu, Emma tidak memberikan uang sesuai kesepakatan kalian, dia bisa apa? Nuntut? Pake apa? Surat perjanjian yang tak sah di mata negara itu?"

"Mas!"

"Pak!"

Kedua istri berseru serentak dan kompak berdiri. Berbeda dengan Emma yang menunjukkan raut wajah keragu-raguan, Gian malah menampilkan air muka kegeraman. Heran, berbicara dengan Darren selalu membuat pegal hati.

Setelah menyaksikan kedua wajah istri, Darren menarik sedikit salah satu sudut bibir. Puas rasanya dia bisa mengutarakan apa yang mengusik hati selama ini. Pria itu mundur dan memilih keluar dari apartemen dan pulang ke rumah. Dia rasa cukup sudah pembahasan itu da
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Ardhya Rahma
Darren ada benarnya
goodnovel comment avatar
Silver Girl
nggak pa² gian, sah kok
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status