Home / Romansa / ME AND PRINCE / BAB 5 PANGERAN SERKAN

Share

BAB 5 PANGERAN SERKAN

Author: Jemyadam
last update Last Updated: 2022-11-24 17:03:24

Setelah kembali disekap untuk dipindahkan dalam kondisi tangan serta mata terikat, kali ini Anelies mendapat kamar yang lebih layak. Anelies dimasukkan ke dalam kamar berukuran tiga kali tiga meter degan bilik toilet kecil dan ranjang seukuran tubuhnya. Paling tidak Anelies sudah tidak tidur di lantai dan ruangannya terang benderang. Ada jendela kaca bulat di dinding, satu-satunya akses dia bisa melihat keluar dan tahu pergantian hari.

Anelies sedang dibawa dalam perjalanan mengunakan kapal pesiar besar, dia masih belum tahu akan dibawa ke mana. Seharusnya ini sudah hari ketiga jika Anelies tidak salah hitung sejak dia dipindahkan. Anelies belum pernah berada dalam pelayaran, dan sekarang dia agak mual, bahkan dia tidak berani mengintip ke luar karena takut melihat gelombang permukaan air.

"Jangan menyisakan makanan atau kami tidak akan memberimu makanan lagi!" seorang pengawal memasukkan makanan untuk Anelies dari lobang pintu.

Anelies cuma memandangi makanan dalam piring logam bersekat itu dengan perasaan tak terbayangkan jika nasipnya akan jadi semengenaskan ini. Anelies memungut piring tersebut dari lantai kemudian dia bawa duduk di tepi ranjang. Dia harus tetap makan jika ingin hidup. Sebuah potongan wortel Anelies ambil dari atas piring dan menggigitnya pelan-pelan meski rasanya sangat tidak enak.

Anelies tahu dirinya dibawa pergi untuk diadili atas pembunuhan yang dia lakukan pada Tuan Husain. Ia juga sering mendengar jika mereka masih menerapkan hukum pancung untuk pembunuh. Anelies pikir, mungkin ia tidak akan memiliki kesempatan untuk bertemu ibu atau keluarganya jika semisal dia masih punya.

Sampai sejauh ini Anelies memang masih belum tahu sama sekali siapa orang tuanya. Tapi, bukankah setiap anak seharusnya lahir dari seorang ibu dan harusnya seorang ibu juga merindukannya jika masih ada. Anelies kembali menggenggam bandul cincin pada liontinnya, satu-satunya petunjuk dan harapan yang dia punya.

Gelombang di permukaan laut sebenarnya sedang tenang, tapi Anelies tetap mual. Anelies mendengar suara gemuruh dari semacam mesin helikopter. Anelies segera mengintip keluar dan melihat sebuah helikopter berukuran besar baru saja mendarat di atas kapal. Anelies memang tidak bisa melihat ketika benda itu mendarat tapi bisa memperkirakan di mana posisinya. Kapal yang membawanya sangat besar, mungkin juga memiliki beberapa landasan helipad.

Tak berapa lama terdengar suara derap langkah kaki di lorong dan pintu kamar Anelies dibuka lebar. Anelies segera sigap ketika melihat dua pengawal datang menjemputnya.

"Ikut dengan kami dan jangan berulah!"

Anelies hanya selalu takut karena benar-benar tidak tahu apa yang bakal terjadi pada dirinya.

"Borgol tangannya!" perintah pengawal yang bernama Omar pada rekannya yang lebih kurus.

Anelies cukup patuh, tidak banyak berulah ketika berjalan setengan diseret melalui lorong. Anelies dibawa naik ke lantai atas mengunakan lift. Sepertinya Anelies dibawa untuk menemui seseorang yang tadi baru tiba dengan helikopter.

Sebuah ruangan dengan pintu besar dibuka oleh dua orang penjaga sekaligus. Ruangan yang sangat megah dan luas, sama sekali tidak nampak jika mereka sedang berada di kabin kapal. Anelies didorong masuk untuk menghadap seseorang yang sudah menunggunya.

Seorang pengawal ikut masuk bersama Anelies dan langsung mengucapkan salam pada pria sangat rupawan yang sedang duduk di sofa didampingi dua orang pelayan sekaligus cuma untuk menyajikan minumannya.

Pria itu juga langsung menatap Anelies yang seketika berkeringat dingin hanya dengan ditatap seperti itu. Pangeran Serkan memiliki iris mata unik yang langka, berwarna tosca kehijauan jernih disertai semburat kuning keemasan di sekeliling pipilnya. Manik mata yang sering disebut sebagai 'galaxy eyes' karena jika ditatap lebih dalam maka akan nampak seperti sedang melihat galaksi bintang dari teleskop antariksa. Sangat tampan luar biasa tapi tatapanya tetap akan membuat siapapun merinding.

"Tinggalkan kami berdua!" sang pangeran menyuruh semua orang keluar, termasuk para pelayan dan pengawal yang tadi mengatar Anelies.

Anelies masih berdiri kaku dan semakin merinding begitu pintu di belakangnya kembali ditutup dan mereka benar-benar cuma tinggal berdua di ruangan tersebut.

"Sipa yang menyuruhmu?" Suara pria itu terdengar dingin sama persis seperti tatapannya yang bisa membuat sekujur tubuh membeku.

"Siapa yang menyuruhmu melakukan pembunuhan?"

Anelies langsung berjengit terkejut dengan pertannyaan yang membuatnya bingung.

"Tidak ada yang menyuruhku."

"Kau akan dipancung karena pembunuhan, tapi kau juga bisa disiksa terlebih dulu karena telah bersekongkol membunuh ayahku!"

"Aku tidak bersekongkol dengan siapapun." Anelies memberanikan diri untuk menatap Pangeran Serkan yang juga sedang menatapnya dengan penuh kebencian.

"Kami menemukannya tertelungkup di atas ranjang, tanpa pakaian, dan seharusnya sedang bersamamu!"

"Aku hanya coba membela diri dan tidak sengaja menendangnya." Anelies coba menjelaskan. "Seharunya tidak sampai mengakibatkan kematian." Anelies sendiri juga masih sulit percaya jika pria tinggi besar seperti Tuan Husain bisa mati karena dia tendang.

"Aku akan mengurangi hukumanmu jika kau mau bicara jujur!" Pangeran Serkan mulai marah dengan pengakuan Anelies yang dia anggap berbelit. "Siapa yang menyuruhmu untuk membunuh ayahku!"

"Tuan Husain akan melecehkanku, aku benar-benar hanya berusaha melindungi diri."

"Ayahku sudah menikahimu! tidak ada yang disebut pelecehan!" Serkan langsung berdiri, mengambil langkah lebar untuk menghampiri Anelies yang reflek beringsut mundur.

"Sungguh aku tidak berbohong ..." Anelies terus menggeleng gugup ketakutan menghadapi pria tinggi besar di hadapannya.

Dagu Anelies langsung dicekal kasar sampai menengadah kaku untuk ditatap lebih dekat. Jantung Anelies terus berdegup kencang dan perutnya berpusar mual karena sangat takut.

"Aku benar-benar bisa menyiksamu dengan cara yang sulit jika kau masih berani berbohong!"

Alasan Anelies memang sangat tidak meyakinkan, siapapun tidak akan percaya dan akan menganggapnya berdusta. Apalagi dia hanya seorang gadis muda tanpa kelebihan apa-apa kecuali kecantikan dan yang dia bunuh adalah seorang pria yang sangat berpengaruh. Sangat wajar jika Pangeran Serkan curiga ada yang bersekongkol merencanakan pembunuhan ayahnya.

"Aku tidak berbohong ... " Anelies semakin menggigil karena pria itu masih mencekal rahangnya hingga terasa nyeri.

"Kau tidak akan bisa melakukanya seorang diri!" desis sang pangeran yang tetap bisa terlihat sangat keji meski dengan wajah tampannya.

"Bahkan kau tidak bisa melepaskan diri dari satu cengkeraman tanganku!" Napasnya berdesis mendekat dengan penuh kebencian. "Mustahil, gadis sepertimu bisa melakukannya seorang diri! Kupastikan kau akan membayar dengan cara yang tidak mudah hingga sampai pada kematianmu yang pedih jika kau masih berani berbohong padaku!"

Anelies benar-benar sudah tidak tahan dengan rasa mual di perutnya sejak tadi, tanpa bisa dia tahan, Anelies muntah saat itu juga. Makanan yang tadi pagi dia telan seketika keluar lagi dan ikut mengenai pakaian Pangeran Serkan.

Jubah putih bersih yang dipakai sang pangeran ikut berlumuran kunyahan wortel yang belum sempurna dicerna, sangat menjijikkan.

"Maaf ... " Anelies semakin ketakutan dan tiba-tiba malah jatuh pingsan.

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Comments (5)
goodnovel comment avatar
Jemyadam
Cerita ini alurnya berjalan cepat, bergenre campuran, termasuk fantasi, aksi, dan misteri dalam kemasan ringan, cukup sebagai hiburan saja.
goodnovel comment avatar
Yusuf Tafseer
author nya buat cerita TOLOL kok bisa lolos di Good Novel berarti admin good novel yang sekarang TOLOL ² cerita yang banyak cacat logika harusnya gak lolos seleksi. terlalu mengedepankan EYD tapi alur cerita parah diloloskan juga. wkwkwk
goodnovel comment avatar
Fifi Tasya
walah, tambah marah ini pangeran serkhan... hahaha
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • ME AND PRINCE   BAB 6 BASAH

    Tuan Husain diberitakan meninggal akibat serangan jantung di rumah istri seniornya. Tidak ada yang tahu jika sebenarnya pemimpin besar itu ditemukan sedang dalam kondisi telanjang dan tertelungkup di kamar istri muda yang baru beberapa saat dia nikahi. Pangeran Serkan sengaja menyembunyikan fakta tersebut untuk melindungi reputasi keluarganya.Serkan adalah putra kedua dari istri senior Tuan Husain. Kakak laki-laki Serkan mengalami koma selama hampir dua puluh tahun dan cuma hidup karena berbagai alat penopang kehidupan yang terpasang di tubuhnya. Tuan Husain juga sudah memiliki dua istri muda, dia punya tiga putra dari istri keduanya dan dua putri dari istri ketiga. Setelah Tuan Husain meninggal otomatis Serkan yang mengantikan posisi ayahnya. Posisi yang sempat ditentang oleh paman-pamannya karena menganggap Serkan masih terlalu muda dan masih lajang di usianya yang ke dua puluh delapan tahun.Diam-diam Pangeran Serka terus menyelidiki kasus kematian ayahnya yang dia anggap tidak wa

    Last Updated : 2022-11-25
  • ME AND PRINCE   BAB 7 TERKEJUT

    Anelies semakin menggigil dengan pakaian basah yang menempel di tubuhnya. Suhu ruangan di kamar itu semakin turun. Sepertinya Anelies juga sedang dibawa ke arah utara, entah akan diapakan lagi setelah ini, dia benar-benar tidak tahu nasibnya akan berujung seperti apa.Anelies pikir, jika Omar mengatakan dia akan diadili, seharusnya ia tidak dibawa ke utara tapi ke timur. Rasanya sangat aneh namun Anelies belum sempat memikirkannya, sekarang dia harus segera mengeringkan pakaian jika tidak mau benar-benar membeku.Anelies segera membuka pakain longgar basahnya untuk dia peras. Sama seperti kemarin, Anelies diberi pakaian wanita berpotongan longgar dengan warna serba hitam. Anelies baru akan memeras pakaian basah tersebut ketika tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dan Anelies menjerit."Oh Tuhan!" Kaget laki-laki itu tidak kalah syok melihat Anelies telanjang. "Apa yang kau lakukan!"Anelies segera melempar pakaian basahnya ke lantai dan menyambar seprai untuk menggulung tubuhnya yang sedan

    Last Updated : 2022-11-29
  • ME AND PRINCE   BAB 8 SIHIR

    "Saudaramu tidak akan bangun lagi!""Bagaimana kau bisa tahu tentang saudaraku!" Serkan langsung waspada karena seharusnya Anelies tidak tahu mengenai Rasyid."Aku tidak tahu ... " Anelies gugup.Sebenarnya, tadi Anelies juga terkejut saat tiba-tiba kemampuannya kembali. Tiba-tiba Anelies bisa mendengar isi pikiran Pangeran Serkan hanya dengan menatap matanya. Pangeran Serkan memiliki pikiran yang sangat kuat mengenai saudara laki-lakinya. Setelah itu Anelies juga melihat sebuah kilasan kepedihan. Kilasan itu cuma muncul sepenggal tidak bisa Anelies kontrol seperti biasanya tapi sangat jelas. Anelies melihat Pangeran Serkan menitikkan air mata di depan makam saudaranya, padahal Anelies tidak tahu jika saat ini Pangeran Rasyid sedang koma.Anelies baru sadar jika lelaki di hadapannya itu sedang sangat sakit hati, seharusnya ia diam saja. Leher Anelies langsung dirampas kasar untuk dicekik."Kau sudah bersekongkol dengan mereka!" desis Serkan mencerminkan kebencianya yang sudah tersimpa

    Last Updated : 2022-11-29
  • ME AND PRINCE   BAB 9 PANIK

    Anelies kembali dikurung dan cuma diberi makan dari lobang pintu seperti napi. Perlakuan yang sangat tidak manusiawi setelah kemarin Anelies juga hampir mati dicekik oleh Pangeran Serkan. Anelies harus lebih cerdas mengikuti alur permainannya, karena jujur juga tidak akan menyelamatkan nyawa.Seorang pengawal meletakkan piring logam berisi makanan ke atas lantai. Bukannya segera mengambil makanan tersebut Anelies malah sengaja mengacungkan jari tengah ke arah kamera untuk menantang Omar.Anelies sudah mogok makan sejak kemarin sebab cuma itu satu-satunya cara protes untuk perlakuan mereka yang semena-mena. Anelies pilih mogok makan karena yakin, jika Pangeran Serkan tidak akan membiarkannya mati selama masih dibutuhkan."Enak saja dia menuduhku menggunakan sihir!" gerutu Anelies yang merasa sudah tidak berbohong tapi masih dituduh berdusta."Seharusnya dia yang bisa menyihir banyak orang dengan matanya yang seperti Jin Baghdad!"Anelies tetap merasa seharusnya tidak diperlakukan seper

    Last Updated : 2022-11-29
  • ME AND PRINCE   BAB 10 MENYUSAHKAN

    Malam sudah larut, Pangeran Serkan masih duduk di depan layar monitornya untuk kembali menyelidiki beberapa situs perdagangan manusia. Serkan mendapatkan informasi baru dari anak buahnya mengenai keberadaan beberapa situs lelang terselubung yang menjual gadis-gadis muda. Sebenarnya Serkan hanya ingin tahu siapa pembeli pertama Anelies, karena mustahil ayahnya membeli sendiri tanpa perantara. Jikapun ayah Serkan ingin menikah lagi, pasti dia akan pilih wanita dengan latar belakang keluarga baik-baik, bukan wanita kotor dari rumah bordil. Tidak perduli secantik apapun wanita muda itu, rasanya tetap tidak masuk akal.Serkan coba masuk ke salah satu situs paling populer sebagai calon pembeli atau peserta lelang. Setelah akun pendaftaran keanggotaannya dikonfirmasi, Serkan dapat langsung melihat beberapa kode untuk para gadis muda. Tidak ada foto yang dapat dilihat, semua kode cuma di sertai animasi foto semacam avatar. Rasanya akan semakin sulit untuk mengklaim seseorang hanya dengan foto

    Last Updated : 2022-11-30
  • ME AND PRINCE   BAB 11 WANITA KOTOR

    Serkan buka orang yang jahat, kasar, dan tidak berbudaya, dia hanya harus membongkar sebuah persekongkolan keji dan sekarang sedang menghadapi pelaku kejahatan. Dia sedang menghadapi seorang wanita muda yang telah membunuh ayahnya. Tidak perduli secantik apapun wanita muda yang telah dinikahi ayahnya itu, Serkan tetap merasa jijik karena menganggapnya sebagai wanita kotor.Serkan telah di didik untuk menjadi seorang pemimpin yang bijak, dia tidak akan memandang orang lain dari rupa, warna kulit, atau jumlah kekayaannya. Tapi dia bisa sangat keras pada pelaku kriminal, perbuatan asusila, pembunuh, orang-orang yang mengunakan sihir, dan wanita-wanita yang menjual kesucian dirinya dengan murah."Sekarang katakan padaku! berapa hargamu dari rumah bordil?" tegas Serkan dengan jijik. "Berapa ayahku membelimu?""Aku tidak menjual diri!" keras Anelies setelah tersengal karena dipaksa menelan kapsul yang tidak dia inginkan. "Mereka yang menjualku karena terlibat hutang."Sebuah alasan yang masu

    Last Updated : 2022-12-01
  • ME AND PRINCE   BAB 12 KEPERCAYAN PANGERA SERKAN

    "Pablo Morez juga berada di tempat kejadian!"Dari cerita Anelies, Pangeran Serkan tahu jika Pablo Morez juga berada di mansion ketika malam ayahnya dibunuh."Aku yakin ada yang membantu mereka kabur!" "Dia dibunuh di gudang yang jaraknya beberapa puluh kilo meter dari mansion." Omar mengingatkan. "Mungkin mereka memang sengaja di bawa cukup jauh untuk dilenyapkan guna menghilangkan jejak." "Tapi wanita itu masih hidup! Mustahil dia bisa lolos sementara pria bertubuh besar itu tidak selamat."Itu juga yang membuat mereka semakin curiga pada Anelies."Periksa lagi semua kamera CCTV untuk memastikan siapa yang membawa mereka keluar dari mansion, karena aku yakin dia tidak akan bisa bekerja sendiri!"Mansion mewah tempat terjadinya pembunuhan terhadap Tuan Husain adalah property pribadi keluarga yang selalu dijaga dengan keamanan ketat. Siapapun yang membatu atau mengeluarkan Anelies dan Pablo Morez seharusnya mereka juga orang-orang dari lingkungan yang di kenal oleh Tuan Husain. Dari

    Last Updated : 2022-12-02
  • ME AND PRINCE   BAB 13 DIPAKSA, SAKIT, DAN MENJERIT

    "Wanita sepertimu mengaku belum pernah disentuh laki-laki!" Serkan cuma tersenyum remeh kemudian berdiri untuk menghampiri Anelies yang ketakutan.Anelies segera beringsut mundur dengan waspada tapi Serkan lebih dulu menarik lengan Anelies dan mencekal rahangnya yang menggigil."Jangan coba menipuku!" Serkan berdesis keji karena sangat membenci pendusta."Karena hal itu mereka menjualku di situs lelang. Aku dipaksa, mereka menyekapku. Aku tidak mau melayani Tuan Husain dan aku tidak sengaja menendangnya."Anelies mulai berurai air mata karena takut dan tidak tahu bagaimana harus menyelamatkan dirinya karena jika mau Pangeran Serkan juga bisa membuat rahangnya remuk dengan caranya mencengkram kaku seperti itu. Bagaimanapun Anelies memang telah membunuh, dia tidak bisa menyalahkan kebencian Pangeran Serkan. Anelies telah membunuh ayahnya."Maafkan aku atas ayahmu, sungguh aku tidak sengaja melakukannya hanya untuk membela diri."Anelies terus berusaha memohon dan menangis untuk menunjukan

    Last Updated : 2022-12-02

Latest chapter

  • ME AND PRINCE   BAB 35 TERUS DI INTAI

    BAB 35 TERUS DI INTAIHari masih pagi, Pangeran Yusuf bergegas pergi ke Istana Zubair agar bisa tiba-tiba lebih dulu sebelum Pangeran Al-Waleed. Yusuf harus meyakinkan Putri Sofia jika Pangeran Al-Waleed sangat berbahaya. Pangeran Al-Waleed tidak akan segan melakukan tindakan kejahatan demi mencapai tujuannya.Matahari sudah terik dengan langit biru cerah. Kira-kira lima belas menit dari istana Zubair, di tengah kondisi jalanan yang sedang sepi, rombongan pengawal Pangeran Yusuf dihadang di tengah jalan."Kenapa kalian berhenti?" Yusuf melihat tidak ada kemacetan. "Ayo tetap jalan!"Mobil tetap berhenti, sama sekali tidak ada yang mematuhi perintah Pangeran Yusuf. Saat itu Pangeran Yusuf mulai sadar ada yang tidak beres."Ada apa dengan kalian?"Ketika Pangeran Yusuf ingin keluar membuka pintu, ternyata pintu mobilnya dikunci."Buka pintunya!"Perintah Pangeran Yusuf tetap tidak dihiraukan, seluruh pengawalnya tidak ada yang bergeming. Pangeran Yusuf sedang terjebak seorang diri dan s

  • ME AND PRINCE   BAB 34 TIDAK MAU KALAH

    BAB 34 TIDAK MAU KALAHPangeran Yusuf melepaskan cengkeramannya dengan sebuah ancaman tegas. Yusuf yakin seharusnya Pangeran Al-Waleed segera mengambil pelajaran untuk tidak lagi berbuat macam-macam.Meski cengkeraman di pergelangan lengan Pangeran Al-Waleed telah dilepaskan, tapi rasanya masih seperti remuk hingga ke tulang. Pangeran Al-Waleed semakin terkejut ketika melihat jejak memar kebiruan di kulitnya yang mulai membengkak. Padahal cuma cengkeraman dari satu tangan, mustahil bisa meninggalkan jejak memar seperti itu. Diam-diam Pangeran Al-Waleed juga masih menahan nyeri sampai dia mengantar Pangeran Hamdan di pintu keluar istana.Setelah Pangeran Hamdan serta Pangeran Yusuf pulang, Pangeran Al-Waleed buru-buru pergi ke kamarnya dengan langkah cepat terburu-buru."Suruh pelayan untuk mengantar kantong es ke kamarku!" Pangeran Al-waleed memberi perintah pada Abdul sambil terus berjalan cepat.Sesampainya di dalam kamar, Pangeran Al-Waleed langsung pergi ke toilet untuk melepas

  • ME AND PRINCE   BAB 33 GARA-GARA PANGERAN YUSUF

    BAB 33 GARA-GARA PANGERAN YUSUFPutri Sofia memang sudah bicara jujur pada Zahra mengenai kebohongannya selama dia kabur dari istana. Putri Sofia sudah mengaku telah bersembunyi di rumah Zahra dengan dibantu oleh adik laki-lakinya, tapi Sofia tetap tidak akan membiarkan Zahra sampai tahu jika Faaz sudah mencium bibirnya.Setiap kali Putri Sofia juga masih sering diam-diam meraba bibirnya yang seperti masih berjejak pekat tanpa sepengetahuan Zahra. Kali ini Putri Sofia sedang dalam perjalan menuju resort pantai untuk mengunjungi Yang Mulya Seika dengan di temani Zahra, tiba-tiba saja mobil mereka berhenti di tengah jalan."Kenapa berhenti?" Putri Sofia menoleh Zahra yang duduk di sebelahnya."Tunggu, biar saya periksa."Zahra lekas keluar untuk memeriksa. Kondisi jalan sudah gelap dan sepi, rasanya memang agak aneh. Putri Sofia yang ditinggal seorang diri di dalam mobil mulai was-was karena Zahra tidak kunjung kembali setelah hampir sepuluh menit. Tiba-tiba saja seorang pria berbadan

  • ME AND PRINCE   BAB 32

    BAB 32Putri Sofia sedang tidak dapat berkelit dari tatapan Zahra yang mustahil tertipu oleh kegugupannya. Putri Sofia benar-benar tidak memiliki pilihan."Kau harus berjanji tidak akan memberitahu siapapun!"Akhirnya Putri Sofia bercerita, mulai dari dia salah masuk ke mobil Zahra, hinga mengancam Faaz untuk membantunya bersembunyi. Putri Sofia juga mengaku dirinya yang memaksa Faaz berbohong untuk mengantarnya pulang ke istana. Putri Sofia cuma tidak bercerita jika Faaz sudah mencium bibirnya karena marah."Oh, Tuhan ...!" Tiba-tiba Zahra merasa seperti kakak perempuan dengan dua adik kecil yang kompak berbohong. "Yang Mulya Serkan bisa sangat murka jika sampai tahu hal ini!""Tidak ada yang tahu asal kau tidak bercerita!" Sofia melempar tatapan tegas pada Zahra sambil menjentikkan jari. "Ingat kau sudah berjanji untuk menjaga rahasia!"Zahra kembali terhenti syok karena baru sadar dirinya bakal terlibat dalam kejahatan. Putri Sofia bisa sangat enteng berbohong tapi sungguh Zahra se

  • ME AND PRINCE   BAB 31 PUTRI SOFIA KETAKUTAN

    BAB 31 PUTRI SOFIA KETAKUTAN"Aku akan menebus semua hutang ciumanku di bibirmu!" Kalimat itu terus terngiang di telinga Putri Sofia sampai kemudian dia melihat Faaz melompat ke dalam lautan api. Putri Sofia menjerit histeris dan langsung sontak terbangun. Putri Sofia sangat takut, entah mimpi mengerikan itu pertanda untuk apa. Sebuah mimpi yang membuat Putri Sofia terbangun dalam linangan airmata membingungkan."Cuma mimpi, Sofia ...!" Bibir Putri Sofia bergumam sendiri sembari membasuh dadanya yang masih terus berdebar.Sekarang Putri Sofia bukan cuma takut memikirkan Faaz yang sedang berada di medan pertempuran, gadis muda itu juga mulai takut memikirkan perasannya sendiri. Bila mimpi adalah sebagian luapan perasaan yang terpendam, lantas apa benar Sofia ingin Faaz menebus setiap ciumannya?Tepat ketika Putri Sofia menjerit histeris dan sontak terbangun saat itu juga Faaz perlahan membuka kelopak mata."Dia siuman!" Kemal segera mendekati ranjang Faaza yang sudah berbaring pingsan

  • ME AND PRINCE   BAB 30 PERSAINGAN

    BAB 30 PERSAINGANDengan cukup cerdik, Putri Sofia berhasil mengulur waktu perjodohannya dengan Pangeran Al-Waleed tanpa menciptakan konflik. Putri Sofia juga sedang menantang Pangeran Al-Waleed untuk membuatnya jatuh cinta. Putri Sofia sama sekali bukan gadis yang gampang terpukau hanya dengan harta, tahta dan ketampanan.Sayangnya Putri Sofia tidak tahu bila wanita yang menantang untuk ditaklukkan justru bakal menjadi sangat menarik bagi Pangeran Al-Waleed. Pangeran Al-Waleed tidak akan melepaskan Putri Sofia, bahkan dia bakal semakin posesif untuk menjaga calon ratunya.Putri Sofia masih duduk di depan cermin untuk menyisir rambut panjangnya yang mulai pudar dari warna perak. Tiba-tiba ponsel Putri Sofia bergetar, sebuah pesan masuk dari Pangeran Yusuf.[Kau sudah bertemu Pangeran Al-Waleed?] Pangeran Yusuf benar-benar ingin tahu mengenai pertemuan tersebut.[Ya] Putri Sofia cuma mengetik jawaban singkat.[Bagaimana dengan pertemuan kalian?] Pangeran Yusuf terus penasaran dengan de

  • ME AND PRINCE   BAB 29 PERJUANGAN LAKI-LAKI

    BAB 29 PERJUANGAN LAKI-LAKIMisi pasukan bantuan bukan untuk terlibat dalam pertempuran, mereka netral atas dua belah pihak yang bertikai. Fokus pasukan bantuan adalah melindungi warga sipil yang ikut terjebak dalam konflik bersenjata, mengevakuasi mereka dari zona pendudukan musuh, serta pembebasan sandera dan memberi bantuan apapun yang berkaitan dengan kebutuhan hidup warga sipil.Tapi nampaknya pihak musuh tetap kurang suka dengan kehadiran pasukan bantuan dari beberapa negara sahabat. Mereka memblokir akses masuk seluruh tim bantuan untuk masuk wilayah yang telah mereka kuasai. Masyarakat sipil terisolasi, kelaparan dan mendapat serangan fisik yang sebenarnya sangat dikecam oleh peraturan perang internasional.Faaz dan pasukan yang telah tiba selama tiga hari di larang melakukan evakuasi terhadap warga sipil di zona pertempuran. Mereka dijaga ketat di area perbatasan. Beberapa tentara bantuan mulai geram dengan sikap pihak yang tidak mematuhi hukum humaniter internasional."Kita

  • ME AND PRINCE   BAB 28 PANGERAN AL-WALEED

    BAB 28 PANGERAN AL-WALEEDAbdul bergegas menghadap Pangeran Al-Waleed untuk segera menyampaikan berita dari Yang Mulya Serkan. Ketika Abdul tiba, Pangeran Al-Waleed terlihat sedang membahas strategi kerja sama ekonomi dengan salah satu negara barat. Rapat pembicaraan penting itu langsung dihentikan oleh Pangeran Al-Waleed begitu dia melihat Abdul datang dengan sebuah isyarat mengenai Putri Sofia."Pembicaraan ini kita lanjutkan Minggu depan."Pangeran Al-Waleed berdiri dari tempat duduknya untuk membubarkan semua orang yang duduk di sekeliling meja besar. Setelah semua orang berangsur pergi Pangeran Al-Waleed segera menatap Abdul."Apa yang ingin kau sampaikan?""Yang Mulya Serkan baru memberi kabar bila Putrinya telah pulih dari sakit. Yang Mulya Serkan ingin kembali mengatur pertemuan Putri Sofia dengan Anda, Pangeran."Pangeran Al-Waleed cukup terkejut. Artinya selama ini Putri Sofia memang benar-benar sakit, gadis itu tidak kabur dari perjodohannya."Segera atur pertemuan kami sec

  • ME AND PRINCE   BAB 27 PANGERAN YUSUF

    BAB 27 PANGERAN YUSUFPangeran Albani sedang berkuda di halaman istal Istana Ar-Rasyid bersama Pangeran Yusuf. Diam-diam Pangeran Yusuf terus memperhatikan ayahnya dan akan selalu teringat kilasan pertengkaran orang tuanya. Pertengkaran yang penuh kebencian seolah sama sekali tidak ada cinta di antara mereka. Merasa terlahir dari kebencian membuat Pangeran Yusuf merasa seperti anak yang tidak seharusnya ada."Yusuf, ayo kejar adikmu!" Pangeran Albany memberi perintah agar Pangeran Yusuf mengejar Pangeran Rasyid yang keluar dari jalur berkuda.Pangeran Yusuf segera menyentak kekang kudanya untuk mengejar. Pangeran Rasyid yang masih anak-anak masih sangat ceroboh ketika menunggangi kuda besar, anak laki-laki itu bisa jatuh terlempar dari punggung kuda."Rasyid, berhenti!" Yusuf mengejar sambil berteriak. "Kau akan terlempar!"Pangeran Yusuf terus mengejar sampai cukup dekat tapi tiba-tiba Pangeran Yusuf melambat dan Rasyid benar-benar terjatuh."Ao!"Pangeran Rasyid terlempar cukup kera

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status