Share

41. Jason Vs Juharman

Author: Rendi OP
last update Last Updated: 2025-03-16 12:25:22

Valdo menatap lekat wajah Jason, ia ingin melihat seberapa besar tekad Jason jika ingin ikut bergabung dengannya untuk menghadapi Saryani dan antek-anteknya.

"Jason, jika kau bertanya apa yang akan aku lakukan selanjutnya, tentu saja aku akan menjawab bahwa aku akan menyusun rencana untuk menghadapi para penjahat itu. Tapi, jika bertanya tentang apa yang harus kau lakukan...?" Valdo menggantung ucapannya.

"Ada apa Paman Valdo? Apakah maksudmu aku tidak cukup kuat untuk membantu kalian?" tanya Jason.

"Kalau itu..., hem..., bagaimana ya? Jason, jujur saja, menghadapi para Mafia seperti Saryani itu akan berada dalam bahaya. Jik—" Belum selesai Valdo bercinta, Jason langsung memotongnya.

"Paman Valdo tenang saja, aku bisa menjaga diriku sendiri. Atau jika Paman Valdo kurang yakin denganku, Paman bisa menguji kemampuan bela diriku. Bagaimana, Paman?"

Valdo terkejut saat Jason mengatakan hal itu, kemudian dari arah belakang, ada seorang Bawahan Valdo yang berkata, "Kapten Valdo, apakah
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   42. Misteri identitas Jason

    Jason kemudian menghentikan serangannya. Dia lalu mengulurkan tangannya ke arah Juharman yang tadi terjatuh akibat serangan yang ia lakukan."Terima kasih." Juharman menyambut uluran tangan Jason. "Namaku adalah Juharman, senang berlatih denganmu.""Sama-sama, namaku adalah Jason."Jason kemudian memasukkan tangannya ke balik baju, ia mengeluarkan ramuan dari sistem lalu memberikannya pada Juharman."Apa ini?" tanya Juharman seraya memperhatikan sebotol ramuan yang ia terima dari Jason."Jangan khawatir, itu adalah ramuan mujarab yang aku dapatkan dari salah satu Dokter ternama, Dokter Ali." Padahal Jason mendapatkan ramuan itu dari sistem, tapi dia berbohong. Dia menjadikan Dokter Ali sebagai bantalan karena tidak mau ada orang lain yang mengetahui tentang sistem miliknya kecuali Susan.Karena mendengar nama Dokter Ali, Juharman dan Valdo terkejut. "Apa...? Dokter Ali...?" Mereka berdua berteriak serempak."Iya, Benar. Kalian pasti tahu akan reputasinya, kan?" jawab Jason dengan sant

    Last Updated : 2025-03-16
  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   43. Rahasia Kalung

    Perhatian Valdo dan Jason kemudian terpusat ke arah Juharman. "Kapten Valdo, apakah Kapten tidak dapat merasakan aura yang ada pada tubuh Jason?" tanya Juharman. "Jika aku dapat merasakannya, aku tidak akan bertanya padamu," jawab Valdo. "Jadi, apakah hanya aku saja yang bisa merasakan aura itu?" tanya Juharman heran. "Sepertinya memang begitu. Memangnya, aura jenis apa yang kau rasakan? Apakah kau dapat melihatnya lebih jelas lagi?" tanya Valdo. Juharman menggelengkan kepalanya. "Tidak, Kapten. Aku hanya dapat merasakan samar-samar aura aneh di tubuh Jason, itupun aku hanya sekedar dapat merasakan, bukan melihat." Jason kemudian bertanya pada sistem. 'Sistem, aura apa yang dimaksud oleh Juharman ini?' Sistem langsung menjawab pertanyaan Jason. Tring! "Aura yang dikatakan oleh Juharman mungkin aura yang terpancar dari kalung yang Jason kenakan." Setelah mendapat jawaban dari sistem, Jason kemudian mengeluarkan kalung yang ia kenakan di lehernya. "Juharman, apakah aura yang k

    Last Updated : 2025-03-16
  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   44. Benda Pusaka

    Kapten Valdo yang melihat wajah panik nampak diraut wajah Jason segera bertindak. "Tunggu dulu, Jason. Lihatlah jemari di tangan kananmu," ucapnya seraya menunjuk ke arah tangan Jason. Jason kemudian mengangkat tangan kanannya, dan ia menemukan ada sebuah cicin yang melingkar di jari manis tangan kanannya. "Cincin apa ini?" tanyanya seraya mendekatkan tangan ke wajahnya guna melihat cincinnya agar lebih jelas. "Jason, aku beritahu padamu. Aku sejak lahir telah hidup di dunia Kemiliteran. Dalam dunia militer, yang namanya seni bela diri adalah modal utama bagi kami sebagai seorang Prajurit." Wajah Kapten Valdo nampak sangat serius. "Jika ingin menjadi seorang Prajurit di Negara Onde-ondesia, syarat utamanya ialah menguasai setidaknya teknik dasar dari beberapa macam seni bela diri. Dan asal kau tahu saja, Jason, ada yang namanya benda Pusaka. Dan nampaknya, kalung yang kau miliki itu adalah salah satu benda Pusaka yang ada dalam Legenda seni bela diri Negara Kesatuan kita ini."

    Last Updated : 2025-03-17
  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   45. Menunggu

    Setelah Susan bertemu dengan ayahnya, ia langsung mengajak ayahnya untuk berbicara. Dan ayahnya dengan senang hati menurutinya. "Susan sayang, Papa tahu, kamu pasti ingin membicarakan hal penting kan? Ayo, kita mengobrol sambil minum teh." "Benar, Papa," jawab Susan dengan wajah serius. "Papa tahu, pasti tentang...?" Ayah Susan nampak tersenyum senang. Akan tetapi, tidak dengan Susan. "Tentang apa maksud Papa?" Susan merasa curiga dengan ekspresi wajah ayahnya itu. "Pasti tentang pernikanmu, kan? Papa akan mengatur semuanya dengan baik. Kau tidak perlu khawatir." Ayah Susan mendekatinya, lalu mengelus lembut kepala Susan. "Hah?! Apanya yang tentang pernikahan?!" Susan langsung menepis tangan ayahnya. "Susan...?! Kenapa? Bukankah pernikahan adalah suatu yang penting untukmu?" Dengan raut wajah kesal, Susan menjawab, "Pernikahan memang suatu hal yang penting dalam hidup semua orang. Tapi Papa, aku belum mau menikah. Terlebih lagi, kalau memang aku dipaksa untuk menikahi P

    Last Updated : 2025-03-18
  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   46. Pertemuan para Mafia

    Susan terbangun dari tidurnya karena telpon selulernya berbunyi dan bergetar. "Jason...?" Rasa kantuk Susan langsung hilang saat melihat orang yang menghubunginya adalah Jason."Halo, Jason? Kamu di mana? Ke mana saja kamu? Kenapa baru menghubungiku?" Rentetan pertanyaan langsung keluar dari mulut Susan.Jason yang ada di seberang sana terkekeh kecil. "Susan, pertanyaan mana yang harus aku jawab terlebih dahulu?"Susan kemudian lanjut mengutarakan rasa khawatirnya terhadap Jason. Perasaan Susan saat ini sedang campur aduk. Ada juga sedikit rasa kesalnya terhadap Jason. Ia kesal karena Jason tidak memberitahunya terlebih dahulu jika akan pergi bersama Kapten Valdo.Namun sepertinya rasa kesal Susan hilang saat Jason mengatakan bahwa dia akan menemui Susan dalam waktu dekat ini."Jason, apakah kau yakin, akan bergabung dengan dunia Militer?" Susan sekali lagi bertanya, ia ingin mendengar sekali lagi dari mulut Jason tentang keyakinannya bergabung dalam dunia Militer."Susan, aku yakin.

    Last Updated : 2025-03-20
  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   47. Menemui keluarga Putra Putri

    Sebelum mereka semua berpisah, Aswin menolak tawaran dari Hamsin. Hamsin adalah seorang Ketua Mafia dari kota lain."Aswin, kau akan menyesal telah menolak tawaranku." Hamsin kemudian pergi sambil tertawa. Ia nampak meremehkan Aswin."Akan aku tunjukkan kekuatan dari pasukan kami. Cih!" Aswin juga pergi dengan rasa kesal pada Hamsin. Mereka dari dulu memang terkenal sering berdebat. Kebetulan daerah kekuasan Aswin dan Hamsin saling berdekatan.***Sedangkan jauh di tempatnya, Susan yang berada di rumah Jason memutuskan untuk pergi ke suatu tempat. Dan ternyata, tempat yang Susan tuju adalah kediaman keluarga Putra Putri.Dan setelah tiba di kediaman keluarga Putra Putri, Susan disambut hangat oleh Tuan Besar Rendi secara langsung."Nak, Susan, ada apa gerangan kamu datang menemuiku? Apakah ada hal mendesak? Dan lagi, ke mana Jason?" tanya Tuan Besar Rendi."Tujuanku menemui Tuan Besar ingin membahas tentang Jason. Aku ingin bertanya, bagaimana hasil tes DNA yang waktu itu Jason lakuka

    Last Updated : 2025-03-20
  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   48. Rasa kagum Juharman pada Jason

    Betapa terkejutnya Kapten Valdo saat mendengar pernyataan dari Tuan Besar Rendi yang mengatakan bahwa Jason adalah anak kandungnya.Setelah itu, Tuan Besar Rendi mengatakan bahwa dirinya ingin pergi ke Markas rahasia di mana saat ini Jason berada. Namun sayangnya, Kapten Valdo tidak bisa memenuhi permintaan Tuan Besar Rendi tersebut. Sebab, Markas rahasia adalah tempat yang benar-benar dirahasiakan keberadaannya. Dan setelah Kapten Valdo menjelaskan semuanya, Tuan Besar Rendi akhirnya mengerti, ia mengatakan akan sabar menunggu pertemuannya dengan Jason di kemudian hari.Dan kemudian, saat ini Jason tengah menjalani pelatihan khusus dari Militer. Dan Jason sangat bersemangat karena ia mendapat pemberitahuan dari sistem bahwa pelatihan khusus ini juga termasuk dalam daftar tugas yang harus Jason selesaikan.Setelah melakukan beberapa pemanasan, Jason kemudian dihampiri oleh Juharman. Dan kali ini, Juharman ingin latihan bersama dengan Jason untuk mengasah Teknik Kuntau Dengan senang ha

    Last Updated : 2025-03-20
  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   49. Pertarungan

    Kapten Valdo memberikan arahan tambahan pada sesi latihan Juharman dan Jason. Akan tetapi, satu jam kemudian Jason mendapati telponnya berdering."Halo, ada apa Susan?" tanya Jason."Jason, ini gawat!" seru Susan di seberang sana."Susan, gawat kenapa? Cepat katakan padaku." Jason langsung merasakan firasat buruk."Desa kembali diserang, dan..., argh...!"Tut, Tut, Tut...!Sambungan telepon tiba-tiba terputus."Tidak! Susan...? Halo...?" Kemudian Jason nampak tergesa-gesa."Jason, ada apa? Apa yang terjadi?" tanya Kapten Valdo."Desa diserang lagi," jawab Jason yang kemudian bergegas pergi."Jason, ayo kita pergi bersama." Juharman yang mendengar desa diserang langsung membantu Jason.Mereka akhirnya pergi menggunakan sepeda motor karena agar lebih cepat tiba di desa.Namun saat Jason tiba di desa, ia mencari keberadaan Susan tapi tak dapat menemukannya."Susan...? Di mana kamu, Susan...?" Jason membuka semua pintu ruangan yang ada di rumahnya, namun tidak ada Susan di sana.Jason kem

    Last Updated : 2025-03-21

Latest chapter

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   62. Penghianat

    Tuan Besar Rendi akhirnya menceritakan semua kejadian di masa lalu. Akan tetapi, setelah Tuan Besar Rendi selesai bercerita, ada satu hal lagi yang membuat suasana menjadi ramai."Dan ada satu hal lagi. Karena semua keluarga kita sudah hadir dalam pertemuan hari ini, aku sekalian ingin memastikan. Ternyata ada musuh dalam selimut! Ada penghianat di antara kita!"Duar... Member...!Berita ini membuat gempar. Mereka saling melihat ke sekeliling, mencoba menebak siapakah penghianat yang dimaksud oleh Tuan Besar mereka.Kemudian, setelah beberapa menit kemudian, ada seorang pria yang berdiri dan berkata, "Ehem...! Semuanya, tolong perhatiannya," ucap pria bernama Junaidi itu.Kini semua perhatian tertuju pada Junaidi. "Tadi kita semua telah mendengar bahwa Tuan Besar kita mengatakan adanya penghianat di dalam keluarga kita ini. Kalau begitu, aku ingin menyampaikan pendapatku, bahwa dialah pasti penghianatnya!"Junaidi menunjuk ke pria lain."Junaidi, apa maksudnya ini...?!" Pria yang ditu

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   61. Berkumpul

    Sebenarnya, Jason memang ingin menghadapi para perampok itu sendirian. Namun, Kapten Valdo langsung menghentikannya."Jason, aku tahu dengan kemampuanmu. Tapi untuk kali ini, aku sangat tidak menyarankan jika kau ingin bergerak sendirian melawan para perampok itu. Jika memang kau berniat mencari mereka, aku rasa dapat membantumu. Tapi, aku tidak mau jika kau bergerak sendiri." Kapten Valdo beberapa kali menegaskan pada Jason bahwa ia tidak boleh bergerak sendirian.Karena melihat sikap Kapten Valdo yang sangat perhatian padanya, Jason pun akhirnya mengerti. "Em..., kalau begitu baiklah. Aku mohon bantuannya, Kapten Valdo."Dan saat mereka sedang berbincang, rupanya terdengar smartphone Susan yang berdering."Halo...? Iya?" Susan menjawab panggilan teleponnya.Dan ternyata, yang menghubungi Susan adalah Tuan Besar Rendi. Susan diminta pergi ke kediamannya bersama dengan Martis. Nampaknya ada sesuatu hal penting yang perlu mereka bicarakan."Jason, bagaimana? Bisakah kita pergi ke sana

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   60. Penjahat kelas Kakap

    Ternyata yang menelpon Jason adalah Kapten Valdo. Kapten Valdo memberitahu pada Jason informasi tambahan tentang pergerakan Saryani. Dan setelah itu, Jason kembali tenggelam dalam pikirannya. Hal yang paling Jason pikirkan yaitu tentang pemberitahuan dari sistem yang mengatakan bahwa telah muncul dua orang lagi yang terpilih menjadi User Sistem. Dan salah satu dari orang itu adalah Susan. Alasan Susan menjadi orang terpilih karena hatinya dan hati Jason mempunyai hubungan yang kuat. Karena mereka saling mencintai, hal itu ternyata dapat memicu terhubungnya jiwa Susan dengan dimensi sistem. Akan tetapi, sistem tidak memberitahu Jason tentang satu orang lagi yang entah keberadaannya ada di mana. "Sebenarnya, siapakah satu orangnya lagi ya?" Jason yang sangat penasaran, akhirnya berulang kali menanyakan beberapa hal lagi tentang pengguna Sistem lain. Dari semua jawaban sistem, Jason hanya mengetahui bahwa pengguna yang sistem maksud saat ini berada jauh darinya, mungkin berada d

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   59. Misteri

    Lalu Jason bertanya pada sistem, 'Sistem, apakah ada orang lain yang memiliki Sistem sepertiku selain aku di belahan Dunia ini?' Tring! "Tentu saja ada. Jason adalah orang yang ke-1993 yang terpilih untuk menggunakan Sistem." Jason tersenyum pahit. "Apa...?! Ke-1993 katamu...? Yang benar saja!" Kemudian muncul sebuah file di hadapan Jason. Ia pun bingung dan merasa penasaran. "Apa ini...?" Jason mencoba membuka isi data dari file tersebut. "Aku telah melihat isi data dari file yang kau berikan. Isi dalam data ini menampilkan data pribadi sejumlah 1993 orang yang telah menggunakan sistem di masa lalu. Aku melihat ada namaku yang tercantum di dalamnya, dan terletak di paling terkahir. Dan aku mengeceknya. Ternyata..., semuanya adalah benar. Data sekecil apapun, ada di dalam file itu. Wah, sistem memang sangat hebat, ya?" Kemudian Jason baru sadar akan suatu hal. "Oh, iya, Sistem! Aku ingin membaca kembali tentang data diriku. Jadi, dengan begitu aku akan bisa tahu, siapa d

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   58. Tugas Spesial

    Jason terkejut, "Eh...? Apa ini? Kenapa Sistem memberikan ucapan selamat padaku? Dan lagi...," Jason yang awalnya girang, berubah dalam sekejap gara-gara pemberitahuan itu menjadi serius. Ternyata, Jason mendapat tantangan dari Sistem untuk mendapatkan cintanya Susan. Jika Jason berhasil, maka sistem akan memberikan hadiah dua kali lipat. "Tugas baru...?" ujar Jason yang sedang termenung di dalam kamarnya. "Selamat...? Berarti tugas ini bukanlah tugas biasa?" Tring! "Benar, ini adalah tugas spesial dari Sistem." Dan pertanyaan Jason langsung dijawab oleh sistem. Dari sini Jason akhirnya mengerti tentang arti sistem yang ia miliki. Ternyata semua perasaan yang Jason rasakan dan semua kejadian yang akan Jason lakukan, Sistem sudah memperhitungkannya terlebih dahulu sebelum Jason bertindak. Betapa hebatnya anugerah Tuhan yang berupa Sistem ini. Jika semua orang dapat memiliki Sistem seperti ini, dunia pasti akan baik-baik saja. Namun sayangnya, Tuhan berkehendak lain. Han

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   57. Tidak peka

    Suasana saat ini masih terasa nuansa romantis. Namun suasana itu berubah saat Jason mendapat satu pemberitahuan dari sistem yang mengatakan adanya tanda bahaya. Tring! "Peringatan! Jason sedang diintai! Para pengintai memiliki senjata sniper. Dan saat ini, ada beberapa sniper yang mengintai Jason." Jason langsung bergegas. "Susan, ini gawat! Kita dalam bahaya!" Jason kemudian mengajak Susan pergi ke tempat yang sangat ramai. Tring! "Peringatan! Yang mengintai Jason bukan hanya penembak jitu. Ada beberapa drone misterius yang terus mengikuti langkah Jason dari atas sana!" 'Sial...! Mereka kali ini semakin niat untuk menyerangku! Kali ini, aku tidak mau melibatkan orang yang tak bersalah dalam masalahku ini.' Jason bertekad untuk menumpas para mafia agar tidak ada lagi yang namanya kehidupan dunia hitam. Beberapa saat kemudian, Jason yang tadinya pergi untuk menjenguk Juharman, ternyata ia telah dibuntuti sejak awal. Itu artinya, orang yang menggunakan drone tahu tentang ke

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   56. Deg-degan

    Kemudian Saryani mencoba mendengarkan rencana apa yang akan dikatakan oleh Hamsin. "Katakan padaku, rencana apa yang kau miliki untuk menghadapi Jason si Gembel itu?""Tenang saja. Jadi begini...," Hamsin menggosokkan kedua telapak tangannya, lalu ia mengatakan rencana yang telah ia susun dengan rapih.Setelah mendengarkan dengan jelas, nampaknya Saryani setuju dengan rencana yang Hamsin miliki. "Kedengarannya bagus. Aku rasa, rencanamu akan berhasil. Kalau begitu, ayo kita siapkan sekarang juga. Aku tidak mau berlama-lama jauh dari Susan. Aku ingin segera menikahinya, hahaha...!"Saryani dan Hamsin akhirnya menjalankan rencana yang dikatakan oleh Hamsin tadi.***Sedangkan Jason, setelah beberapa hari kemudian keadaan tubuhnya sudah pulih seperti semula. Ternyata, sistem itu sudah menjadi nyawa dari Jason. Buktinya, saat sistem kehabisan daya akibat melakukan pertahanan darurat, Jason ouh ikut tertidur pulas selama kurang lebih dua hari.Dan hari ini, adalah hari yang sudah Jason ren

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   55. Rencana

    Dua hari kemudian, akhirnya Jason terbangun dari tidurnya. "Jason..., kamu...? Syukurlah...," ujar Susan dengan perasaan senang karena akhirnya Jason kembali sadar, dan Susan tanpa sadar langsung memeluk Jason. "Eh...? Su-Susan...? Ada apa? Kenapa kau menangis?" Jason bingung, karena ia tak mengingat apa-apa. Lalu Susan melepaskan pelukannya, dan ia pun memegangi wajah Jason dengan kedua telapak tangannya seraya menatap wajah Jason. "Jason..., apakah kau tidak ingat dengan apa yang terjadi padamu kemarin?" Kedua mata Susan nampak berkaca-kaca. "Tunggu dulu..., aku akan mencoba mengingatnya." Saat Jason mencoba mengingat kejadian yang menimpanya, ia pun membaca pemberitahuan sistem. Tring! "Selamat datang kembali, Jason. Sekarang sistem telah kembali aktif." Melihat pemberitahuan itu, akhirnya Jason mulai ingat. 'Benar juga, ini pasti adalah efek samping dari pertahanan darurat. Aku pikir, hanya sistem saja yang akan tertidur, ternyata itu juga berpengaruh pada tubuhku.' Jason

  • Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem   54. Tiba-tiba tak sadarkan diri

    Susan akhirnya mengerti dengan jalan pikir Jason. Jason berpikir, membunuh satu orang demi menyelamatkan seratus orang adalah hal yang lebih baik. Lagi pula, orang yang Jason bunuh adalah orang jahat. Jason berpikir lagi, sudah berapa nyawa yang orang ini bunuh di masa lalu? Sepuluh? Dua puluh? Atau ratusan? Yah..., faktanya Aswin memang seorang mafia yang dikenal juga akan kekejamannya.Di masa lalunya, Aswin memang sering membunuh orang. Entah sudah berapa ratus nyawa orang yang ia renggut demi kepentingan pribadinya dan demi kesenangan semata. Namun hari ini, tidak akan ada lagi nyawa yang akan Aswin renggut karena hari ini adalah giliran nyawanya yang akan direnggut oleh Jason.Kemudian, Jason berhenti menghajar Aswin karena melihat tubuh Aswin yang tidak lagi bergerak. Jason pun menatap tubuh Aswin yang sudah penuh luka dan babak belur. Bahkan, orang yang mengenal Aswin tidak akan bisa mengenali wajahnya sekarang. Sebab, wajahnya nampak sangat kacau dibuat oleh Jason."Susan, ayo

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status