Share

Yang Tersembunyi

Author: Komalasari
last update Last Updated: 2025-03-11 20:00:31

Dev tidak menjawab. Dia langsung berbalik meninggalkan Kirei yang keheranan. 

“Tunggu, Dev,” cegah Kirei, seraya mengikuti sang suami. “Apa yang baru kamu lakukan?” tanyanya. Dia berusaha mengimbangi langkah tegap Dev yang cukup cepat. 

“Tidak ada,” jawab Dev tanpa menoleh. 

“Berhenti!” titah Kirei tegas. 

Seketika, Dev menghentikan langkah, lalu menoleh. Dia menatap aneh Kirei, yang berpindah posisi jadi berdiri di hadapannya. “Kenapa?” 

Kirei tidak menjawab. Dia langsung memeriksa seluruh tubuh Dev. 

“Apa yang kamu lakukan?” Dev menatap keheranan. 

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Dua Dev yang Berbeda

    “Hai, Dev,” sapa wanita cantik berpenampilan anggun, yang tak lain adalah Maria Jose. Dia tersenyum manis, seraya berjalan ke hadapan Dev.Seperti yang Maitea katakan tempo hari. Maria Jose memang sangat cantik. Rambutnya cokelat terang bergelombang sebatas punggung. Dia juga memiliki sepasang mata hazel yang sangat indah. Selain itu, bentuk tubuh Maria Jose benar-benar menggoda. Cocok dengan cara berpakaiannya yang elegan.“Lama sekali tidak bertemu,” ucap Maria Jose lembut. “Ya. Aku jarang pulang kemari,” balas Dev, berusaha tak memperhatikan wanita di hadapannya dengan intens. “Aku mendengar kau pulang. Karena itulah sengaja mampir kemari.” Sorot mata Maria Jose dipenuhi binar indah, saat menatap Dev dari jarak cukup dekat. “Apa mamaku yang mengatakan itu?” Maria Jose mengangguk, diiringi senyum manis. Bahasa tubuhnya terlihat begitu memesona.Namun, Dev sudah menutup mata dari wanita lain. Untuk saat ini, di hatinya hanya ada Kirei, meskipun hubungan mereka terasa aneh. “Baik

    Last Updated : 2025-03-11
  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Pria dengan Dua Dunia

    “Apa yang kamu ketahui tentang Dev Aydin di Indonesia?”Kirei tak langsung menjawab. Sejujurnya, dia tak mengetahui apa pun tentang pria itu, sebelum mencari informasi dari situs bisnis di internet.“Kamu … um ….” Kirei terdiam sejenak, kemudian membalikkan badan. Ditatapnya sang suami, dengan sorot penuh arti.“Dev Aydin Bahran. Pengusaha yang berhasil meraih kesuksesan di usia muda. Direktur utama dari PT. Bahran Resources International, salah satu perusahaan tambang ternama di Indonesia. Direktur utama dari Hacienda Green World, perusahan property dan real estate yang juga diperhitungkan ….”“Aku juga merupakan ketua dari organisasi bernama La Lechuza yang berpu

    Last Updated : 2025-03-12
  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Sejoli di Tengah Malam

    Kirei tersenyum lembut, menanggapi ucapan Dev. “Aku akan mempersiapkan pernikahan kita. Secepatnya,” ucap Dev yakin.Kirei mengangguk setuju, lalu menyandarkan kepala di pundak Dev. Untuk pertama kali, dia dapat menikmati indahnya musim semi di Meksiko. Musim di mana bunga-bunga bermekaran, dan cuaca terasa hangat serta menyenangkan. Mungkinkah musim semi kali ini akan menjadi awal yang baik bagi Kirei dan Dev?……………“Maria Jose memiliki butik gaun pengantin. Hasil rancangannya dipakai oleh orang-orang ternama di kota ini,” terang Maitea, setelah mendengar rencana pernikahan Dev dan Kirei. “Begitukah?” Dev menatap aneh sang ibunda. “Ya.” Maitea tersenyum hangat. “Sebenarnya, ada beberapa perancang lain yang bagus. Aku merekomendasikan Maria Jose karena sudah mengenalnya sejak lama,” jelas wanita paruh baya itu, dengan gaya bicaranya teramat tenang. Dev mengalihkan perhatian kepada Kirei, yang tak memahami perbincangan tadi karena memakai Bahasa Spanyol. Pria itu tersenyum kalem.

    Last Updated : 2025-03-12
  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Fakta Mengejutkan

    “Apa mamaku sudah tahu tentang itu?”Abel menggeleng. “Aku mendapat kabar ini kemarin. Tadinya, aku akan langsung menemui Nyonya Maitea. Namun, kudengar kau ada di sini.”“Aku tidak tahu siapa Hernan Morales. Namanya baru kudengar kali ini,” ucap Dev, kemudian menyantap makanan dalam piringnya.Abel yang tengah mengunyah, segera menelan makanannya. Dia terdiam sejenak, sebelum menanggapi ucapan Dev. “Hernan Morales adalah pria berkebangsaan Argentina. Namun, kudengar kakeknya berasal dari Meksiko. Namanya memang tidak terlalu dikenal di negara ini. Akan tetapi, pria itu memiliki aset penting yang tersebar di beberapa kota besar negara kita,” terang Abel, lalu kembali menyantap makanannya.“Aset penting mac

    Last Updated : 2025-03-13
  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Talavera Orz

    “Apa?” Kirei menatap tak percaya.Maitea kembali tersenyum, meskipun melihat ekspresi Kirei yang menggambarkan keterkejutan luar biasa. “Jangan terlalu memikirkan hal itu,” ucapnya tenang. Kirei tak tahu harus berkata apa. Tiba-tiba, pikirannya jadi tak keruan. Setibanya di rumah, Kirei langsung pamit ke kamar. Dia berusaha terlihat biasa di depan Maitea.Sementara itu, Dev tengah mengasah kemampuan menembak sehingga tak tahu Kirei dan Maitea sudah kembali dari butik. Beberapa saat kemudian, Dev telah puas berlatih. Dia melihat arloji, lalu bergegas keluar dari ruangan itu. Pengusaha sekaligus ketua dari organisasi hitam La Lechuza tersebut langsung menuju kamar. Setelah masuk ke kamar, Dev mendapati Kirei tengah berdiri di dekat jendela. Dia langsung menghampiri, lalu memeluk dari belakang. “Bagaimana hari ini?” Kirei langsung tersadar dari lamunannya. Namun, dia tak segera menjawab pertanyaan Dev. “Ada apa?” Ragu, Kirei menoleh. Namun, hanya sekilas pandangannya kembali tertuj

    Last Updated : 2025-03-13
  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Makanan Penutup

    Hernan langsung menoleh. Ditatapnya Kirei dari ujung rambut hingga ujung kaki.“Kembalilah,” suruh Dev, dengan sorot penuh isyarat. Dia heran karena Kirei yang memberitahukan itu, bukan pelayan.Kirei paham betul makna tatapan Dev. Dia berpamitan, lalu bergegas masuk. “Astaga,” gumamya pelan bernada keluhan, seraya berjalan kembali ke dalam.“Mari, Tuan Morales,” ajak Dev, seraya berdiri. Dia mempersilakan Hernan agar masuk bersamanya.Kedua pria berdarah Amerika Latin itu berjalan berdampingan. Kegagahan tampak jelas dari sikap tubuh, serta cara berkomunikasi yang sungguh enak dipandang.“Mamaku sedang menghadiri acara amal. Jadi, dia tidak bisa ikut menyambut

    Last Updated : 2025-03-14
  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Terulang Kembali

    “Jangan marah. Aku hanya mencari kesibukan. Kita bisa membahas ini nant.” Kirei tersenyum, mengesankan seolah percakapan itu merupakan sesuatu yang romantis.Dev menatap sesaat, sebelum membalas senyuman itu, meskipun tidak sehangat seperti saat mereka tengah berdua. Tanpa banyak bicara, Kirei berlalu dari sana. Dia tahu Dev pasti akan menegur keras, atau bahkan memarahinya atas tindakan tadi. Embusan napas pelan bernada keluhan meluncur dari bibir Kirei. Sebenarnya, dia merasa cukup tertekan dengan sikap posesif Dev. Itu membuat Kirei tak nyaman. Jika sudah begitu, Kirei ingin melarikan diri sejauh mungkin dari sang ketua La Lechuza tersebut.“Diakah calon istri Anda?” tanya Hernan, seraya mencicipi makanan penutup yang Kirei sajikan tadi.“Ya,” jawab Dev singkat.“Wanita asli Indonesia,” gumam Hernan. “Apakah semua wanita Indonesia pandai memasak?” “Sama saja seperti wanita lain di belahan bumi ini. Sebagian dari mereka senang melakukan pekerjaan rumah tangga, sebagian lagi … And

    Last Updated : 2025-03-14
  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Antara Ego dan Penyesalan

    “Kirei!” panggil Dev, seraya memeriksa ke kamar mandi dan ruangan lain dalam kamar. Namun, dia tak menemukan wanita itu di manapun.Dev terdiam sejenak, sambil berpikir. Sesaat kemudian, pria itu keluar kamar untuk mencari ke ruangan lain. Akan tetapi, Kirei tetap tak ada.“Kenapa, Nak?” tanya Maitea, yang baru kembali dari acara kegiatan sosial.“Apa Mama melihat Kirei?” Dev balik bertanya.Maitea menggeleng. “Aku baru datang dan tidak melihat Kirei. Memangnya, kenapa dia ….”Belum sempat Maitea melanjutkan kalimatnya, Dev lebih dulu berlalu meninggalkan sang ibunda. Dia bergegas keluar rumah dan langsung menuju kandang kuda. Entah mengapa, Dev me

    Last Updated : 2025-03-15

Latest chapter

  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Bukan Omong Kosong

    Kirei menoleh, menatap dengan sorot tak dapat diartikan. Namun, dia tak tahu harus berkata apa untuk menanggapi ucapan Dev. Akhirnya, dia lebih memilih diam, lalu memalingkan muka.Beberapa saat kemudian, mobil yang Dev dan Kirei tumpangi sudah tiba di halaman parkir belakang rumah perkebunan milik Maitea. Kedatangan mereka disambut senyum hangat ibunda Dev tersebut.Bahasa tubuh Maitea masih terlihat sama. Dia tidak menunjukkan kemarahan atau semacamnya, meskipun Kirei sudah melakukan kesalahan dengan melarikan dari sang putra. Entah kesalahan atau bukan yang Kirei lakukan. Namun, sepertinya Maitea berusaha memahami situasi yang dihadapi wanita muda itu.“Apa kabar, Nak? Selamat datang kembali di rumah ini,” sambut Maitea hangat dan penuh kasih. Dipeluk serta diciumnya kening Kirei, bagai seorang ibu te

  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Terbayar

    Dev mengepalkan tangan mendengar ucapan Kirei. Tanpa banyak bicara, dia berlalu keluar kamar. Dev mengunci pintu, agar Kirei tidak bisa melarikan diri.Dengan langkah gagah penuh percaya diri, dia menuju kamar Luis.“Ada yang bisa kubantu, Tuan?” tanya Luis.Dev tidak segera menjawab. Dia menatap sang ajudan, dengan sorot tajam penuh makna. Namun, hanya lewat tatapan seperti itu, Luis sudah mengetahui apa yang akan Dev katakan.“Owen Wyatt,” ucap Dev dingin.Luis mengangguk. “Siap, Tuan.”“Ingat. Jangan meninggalkan jejak sedikit pun.”

  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Kembali ke Tangan Dev

    Kirei terbelalak lebar, lalu mundur. Namun, Owen langsung pindah ke belakang sehingga dia tak bisa ke mana-mana. “Owen … kau ….” Suara Kirei begitu lirih. Bibirnya pun bergetar menahan kemarahan yang bisa dilampiaskan.“Luis akan memberikan bayaranmu,” ucap seseorang, yang tak lain adalah Dev. Pria tampan berkemeja putih itu tersenyum kalem, dengan sorot tak dapat diartikan yang terus tertuju kepada Kirei.“Terima kasih, Tuan Dev,” sahut Owen tanpa beban.“Ayo, pulang,” ajak Dev, seraya maju ke hadapan Kirei yang menatap ketakutan. “Kita akan kembali ke Meksiko.”Kirei menggeleng kencang, menolak keras ajakan Dev. Namun, dia tidak bisa melarikan diri, berhubung Owen menahannya dari bela

  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Sama Saja

    “New York?” Kirei menatap tajam Owen yang langsung mengangguk. “Kenapa? Kenapa kau ingin membawaku ke sana?” tanya Kirei penuh selidik.“Bukankah kau tidak ingin kembali pada Dev Aydin? Pria itu ada di kota ini. Jika kau juga masih di sini, bukan tak mungkin dia akan menemukanmu dalam waktu dekat,” jelas Owen.Namun, Kirei langsung menggeleng kencang. “Tidak!” tolaknya tegas, seraya berdiri dan menjauh dari Owen. “Aku tidak akan mengulangi kebodohan yang sama, dengan langsung percaya pada pria yang belum kukenal baik.”“Apa yang salah dariku? Aku tidak punya niat buruk padamu. Aku justru ….” Owen yang sudah beranjak dari duduk, berjalan ke hadapan Kirei. “Kau sangat menarik,” ucapnya, seraya menyentuh pipi wanita itu.“Jangan merayuku!” Kirei menepiskan kasar tangan Owen dari wajahnya. “Aku tidak mengenalmu dan tak tahu apa yang kau inginkan.”“Jika aku punya niat buruk, aku pasti sudah memberitahukan keberadaanmu sejak awal kepada Dev Aydin. Aku juga tidak akan mengakui telah ditugas

  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Pembohong Sialan

    Kirei tersenyum lebar, diiringi gelengan tak percaya. “Kupikir, kau tidak selucu ini, Tuan Wyatt.”“Aku serius.”Perlahan, senyuman Kirei memudar. Raut wajahnya berubah aneh.“Kenapa?”“Seharusnya, aku yang bertanya kenapa.”Owen tidak menjawab. Dia berbalik, menghadapkan tubuh sepenuhnya kepada Kirei. Pria tampan berambut cokelat gelap itu makin mendekat. “Anggap saja sebagai salam pertemuan dan perpisahan.”“Maksudmu?” Kirei menatap tak mengerti.“Aku tak tahu apakah kita akan bertemu lagi atau tidak. Kau wanita yang sangat menarik, Helena.&rdqu

  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Sebentar Saja

    Kirei duduk di hadapan Owen, yang menatapnya dengan sorot tak dapat diartikan. “Sejak kapan kau ada di sini?” “Aku baru masuk.” “Aku tidak percaya.” Kirei menatap ragu.“Sungguh menyedihkan jadi Owen Wyatt. Kenapa sulit sekali mendapat kepercayaan dari orang lain?” Owen menggeleng tak mengerti, lalu berdecak pelan. “Ya, ampun. Apakah kata-kataku telah menyinggung perasaanmu?” Kirei menatap tak enak. “Aku tidak bermaksud begitu, mengingat semalam kau ….” Kirei tak melanjutkan kalimatnya.Owen justru tersenyum kalem menanggapi ekspresi tak enak yang Kirei tunjukkan. “Aku hanya sedang membutuhkan teman bicara,” ucapnya. “Kau pikir, aku adalah orang yang tepat untuk dijadikan teman bicara?”Owen kembali tersenyum kalem. “Ayo. Temani aku jalan-jalan. Anggap saja sebagai balas budi atas pertolonganku kemarin malam,” ujarnya enteng. Kirei mengembuskan napas pelan bernada keluhan. Wanita muda berkulit eksotis itu menatap aneh.“Ayolah, Nona.” Owen beranjak dari duduk, seakan tak menerima

  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Tuan Pemaksa

    Kirei tak langsung menyetujui ajakan Owen. Dia terpaku menatap pria tampan bermata biru itu. Kali ini, dirinya harus lebih berhati-hati. Jangan sampai kejadian seperti terhadap Hernan terulang kembali.“Aku bisa pulang sendiri,” tolak Kirei halus.“Kenapa?” Owen tersenyum kalem. “Jangan khawatir. Aku bukan penjahat yang akan menculikmu,” candanya, meskipun terdengar tidak lucu.Namun, Kirei tetap menanggapi dengan senyuman. Ucapan Owen cukup menghibur, walau tak tahu apakah itu murni candaan atau bukan.Owen melangkah makin dekat ke hadapan Kirei. “Aku tahu siapa kau sebenarnya,” ucap pria itu pelan dan dalam.“Maksudmu?” Kirei menautkan

  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Sang Pahlawan

    “Apa maksudmu, Tuan?” Kirei menatap tak mengerti.“Kami akan memberikan uang tips sesuai yang kau inginkan. Bagaimana?” Si pria tersenyum culas. “Kau tidak akan terlalu kewalahan melayani kami bertiga secara bersamaan ____”“Maaf. Aku tidak bisa,” tolak Kirei segera. Dia langsung berbalik, tak ingin meladeni para pria gila yang sedang berahi.“Hey, Sayang. Tunggu sebentar.” Pria itu meraih tangan Kirei, menahannya agar tidak pergi.Kirei yang merasa terancam, langsung berbalik. Tanpa segan, dia memukulkan nampan stainless yang dipegangnya ke kepala si pria hingga melepaskan cengkraman dan mundur beberapa langkah.Melihat temannya diperlakukan

  • Istri Cantik Penguasa Dingin   Tawaran Gila

    “Hai, Kawan. Apa kabar?” sapa Luis, seraya menyalami Owen.“Seperti yang kau lihat,” jawab Owen kalem, kemudian mengalihkan perhatian kepada Dev.“Ini Tuan Dev Aydin,” ucap Luis memperkenalkan.“Apa kabar, Tuan Dev,” sapa Owen, seraya mengulurkan tangan mengajak bersalaman.“Baik,” balas Dev datar. “Langsung saja ke inti dari pertemuan ini,” ucapnya tanpa basa-basi.Owen mempersilakan duduk, lalu memanggil pramusaji untuk memesan minuman. “Jadi, bagaimana? Apa yang bisa kubantu?” tanyanya.Dev tidak langsung menjawab. Dia mengeluarkan selembar foto dari dalam saku jake

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status