Share

Bab 875

Penulis: Aku Mau Minum Air
"Omong kosong!" Ketika melihat pisau tersebut, Kevin langsung melemparkannya dan menegur, "Aku tahu seperti apa karakter Bianca. Dia nggak mungkin melakukan hal seperti ini! Pasti ada salah paham di balik semua ini!"

Begitu mendengar putrinya dalam masalah, Kevin bergegas pulang. Tanpa diduga, dia malah melihat Bianca didesak sampai seperti ini. Menghukum sesuai aturan keluarga? Kepala keluarga saja belum bersuara, siapa yang berani memberi hukuman?

"Paman, kita nggak mungkin bisa tahu apa yang dipikirkan seseorang." Ivan menggeleng sembari meneruskan, "Hanya kalian berdua yang punya kunci gudang harta karun. Kalau bukan Bianca yang melakukannya, jangan-jangan ... kamu?

"Lancang sekali!" Kevin sontak memelotot sambil membentak, "Sebagai kepala keluarga, aku selalu bertindak dengan jujur. Mana mungkin aku melakukan sesuatu yang merugikan keluarga sendiri?"

"Aneh sekali. Kalau bukan kamu ataupun Bianca, masa ada setan di rumah ini?" timpal Ivan dengan nada misterius.

Meskipun Kevin selal
Bab Terkunci
Lanjutkan Membaca di GoodNovel
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terkait

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 876

    Begitu melihat pria itu, Kevin dan Bianca sama-sama mengernyit. Mereka merasa sangat gelisah sekarang."Paman Kevin, seharusnya kamu kenal orang ini, 'kan?" Ivan berjalan mengitari pengurus itu, lalu meneruskan dengan nada sinis, "Orang ini ingin kabur dengan membawa harta karun keluarga kita. Untungnya, aku berhasil menangkapnya. Setelah diinterogasi, dia baru mau berbicara jujur dan mengakui kesalahannya. Kunci gudang ini adalah buktinya.""Hei, kenapa diam saja? Ini kesempatanmu untuk menebus semua dosamu!" teriak Zeona yang maju dan menendang pria itu."Bukan salahku, ini bukan salahku!" Pria itu buru-buru berlutut, lalu menunjuk Bianca dan berteriak, "Nona Bianca yang menyuruhku melakukan semua ini! Aku hanya menuruti perintahnya! Aku nggak tahu apa-apa, jangan bunuh aku!"Sambil berbicara, pria terus bersujud di lantai. Melihat ini, ekspresi Bianca seketika menjadi masam. Dia menegur, "Omong kosong apa yang kamu katakan? Sejak kapan aku menyuruhmu melakukan hal seperti itu?""Non

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 877

    "Apa? Mengundurkan diri?" Begitu ucapan ini dilontarkan, semua orang sontak heboh. Sejak Kevin menjadi kepala keluarga, dia mengurus semuanya dengan sangat baik tanpa kenal lelah. Hampir semua orang tunduk kepadanya. Keputusan yang mendadak ini membuat mereka sulit untuk menerimanya."Ayah, masalah ini terjadi karenaku. Biar aku saja yang dihukum, kamu nggak perlu menggantikanku!" seru Bianca yang panik.Mundur dari jabatan kepala keluarga dan menyerahkan seluruh aset. Itu artinya, kerja keras ayahnya selama puluhan tahun ini akan hancur begitu saja. Mereka akan hidup miskin dan tidak berkesempatan untuk membalikkan situasi."Diam! Kamu nggak pantas bicara!" tegur Kevin yang menoleh. Baginya, tidak ada yang lebih penting dari putrinya."Kevin, kamu yakin dengan keputusanmu?" Tebersit kegembiraan pada tatapan Juno. Akan tetapi, dia segera menenangkan dirinya kembali."Kevin, mundur dari jabatan bukan hal sepele. Sebaiknya kamu pertimbangkan baik-baik dulu," ucap Billy yang mengelus dagu

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 878

    "Mengingat Bianca baru pertama kali melakukan kesalahan dan langsung mengakui kesalahannya, hukumannya bisa diampuni untuk kali ini." Setelah mengatakan hal itu, Juno mengalihkan pembicaraan, "Tapi, karena kerugian yang dialami keluarga cukup besar, kamu harus mengganti rugi. Begini saja, asalkan kamu bisa menyerahkan resep Pil Dua Warna, masalah hari ini kita anggap nggak pernah terjadi.""Resep Pil Dua Warna?" Bianca mengerutkan alisnya dan menolak, "Nggak mungkin!"Bianca sendiri tidak merasa bersalah, dia hanya mengalah karena tidak ingin memperumit masalah. Tak disangka, orang ini malah semakin menjadi-jadi dan mengincar resep Pil Dua Warna miliknya. Benar-benar serakah!Perlu diketahui bahwa resep Pil Dua Warna ini adalah harta yang tak ternilai harganya. Selama masih ada resep ini, Bianca masih bisa tetap bangkit kembali meskipun harus menyerahkan seluruh hartanya."Bianca! Paman sedang memberimu kesempatan, jangan nggak tahu diri!" bentak Ivan. Pil Dua Warna adalah benda yang s

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 879

    Melihat Luther yang begitu kejam, hati Bianca merasa senang. Sorot matanya berkobar menatap Luther. Rasanya puas sekali dilindungi oleh pria yang dicintainya."Berengsek! Tampaknya kamu nggak akan tahu kehebatan Keluarga Caonata kalau nggak diberi pelajaran!" Zeona langsung murka karena merasa dipermalukan Luther. "Pengawal, tangkap bocah ini!"Begitu perintah itu dilontarkan, belasan pengawal Keluarga Caonata langsung menyerbu Luther dengan penuh niat membunuh."Lancang sekali kalian!" Sebelum Luther turun tangan sendiri, Johan telah berkelebat melewati semua orang, lalu melakukan salto di udara. Dia mendarat dengan indah, mengadang di hadapan semua pengawal Keluarga Caonata. Setelah itu, dia melayangkan sebuah pukulan ....Duar!Seiring dengan suara ledakan, energi sejati meluap dari pukulannya. Belasan pengawal itu terpelanting dan mendarat dengan keras di lantai. Gelombang pukulan yang dahsyat itu berubah menjadi deru angin dan membuat semua anggota Keluarga Caonata terhempas mun

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 880

    Saat jarak mereka semakin dekat, Ivan membalikkan tubuhnya, lalu melayangkan tinju ke arah wajah Johan. Ketika tinju itu hampir mengenai dirinya, Johan tiba-tiba mengulurkan tangannya untuk menangkap tinju Ivan.Bum! Terdengar suara ledakan. Energi sejati pada tinju Ivan langsung dihancurkan hingga tak berdaya."Apa?" Ivan kaget melihat kejadian ini. Dia tidak menyangka tinju yang dikerahkannya dengan sekuat tenaga ini bisa dihancurkan oleh lawannya dengan mudah."Hanya begini saja?" tanya Johan dengan cuek. Setelah itu, dia meremas tangan Ivan hingga terdengar suara derakan tulang. Tangan Ivan langsung patah."Argh ...!" teriak Ivan dengan histeris. Namun di tengah teriakannya, Johan kembali menendang Ivan hingga terbang menabrak dinding dan memuntahkan darah. Situasi ini membuat semua anggota Keluarga Caonata terperangah.Perlu diketahui, kemampuan bela diri Ivan adalah yang terhebat di antara semua orang. Di Keluarga Caonata ini, tidak ada seorang pun yang bisa menandinginya. Hanya

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 881

    Tengah malam, di dalam Vila Embun."Paman Kevin, lukamu sudah nggak berbahaya. Kamu hanya perlu beristirahat beberapa hari lagi." Setelah selesai membalut luka Kevin, Luther memberinya sebutir Pil Penambah Darah. Untungnya, ketiga tusukan ini tidak mengenai organ vital Kevin. Kalau tidak, luka ini pasti akan sangat sulit ditangani."Luther, terima kasih atas bantuanmu malam ini." Kevin tersenyum dengan wajah ramah. Entah sejak kapan, dia telah menganggap Luther sebagai calon menantu terbaiknya."Nggak usah sungkan, ini hanya masalah kecil." Luther tersenyum tipis, lalu menimpali, "Paman Kevin, aku penasaran. Padahal kamu jelas-jelas bisa menangani situasi, kenapa kamu memilih untuk menusuk dirimu sendiri tiga kali?"Para pengawal rahasia Keluarga Caonata masih dalam kendali Kevin, situasi tadi jelas-jelas masih bisa ditangani jika Kevin mengambil keputusan tegas. Kenapa sekarang malah jadinya Kevin kehilangan kekuasaan dan semua hartanya?"Jelas sekali ada yang berulah dalam masalah ha

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 882

    Kesuksesan Keluarga Caonata saat ini adalah hasil dari akumulasi usaha mereka selama ratusan tahun. Memulai kembali semuanya dari awal bukanlah hal yang mudah."Ayah tenang saja, aku nggak pernah kalah dari siapa pun untuk masalah bisnis," pinta Bianca dengan percaya diri."Bagaimana rencanamu selanjutnya?" tanya Kevin."Prospek di sini nggak terlalu bagus, aku berencana untuk mengembangkan usaha di Midyar. Dengan Pil Dua Warna sebagai produk utama, aku ingin mengembangkan bisnisku sendiri," ujar Bianca dengan tekad kuat."Ke Midyar?" Kevin mengernyit, lalu melanjutkan, "Sepertinya Keluarga Caonata nggak punya koneksi di Midyar. Takutnya kamu akan sangat kesulitan kalau pergi ke sana.""Ayah, apa kamu sudah lupa bahwa Kakek bertugas di Midyar? Dengan perlindungannya, nggak akan ada yang berani menindasku di sana." Bianca tersenyum tipis."Sepertinya kamu sudah punya rencana." Kevin mengangguk dan menimpali, "Kalau begitu, semoga kamu beruntung."Dengan kemampuan putrinya dan dukungan d

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 883

    "Luther?" Mendengar nama itu, semua murid Istana Hawa sontak termangu. Tidak ada yang menyangka bahwa dokter genius yang disebutkan oleh pengawas berpakaian hitam itu ternyata adalah orang dari Vila Embun itu.Yang paling penting lagi adalah, mereka baru saja berselisih dengan orang itu beberapa hari yang lalu. Memalukan sekali rasanya jika mereka harus memohon pada Luther sekarang."Apakah kemampuan medis Luther benar-benar sehebat itu?" tanya Jana sambil mengernyit. Memang cukup mengesankan jika seorang pemuda berusia 20-an bisa menjabat sebagai tetua di Lembah Obat dengan usia semuda itu."Tentu saja hebat!" Pengawas berbaju hitam mengangguk. "Tetua Luther dilantik langsung oleh ketua kami, juga merupakan tetua yang paling muda di Lembah Obat. Kemampuan medisnya sangat luar biasa, bahkan tidak kalah dari Ketua sendiri!"Adegan saat Luther menyembuhkan pasien yang lumpuh saat itu masih membekas dalam ingatan mereka. Semua orang sangat kagum terhadap Luther."Meski usianya masih muda,

Bab terbaru

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2474

    Weker yang wajahnya pucat pun diseret pergi. Sejak kejahatannya terungkap, dia sudah dipastikan akan musnah dan bahkan seluruh keluarganya juga akan dihukum. Semua orang yang bersalah akan diadili dan yang tidak bersalah juga akan diminta pertanggungjawabannya jika pernah menikmati hasil kejahatannya. Bisa dibilang, seluruh keluarganya akan mengalami pembersihan besar-besaran."Wirya, sudah saatnya mengundang tamu utama kita," perintah Huston lagi setelah bekas darah di lantai sudah dibersihkan. Setelah membereskan Weker, target interogasi selanjutnya adalah Loland. Dibandingkan Weker, Loland jauh lebih sulit untuk dihadapi. Bagaimanapun juga, Loland memegang kekuasaan militer yang besar, bisa menjadi masalah besar jika Loland melawan karena merasa terdesak."Aku mengerti."Wirya merespons sambil memberi hormat, lalu segera memerintah bawahannya, "Panggil beberapa orang lagi dan ikuti aku."Loland meraih kedudukannya sebagai seorang jenderal besar dengan prestasinya yang mampu menghada

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2473

    "Berengsek! Setelah melihat semua bukti kejahatan ini, apa lagi yang ingin kamu katakan?" teriak Huston dengan nada muram.Weker yang sudah ketakutan sampai berkeringat dingin pun berkata dengan terbata-bata, "Pangeran Huston, tolong dengar penjelasanku .... Semua ini palsu, pasti ada orang yang ingin menjebakku. Aku sudah taat hukum selama bertahun-tahun ini, mana mungkin aku melakukan hal kotor seperti ini.""Buktinya sudah jelas, kamu masih berani membantah? Aku rasa kamu nggak akan menyerah kalau nggak terdesak."Huston melambaikan tangannya dan memerintah, "Pengawal, seret dia ke penjara bawah tanah dan siksa dia. Aku ingin lihat seberapa keras mulutnya.""Siap!" jawab sekelompok Tim Penegak Hukum yang langsung masuk dan mengepung Weker.Melihat keadaan itu, Weker akhirnya menjadi panik. Dia langsung berlutut dan mulai terus memohon ampun, "Pangeran Huston, aku mengaku salah. Aku hanya khilaf sesaat. Mohon Pangeran Huston mengingat jasaku yang sudah mengabdi pada Atlandia selama b

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2472

    Malam pun perlahan-lahan tiba. Saat ini, Huston sedang membaca buku sambil menunggu hasilnya dengan diam di ruang konferensi. Setelah berhasil menghasut Trisno untuk memberontak, mencari bukti kejahatan dari Loland dan Weker hanya masalah waktu.Selama ini, kediaman Raja Atlandia selalu berpura-pura tidak tahu tentang transaksi keuangan yang dilakukan Loland dan Weker. Bagaimanapun juga, seorang pejabat mengambil sedikit keuntungan bukan hal besar.Namun, kali ini berbeda. Loland dan Weker sudah diam-diam merencanakan pembunuhan terhadap Gema, yang berarti mereka sudah meremehkan dan menantang wibawa kediaman Raja Atlandia. Ini adalah pelanggaran yang serius. Jika mereka tidak dihukum dengan tegas, entah akan ada berapa banyak orang lagi yang akan mengikuti jejak mereka kelak."Pangeran Huston." Pada saat itu, Wirya yang merupakan kapten Tim Penegak Hukum bergegas masuk ke dalam ruang konferensi. Napasnya yang terengah-engah menunjukkan dia sudah berlari sepanjang perjalanan ke sini ka

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2471

    Saat ini, Trisno benar-benar panik. Sebelumnya, dia hanya khawatir akan terseret dalam masalah ini. Namun, sekarang tuduhan besar langsung dijatuhkan kepadanya, membuatnya sungguh kewalahan."Hmph! Bukti sudah sangat jelas, kamu masih berani menyangkal? Apa aku harus menggunakan penyiksaan agar kamu mau bicara?" bentak Huston dengan tegas."Pangeran! Aku benar-benar nggak bersalah!" Trisno ketakutan hingga hampir menangis. Dia mengangkat tangan dan bersumpah, "Aku bersumpah, kalau aku benar-benar terlibat dalam pembunuhan Gema, aku akan disambar petir dan nggak akan pernah terlahir kembali!""Kalau sumpah itu berguna, lalu buat apa ada tim penegak hukum?" Ekspresi Huston tetap dingin. "Karena kamu adalah pejabat senior di Atlandia, aku memberimu kesempatan untuk mengaku. Kalau kamu mengaku, hukumannya akan lebih ringan. Kalau kamu tetap bersikeras, jangan salahkan aku kalau kamu berakhir di Penjara Iblis!"Begitu mendengar kata Penjara Iblis, tubuh Trisno langsung gemetaran hebat. Deng

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2470

    Sepuluh menit kemudian, Loland kembali dipersilakan keluar dari ruangan nomor 1 gedung A. Namun, dibandingkan sebelumnya, sikap Wirya berubah 180 derajat, menjadi sangat ramah."Jenderal, Pangeran sudah menyelidiki semuanya. Kali ini, masalah ini sama sekali nggak ada hubungannya denganmu. Kami yang telah keliru. Mohon maaf atas kelancangan kami," kata Wirya sambil tersenyum dengan sikap sangat rendah hati."Oh?" Melihat ekspresi penuh sanjungan di wajah Wirya, Loland mengangkat alisnya dan tampak sedikit terkejut.Baru beberapa saat yang lalu, suasana di antara mereka masih begitu tegang. Sekarang, Wirya tiba-tiba menjadi begitu ramah?"Sudah benar-benar diselidiki?" tanya Loland dengan nada menyelidik."Tentu! Berdasarkan penyelidikan kami, hilangnya Gema disebabkan oleh pembalasan dendam dari musuhnya di Midyar," ujar Wirya dengan wajah serius."Selama ini Gema bertindak semena-mena di luar dan menimbulkan banyak masalah. Dia pantas mendapatkan semua ini. Alasan Pangeran menyelidiki

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2469

    "Jenderal Loland, silakan!" Wirya meletakkan satu tangan di gagang pedangnya, sementara tangan lainnya membuat gerakan mengantar tamu pergi."Hmph!" Loland melirik dingin gerakan kecil Wirya itu, lalu berbalik meninggalkan ruangan. Huston memiliki kecurigaan, tetapi selama tidak ada bukti, Huston tidak bisa berbuat apa-apa terhadapnya.Wirya mengantar Loland keluar, lalu kembali ke ruangan nomor 1 di gedung A. Setelah menutup pintu, dia berjalan ke ruangan nomor 2 di gedung A dan mempersilakan Weker keluar dan membawanya ke ruang konferensi."Salam hormat kepada Pangeran Huston!" Begitu memasuki ruangan, Weker segera membungkuk dengan sopan."Silakan duduk." Huston tetap tanpa ekspresi. Setelah Weker duduk, dia memberi isyarat kepada Wirya untuk menuangkan secangkir teh."Apa kamu tahu alasan aku memanggilmu hari ini?" tanya Huston dengan nada datar. Sama seperti sebelumnya, kalimat pembuka ini penuh dengan makna pengujian."Apa ini tentang hilangnya Gema?" Weker bertanya balik."Oh? S

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2468

    Efisiensi Tim Penegak Hukum sangat tinggi. Hanya dalam waktu satu jam saja, ketiga orang itu sudah dibawa ke kediaman Raja Atlandia.Saat memasuki kediaman itu, Wirya sengaja membiarkan ketiga orang itu bertatap muka sebentar sesuai perintah Huston. Namun, dia tidak memberi mereka kesempatan untuk berbicara dan langsung dipisahkan ke dalam tiga ruangan berbeda untuk diawasi secara ketat.Berhubung status ketiganya tinggi, Tim Penegak Hukum tidak menggunakan kekerasan. Sebaliknya, mereka malah dijamu dengan teh dan anggur terbaik. Satu-satunya syaratnya adalah mereka tidak boleh meninggalkan ruangan dan hanya bisa menunggu panggilan dari Huston. Loland ditempatkan di ruangan nomor 1 di gedung A, Weker di ruangan nomor 2, dan Trisno di ruangan nomor 3.Ketiga kamar itu berdekatan, hanya dipisahkan dengan satu dinding. Mereka bisa langsung melihat satu sama lain jika keluar dari kamar itu, tetapi mereka tidak mengetahui hal ini. Huston sengaja mengatur hal ini karena dia tahu dia harus me

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2467

    "Eh?"Mendengar perkataan itu, Loland juga langsung mengernyitkan alisnya. Tim Penegak Hukum dari kediaman Raja Atlandia ini tidak pernah dikerahkan sembarangan, tetapi pertanda ada kejadian yang sangat besar jika mereka bergerak. Masalahnya adalah Gema ini hanya anggota Keluarga Paliama yang kecil saja, tidak pantas mendapatkan perhatian yang begitu besar dari Huston."Pak Weker, kamu yakin Tim Penegak Hukum ini benar-benar sudah bergerak dan tujuannya untuk mencari Gema?" tanya Loland.Weker menjawab dengan ekspresi serius, "Tentu saja benaran. Tadi atasan sudah memberikan perintah agar tugas pengawasan kota diserahkan pada kapten Tim Penegak Hukum untuk sementara ini. Sekarang semua urusan pertahanan dan penyelidikan sudah berada di bawah kendali mereka.""Aneh. Kenapa Pangeran Huston harus begitu susah payah seperti ini hanya untuk seorang tokoh kecil?" kata Loland yang terlihat bingung.Berdasarkan penyelidikan Loland, ini pertama kalinya Gema dan Huston bertemu. Meskipun ada kerj

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2466

    Keesokan paginya, di dalam kediaman Raja Atlandia. Setelah selesai sarapan, Huston hendak menghubungi Gema. Namun, telepon Gema tidak bisa dihubungi. Setelah dicoba beberapa kali, telepon itu tetap tidak ada yang menjawab."Eh?" Huston merasa agak aneh. Semalam mereka sudah sepakat hari ini akan pergi ke Midyar bersama-sama, mengapa Gema tiba-tiba tidak bisa dihubungi? Apakah Gema mengingkari janjinya?Namun, setelah dipikir-pikir, Huston merasa hal ini tidak mungkin. Semalam mereka berbincang dengan sangat akrab dan bahkan sudah seperti saudara. Jika mereka pergi bersama-sama, mereka juga bisa saling menjaga. Lagi pula, jika Gema harus meninggalkan Atlandia karena urusan mendesak, Gema pasti akan memberitahunya terlebih dahulu dan tidak akan menghilang begitu saja."Jangan-jangan terjadi sesuatu padanya."Huston yang tiba-tiba merasa gelisah segera memanggil orang kepercayaannya dan memerintahkan, "Segera selidiki dan cari tahu di mana Gema sekarang. Begitu ada kabarnya, segera lapork

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status