Share

Bab 58

Penulis: Marwa Safira
"Kamu!" Chelsea tidak bisa menahan diri dari berteriak, tetapi dia langsung menenangkan dirinya.

Mereka berada di tempat umum, terlebih lagi di hadapan Chris.

Mereka merasa takut dengan identitas Chris, jadi mereka tidak akan menuduhku dengan begitu tidak malu di hadapan Chris.

Suasananya kembali menjadi aneh.

Kali ini, tidak ada yang berinisiatif untuk berbicara, hingga pesanan kami disajikan satu per satu.

Chris mengambil sepiring iga kambing di hadapanku, memotong dagingnya dalam potongan kecil, lalu mengembalikannya padaku.

Melihat potongan daging kambing yang panas dan berminyak itu, aku tersenyum sambil berkata, "Terima kasih, Kak Chris."

Julian tiba-tiba berkata dengan kesal, "Luna nggak suka makan iga kambing."

"Oh ya?" tanya Chris dengan alis terangkat.

Julian berkata dengan sangat yakin, "Aku sudah menikah dengannya selama lima tahun, jadi aku tahu apa yang dia sukai. Dia sangat membenci daging kambing."

Aku menusuk sepotong daging kambing dengan garpu dan memasukkannya ke mu
Bab Terkunci
Lanjutkan Membaca di GoodNovel
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terkait

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 59

    Dengan mengucapkan kata-kata itu, Chris sudah seperti mengatai Julian bukan seorang pria sejati secara tidak langsung.Di bawah meja, aku mencengkeram serbet erat-erat.Ada satu saat di mana aku mengira bahwa Julian akan tiba-tiba marah besar, jadi aku langsung mengulurkan tanganku dan memegang tangan Chris.Tak kusangka, begitu aku menyentuh tangannya, tangannya yang kuat langsung menggenggam tanganku dengan erat.Genggamannya tidak kuat, tetapi seperti sedang menenangkanku.Perasaan tegang dalam hatiku seketika mereda.Aku mengangkat kepalaku dan melihat ekspresi Julian yang benar-benar masam.Setelah sangat lama, dia berkata dengan kesal, "Pak Chris, ada beberapa hal yang nggak kamu ketahui."Chris mendorong kacamatanya sambil berkata, "Aku baru pulang negeri nggak lama, jadi memang ada beberapa hal yang nggak kuketahui. Aku juga nggak akan asal berkomentar."Dia menatapku sambil berkata, "Hanya saja, aku nggak akan membiarkan Luna terluka lagi."Kemudian, dia menatap ke arah Julian

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 60

    Chris menarikku sambil berkata, "Ayo kita pindah tempat."Tanpa melihat Julian dan Chelsea sama sekali, dia langsung meninggalkan restoran ini.Aku tidak bisa menahan diri dari menoleh. Aku hanya melihat Julian dan Chelsea yang masih berdebat dengan canggung dengan manajer restoran.Kalau dipikir-pikir, mereka seharusnya memesan tempat di restoran ini untuk makan malam romantis berdua. Hanya saja, tak disangka, pihak restoran malah tidak lagi melayani mereka.Namun, bagaimana restoran sebesar ini bisa ditutup begitu saja?Aku mengikuti Chris.Dia berjalan sangat cepat sambil terus menarik tanganku.Dia membawaku keluar dari restoran ini, lalu berbelok dan naik ke lantai dua.Aku merasa terkejut, aku tidak memahami rencananya.Di lantai dua, langsung ada pelayan berpakaian rapi yang menyambut kami dan membawa kami ke tempat duduk yang elegan di teras di lantai dua.Aku menunduk dan melihat Julian membawa Chelsea pergi dengan amarah yang menggebu-gebu melalui jendela kaca yang setengah t

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 61

    Saat aku sedang makan, aku tiba-tiba teringat akan perihal Julian sama sekali tidak memahamiku, dia sama sekali tidak mengetahui makanan yang kusukai dan tidak bisa kumakan.Dengan perasaan frustrasi, aku tiba-tiba berkata, "Kalau begitu, apa artinya pernikahanku dengan Julian selama lima tahun?"Chris menyesap seteguk sampanye dan berkata dengan santai, "Artinya ketulusanmu disia-siakan."Aku tidak bisa berkata-kata....Keesokan paginya, aku bangun pagi. Saat aku menyalakan ponselku, aku melihat puluhan pesan dari pembeli yang menanyakan harga barang.Aku memilih beberapa pesan yang menunjukkan niat untuk membeli dan membalas pesan tersebut.Ada yang menunjukkan kepercayaan terhadap barang mewah bekas yang didiskon ini, sedangkan ada juga yang menunjukkan kecurigaan.Aku tidak memiliki kesan apa pun terhadap internet selama beberapa tahun ini, ingatanku berhenti tidak lama setelah WhatsApp digunakan secara luas.Aku membalas pesan-pesan ini dengan susah payah. Dalam sekejap, hari sud

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 62

    Esther menatapku sambil tersenyum, seakan-akan dia sedang mengatakan bahwa dia mengetahui segalanya."Aduh, bukan itu maksudku. Hanya saja, Nona Luna terlalu kurus," kata Esther sambil membawa mangkuk kosong ke dapur.Aku merasa sangat kenyang, sehingga aku hanya bisa berjalan mengelilingi apartemen seluas 200-an meter persegi ini untuk mencerna makananku.Saat aku berjalan melewati dapur, aku melihat Esther yang sedang menyiapkan berbagai macam daging.Aku pun bertanya dengan terkejut, "Bibi Esther, apakah Bibi akan memasakkan semua daging ini untukku? Aku nggak makan malam sebanyak ini."Tanpa menatapku, Esther berkata, "Nanti malam, Tuan Chris juga akan datang makan. Ini pertama kalinya aku memasak untuk majikanku, jadi aku seharusnya memasak masakan yang paling aku kuasai, bukan?"Aku lagi-lagi tercengang. "Kak ... Chris juga akan datang?"Esther tersenyum sambil menjawab, "Ya. Bukankah Tuan Chris tinggal di sini?"Aku melambaikan tanganku dengan tergesa-gesa sambil menjawab, "Buka

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 63

    Esther berkata, "Wah, itu pasti Tuan Chris."Namun, saat pintunya dibuka, lagi-lagi ada sebuket bunga bakung "Casablanca" berwarna merah muda.Bunga bakung memiliki bentuk yang lebih besar daripada bunga mawar, sehingga buketnya terlihat sangat besar.Esther terkejut, begitu pula dengan aku.Si pengantar bunga membiarkanku tanda tangan sambil berkata, "Dalam perjalanan, bunga ini menarik banyak perhatian. Ada yang ulang tahun, ya?"Aku benar-benar kebingungan. "Benar-benar ada yang mengirimkan bunga ini padaku, ya? Atau salah kirim?"Pengantar bunga itu bertanya, "Apakah Anda Luna Winston?"Aku pun mengangguk.Pengantar bunga itu memeriksa alamat dan namaku, lalu tersenyum sambil berkata, "Kalau begitu, nggak ada yang salah. Saya pergi dulu, ya."Seusai berbicara, dia langsung pergi.Melihat dua buket bunga yang besar itu, aku dan Esther saling bertatapan.Sebelum Esther bisa mengucapkan apa pun, aku langsung berkata, "Ini bukan dari Kak Chris."Aku langsung kembali ke kamarku dan meng

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 64

    Aku mengira bahwa Julian menghubungiku lagi dengan nomor telepon lainnya. Tanpa melihatnya, aku langsung menerima panggilan itu dan berseru dengan penuh amarah, "Julian, dasar bajingan kotor! Kalau kamu menghubungiku lagi, aku akan menuntutmu!"Di ujung telepon lainnya, orang itu terdiam.Sesaat kemudian, Chris bertanya dengan tidak berdaya, "Luna, kenapa kamu beradu mulut dengan orang itu? Apa yang terjadi?"...Saat Chris datang, sudah ada lima buket bunga dengan jenis yang berbeda-beda di ruang tamu.Setiap buket bunga itu berwarna merah muda, sangat indah dan dibungkus dengan sangat cantik. Selain itu, semuanya terlihat sangat mahal.Suasana di ruang tamu menjadi agak aneh.Aku mengambil kartu dari buket bunga itu dan membaca tulisannya. "Apakah kamu menyukai jenis bunga ini?""Dari: Penggemarmu."Gila, ya!Aku langsung merobek pesan itu.Chris membuka jendela agar udara segar masuk ke apartemen ini.Dia memberi perintah pada petugas keamanan yang naik ke lantai atas. "Buang semuan

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 65

    Esther langsung memeriksa kondisiku sambil berkata, "Aduh, Nona Luna, jangan cuci piring lagi, deh. Cepat cuci tangan, lalu temani Tuan Chris menonton televisi saja."Dia bergegas mengedipkan matanya padaku.Mendengar suara ini, Chris berjalan ke arah dapur.Esther langsung mendorongku ke pelukan Chris sambil berkata, "Tuan Chris, cepat bawa Nona Luna ke luar. Dia nggak cocok melakukan pekerjaan kasar seperti ini."Karena dorongan Esther, aku langsung terjatuh ke pelukan Chris.Aku merasa canggung, dorongan Esther terlalu kuat.Chris menangkap tubuhku dan mengamati pakaianku yang sudah basah.Dia menarikku ke luar sambil berkata, "Ganti dulu bajumu."Aku hanya mengiakan ucapannya dalam kondisi terkejut dan pergi berganti pakaian dengan patuh.Saat aku keluar lagi, Chris sudah duduk di sofa sambil menonton berita.Aku berdiri sejenak dengan canggung, lalu duduk di sofa, tidak jauh darinya.Sejujurnya, sikap Chris tidak terlalu dingin. Sebaliknya, dia tidak jauh berbeda dari Louis, kakak

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 66

    Pada saat ini, Tania tiba-tiba menghubungiku. "Luna, ada apa dengan kamu dan Julian? Hari ini, dia menghubungiku dan marah-marah padaku."Begitu aku mendengar nama Julian, aku langsung merasa mual.Aku bergegas berjalan ke balkon sambil bertanya, "Kenapa dia marah-marah?"Tania langsung menjawab, "Katanya, kamu pasti jadi seperti ini karena hasutanku."Aku seketika naik darah. "Dia nggak tahu apa yang sudah dia lakukan? Dia malah menyalahkan orang lain, dasar nggak tahu malu!"Tania berkata, "Aku juga memarahinya seperti itu. Coba kamu tebak apa yang dia lakukan.""Apa yang dia lakukan?" tanyaku.Tania membuang napas dan menjawab, "Dia menghubungi atasanku dan membuatku ambil cuti tanpa gaji.""Ahh!" Aku benar-benar terkejut. "Dia benar-benar nggak tahu malu, ya!"Tania seperti tidak peduli, dia berkata, "Aku nggak takut. Kebetulan, akhir-akhir ini, aku ingin istirahat dan jalan-jalan."Mendengar ucapan Tania, aku benar-benar merasa tidak nyaman.Tania sudah terlibat dalam masalahku. D

Bab terbaru

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 100

    Dia memandang ke sekeliling jalanan yang gelap dengan ketakutan.Tadi, dia merasa ketakutan, sehingga dia sama sekali tidak menyadari bahwa Julian sudah mengemudi ke jalanan gunung yang berkelok-kelok.Tidak ada yang melewati jalan ini selama beberapa kilometer.Namun, Julian tetap berseru, "Turun!"Chelsea menangis dengan makin keras sambil berkata, "Julian, aku nggak bisa turun. Kalau kamu marah, kamu bisa memukulku dan memarahiku. Kenapa kamu harus membawaku ke sini dan menakut-nakutiku seperti ini? Huhuhu ...."Sambil mengucapkan kata-kata ini, dia mendekat pada Julian dan menarik Julian untuk memohon belas kasihan.Julian langsung mendorongnya dengan kasar, sehingga Chelsea menabrak jendela mobil.Chelsea mengerang dengan pelan, lalu terus menarik Julian tanpa memedulikan luka di kepalanya.Julian turun dari mobil, berjalan ke sisi penumpang dan membuka pintu mobil.Dengan ekspresi masam, dia menarik Chelsea untuk turun dari mobil.Chelsea ditarik hingga rambutnya berantakan. Dia

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 99

    Saat mereka pergi, mereka terlihat sangat memalukan.Jacob menggeleng sambil berkata, "Aih, dia nggak bisa menerima kekalahannya, ya."Carson juga membuang napas dan berkata, "Pacarnya si Julian sungguh keterlaluan."Chris berkata pada dua paman itu, "Sebenarnya, Pak Julian lumayan hebat, tapi dia mungkin agak kurang dalam hal perasaan."Jacob tertawa dan berkata, "Dia bahkan nggak bisa memahami hal sesederhana ini, bagaimana kita bisa mengharapkannya untuk melakukan hal besar?"Carson juga berkata, "Dulu, aku merasa bahwa Julian andal, berani dan pekerja keras. Sekarang, sepertinya dia kurang lihai, ya."Kedua bos besar itu saling bertatapan, lalu menggeleng secara bersamaan.Hatiku tergerak dan aku menatap Chris.Tidak terlihat ekspresi apa pun di wajah Chris. Dia tetap terdengar seperti sedang membela Julian, tetapi ....Setelah apa yang terjadi, reputasi yang sudah Julian bangun di dunia bisnis sepertinya mulai goyah.Siapa yang paling pintar?Tiba-tiba, aku merasa bahwa Chris terl

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 98

    Julian mendengus dengan dingin dan menjawab, "Dari dulu, kamu selalu sangat cemburu padanya. Kamu selalu memfitnahnya, melukainya dan bahkan mengancamnya. Kamu sudah melakukan banyak sekali perbuatan jahat. Hari ini, kamu lagi-lagi mengulang trik yang sama."Aku sudah mati rasa, jadi aku berkata pada pelayan itu, "Periksa saja kamera pemantaunya. Rekamannya bisa membuktikan apa yang terjadi."Begitu aku mengucapkan kata-kata ini, ekspresi Julian berubah, sedangkan Chelsea tampak bersalah.Dia langsung melemparkan diri ke pelukan Julian dan berkata, "Julian, sudahlah. Aku hanya terluka ringan, mungkin Nona Luna nggak sengaja. Tangannya hanya tergelincir, dia bukan sengaja mau melukaiku."Kemudian, dia menatapku sambil bertanya, "Benarkah begitu, Nona Luna?"Dengan ekspresi datar, aku menjawab, "Bukan aku yang menentukan kebenarannya. Lagi pula, sebelum mencari tahu apa yang terjadi, Pak Julian sudah menganggap bahwa akulah yang melukaimu."Chelsea bergegas berkata pada Julian, "Julian,

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 97

    Di ruang istirahat, ada rangkaian bunga, alat musik dan bahkan permainan mahyong.Hal-hal ini adalah pelayanan untuk tamu wanita kelas atas. Aku pernah melihatnya, jadi aku memilih rangkaian bunga yang kusukai dan mulai merangkai bunga.Pada saat ini, Chelsea berjalan masuk dengan anggun.Wajahnya sudah merah, dia sepertinya sudah minum banyak saat makan malam.Aku hanya meliriknya sekilas dan melanjutkan merangkai bunga.Chelsea duduk di sampingku dan mengamatiku untuk sangat lama."Ada apa?" tanyaku padanya.Chelsea tersenyum sambil menjawab, "Nona Luna, kuakui, aku sudah meremehkanmu."Aku fokus memotong ranting bunga sambil berkata dengan cuek, "Nona Chelsea, kalau ada yang mau kamu katakan, katakan saja langsung."Chelsea membuang napas dan berkata padaku, "Nona Luna, bagaimana kalau aku membujuk Julian untuk memberimu uang satu triliun? Apakah kamu akan setuju untuk bercerai dengannya?"Aku mengangkat kepalaku untuk menatapnya.Chelsea menatapku dengan tatapan yang terlihat sungg

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 96

    Dia merasa bahwa aku lagi-lagi akan menindas Chelsea. Hanya saja, mengapa tadi dia tidak bersedia untuk mengungkapkan hubungan mereka?Sepertinya cedera otakku masih belum sembuh. Kalau tidak, mengapa aku sama sekali tidak memahami maksud pria-pria ini?Chelsea yang tidak bisa melakukan apa pun padaku pun langsung menghadap ke arah Chris.Suaranya tetap lembut, pria mana pun yang mendengarnya pasti akan mengasihaninya.Inilah kemampuan Chelsea, dia tidak tahu malu dan bisa menunjukkan kelemahannya setiap saat.Aku mendengarnya berkata pada Chris, "Pak Chris, sudah lama sekali saya mengagumi Anda. Hari ini, kita bertemu secara resmi. Tak saya sangka, Anda benar-benar lebih tampan dan keren daripada yang dikatakan orang-orang."Chris hanya mengiakan ucapannya dengan pelan.Chelsea pun melanjutkan ucapannya. "Pak Chris, Anda sudah sangat sukses di usia semuda ini. Saya benar-benar iri pada Nona Luna ... dia selalu mencari tipe pria seperti ini."Mendengar ucapan Chelsea, aku hampir menyem

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 95

    Aku seketika terdiam.Begitu pula dengan semua orang.Tempat ini tiba-tiba menjadi sangat sunyi.Aku melihat ekspresi Julian menjadi sangat masam, sama halnya dengan ekspresi Chelsea.Aku menarik lengan baju Chris dengan pelan.Chris tersenyum padaku sambil berkata, "Sudah, ayo duduk."Dia pun membawaku ke tempat duduk kami.Sedangkan Julian dan Chelsea hanya berdiri di tempat untuk sangat lama.Kali ini, Julian malah dipermalukan seperti ini. Sepertinya dia sedang meragukan apakah dia harus pergi saja atau tidak.Namun, hampir semua hadirin pesta ini adalah bos besar yang paling ternama di dunia bisnis. Jika Julian pergi begitu saja, pandangan semua orang tentang dirinya sepertinya akan berubah.Akhirnya, Julian membawa Chelsea ke meja mereka dengan ekspresi masam.Aku melihat Chelsea menatapku dengan tatapan yang sangat rumit, ada kecemburuan, dendam dan juga kebencian.Aku menurunkan tatapanku dan tidak lagi melihat mereka.Aku tidak mengerti mengapa Chris sengaja membawaku ke tempa

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 94

    "Perlakuan nggak adil yang dia terima di masa lalu adalah kesalahanku. Mulai sekarang, dia adalah pacarku dan akan menjadi istriku," kata Chris.Sekujur tubuhku bergetar, air mataku juga hendak mengalir dengan tidak terkendali.Aku berusaha keras untuk menahan air mataku, tetapi mataku tetap berkaca-kaca.Aku tidak bisa melihat ekspresi orang-orang dengan jelas, aku juga tidak ingin melihat wajah Julian yang gelap lagi.Aku hanya tahu bahwa Chris membelaku dan mendukungku di hadapan semua orang.Chris ingin menggunakan namanya untuk menghapus sejarahku yang memalukan.Dia ingin menarikku keluar dari lumpur yang kotor.Julian ingin memarahi Chris, tetapi dia ditahan oleh Chelsea.Chelsea berkata dengan lembut, "Selamat, Pak Chris! Selamat ... Nona Luna!"Wajahnya yang cantik menyembunyikan kecemburuan yang sangat samar.Dia berkata pada Julian yang berekspresi gelap, "Julian, lihatlah, Pak Chris begitu berani dalam mengejar cinta. Apakah kita ...."Julian tiba-tiba tertawa dengan sinis

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 93

    Aku berdiri dari bangku dan berjalan menghampiri Chris.Aku merasa gugup hingga telapak tanganku berkeringat dan jantungku berdebar kencang. Namun, aku tahu bahwa apa pun yang terjadi, aku harus tetap tenang.Kalau aku lepas kendali atas emosiku, aku bukan hanya akan mempermalukan diriku, tetapi juga akan merusak harga dirinya Chris.Saat Chris melihat Julian, dia mengangkat gelas di tangannya ke arah Julian dan tersenyum dengan ambigu.Kemudian, dia memanggilku dengan lembut. "Luna, sini."Ekspresi Julian yang tadinya masih biasa-biasa saja seketika menggelap. Dia pun menatapku dengan tatapan tidak percaya.Sedangkan aku juga kebetulan berjalan ke sisi Chris.Chris membiarkanku merangkul lengannya dan tersenyum sambil menatap Julian yang sedang terkejut.Chris berkata, "Luna, jangan khawatir."Aku menahan rasa takut dalam hatiku sambil menganggukkan kepalaku.Aku tentu saja merasa panik, tetapi dalam lubuk hatiku, aku memercayai Chris.Aku yakin dia tidak akan sengaja membiarkanku dip

  • Cinta Baru Setelah Lupa Ingatan   Bab 92

    Di dalam sebuah ruangan pribadi yang sangat luas dan elegan, aku melihat beberapa wajah yang kukenal.Aku pernah melihat orang-orang ini ... di televisi!Otakku seketika berhenti berfungsi lagi. Untung saja, aku masih mengingat instruksi Chris. Aku memaksakan seulas senyuman yang canggung dan merangkul lengan Chris erat-erat.Orang-orang yang hadir di tempat ini tersenyum sambil melihat ke arah kami.Seseorang berkata, "Eh, ini pertama kalinya aku melihat Chris bawa pendamping. Chris, sini, biar Paman Jacob lihat.""Paman Jacob" mengenakan pakaian tradisional yang terlihat sangat rapi dan jelas-jelas merupakan buatan tangan.Chris membawaku menghampiri Jacob dan menyapa orang itu dengan sopan. "Apa kabar, Paman Jacob. Ini Luna Winston, pacarku."Dalam sekejap, ruangan ini menjadi sunyi senyap.Bahkan pelayan yang menyajikan minuman pun menoleh dengan terkejut.Tubuhku menjadi sangat kaku, sehingga aku tidak tahu apa yang harus kulakukan.Mengapa ... mengapa Chris mempublikasikan hal in

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status