Share

Bab 594

Author: Shana
Perasaan saat dicekik benar-benar tidak nyaman.

Perasaan saat kehilangan oksigen membuat orang tanpa sadar akan meronta.

Hanya saja Nabila tidak.

Nabila mengulurkan tangannya dan menembakkan anak panah dari lengan pakaiannya.

Seharusnya ketua sekte pasti akan meninggal dalam jarak yang sedekat ini.

Tiba-tiba ....

Buk!

Ketua sekte tiba-tiba mengeluarkan energi sejati di tubuhnya, yang membuat Nabila serta anak panah itu terlempar keluar dari kereta kuda.

Bruk!

Nabila terjatuh dengan punggung menghadap tanah.

Nabila mengangkat pandangannya, dia melihat atap kereta kuda yang terbuka seperti bunga teratai dan memperlihatkan pria yang sedang berada di dalam.

Orang itu adalah ketua Sekte Aziz, penjahat yang bersembunyi di balik semua ini.

Dia menatap Nabila dengan tatapan dingin.

"Orang yang menghalangiku akan mati!"

Ketua sekte mengulurkan tangannya setelah mengatakan ini, terdapat kekuatan internal yang dikerahkan ke arah Nabila.

Tatapan Nabila mendingin pada saat ini, dia segera menendang
Locked Chapter
Continue Reading on GoodNovel
Scan code to download App
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Lis Za
iki piyeee bonus habis
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 595

    Para manusia obat segera menerjang ke depan setelah melihat gerbang kota terbuka.Mereka terus menerjang ke depan, para prajurit penjaga kota sedang berjaga di belakang gerbang kota. Kedua belah pihak menemui jalan buntu.Pangeran Rio sedang berdiri di atas menara, dia melihat Kaisar sedang berada dalam bahaya dan berteriak dengan keras."Lindungi Kaisar!"Yohan terbang ke langit untuk menjauhi manusia obat itu.Kemudian dia menghadapi ketua Sekte Aziz.Serta Nabila.Yohan merasa sedikit terkejut, karena dia tidak menyangka Nabila akan kembali.Apakah setelah menyelamatkan Joseph, Nabila tidak bisa melepaskan tanggung jawabnya sebagai Mayor Jenderal Joka dan datang untuk menyelamatkan kota?Singkatnya, Nabila tidak mungkin kembali karena dirinya.Selain para manusia obat, masih terdapat banyak murid Sekte Aziz yang tersisa.Mereka berdiri di belakang ketua sekte untuk bersama-sama menyerang Yohan.Ketua sekte berkata pada Yohan."Kaisar Tiran bukan orang yang bijaksana. Kami ingin meng

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 596

    Debu sudah menghilang pada saat ini. Mereka melihat seorang wanita bercadar yang berdiri di belakang ketua sekte memberikan tusukan yang fatal pada ketua sekte.Nabila langsung mengenali wanita itu, dia adalah orang yang menolongnya pada malam itu, serta menyebut dirinya sebagai "Sirlia"."Nona Laina! Apa yang kamu lakukan!" tanya seorang murid Sekte Aziz dengan marah dari kejauhan.Ketua sekte yang ditusuk oleh Laina segera mencekik lehernya.Ketua sekte sama sekali tidak menyangka bahwa murid kepercayaannya akan mengkhianatinya!Wanita ini menyerangnya saat energi sejatinya terkumpul di mana dia tidak bisa menerima kekuatan dari eksternal. Ini sama saja dengan membunuhnya!Dia ingin membunuh pengkhianat ini!Hanya saja Yohan bertindak lebih cepat darinya, Yohan mengarahkan telapak tangannya ke punggung ketua sekte.Puft ....Cadar Laina dipenuhi dengan darah. Tatapan Laina menajam, lalu dia kembali menusuk dada ketua sekte.Ketua sekte pasti tidak pernah menyangka bahwa dia yang memi

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 597

    Yohan tidak ingin menemui Nabila.Yohan mengetahui bahwa Nabila ingin bertemu dengannya karena Joseph.Nabila sudah tidak memiliki petunjuk dan ingin meminta bantuan darinya.Ekspresi Yohan terlihat masam.Hati manusia terbuat dari daging, sedangkan daging bisa terluka dan mati.Kemarin malam, Yohan sudah tidak lagi berharap pada Nabila saat mengetahui dia mengabaikan keamanan Kota Zordo dan memilih untuk menolong Joseph.Membiarkan Nabila hidup dengan bebas adalah hal terakhir yang bisa dia lakukan, Yohan sama sekali tidak bisa membantu Nabila untuk menemukan Joseph."Bilang padanya kalau aku sibuk."Yohan tidak ingin menemui Nabila, karena ingin Nabila menyerah sendiri.Adapun dengan masa depan Nabila dengan Joseph, itu sudah tidak ada hubungan dengannya lagi.Karena dia masih harus mengurus banyak hal pada saat ini.Sekte Aziz dan juga Rega.Hal mana yang tidak penting daripada membantunya untuk menolong Joseph?Rega dipanggil untuk memasuki istana pada malam hari.Dia juga terluka

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 598

    Yohan seperti tersambar oleh petir pada saat ini.Apa yang ingin dilakukan olehnya!Yohan sangat terkejut, bahkan alisnya yang sebelum ini berkerut, langsung diselimuti dengan kehangatan seperti gunung salju yang disinari dengan cahaya matahari.Seperti hujan lebat di tengah musim kemarau, serta pohon layu yang menghadapi musim semi.Langsung terdapat bunga-bunga yang bermekaran di atas tanah yang kering di dalam hati Yohan, dedaunan bergetar, serta juga terdapat rasa manis dan asam yang memenuhi dada Yohan, yang kemudian berubah menjadi sebuah api yang panas.Kali ini dialah yang melepas topengnya sendiri.Apakah Nabila akhirnya ingin menghadapi dirinya dengan jujur!Yohan menekan bagian belakang kepala Nabila dan memperdalam ciuman ini.Yohan menjadi bersemangat karena Nabila tidak mendorongnya.Jantung Yohan seperti terbakar dengan api. Yohan menggendong pinggang Nabila dengan satu tangan, lalu meletakkannya di atas meja. Yohan memeluk Nabila dan melanjutkan ciuman mereka, Yohan sam

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 599

    Yohan sedang duduk di kepala tempat tidur, dia hanya mengenakan jubah longgar yang memperlihatkan tubuh berototnya yang sedikit berkeringat.Terdapat ekspresi malas di wajah Yohan yang tampan, sudut matanya juga masih sedikit memerah, bahkan rambutnya yang disanggul dengan rapi sudah berantakan pada saat ini.Saat ini, Yohan sedang menatap Nabila yang sedang duduk di sisi tempat tidur.Nabila sedang mengenakan pakaiannya satu per satu, lalu menyanggul kembali rambutnya. Setiap tindakan Nabila terlihat sangat menggoda yang membuat hati Yohan terbakar.Yohan tidak pernah menyangka bahwa dia masih bisa memiliki Nabila.Kejadian sebelum ini bagaikan sebuah mimpi.Saat Nabila hendak berdiri dan pergi, Yohan tiba-tiba memeluknya dari belakang."Jangan pergi. Aku akan membantumu menolongnya ...."Yohan tidak bisa melihat Nabila kehilangan nyawanya di Menara Abadi Sembilan.Nabila memotong ucapannya dengan tenang."Ini adalah urusanku."Yohan tidak ingin melepaskan Nabila, dia malah meletakkan

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 600

    Pada tengah malam, Permaisuri Agung tiba-tiba sakit perut dan terus berteriak kesakitan.Tabib kekaisaran sudah pergi ke sana, Kaisar harus diberi tahu tentang hal ini.Ini adalah masalah mendesak, jadi Leonard memasuki aula dalam untuk melaporkan hal ini pada Kaisar.Leonard melihat pintu aula dalam yang tertutup dengan rapat. Saat Leonard membuka pintu dan ingin masuk ke dalam, di tiba-tiba mendengar sebuah suara yang membuat hati seseorang berdebar dengan cepat.Astaga!Di dalam sedang ....Leonard tanpa sadar melangkah mundur, lalu membalikkan badannya dan berlari keluar.Dari mana asal wanita di dalam kamar tidur Kaisar?!Leonard berlari keluar dan bertemu dengan Dafka.Jantung Leonard berdetak dengan cepat saat melihat pakaian pria di tangan Dafka.I ... ini adalah pakaian pria!Sebelum ini Leonard tidak mendengar dengan jelas. Apakah orang yang melayani Kaisar di dalam bukanlah seorang wanita, melainkan pria?!Gawat!Kenapa Kaisar bisa menjadi seperti ini!Dafka tidak mengetahui

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 601

    Kota Narin terletak di sisi selatan Kota Zordo.Nabila telah tiba di Kota Narin pada empat hari kemudian.Tatapan Azriel yang mengikutinya sepanjang jalan terlihat masam.Di satu sisi Azriel sangat berterima kasih pada Nabila karena dia rela mempertaruhkan nyawanya untuk pergi ke Menara Abadi Sembilan. Karena Laina terus mengatakan bahwa dia ingin menolong kakaknya, tapi Laina langsung menyerah saat mendengar kakaknya berada di Menara Abadi Sembilan.Hanya saja, Nabila kembali memiliki hubungan dengan Kaisar Bajingan yang membuat Azriel merasa tidak nyaman.Pada akhirnya, Azriel tidak bisa menahan dirinya lagi saat mereka sedang makan di restoran.Azriel meletakkan sendok di atas meja dengan keras."Apa sebenarnya rencanamu! Apakah kamu masih mau bersama dengan kakakku!"Kalau masih ingin bersama dengan kakaknya, kenapa dia harus melakukan hal itu dengan Kaisar?Kalau tidak ingin, kenapa Nabila rela mempertaruhkan nyawanya untuk menolong kakaknya?Nabila mengambil lauk dengan tenang, "

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 602

    Azriel merasa sangat marah.Ketukan pintunya seolah-olah bisa merobohkan pintu.Dia hanya pergi sebentar sebelum ini, tapi dia tidak melihat Nabila setelah turun ke lantai bawah.Azriel bertanya pada pengurus toko, lalu mengetahui bahwa terdapat seorang pria yang datang dan pergi ke kamar bersama Nabila.Azriel baru saja mengetuk beberapa kali, tapi tiba-tiba terdapat beberapa orang yang muncul. Tatapan mereka terlihat sangat tajam, seolah-olah mereka akan membunuh Azriel jika dia berani menerobos masuk ke dalam.Perasaan ini sangat aneh!Azriel curiga jika pria di dalam adalah Kaisar!Tiba-tiba pintu terbuka pada saat ini.Tatapan Nabila di balik topeng terlihat sangat dingin."Ada apa?"Azriel mengepalkan kedua tangannya, "Apa yang kalian lakukan!"Setelah Azriel selesai bicara, Nabila memegang kerah bagian belakang pakaian Azriel dan menyeretnya.Para pengawal, "?"Azriel dibawa kembali ke kamarnya, lalu Nabila mengingatkannya."Jangan buat masalah atau kita akan berpisah dari sini.

Latest chapter

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 870

    Sekitar tengah malam.Penginapan tempat tinggal Tenji dikelilingi oleh prajurit istana di tiga lantai, dari dalam dan luar.Di dalam ruang kelas atas.Bawahannya mendesak Tenji."Tuan, cepat pergi!"Tidak ada lampu di dalam ruangan dan Tenji sedang duduk dalam kegelapan dengan pakaian rapi seolah sudah lama menunggu hari ini.Punggungnya tegak dan jari-jarinya yang lentik membolak-balik buku bergambar di atas meja.Halaman demi halaman, gerakannya terkesan asal-asalan."Tuan!" Bawahannya menjadi semakin cemas setelah mendengar suara prajurit istana naik ke atas.Suara Tenji dingin dan tenang."Tidak bisa kabur."Dia bisa mendengar ada banyak orang yang datang malam ini.Meskipun bisa kabur dari penginapan ini, ada banyak ahli di luar.Brak!Pintu dibanting dengan kasar.Cahaya dari luar masuk, menerangi penglihatan Tenji.Dia dan Nabila dianggap memiliki pemahaman yang baik.Sebenarnya hari ini saat melihatnya di Kota Andara, Tenji sudah menebak apa yang ingin Nabila lakukan.Prajurit

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 869

    Saat perang perbatasan dimulai, Nabila harus pergi ke Kota Andara untuk urusan penting.Begitu meninggalkan kota, dia dihentikan oleh Nadif.Nadif memegang lengan Nabila dan tidak mau melepaskannya."Ratu! Sekarang kamu adalah Ratu, mau pergi ke mana!?"Nadif menekankan status Nabila dan menyuruhnya untuk sadar kalau dia bukan lagi Mayor Jenderal Joka dari Perkemahan Utara.Sekalipun terjadi perang, Nabila tidak perlu berperang untuk membunuh musuh.Belum lagi Nabila sedang hamil dan kemungkinan besar anak dalam perutnya adalah pangeran, calon Putra Mahkota.Saat ini hal yang terpenting adalah menjaga anak ini.Tidak ada banyak orang di luar kota. Ada masalah penting yang harus Nabila tangani dan nada suaranya tegas serta dingin."Aku tahu apa yang kulakukan. Pengawal, bawa Tuan Nadif pulang.""Baik!"Dia ditemani oleh puluhan penjaga dan semuanya adalah Pasukan Elang.Bukanlah masalah besar untuk menyingkirkan Nadif yang lemah.Nadif sangat cemas sampai berteriak."Kamu jangan mengaca

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 868

    Orang kepercayaan pemimpin Kerajaan Puanin dibagi menjadi dua kelompok, satu kelompok dipimpin oleh jenderal pelindung kota Yukina yang selalu mendukung pemimpin dan semua keputusannya.Termasuk kali ini saat mereka terang-terangan menyerang Negara Naki, tetapi nyatanya bersekutu dengan Negara Naki.Beberapa jenderal lain memiliki ide lain.Mereka merasa tidak seharusnya Kerajaan Puanin berhubungan dengan Negara Naki."Yang Mulia, seharusnya kamu mendiskusikan masalah penting seperti aliansi antara kedua negara dengan menteri dulu sebelum mengambil keputusan! Jelas Negara Naki tidak bisa melindungi diri sendiri dan Kerajaan Puanin tidak boleh sampai terlibat!""Yang Mulia, tolong ubah strategi serangan tipuanmu dan serang Negara Naki bersama negara lain!""Yang Mulia, sekarang situasinya sudah jelas. Negara Naki punya peluang kecil untuk menang. Dengan kekuatan satu negara, pasti tidak akan mampu mengalahkan pasukan belasan negara. Kalau Kerajaan Jaming mengirimkan Naga Api, perbatasan

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 867

    Saat berbagai negara menyerang Negara Naki, bencana ini jauh lebih parah dibandingkan saat Yohan baru naik takhta dan beberapa negara menyerang Negara Naki secara serempak.Para menteri saling memandang.Meski sudah bersiap, hari ini masih datang terlalu cepat.Yohan layak menjadi pemimpin negara. Dia sama sekali tidak panik menghadapi musuh yang kuat.Dia memberi perintah dengan tenang."Jaga empat perbatasan dengan ketat. Siapkan biji-bijian dan senapan bambu!""Baik!"Saat ini prajurit dari berbagai negara berkumpul di perbatasan Negara Naki.Di perbatasan utara ada Kerajaan Jaming dan tiga negara kecil yang mengikuti Kerajaan Jaming.Di perbatasan timur ada Pasukan Sekutu Empat Kerajaan yang dipimpin oleh Kerajaan Miria.Di perbatasan selatan ada Pasukan Sekutu Suku Sumerina yang belum lama ini berhasil ditumbangkan namun telah kembali bangkit, serta Kerajaan Calestia yang telah memulihkan diri selama bertahun-tahun dan memiliki banyak pasukan berkuda.Ada juga dua negara kecil di

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 866

    Satu jam kemudian.Semua pakaian jelek di Istana Safir dibuang oleh Nabila.Meski begitu, dia masih belum bisa tenang.Wanita normal mana yang bisa menerima kalau suaminya berpakaian seperti gigolo?Belum lagi dia adalah seorang kaisar!Saat Nabila membuang pakaiannya, Kaisar muda mengikutinya seperti anak kecil yang telah melakukan kesalahan dengan tidak berdaya."Nabila, yang ini cukup bagus ....""Ratu, jangan dibuang. Aku sangat menyukai ini.""Jangan buang yang ini. Kamu bilang kamu suka melihatku memakainya ...."Akan tetapi tidak peduli apa pun yang Yohan katakan, apa yang harus dibuang tetap harus dibuang.Nabila sangat marah sampai melucuti pakaian yang Yohan kenakan.Meski begitu, Nabila masih belum bisa menenangkan kekesalannya.Berjalan keluar aula, tatapannya tertuju pada kemoceng merah Leonard.Leonard, 'Tatapan Yang Mulia Ratu sangat menakutkan ....'Nabila menyambar kemoceng itu."Jelek! Aku belum pernah melihat kemoceng merah! Yang ini juga dibakar!"Leonard berlutut s

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 865

    Di bawah tatapan tajam Yohan, Nabila membuka kotak hadiah.Di dalamnya ada pedang emas dan surat yang ditulis oleh pemimpin Kerajaan Puanin.Yohan belum membaca surat itu, tetapi ekspresinya agak berubah saat melihat pedang emas.Pedang emas ini hanya milik keluarga Kerajaan Puanin dan digunakan sebagai hadiah kepada penyelamat, teman dekat dan sebagai perekrutan.Apa maksud pemimpin Kerajaan Puanin?Yohan berpura-pura tidak peduli, tetapi nyatanya matanya melirik ke samping untuk menatap lurus ke arah Nabila.Nabila membuka surat itu dan membacanya sebelum disimpan.Saat mendongak, dia kebetulan melihat ekspresi dendam Yohan."Mau lihat?"Yohan duduk tegak, "Tidak juga."Nabila menyadari pemikiran kecilnya dan berinisiatif untuk menjelaskan."Pemimpin Kerajaan Puanin memberiku pedang emas sebagai tanda terima kasih atas bantuanku dalam meredakan kerusuhan sipil."Yohan memasang wajah tidak peduli."Aku tahu.""Kamu Ratuku dan seorang wanita, mustahil pedang emas yang diberikan oleh pu

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 864

    Lilin panjang menyala sepanjang malam dan Istana Rubi dipenuhi cinta.Keesokan hari saat Yohan bangun, dia melihat orang yang berbaring di pelukannya dengan wajah puas. Dia menundukkan kepala dan mencium wajahnya, lalu menyibak rambut berantakan dari dahi sebelum menatapnya dengan cermat.Setelah berguling-guling hampir sepanjang malam tadi malam, Nabila tertidur sangat larut.Jarang sekali bisa bersantai dan dia tidur sampai sekarang.Arin berjalan ke dalam dengan air hangat dan membantu Ratu mandi."Yang Mulia, Tabib Ruben datang ingin bertemu. Dia sudah lama menunggu di luar."Nabila mengangguk dengan tenang dan mengusap pinggangnya yang sakit.30 menit kemudian, Tabib Ruben dipersilakan masuk.Dia mengangguk dan memberi hormat, "Hormat kepada Yang Mulia Ratu."Nabila duduk di singgasana dan nadanya lebih santai."Tabib Ruben sangat ingin bertemu denganku, ada masalah apa?""Memang benar ada masalah, pagi ini aku sudah melapor kepada Kaisar. Kaisar sibuk dengan urusan politik, jadi

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 863

    Setelah mengetahui Baron telah ditangkap oleh Kerajaan Verto, ekspresi Nabila langsung menjadi serius.Yohan memegang tangannya dengan lembut."Aku tidak memberitahumu lebih awal karena takut membuatmu ....""Apakah dia masih hidup?" Nabila menyela dan langsung bertanya.Yohan menghiburnya, "Menurut kabar saat ini, dia hanya dikurung dan masih hidup. Tenang saja, aku sudah mengutus orang untuk menyelamatkannya. Aku yakin dia bisa segera diselamatkan.""Baron tidak bisa menunggu terlalu lama." Wajah Nabila serius.Dia berdiri dan berkata pada Yohan, "Cara tercepat adalah mencari Tenji."Hari yang sama.Kaisar segera memanggil Tenji ke istana.Tenji memasuki Ruang Kerja Istana dan melihat Ratu ada di sana.Karena dia hamil, perutnya agak membuncit.Nabila belum pernah hamil, tetapi dia pernah melihat banyak kehamilan.Saat ini dia meniru postur seorang ibu hamil dengan sangat akurat. Gerakannya santai, tetapi selalu mencemaskan janin di dalam perutnya.Tenji memberi hormat kepada Kaisar

  • Aduh Jenderal Tak Tahan   Bab 862

    Setelah Dafka pergi, Jerry menahan air mata kegembiraan dan berlari ke dalam rumah.Ada seorang wanita terbaring seperti mayat di atas kasur dengan mata terpejam tanpa bergerak.Kalau tidak bernapas, dia tidak ada bedanya dengan orang yang sudah mati.Jerry berlutut di samping kasur sambil meraih tangan ibunya dan menahan air matanya."Bu, aku akan pergi ke Aula Bela Diri.""Kelak istana akan memberiku uang setiap bulan, jadi aku akan punya uang untuk membelikanmu obat!"Ibu telah sakit selama bertahun-tahun dan tidak punya uang untuk berobat.Dia ingin ikut dalam ujian nasional dan menjadi pejabat, hanya demi mendapatkan uang untuk mengobati penyakit ibunya.Karena belajar untuk mendapatkan gelar adalah satu-satunya jalan keluarnya.Melihat dia bisa berpartisipasi dalam ujian nasional, Kaisar malah memajukan waktu ujian. Dia sangat membenci Kaisar sampai melampiaskan kemarahannya dengan menulis beberapa hinaan tentang Kaisar dan istana.Awalnya dikira semua lentera dijual terpisah dan

Scan code to read on App
DMCA.com Protection Status