Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terapis Pembawa Petaka

Terapis Pembawa Petaka

Ketika suamiku datang ke tempat pemulihan pasca persalinan untuk menemaniku, terapis pasca persalinan yang selalu tidak banyak bicara tiba-tiba menjadi antusias dan bersemangat. Awalnya, dia memuji suamiku yang tinggi dan tampan. Dia masih muda, tetapi sudah menjadi manajer umum perusahaan. Kemudian, dia berasumsi bahwa aku bisa menikah dengan orang kaya dengan mengandalkan operasi plastik yang aku lakukan. Ketika dia melakukan pijat laktasi kepadaku, dia juga menasihatiku bahwa aku tidak bisa memberikan asi kepada anakku karena aku menggunakan implan di payudara, karena itu tidak baik untuk bayi. Aku terlalu malas untuk meladeninya, jadi berdiskusi dengan suamiku tentang nama anak kami nanti. Suamiku mengatakan bahwa ini adalah anak pertama kami, jadi dia harus memikirkannya dengan baik. Namun, terapis pasca persalinan berseru, "Ah, Kak, bukankah sebelum ini kamu sudah pernah melahirkan?"
Baca
Tambahkan
Menjadi Bayang Cinta Pertamanya

Menjadi Bayang Cinta Pertamanya

Aku sedang hamil tiga bulan ketika suamiku, Jasper, memintaku terjun ke dalam air untuk mencari kalung peninggalan cinta pertamanya. Dengan mata yang bengkak karena menangis, aku memohon kepada Jasper sambil menggelengkan kepala. Namun, temannya yang tidak tahan melihat sikapku, akhirnya berbicara. "Cuma terjun ke dalam air, apa susahnya? Di antara kita semua, cuma kamu yang bisa berenang. Jadi kenapa bukan kamu saja yang melakukannya?" "Jessy, itu peninggalan ibunya Viola. Bukankah benda itu sangat penting?" Aku berjuang untuk meraih ujung pakaian Jasper dan memohon belas kasihan terakhir darinya. Namun, sebelum aku didorong ke dalam laut, aku hanya bisa menggantungkan harapan pada segelintir rasa tidak tega yang mungkin ada di matanya. Akhirnya, dia membuka mulutnya, "Jessy, kamu pandai berenang. Nggak akan terjadi apa-apa." Saat itu aku baru menyadari, bahkan dalam keadaan seperti ini, aku tidak lebih dari bayangan samar di hidupnya.
Baca
Tambahkan
27 Hari Menanti Janji Palsu

27 Hari Menanti Janji Palsu

Ibuku sakit kritis dan ingin melihatku menikah sebelum dia meninggal dunia. Selama 27 hari, aku memohon kepada pacarku, Rayhan, sebelum akhirnya dia setuju untuk buat akta nikah denganku. Aku menunggu di Kantor Catatan Sipil hingga jam tutup, tapi dia tidak pernah datang. Pada hari yang sama, Mira, teman masa kecil Rayhan, mengunggah akta nikahnya di media sosial. "Waktu berlalu begitu cepat. Tiga hari lagi, pernikahan kita genap sebulan." Baru saat itu aku sadar bahwa pada hari pertama aku memohon kepada Rayhan, dia sudah menikah dengan teman masa kecilnya. Pada saat itu juga, aku menerima pesan permintaan maaf dari Rayhan. [Nadia, Mira dipaksa menikah oleh keluarganya. Aku nggak bisa diam saja melihat dia menikah dengan orang sembarangan.] [Kami bisa cerai tiga hari lagi.] [Tiga hari lagi, aku akan menikahimu.] Tiga hari kemudian, Rayhan datang dengan setelan jas rapi di pintu masuk Kantor Catatan Sipil. Tapi dia menerima pesan dariku. [Rayhan, selamat tinggal selamanya.]
Baca
Tambahkan
Pelajaran Rahasia dari Guru Privat

Pelajaran Rahasia dari Guru Privat

"Ah...pelan sedikit, suamiku telepon." Aku dengan wajah yang merah mengangkat video call. Di layar, suamiku menatapku sambil memberikan perintah, tidak menyadari di luar layar, ada seorang laki-laki sedang menggunakan kepalanya menyeruduk di antara kedua kakiku.
Cerita Pendek · Gairah
9.5177.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Step Brother:  I'll be your Regret

Step Brother: I'll be your Regret

One night. One thousand dollars. One betrayal that shattered my world. David Richard was the "Alpha King" of Forestwood—my step-brother, my protector, and the man who sold my virginity for a bet. I was the "Charity Girl," a pawn in his cruel game of dominance. But while he was playing with my heart, I was learning his secrets. Now, the game has changed. I’m no longer the broken girl in the boathouse; I’m the woman holding the keys to his empire. My father’s death wasn't an accident, David isn't who he thinks he is, and the "Step-brother" I once loved is now the man I've sworn to destroy. From the elite hallways of Forestwood to the dark-web bunkers of a global conspiracy, our war is fueled by a desire so toxic it’s addictive. He wants my forgiveness; I want his absolute ruin. He thinks he can claim me again, but he’s about to learn the ultimate truth: In a world built on lies, the only thing more dangerous than his obsession is my revenge. Step-brother, I'll be your regret. And I'm going to make every second of it burn.
YA/TEEN
10358 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Menunggu Perceraian yang Dinantikan

Menunggu Perceraian yang Dinantikan

Ketika aku mengetahui bahwa Navish lebih memilih untuk mengantar obat flu untuk asistennya, sementara aku terjebak di lift dengan klaustrofobia, aku memutuskan untuk mengajukan cerai. Navish dengan cepat menandatangani dokumen itu. Dia bahkan tertawa santai kepada temannya dan berkata, "Dia cuma ngambek. Lagian, orang tuanya sudah meninggal, dia nggak mungkin benar-benar menceraikan aku." "Selain itu, bukankah ada masa tunggu 30 hari untuk perceraian? Kalau dia menyesal, aku bisa bermurah hati memaafkannya dan dia pasti akan kembali padaku," tambahnya sambil tersenyum percaya diri. Keesokan harinya, dia memposting foto pasangan dengan asistennya di media sosial, lengkap dengan caption. [ Merekam setiap momen malumu yang manis. ] Aku menghitung hari-hari dengan tenang. Setelah memastikan semuanya sesuai rencana, aku mulai membereskan barang-barangku dan menelepon seseorang. "Paman, tolong belikan aku tiket pesawat ke Nu York," kataku dengan suara tegas.
Cerita Pendek · Romansa
51.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Menutup Pintu Masa Lalu

Menutup Pintu Masa Lalu

Di hari ulang tahunku, pacarku yang sudah bersamaku selama enam tahun malah melamar cinta pertamanya. Seketika, semua perasaan sirna. Aku pun tersadar dan memilih pergi untuk menjalani perjodohan keluarga….
Baca
Tambahkan
Kehidupan Pernikahan Tak Seindah Lamaran

Kehidupan Pernikahan Tak Seindah Lamaran

Seberapa besar dulu suamiku mencintaiku? Demi bisa menikahiku, dia melakukan lamaran sampai 99 kali. Pada lamaran ke-100 kalinya, aku akhirnya luluh oleh kegigihannya. Aku pun menjadi Nyonya Wirawan yang membuat semua orang di Kota Haidar iri. Pada hari pernikahan kami, aku memberinya 99 kupon rujukan. Kami berjanji, selama kupon-kupon itu belum habis digunakan, aku akan selalu berada di sisinya. Selama lima tahun pernikahan, setiap kali dia pergi menemani cinta pertamanya, satu kupon rujukan akan terpakai. Saat dia menggunakan kupon rujuk ke-97, suamiku tiba-tiba menyadari bahwa aku telah berubah. Aku tidak lagi menangis atau membuat keributan, juga tidak lagi memintanya untuk tinggal. Ketika dia kehilangan kendali karena sekretarisnya yang sok polos itu, aku diam-diam bertanya padanya, "Kalau kamu pergi menemaninya, bolehkah aku menggunakan satu kupon rujukan?" Pria itu tertegun sejenak, lalu untuk pertama kalinya, hatinya melunak. "Oke, toh baru terpakai 60-an kupon sekian. Kalau kamu mau pakai, pakailah." Aku hanya menggumam pelan, lalu membiarkannya pergi. Dia tidak tahu, bahwa itu adalah kupon rujukan ke-97 yang digunakannya. Dan kupon rujuk kami ... kini hanya tersisa dua lembar terakhir.
Baca
Tambahkan
Menerima Pria yang Dijodohkan Orangtuaku

Menerima Pria yang Dijodohkan Orangtuaku

Setelah pacaran lima tahun, akhirnya pacarku setuju menemuiku orang tuaku. Namun, saat makan, dia tiba-tiba beralasan ada urusan kantor dan pergi dengan tergesa-gesa. Aku memaksakan senyuman saat mengantar Ayah dan Ibu pulang, lalu terdiam sambil mengeluarkan ponsel. Benar saja, sahabat perempuan pacarku kembali mengunggah sesuatu di linimasa. [ Didesak keluarga buat nikah nggak usah takut, cukup punya pria yang mau menemanimu bertemu orang tua. ] [ Hadiahnya satu ciuman, teruskan seperti ini ya! ] Foto pertama memperlihatkan pacarku merangkul lengannya dengan mesra, bersama-sama memberi hormat sambil bersulang kepada para orang tua. Foto lainnya adalah seorang perempuan menempelkan wajahnya ke pipi pria itu dan menciumnya. Melihat tanda like dari pacarku, aku menutup Insatgram dan menelepon ayahku. "Ayah, aku sudah memikirkannya. Aku mau menikah dengan pria yang Ayah perkenalkan untuk perjodohan itu." "Ya, dia yang membantuku membuat pilihan."
Baca
Tambahkan
Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Cinta pertama William Yuardi tidak sengaja terkunci dalam kantor. Demi menghukumku, dia mengurungku ke dalam gudang pendingin untuk mengintrospeksi diri. “Kamu juga harus rasakan penderitaan yang dialami Nelly. Dengan begitu, kamu baru bisa jera!” William hanya memberiku semangkuk air sebelum mengunciku di dalam. Namun, dia tidak tahu bahwa gudang pendingin yang sudah tidak dipakai ini tiba-tiba menyala setelah dia pergi. Aku yang kedinginan di dalam tidak berhenti meminta tolong. Baik di pintu maupun di dinding, terdapat bekas darah dari jariku. Tujuh hari kemudian, William ingin aku meminta maaf dan membuka pintu gudang pendingin ini. Namun, yang dia temukan hanyalah seonggok mayat yang sudah beku.
Cerita Pendek · Romansa
35.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
1213141516
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status