Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Black Shadow

Black Shadow

Dia melihat sekeliling rumahnya gelap, hanya lampu dari luar yang merambat masuk ke celah jendelanya. "Mmmhhh." Yuna menggeliat manja, dia meraih ponselnya di atas nakas. Dilihatnya jam telah menunjukkan pukul 8 malam. "Akkkhhh sial," umpatnya dan bangkit. Yuna pun gegas turun dari kontrakan barunya untuk mencari makanan. Berjalan menyusuri gang-gang kecil, dengan sorotan lampu jalanan yang sedikit redup, dan mengerjap. Tiada rasa takut dalam dirinya akan terjadi bahaya yang menimpanya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai night fragments
Baca
+Pustaka
Mencintai Memori Terkelam

Mencintai Memori Terkelam

Keduanya menghela napas lega. Kenichi menghela napas panjang ketika meja kecil yang berisi makan malam untuk Seika yang lagi-lagi masih utuh tanpa tersentuh sedikitpun, ia melepaskan kacamata hitam dan memasukkan ke dalam jas lalu menajam pendengarannya, memastikan apakah Seika sudah tertidur atau tidak. Tidak ada suara apapun yang terdengar dari dalam ruangan.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai night fragments
Baca
+Pustaka
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Angin berhembus dingin, membawa aroma tanah basah dan sesuatu yang tak asing—aroma parfum Rian yang dulu sering menempel di leherku setiap kali ia memelukku. Aku tahu aku tidak berhalusinasi. Sesuatu sedang terjadi di Lirona. Sesuatu yang menghubungkan hujan, kenangan, dan kematian yang belum selesai. Malamnya, aku kembali ke kamar dengan langkah lunglai. Ponselku bergetar di meja, ada pesan masuk tanpa nama pengirim. Hanya satu kalimat: “Aku tidak suka kau kembali ke stasiun, Nara.”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai night fragments
Baca
+Pustaka
Surga yang Berdarah : Reinkarnasi Sang Kaisar Terbuang

Surga yang Berdarah : Reinkarnasi Sang Kaisar Terbuang

Bayi itu tersenyum – tangan kecil menggenggam kristal – cahaya merah masuk ke dalam dada – bergabung dengan segitiga, membentuk segi-empat sempurna di dadanya. Kata keduabelas: “Lanjut.” --- Di menara, ruang kontrol. Fang Yu muncul – menatap layar rune merah besar: “FRAGMEN – EMPAT – HILANG.” Ia menekan meja – batu retak. “Tiga hari,” geramnya. “Tiga hari janji – tapi mereka ambil dalam dua hari.” Ia menoleh ke jendela – menatap kanal kota. “Baik. Kita kejar malam ini juga.”
935 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai night fragments
Baca
+Pustaka
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Sayangnya Harry bahkan tak menyadarinya sama sekali. Harry bahkan hampir saja terlelap saat suara nyaring ponselnya yang lupa dia matikan membuat keduanya tersentak kaget. "Ah, sial!" Umpat Harry sambil bangun dan mengambil ponselnya dari meja di sebrang tempat tidur hotelnya. Miranda bangun dan duduk sambil menatap penasaran pada panggilan yang mengganggu mereka di tengah malam itu.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai night fragments
Baca
+Pustaka
Nightmare

Nightmare

Bak sebuah mantra yang akan membuatku tenang setelah mengatakannya. Aku bergidik ngeri ketika melihat kembali kertas yang ada bercak merah itu, tiba tiba saja layar di Hpku berkedip beberapa kali. Aku menatapnya sekilas, mengabaikannya. Namun ada sebuah nomor tak kukenal yang terpajang di layar tersebut, beberapa kali. Hingga dengan terpaksa aku pun mengangkatnya. Diujung telpon sana terdengar sebuah lagu yang begitu asing di telingaku. Reverse. Lagu yang tak begitu jelas dan hanya berisi sebuah jeritan-jeritan tak jelas seperti suara kelelawar, suara seorang perempuan bersenandung dan bahkan suara tawa anak kecil. Oh tuhan?!
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai night fragments
Baca
+Pustaka
My First Night

My First Night

Kini hanya remang cahaya dari lampu temaram di sisi ranjang yang menerangi kamar ini. Lelah yang hinggap di sekujur badan membuat mata ini terasa berat. Setelahnya, aku merasa gelap dan tak bisa melihat apa-apa lagi. Iya lah, gelap. 'kan merem. * Samar bayangan tengah mengotak-atik bagian tubuhku. Apa ini mimpi? Apa lagi mataku belum melebar sempurna. Sedang apa sosok itu? Apa jangan-jangan dia hantu? Hih! Serem!
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai night fragments
Baca
+Pustaka
King of Night

King of Night

"Karena aku Bulan, milik malam" Part 9 selesai Tinggalkan jejak kakak♡‿♡
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai night fragments
Baca
+Pustaka
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

Buru-buru Ele menyambar mic yang sudah disodorkan Yuna sedari tadi dan mulai mengeluarkan alunan merdunya. “Please don’t see just a boy caught up in dreams and fantasies… Please see me reaching out for someone I can’t see… Take my hand let’s see where we wake up tomorrow… Best laid plains sometimes are just a one night stand… I’d be damned cupid’s demanding back his arrow… So let’s get drunk on our tears and…”
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai night fragments
Baca
+Pustaka
Forever Hours

Forever Hours

Juga suara jangkring yang membuat konser malam hari. Untungnya, manik kecoklatan itu melirik ke bawah sebelum masuk kembali ke kamarnya. Secarik kertas putih tergolek tak berdaya. Hampir terbang sebab angin yang seolah hendak mengamuk. Fira membawanya masuk, tak lupa menutup pintu. ...-------... Hai! Kamu baik-baik aja, kan? Jangan hilangkan senyum itu di sana ya.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai night fragments
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status