Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
A Heart Frozen Over

A Heart Frozen Over

I'm playing hide-and-seek with my son when he locks me on the balcony. It's freezing outside, and my face turns blue from the cold. However, all he does is laugh at me while I call for help. He makes ugly faces at me through the glass. "You look like the stray dog downstairs, Mom! You're so ugly!" I die a frosty and terrible death. Before breathing my last breath, I see my son excitedly give my husband a video call. "Mom has frozen to death, Dad. Can you take Ms. Cole home to be my new mom now?" When I open my eyes again, I'm taken back to the moment my son wants me to play hide-and-seek with him.
Baca
Tambahkan
Istri Kedua Tuan Abraham

Istri Kedua Tuan Abraham

Karena permintaan istrinya yang sedang sakit keras Abraham Wijaya, terpaksa meminta pembantunya menjadi istri kedua. "Tolong menikahlah dengan saya, Jihan agar Mikhaela bisa tenang di saat-saat terakhirnya. Apa pun yang kau minta akan kupenuhi. Setelah dia pergi, kau bebas melakukan apa saja!" ratap Abraham. Awalnya Jihan menolak. Namun, dia ingin balas Budi pada sang majikan dan menikah dengan kesepakatan yang mereka buat. Namun, Abraham mulai berubah setelah istri keduanya hamil. Membuat api cemburu pada istri pertama, sehingga Mikhaela meminta Jihan pergi dari kehidupan mereka selamanya. Lantas, akankah Jihan pergi dengan keadaan hamil? Atau tetap bertahan. Karena, susah mencintai sang suami?
Rumah Tangga
104.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Pesona Pria Bertopeng yang Memikat

Pesona Pria Bertopeng yang Memikat

Sejak hamil, suamiku tidak mau menyentuhku lagi. Sementara itu, hasrat dalam diriku makin besar. Setiap malam, pikiranku menjadi liar. Sampai suatu saat, seorang pria bertopeng menyelinap masuk ke rumahku.
Baca
Tambahkan
Terlahir Kembali: Menyelamatkan Anakku Dari Sahabatku

Terlahir Kembali: Menyelamatkan Anakku Dari Sahabatku

Ketika sahabatku mulai mengalami masalah rambut rontok parah, dia mendengar kabar bahwa mencuci rambut dengan ASI bisa mengaktifkan folikel rambut. Oleh karena itu, dia memintaku untuk meminjamkan ASI. Aku merasa hal itu sangat menjijikkan dan dengan alasan bahwa ASI-ku hanya cukup untuk anak perempuanku, aku menolaknya. Temanku tidak menyerah, dia akhirnya membeli ASI dari internet dengan harga tinggi. Sayangnya, ASI yang dia dapatkan mengandung virus dan dia terinfeksi sifilis. Alih-alih menerima akibat dari tindakannya sendiri, dia malah menyalahkan anak perempuanku. Pada suatu malam, dia diam-diam masuk ke rumahku dan menggunakan rambutnya sendiri untuk mencekik anakku hingga tewas. Setelah mengetahui kebenarannya, aku benar-benar kehilangan kendali. Aku mencabut semua rambut di kepalanya dan kemudian membunuhnya dengan sebilah pisau dapur. Namun, saat aku membuka mata, aku mendapati diriku kembali ke hari ketika dia pertama kali meminta meminjam ASI dariku.
Baca
Tambahkan
Room Key to the End of Our Marriage

Room Key to the End of Our Marriage

The hotel called, politely reminding me that the condoms used last night were unpaid and had been charged to my membership card. I was stunned. I'd been working late until midnight and hadn't set foot in any hotel. I confronted my husband, the only person who knew my card code. Nathan Phelps looked at me, bewildered. "Honey, that hotel costs over $10,000 a night. I'd never go there. It's probably a system error. Someone must have mistyped the card number. I'll file a complaint tomorrow." Unconvinced, I called my best friend, who managed the hotel. "Tracy, check who Nathan was with at the hotel last night. I'm catching him red-handed."
Baca
Tambahkan
Luna sans lien, 99 rituels abandonnés

Luna sans lien, 99 rituels abandonnés

Pendant cinq ans, mon compagnon destiné, l'Alpha Kaël, et moi avons vécu 98 cérémonies de marquage. Et chaque fois, ses crocs s'arrêtaient juste avant de m'atteindre le cou. Tout ça parce que l'Oméga qu'il disait considérer « comme une sœur » s'évanouissait toujours au moment parfaitement choisi. Lors de la 99ᵉ cérémonie, cette Oméga s'est de nouveau « blessée ». « Je te jure que je terminerai le marquage la prochaine fois », a dit Kaël en soulevant l'autre louve dans ses bras, sans même me jeter un regard. J'ai alors brûlé la robe de Luna que j'avais portée 99 fois, puis j'ai remis ma robe royale de princesse du Royaume d'Ombrelune. Ensuite, j'ai brisé le lien du destin et je suis partie sans me retourner. Ce n'est qu'au moment où Kaël a été frappé par une douleur brûlante et qu'il m'a suppliée de revenir que le Chaman lui a dit froidement : « Elle est une vraie princesse. Et toi, tu n'as jamais été digne d'elle. »
Baca
Tambahkan
Ganjaran Nafsu

Ganjaran Nafsu

Aku mati, tapi tidak mati total. Aku tidak tau bagaimana keadaanku sekarang, aku tidak perlu makan, ataupun tidur. Aku sadar, tapi tidak bisa menggerakkan tubuhku. Sekelilingku gelap gulita, tidak ada yang bisa kuajak bicara. Aku hampir gila! Aku tidak tau keadaan seperti ini berlangsung berapa lama. Ketika aku kira keadaan bakal terus begini, tiba-tiba terdengar suara ketukan.
Cerita Pendek · Gairah
4.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku

Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku

Aku meninggal pada hari pernikahanku dengan Bradley. Karena aku tak kunjung tiba, dia marah besar dan menikahi Michelle, sahabat masa kecilnya. Di depan semua orang, dia menyatakan dengan lantang, "Beatrice berselingkuh sebelum menikah dan telah mengundurkan diri dari pertunangan!" Ibuku hancur oleh fitnah itu. Dia mengalami serangan jantung di tempat dan meninggal dunia. Namun dia lupa bahwa demi membela Michelle, dialah yang melukai lenganku dengan pisau dan mengurungku di ruang bawah tanah selama sepuluh hari sepuluh malam. Aku memohon dengan segala cara, tetapi yang kudapat darinya hanyalah kata-kata dingin. "Tetaplah di sini beberapa hari, rasakan sendiri penderitaan yang kamu timbulkan pada Michelle! Sekalian hancurkan niat jahatmu!" Namun, ketika dia akhirnya menemukan jasadku yang telah membusuk dan dimakan belatung, dia menjadi gila.
Baca
Tambahkan
Ketika Kapal Tenggelam, ⁠Tunanganku Menolong Cinta Pertamanya

Ketika Kapal Tenggelam, ⁠Tunanganku Menolong Cinta Pertamanya

Ketika kapal pesiar tenggelam dan hanya tersisa satu tempat di perahu penyelamat, Zayden memilih untuk menyelamatkanku. Aku berhasil diselamatkan, tetapi Caitlyn tidak sempat menunggu perahu penyelamat kedua dan akhirnya meninggal karena tenggelam.  Zayden berpura-pura tidak peduli dan tetap memilih untuk mengadakan pernikahan denganku. Lima tahun setelah pernikahan kami, dia membuat hidupku sengsara dan menyalahkanku atas kematian Caitlyn. Ketika aku sudah tidak tahan dan ingin bercerai, dia malah memilih mati bersamaku. Saat membuka mata lagi, aku sudah kembali ke hari terjadinya kecelakaan kapal pesiar. Kali ini, aku memutuskan untuk memberikan kesempatan hidup kepada orang yang paling dia cintai.
Baca
Tambahkan
Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Hari ketika aku memutuskan untuk mendonorkan tubuhku untuk kajian ilmiah, keluargaku justru berkumpul mengelilingi adik angkatku, Halida, merayakan diterimanya dia dalam sebuah program perawatan eksperimental paling canggih. Seharusnya akulah yang menderita kanker otak. Tapi Halida menggunakan posisi suamiku, Zafran, di rumah sakit untuk menukar catatan medisnya yang sehat dengan diagnosis terminalku, merebut satu-satunya kesempatan yang kupunya untuk bertahan hidup. Dan bagian terburuknya, semua orang bersorak mendukungnya. Rasanya sakit sekali. Aku berusaha tetap kuat, sampai tanpa sengaja mendengar para perawat berbisik, "Bagus sekali Dokter Zafran bisa mengamankan tempat itu untuk Halida. Mereka bilang dia hanya punya tiga hari lagi." Jadi, dalam 72 jam terakhir hidupku, aku perlahan melepaskan segalanya. Ketika aku memberikan naskah asli novel-novelku yang sudah kutuang seluruh hati dan jiwaku kepada Halida, ayah dan saudaraku menatapku dengan senyum puas. Ketika Zafran memutuskan untuk memenuhi permintaan terakhir Halida dengan menikahinya, dia menyerahkan surat cerai padaku. Aku menandatanganinya tanpa ragu sedikit pun. Dia menghela napas dan memuji aku karena akhirnya bisa berpikir begitu rasional. Dan ketika akulah yang membujuk putri kami, Olivia untuk memanggil Halida Ibu, Olivia justru berseri-seri mengatakan bahwa ibu barunya adalah yang terbaik. "Jangan khawatir." Zafran menenangkanku. "Kami hanya menjaganya untuk sementara. Setelah dia tiada, semuanya akan kembali padamu." Aku memberikan pada Halida segalanya yang kupunya, persis seperti yang mereka mau. Lalu kenapa, ketika mereka akhirnya tahu semua ini hanyalah kebohongan kejam Halida, mereka datang padaku sambil menangis, berkata akulah yang mereka inginkan sejak awal?
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3940414243
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status