Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sie verbannten mich aus dem Rudel – Jetzt heulen sie nach meiner Rückkehr

Sie verbannten mich aus dem Rudel – Jetzt heulen sie nach meiner Rückkehr

Als meine Eltern meine Gedankenverbindung zum zwanzigsten Mal ignorierten, ging ich zum Werwolfsrat und hielt den Bericht über Silberstaubkorrosion fest in der Hand. „Hallo. Ich möchte meine Rudelidentität sofort aufgeben.“ Zehn Minuten später stürmten meine Eltern herein und zerrten meine adoptierte kleine Schwester Elsa mit sich. Ihre Gesichter waren von Panik gezeichnet. Die Tür flog mit einem lauten Knall auf, und mein Beta-Vater stürmte wie ein Unwetter herein. Er fletschte die Zähne und krümmte die Krallen. „Du bist nichts weiter als eine verzogene Göre, die nur nach Aufmerksamkeit giert! Hör mit diesem erbärmlichen Theater auf. Du bist eine Schande für den Namen eines Betas!“ Meine Mutter, die forensische Spezialistin des Rudels, riss mir sofort den Bericht aus der Hand. Nach einem kurzen Blick verzog sie das Gesicht verächtlich. „Du hast diesen Bericht gefälscht, nur um unsere Aufmerksamkeit zu erlangen? Du lügst schon, seit du ein Welpe warst.“ Elsa klammerte sich an beide, mit tränenerfüllten Augen schluchzte sie: „Es tut mir leid, Jenifer. Ich trage die Schuld, weil ich das Verwandlungsritual durchgeführt habe. Aber bitte ... belüge unsere Eltern nicht, nur um ihnen Schuldgefühle zu machen!“ Noch immer strömte Blut aus meiner Nase, doch ich wischte es gelassen ab und richtete mich erneut aufrecht vor den Werwolfsratsmitgliedern auf. „Ich habe schon lange keine echte Familie mehr. Bitte – entfernt alle meine persönlichen Akten aus dem Rudel. Ich will nur, dass meine Beerdigung, in drei Tagen angesetzt, nicht verschoben wird.“
Short Story · Werwolf
1.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Ibu Angkat Psikopat

Ibu Angkat Psikopat

Ibu angkatku memiliki kebiasaan yang mengerikan. Dia sangat suka makan plasenta dan hanya menginginkan plasenta dari kerabat dekatnya. Dia percaya bahwa plasenta dapat menyembuhkan segala penyakit, jadi dia mengadopsi banyak gadis untuk dijadikan pelampiasan nafsu bagi putranya. Aku dan kakakku adalah saudara kembar. Namun, tampang kami sama sekali tidak mirip. Kakakku cantik dan pandai, serta sangat populer di panti asuhan. Karena itulah, ibu angkatku langsung terpikat padanya. Aku tidak tahu apa yang dikatakan kakakku pada ibu angkatku waktu itu. Namun pada akhirnya, dia memutuskan untuk mengadopsiku juga. Awalnya, aku berpikir kami akan menjalani kehidupan yang normal bersama. Namun, ilusi itu hanya bertahan selama satu tahun. Kenyataan baru mulai terbuka suatu malam ketika aku terbangun untuk pergi ke kamar mandi dan mendengar suara erangan dari kamar kakakku. Dengan jelas, aku melihat bayangan Donny, putra ibu angkatku, melakukan hal yang membuatku merinding di atas tubuh kakakku. Sejak itu, kakakku harus memenuhi keinginan ibu angkat dengan memberikan plasenta dari tiga anak yang dilahirkannya. Namun, saat ibu angkatku akhirnya menelan plasenta dari anak keempat kakakku, sesuatu yang tak terduga terjadi. Ibu angkatku tiba-tiba mengalami gangguan jiwa.
Short Story · Romansa
4.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Jebakan Salon

Jebakan Salon

Sahabatku mengajakku ke salon kecantikan untuk perawatan wajah, dan di sanalah aku didekati oleh seorang pria muda yang tampan. Pria muda itu tinggi, tampan, punya cara yang lihai, pandai merayu, membuatku merasakan kebahagiaan menjadi seorang wanita. Aku tak peduli lagi bahwa aku masih punya pacar, dan membiarkan diriku tenggelam dalam pesona dan godaannya. Namun aku tak menyangka, di balik kelembutan itu, tersembunyi akibat yang sangat besar.
Short Story · Gairah
4.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Istri Belian

Istri Belian

Delima baru saja kehilangan suaminya ketika masalah beruntun menimpa. Utang yang begitu besar melilitnya sehingga dia harus berhadapan dengan debt collector yang mengancam kehormatan dan nyawanya. Keluarga dan sahabat tidak bisa menolong, sedangkan dia tidak punya sisa barang yang bisa dijual. Untunglah, kenalannya yang sangat misterius menawarkan bantuan. Muak dikejar penagih utang, Delima bersedia menjadi istri dengan semua syarat yang diajukan. Namun saat hari pernikahan tiba dan pria itu menunjukkan diri, Delima sangat terpukul melihat fisiknya. Pernikahan yang dia anggap sebagai solusi justru memberinya banyak masalah baru.
Romansa
1048.3K viewsCompleted
Show Reviews (30)
Read
Add to library
Meina H.
Cerita Delima dan Benedict berakhir sampai di sini. Terima kasih banyak sudah setia mengikuti kisah mereka sampai selesai, ya, teman-teman. ♡ Aku keasyikan bercerita sampai kelebihan 2 bab. Hahaha .... Semoga teman-teman tidak keberatan. Bagaimana menurut pembaca mengenai kisah mereka?
M V Cahyawati
Hai Meina, akhirnya selesai juga aku membaca kisah Delima dan Ben ini, gak menyesal aku bacanya, ceritanya sangat menarik hatiku, terimakasih atas karyamu yg sangat bagus ya..semoga semakin kreatif deh membuat cerita2 baru lainnya dan aku akan tetap menjadi penggemarmu..Salam sehat selalu buat Meina
Read All Reviews
Suami yang Kukira Miskin Ternyata Pewaris Rahasia

Suami yang Kukira Miskin Ternyata Pewaris Rahasia

Rania memutuskan selingkuh dan menceraikan suaminya karena hanya dijatah lima puluh ribu setiap hari, profesi pria itu hanya ojek online yang dinilai Rania tak bisa memberi kehidupan layak. Namun, beberapa hari kemudian Rania terkejut mendapati mantan suaminya turun dari mobil sport dengan memakai setelan formal. Bukankah pria itu hanya ojek online? Kenapa sekarang penampilannya bak orang kaya? Apa ada yang pria itu sembunyikan selama pernikahan mereka?
Romansa
101.6K viewsOngoing
Read
Add to library
Terkabulnya Doa Istri Pertama

Terkabulnya Doa Istri Pertama

"Boleh kamu menang dan merasa di atas angin saat ini, Novi. Tapi, lihat apa yang terjadi di kemudian hari! Kamu akan merasakan apa yang aku rasakan saat ini. Kamu akan merasakan sakit hati yang lebih dalam lagi dari aku. Camkan itu! Dan untuk kamu, Mas. Duniamu akan hancur sehancurnya. Ingat, tabur tuai itu berlaku!" Dengan dada naik turun, Sarah mengucapkan sumpahnya. Wanita yang telah baru saja melahirkan itu tidak dapat menahan amarahnya setelah mengetahui dirinya dimadu dan langsung diceraikan oleh suaminya, Hendrik. Novi dan Hendrik hanya senyum meremehkan, dianggapnya ucapan Sarah adalah angin lalu. Namun, apa yang diremehkan oleh mereka ternyata menjadi nyata suatu hari. Bagaimana cara Tuhan mengabulkan Doa Sarah? Ikuti kisahnya di sini.
Rumah Tangga
1022.7K viewsOngoing
Read
Add to library
Les larmes de la vérité

Les larmes de la vérité

Ma belle-mère a eu un accident de voiture et est entrée en salle d'urgence. J'ai passé plus de vingt appels à mon mari qui est avocat avant qu'il ne réponde. « Qu'est-ce que tu fais encore ? Camille a eu un problème, je l'ai aidée. Arrête de faire des histoires. » J'ai retenu mes larmes et je lui ai dit que maman avait eu un accident et que j'avais besoin de cent mille euros. Mais il a cru son premier amour et m'a répondu méchamment : « En quoi l'accident de ta mère me concerne ? N'essaie pas de me soutirer de l'argent pour ta famille. Laisse-moi tranquille, je suis occupé. » Il a raccroché brutalement et ma belle-mère n'a pas survécu à l'opération. Mais trois jours plus tard, au tribunal, j'ai vu mon mari plaider éloquemment en faveur de son pemier amour, accusée de conduite en état d'ivresse. Grâce à son éloquence, il a fait acquitter son ex en invoquant un manque de preuves. J'ai été anéantie et je lui ai demandé le divorce dès la fin de l'audience. Mais il a paniqué. « Ma mère t'a toujours bien traitée ! Si tu divorces, elle sera triste ! » J'ai éclaté de rire froidement et je lui ai jeté à la figure les factures de l'hôpital et le certificat de décès. Idiot, il ne savait même pas encore qu'il n'avait plus de mère.
Short Story · Romance
3.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Where the Curse Falls

Where the Curse Falls

My roommate branded herself as an influencer against beauty standards, vowing to free girls from appearance anxiety. Strangely, whenever she stayed up late partying and broke out in pimples, they would appear on my face instead. When she fooled around and caught an infection, the rashes spread across my body. The more radiant she became, the more monstrous I looked. People recoiled from me. Friends cut me off. My own boyfriend, before a crowd, told me I should just die. Then my roommate got pregnant, yet it was my stomach that swelled like I was eight months along, scarred with terrifying stretch marks. She, meanwhile, looked more flawless than ever, appearing barefaced on camera to encourage girls not to fear their looks. I knew something was not right. When I tried to dig for answers, my roommate and boyfriend trapped me in a basement. They tortured me until I died. Only then did I learn the truth. He owned a cursed amulet that shifted all her pain onto me. The moment I opened my eyes, I was back on our first day of college together. This time, the game is mine. I'll make sure they pay.
Short Story · Imagination
2.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Menikah dengan Cinta Pertama

Menikah dengan Cinta Pertama

Aku dan James bersama-sama menghadiri reuni dan ditanya kapan menikah. “Belum memikirkannya.” “Tanggal 11.” Kami berdua menjawab bersamaan. Dia tiba-tiba menatapku dengan pandangan bingung dan mempertanyakan. Mengabaikan pandangannya, aku memalingkan wajah dan menjelaskan dengan serius pada teman-teman: “Aku akan menikah pada tanggal 11 nanti, silakan hadir.” Aku tahu apa yang ingin dia tanyakan, setelah delapan tahun berpacaran, dia tidak pernah membahas soal pernikahan denganku. “Bukankah kita bilang untuk menunda soal pernikahan? Apa maksudmu sekarang ini?” Dia menarik aku ke sudut dengan wajah marah, aku melepaskan jarinya yang memegang tanganku. “Kamu tunda saja, aku tetap menikah.” Dia sudah bosan denganku, memilih perempuan muda, mengira bisa menyembunyikannya dengan baik. Untungnya, orang yang akan aku nikahi, bukan dia.
Short Story · Romansa
7.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Love, As Fleeting as the Breeze

Love, As Fleeting as the Breeze

"Hi there, I'd like to emigrate." Christina stood at the counter and handed over the neatly prepared documents to the clerk on the other side of the glass. The clerk quickly stamped each page. The red ink spread like tiny ripples on still water. Then, without looking up, he pulled out another form and passed it back to her. "Ma'am, your paperwork will be processed in fifteen days." Christina nodded, turned on her heel, and headed for the exit. But before she could step outside, whispers trailed after her. "Did I see that right? Mrs. Waldorf is applying for emigration? Did she have a squabble with Mr. Waldorf?" "Even if they argued, would it go this far? Mr. Waldorf practically worships her. What could possibly make her leave so decisively?" "Exactly. Five years ago, their wedding was the event of the century. Even someone like me, who barely goes online, heard about it. And three years ago, after her car accident, the blood bank ran out of stock. Mr. Waldorf ignored everyone's objections and nearly drained himself to save her. Then, just last year, when she disappeared for an hour, he mobilized every media outlet worldwide to find her. Now she's leaving without a word—won't that drive him insane?" The murmurs swirled and lingered, but Christina only smiled faintly. Her expression was calm, but her eyes darkened with a bitterness that deepened with every step. Yes, she thought. Everyone knew just how much Lucien Waldorf loved her.
Short Story · Romance
3.6K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
4243444546
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status