Waktu pertama kali aku tanam dahlia, aku juga bingung kenapa bunganya mendadak layu begitu masuk musim hujan. Dari pengalaman berkebun yang cukup sering basah kuyup karena hujan, penyebab utamanya biasanya kombinasi tanah terlalu jenuh air dan penyakit jamur. Saat tanah tidak mengalirkan air, akar kekurangan oksigen, gampang kena 'root rot' — kalau akar sakit, tanaman nggak bisa menyuplai air dan nutrisi ke bunga, jadi mereka cepat layu meski kelihatannya ada banyak air di sekitarnya.
Selain itu, kelembapan tinggi dan gempa tetesan air dari hujan membuat kelopak jadi berat dan mudah sobek. Ini bukan cuma soal berat air: tetesan yang konstan bikin spora jamur seperti Botrytis lebih gampang nempel dan berkembang, muncul bercak coklat atau abu-abu yang bikin bunga rontok. Hujan juga melarutkan pupuk dari lapisan atas tanah, bikin tanaman kekurangan nutrisi penting sehingga bunga jadi lemah.
Praktik yang sering kupakai supaya dahlia tetap sehat saat musim hujan adalah memastikan drainase bagus (tanam di bed yang sedikit diangkat atau gunakan media yang porous), beri jarak tanam supaya udara bisa mengalir, dan pasang penopang untuk mencegah rebah. Deadhead dan buang bagian yang sakit supaya penyakit nggak menyebar. Kadang aku juga kurangi pemupukan nitrogen saat basah supaya tanaman tidak tumbuh terlalu lemah. Intinya, hujan itu bagus buat tanaman, tapi terlalu banyak tanpa manajemen yang benar bisa bikin dahlia kelimpungan. Aku biasanya nikmati proses merawatnya, meski tiap musim hujan selalu ada tantangan baru.