Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku, Pemilik Tubuh yang Dihancurkan!

Aku, Pemilik Tubuh yang Dihancurkan!

Demi menyelamatkan cinta lamanya, Johansen membeli jenazah perempuan yang tidak utuh dari pasar gelap. Dia sendiri yang mengambil ginjal dari tubuh jenazah itu dan memberikannya kepada cinta lamanya. Untuk menghindari pengejaran dari polisi, dia membuang jenazah itu ke dalam kolam yang berisi cairan asam untuk menghancurkan bukti. Hanya saja, dia tidak tahu bahwa pemilik tubuh tersebut adalah aku.
Short Story · Romansa
8.5K viewsCompleted
Read
Add to library
El aborto: el fin de mis sufrimientos

El aborto: el fin de mis sufrimientos

En mi sexto mes de embarazo, mi hermana menor, Clara Soto, sufrió un accidente de tráfico. Debido a la pérdida de sangre, requirió con urgencia un donante compatible. Y, según los exámenes, yo era la única que podía salvarle la vida. Sin embargo, debido a que durante los últimos meses de embarazo había perdido peso, me recomendaron no donar. Aun así, mi familia me obligó. Por lo que, sin fuerzas para oponerme, esperé que mi esposo me ayudara a salir de esa situación. No obstante, se quedó a un lado con los brazos cruzados, diciendo: —Estás bien de salud. Donar sangre no te afectará en nada. Clara tendrá un futuro brillante, no voy a permitir que lo destruyas. Después de la donación, me desmayé. Y, cuando desperté, supe que algo dentro de mí se había roto. Por lo que, sin decir ni una palabra, lo primero que hice fue agendar un aborto.
Short Story · Romance
6.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Melepas Cintaku Demi Cintamu

Melepas Cintaku Demi Cintamu

"Rena, aku akan selalu mencintaimu!" desah Jeremy tak tertahankan. Tepat saat dia hampir mencapai klimaks, ponselnya tiba-tiba bergetar. Dalam kondisi seperti itu, tentu saja dia mengabaikannya. Namun tak lama kemudian, layar ponselnya menyala. Begitu Jeremy melihat nama yang tertera, tubuhnya langsung menegang. Rena mendengarnya mengangkat telepon dan berkata, "Halo?" Di tengah sunyinya malam, suara dari ponsel terdengar sangat jelas, "Jeremy, kamu tahu nggak ... Nadia ...." Jeremy buru-buru memotongnya dengan suara rendah dalam bahasa asing, "Kecilkan suaramu, ini bukan waktu yang tepat." Lawan bicaranya langsung berganti bahasa, tetapi suaranya tetap terdengar keras, "Hasil pemeriksaan rumah sakit sudah keluar. Nadia kena kanker stadium akhir. Hidupnya tinggal sebulan! Dia ingin jadi istrimu. Kamu bisa nggak kabulkan keinginan terakhirnya sebelum dia pergi?" Ekspresi Jeremy langsung berubah drastis. "Apa?! Tunggu aku!" Setelah menutup telepon, dia menoleh ke Rena dan berkata dengan lembut, "Rena, aku ada urusan penting, harus keluar sebentar. Kamu istirahat saja dulu, nanti aku segera balik." Tanpa menunggu jawaban darinya, Jeremy buru-buru pergi untuk bersih-bersih dan mengganti pakaian. Dia meninggalkan rumah tanpa menoleh sedikit pun. Sesaat kemudian, layar ponsel Rena menyala. Ternyata pesan dari Nadia. [ Rena, kamu kalah. Dari dulu aku sudah bilang, Jeremy itu milikku. ] Tepat di bawahnya, ada pesan lain yang dikirim tiga hari lalu. [ Kalau aku kena kanker, menurutmu Jeremy bakal ninggalin kamu buat datang ke aku nggak? Aku yakin dia pasti datang. ] Tatapan Rena perlahan terangkat dari layar ponsel ke arah pintu kamar yang masih terbuka. Jeremy tidak tahu, dia sudah lama belajar bahasa asing itu. Seluruh percakapan tadi, didengar dan dipahaminya dengan jelas. Sejenak kemudian, wajah Rena menyunggingkan senyuman yang begitu pahit dan menyedihkan. "Iya ... aku memang kalah ...."
Short Story · Romansa
6.3K viewsCompleted
Read
Add to library
The Gap in Our Words

The Gap in Our Words

My mother-in-law could not understand me. Before my business trip, I repeatedly told her not to touch anything in my study, but she mixed up the contract I needed. As a result, I lost a million-dollar order and was fired from my company. To make up for her mistake, she promised she would take care of my child and help me find another job. I froze my milk, labeled everything with notes, and gave her detailed instructions on timing and measurements. However, when my baby ended up in the hospital, I found out that she had thrown out all the milk and fed my baby expired formula instead. Even worse, she fed my baby peanuts behind my back, causing my baby to suffocate and die. Afterward, she wailed, "That was my granddaughter! How could I not care? If I could, I'd die with her..." My husband slapped me, shouting, "My mom worked so hard to take care of the child, and you want to drive her to her death? She's an old woman. It's not easy for her!" My sister-in-law came over too, calling me ungrateful and blaming me for treating an elderly woman badly. She claimed I deserved to be childless and alone. However, they did not know how many times I had stopped my mother-in-law from causing trouble and harm to them. I was driven to depression by them and eventually sent to a mental institution, where I was tortured to death. If I had the chance to do it again, I would protect my child and myself and stop preventing my mother-in-law from causing chaos for others. I would watch her bring equal destruction to each one of them!
Short Story · Rebirth
5.0K viewsCompleted
Read
Add to library
I Was Fired, but Her Empire Turned to Ashes

I Was Fired, but Her Empire Turned to Ashes

The company holds a management meeting. My wife's secretary, Lisa Carter, is checking IDs at the conference room entrance. She greets everyone who enters with a warm smile. But when it is my turn, she lets out a scornful laugh. I frown and pull out my Cybersecurity Department Manager's ID, but she doesn't even glance at it. "Mr. Torres, Ms. Shaw took pity on you and made you a manager. Do you really think you're somebody important?" I ignore her and dial the CEO's direct line instead. "Someone's saying my position is just charity from you. Is it true?"
Read
Add to library
Loving Me Too Late

Loving Me Too Late

My sister gets into an accident and needs an emergency blood transfusion when I'm six months pregnant. After a round of tests, my blood is the only suitable one. I'm exhausted and too skinny after being tormented by morning sickness. I have to say no. However, my family forces me to do it. I have no strength to resist; I can only beg my husband for help. To my devastation, he stands by and watches me coldly. "It's fine for you to donate some blood since you're so healthy. Queenie isn't the same as you—she has a bright future ahead, so we can't let anything affect that." I pass out after the blood donation. The first thing I do when I wake up is make an appointment for an abortion.
Short Story · Romance
4.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Reinkarnasi Dewa Perang

Reinkarnasi Dewa Perang

Jiwangga seorang dewa perang yang telah menapaki jalan yang penuh duri, dari awal seorang manusia biasa hingga mengalahkan seorang raja iblis di alam surgawi. Suatu momen, ia di khianati oleh mantan rekannya yang ada di alam surgawi, mereka mengeroyok Sang Dewa Perang. Akan tetapi, murid yang ia besarkan sejak kecil menusuknya dari belakang ketika melawan para penduduk alam surgawi. Kini, roh nya telah bereinkarnasi ketubuh seorang pelayan yang melayani perguruan di alam fana. Bagaimana Jiwangga kembali menapaki jalan sekali lagi menjadi seorang dewa?
Zaman Kuno
104.6K viewsOngoing
Read
Add to library
L’amour et sa punition

L’amour et sa punition

Mon petit ami Jacques m'avait promis une grande cérémonie de marquage pour mes 20 ans. Pourtant, le jour de mon anniversaire, c'est devant tout le monde qu'il a solennellement demandé à ma demi-sœur Lydia de devenir son âme sœur. Sous les acclamations générales, je suis restée là, telle une pitre abandonnée, le cœur brisé. Alors que la douleur de la trahison m'engloutissait, Samuel, l'héritier Alpha de la Meute du Fantôme Noir, a surgi pour déclarer sa flamme : « Annie, je t'aime en secret depuis longtemps. Deviens ma Luna, veux-tu ? » Je l'ai accepté, et pendant cinq ans de mariage, il m'a chérie, gâtée, se souvenant de chacun de mes goûts. Jusqu'au jour où j'ai surpris sa conversation avec un Bêta et mon bonheur s'est brisé : « Samuel, Lydia est enfin devenue la Luna de le Meute de Rose Blanche. Vas-tu continuer à jouer un mari modèle devant Annie ? » « Puisque je ne peux avoir Lydia, peu importe qui partage ma vie. Au moins, comme ça, Annie ne viendra pas gâcher son bonheur. » Dans le coffre de son bureau, il conservait précieusement chaque cadeau de Lydia : pendentifs en crocs de loup, lettres marquées de ses empreintes... Même sur sa précieuse armure d'écailles, chaque plaque portait gravé le nom de Lydia. « Lydia, mon unique amour. Mes griffes trancheront tous les obstacles pour ton bonheur. » « Je t'offrirai mon cœur de loup battant, si tu le désires. » « Je te volerais même la lune, s'il le fallait ! » Ce que je croyais être cinq années de mariage heureux n'étaient qu'un mirage, et une fois la vérité révélée, tout s'est dissipé comme une brume. J'ai demandé à quitter la meute. Et dans deux jours, j'aurais disparu de la vie de Samuel pour toujours...
Short Story · Loup-garou
7.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Ku Bayar Derita Ibuku sebagai Menantu

Ku Bayar Derita Ibuku sebagai Menantu

Meski masih SMA, Andini bekerja keras mengumpulkan uang untuk membeli rumah agar bisa membawa ibunya keluar dari rumah neneknya yang seperti neraka. Hanya saja, suatu hari, Andini mengetahui sebuah rahasia besar: rumah yang ia kira milik neneknya ternyata adalah milik almarhum ayahnya. Namun, neneknya selama ini sengaja menyembunyikan karena menganggap lebih berhak sebagai ahli waris karena dialah ibu yang sudah melahirkan Anto. Lantas, bagaimana nasib Andini dan ibunya?
Rumah Tangga
103.7K viewsOngoing
Read
Add to library
Gairah sang Gadis

Gairah sang Gadis

Ibuku adalah seseorang dengan pemikiran konservatif. Demi mempertahankan kesucianku, dia sengaja memesan set bodysuit ketat untuk membungkus tubuhku. Lantaran takut aku akan diam-diam membukanya di sekolah, dia bahkan mengikatnya dengan lima karet gelang dengan keadaan disimpul mati. Hanya saja, bahan pakaian ini terlalu kasar. Suatu bagian di tubuhku tergesek hingga terasa sangat gatal. Jadi, sejak kecil aku pun sudah bisa memuaskan diriku sendiri. Perlahan-lahan, cara ini sudah tidak ampuh lagi. Pada akhirnya, aku sampai ke tahap tidak bisa duduk dan berdiri dengan tenang. Aku menangis mengatakan kepada ibuku bahwa aku sakit, berharap dia tidak memaksaku untuk mengenakan pakaian ini lagi. Aku juga ingin dia membawaku berobat. Alhasil, ibuku hanya memarahiku. Dia mengatakan aku ingin mencoba untuk berhubungan. Demi meredakannya, aku mulai memasukkan banyak barang besar di dalam pakaian. Saat aku dewasa, ibuku meninggal akibat kecelakaan mobil. Akhirnya aku juga bisa terlepas dari pakaian sialan itu. Anehnya, setelah aku melepaskannya, aku bukannya merasa nyaman, malah merasa semakin tidak nyaman.
Short Story · Romansa
6.3K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
454647484950
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status