Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI KEDUA CEO

ISTRI KEDUA CEO

"Aku sudah membayarmu, jadi kamu adalah milikku. Mau aku menciummu ataupun berbuat lebih dari itu, kamu tak berhak menolaknya," tekanku pada Yumna yang wajahnya tampak merah padam. Alina hanya diam, berdiri di pojok lift dengan menatap ke arah lain. Ya, dia selalu tahu diri bagaimana harus bersikap. "Ya aku tahu! Apa perlu Anda mengul9angnya lagi dan lagi?!" Dia masih terus bicara. Merasa muak, aku mendekat dan kembali mengulang perbuatan yang sangat dibencinya, untuk menutup mulut Yumna. Sementara Alina jadi salah tingkah dan membalik badan melihat kami.
Rumah Tangga
1013.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Kukacaukan Acara Keluarga Suamiku

Kukacaukan Acara Keluarga Suamiku

Eva tak pernah dilibatkan dalam acara keluarga. Diam-diam keluarga suaminya tidak suka padanya. Hanya baik di depan saja, dan berniat jahat untuk merebut hartanya. Diam-diam Eva sudah mengetahui kebusukan suami dan keluarganya. Dia merencanakan kejutan indah di acara keluarga suaminya.
Rumah Tangga
10134.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sosok Teman Khayalan

Sosok Teman Khayalan

Belakangan ini, teman sebangkuku selalu menatapku dengan tatapan aneh. Setiap kali aku ke kantin atau ke lapangan, semuanya menghindariku. Aku akhirnya tidak tahan lagi dan bertanya kepada teman sebangkuku, "Sebenarnya apa salahku? Kenapa kamu menjauhiku?" Dia ketakutan hingga mundur beberapa langkah, lalu menyahut tanpa berani menatapku, "Nggak ada kok. Ini bukan salahmu." Kemudian, dia memilih untuk pindah kelas, dari kelas plus menjadi kelas reguler. Aku lantas mencarinya untuk memperjelas semuanya. Aku datang ke kelasnya. Dia awalnya sedang mengobrol dengan teman barunya. Begitu melihatku, dia sontak berseru kaget, "Aku serius. Ini bukan salahmu. Tolong jangan mencariku lagi. Kumohon!"
Baca
Tambahkan
Unmasking Falsehoods

Unmasking Falsehoods

My grandfather is a nationally renowned inheritor of an intangible cultural heritage. Today, I'm supposed to attend a grand ceremony as his rightful successor. However, when I arrive, I see my father's adoptive daughter already standing on the stage. She's dressed to the nines. She holds an award and is giving a thank-you speech, looking moved. In the past, I would've left without saying anything or speaking up for myself. Too bad for her that I'd been reborn. The discrepancy between our statuses is so large that we're basically from different worlds. Yet she has the nerve to claim to be my grandfather's successor and put on a show with what is supposed to be my family's.
Baca
Tambahkan
Di Ranjang Sepupu Suamiku

Di Ranjang Sepupu Suamiku

Clara Favietra hanya ingin memergoki suaminya yang berselingkuh. Namun ia justru berakhir di ranjang yang salah. Seorang pria pewaris dunia gelap yang menyembunyikan identitas di balik profesinya sebagai dokter. Saat Clara berusaha kabur dari dosa semalam, sebuah tragedi justru mengikatnya pada takdir pernikahan yang penuh sandiwara. "Kenapa? Apa aku membuatmu sedalam itu?" Clara menggumam pelan, namun kalimatnya terdengar jelas. "Karena itu kamu... Karena kalau kamu orangnya... Aku bisa memberikan apapun." Clara tidak menyadari, tapi rahang lelaki itu mengatup keras. Kemudian ia menurunkan suaranya, tajam dan menohok. "Kalau begitu, tunjukkan padaku apa yang akan kamu berikan pada suamimu." Yang Clara tidak tahu, pria itu ternyata sepupu suaminya sendiri!
Romansa
106.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Si tu n'avais plus que 72 heures à vivre

Si tu n'avais plus que 72 heures à vivre

Le jour où j'ai décidé de donner mon corps à la science, ma famille s'est rassemblée autour de ma sœur adoptive, Chloé, pour fêter son admission dans un programme expérimental de pointe. Celle qui était censée avoir un cancer du cerveau, c'était moi. Mais Chloé avait profité de la position de mon mari, Zane, à l'hôpital pour échanger ses dossiers médicaux sains contre mon diagnostic en phase terminale. Elle m'a volé ainsi la seule chance que j'avais de survivre. Et le pire ? Tout le monde l'a applaudie. La douleur est devenue insupportable. J'ai lutté pour rester présente, jusqu'au moment où j'ai surpris les infirmières chuchotant : « Heureusement que le docteur Zane a obtenu cette place pour Chloé. Ils disaient qu'il ne lui restait que trois jours à vivre. » Alors, pendant les soixante-douze dernières heures de ma vie, j'ai tout lâché, en silence. Quand j'ai remis à Chloé les manuscrits originaux de mes romans, dans lesquels j'avais mis toute mon âme, mon père et mon frère m'ont adressé un sourire satisfait. Quand Zane a décidé d'exaucer le vœu soi-disant ultime de Chloé en l'épousant, il m'a tendu les papiers du divorce. J'ai signé sans la moindre hésitation. Il a soupiré et m'a félicitée d'être enfin raisonnable. Et quand c'est moi qui ai poussé notre fille, Olivia, à appeler Chloé « maman », Olivia s'est exclamée que sa nouvelle maman était la meilleure. « Ne t'inquiète pas, » m'a rassurée Zane. « C'est juste pour la protéger pour l'instant. Une fois qu'elle sera partie, tout reviendra vers toi. » J'ai tout donné à Chloé, exactement comme ils le voulaient. Alors pourquoi, quand ils ont découvert que tout cela n'était qu'un mensonge abject inventé par Chloé, sont-ils venus pleurer pour ça, en disant que c'est moi qu'ils avaient toujours voulu ?
Baca
Tambahkan
Eternal Dawn, Fleeting Dusk

Eternal Dawn, Fleeting Dusk

"Mrs. Gardner, are you sure you want to hire our team to stage a fire and fake your death in ten days?" Camellia Shaw paused for a moment. Just as she was about to reply to the message, a video call suddenly popped up. "Camellia, look! Andres is spending a fortune on you again!" The video was of an auction in progress. At the front, a man of striking elegance and charm was decisively bidding on several antique collectibles worth hundreds of millions. The crowd was already abuzz with excitement. "Mr. Gardner is so good to his wife! He bought all these antiques just to make her smile!" "$400 million is nothing! I heard Mr. Gardner even built her a private estate and named it Eterna Haven. Just the name alone is proof of how much he loves her." A wealthy businessman nearby sneered. "It's all for show. Who knows what he's really like behind closed doors?" That comment immediately sparked a wave of backlash. Many argued back, talking about how devoted Andres Gardner was to his wife. As she listened to their murmurs, Camellia forced a bitter smile.
Baca
Tambahkan
Jebakan Salon

Jebakan Salon

Sahabatku mengajakku ke salon kecantikan untuk perawatan wajah, dan di sanalah aku didekati oleh seorang pria muda yang tampan. Pria muda itu tinggi, tampan, punya cara yang lihai, pandai merayu, membuatku merasakan kebahagiaan menjadi seorang wanita. Aku tak peduli lagi bahwa aku masih punya pacar, dan membiarkan diriku tenggelam dalam pesona dan godaannya. Namun aku tak menyangka, di balik kelembutan itu, tersembunyi akibat yang sangat besar.
Cerita Pendek · Gairah
4.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Suami yang Kukira Miskin Ternyata Pewaris Rahasia

Suami yang Kukira Miskin Ternyata Pewaris Rahasia

Rania memutuskan selingkuh dan menceraikan suaminya karena hanya dijatah lima puluh ribu setiap hari, profesi pria itu hanya ojek online yang dinilai Rania tak bisa memberi kehidupan layak. Namun, beberapa hari kemudian Rania terkejut mendapati mantan suaminya turun dari mobil sport dengan memakai setelan formal. Bukankah pria itu hanya ojek online? Kenapa sekarang penampilannya bak orang kaya? Apa ada yang pria itu sembunyikan selama pernikahan mereka?
Romansa
101.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Love, As Fleeting as the Breeze

Love, As Fleeting as the Breeze

"Hi there, I'd like to emigrate." Christina stood at the counter and handed over the neatly prepared documents to the clerk on the other side of the glass. The clerk quickly stamped each page. The red ink spread like tiny ripples on still water. Then, without looking up, he pulled out another form and passed it back to her. "Ma'am, your paperwork will be processed in fifteen days." Christina nodded, turned on her heel, and headed for the exit. But before she could step outside, whispers trailed after her. "Did I see that right? Mrs. Waldorf is applying for emigration? Did she have a squabble with Mr. Waldorf?" "Even if they argued, would it go this far? Mr. Waldorf practically worships her. What could possibly make her leave so decisively?" "Exactly. Five years ago, their wedding was the event of the century. Even someone like me, who barely goes online, heard about it. And three years ago, after her car accident, the blood bank ran out of stock. Mr. Waldorf ignored everyone's objections and nearly drained himself to save her. Then, just last year, when she disappeared for an hour, he mobilized every media outlet worldwide to find her. Now she's leaving without a word—won't that drive him insane?" The murmurs swirled and lingered, but Christina only smiled faintly. Her expression was calm, but her eyes darkened with a bitterness that deepened with every step. Yes, she thought. Everyone knew just how much Lucien Waldorf loved her.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
454647484950
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status