Home / Romansa / Asmara di Atas Ranjang / Chapter 21 - Chapter 30

All Chapters of Asmara di Atas Ranjang: Chapter 21 - Chapter 30

38 Chapters

Seranjang Dua Cinta

***** Berita itu santer terwartakan di setiap laman berita, bahkan wadah yang menampung aspirasi politik pun menyempilkan berita tertangkapnya Beau dan Aya oleh polisi patroli karena bercinta di publik area. Mungkin ini akan sedikit mencoreng nama perusahaan, tapi setidaknya pelaku teror bungkam, dua Minggu ini tidak ada lagi paket susulan. Aya sedikit merasa lega melihat keantusiasan publik Inggris terhadap berita ini. Lucunya, banyak netizen yang justru menyalahkan si polisi karena telah mengganggu aktifitas intim mereka. Pasangan terfavorit masyarakat Inggris, begitu mereka menyematkan julukan. "Kau tertawa? Ada yang lucu, Sayang?" Ah! Publik begitu mengangkat namanya dan Beau, tapi bagaimana seandainya jika mereka mengetahui bahwa ia justru bergelung nyaman di ranjang seorang Liam Henderson? "Aku hanya merasa kasihan pada polisi itu." Aya menarik selimut ke atas hingga sebatas dada, menutupi tubuh telanjang keduanya yang saling berpelukan. Liam mendekap tubuh Aya erat dari
last updateLast Updated : 2025-03-09
Read more

Rengganis dan Aya

*****Beau mendiamkan Aya. Ini tidak seperti yang sudah-sudah. Ada kecemburuan yang berperan besar di sini. Jangan salah, Beau memperlakukan Aya dengan mesra di hadapan para pemegang saham, namun sandiwara itu akan berakhir detik dimana mereka memasuki mobil jemputan. Tidak ada sarkasme atau saling cela, Beau akan diam seribu bahasa dengan pandangan tertuju pada entah apa yang ada di luar jendela."Ingatkan aku jika kaulah yang menyuruhku untuk memberi Liam kesempatan, Beau! Jangan bersikap childish!" sungut Aya.Tapi tetap tidak ada tanggapan. Beau akan bersikap sedingin es setiba mereka di Green Mansion. Sengaja tidak bertegur sapa ketika berpapasan dan akan diam di meja makan tanpa mau terlibat pembicaraan project W. Kalaupun terpaksa dia hanya akan mengedikan bahu, menggeleng atau sekedar mengangguk. Ini membuat Aya frustasi. Padahal mereka mendapat undangan dari Keluarga Rodney untuk menghadiri pesta pembukaan galeri di pusat London, akhir bulan ini."Dia itu kekanakan, Nis!" Aya
last updateLast Updated : 2025-03-11
Read more

Percakapan

*****"Kau mendiamkannya?" ejek Elizabeth lewat sambungan ponsel. Wanita itu masih bergelung nyaman di ranjang dalam rengkuhan sang suami. Mereka baru saja selesai bercinta guna merayakan kesuksesan terselenggaranya pagelaran seni semalam."Jika kau menelpon hanya untuk mengejekku, aku akan menutup panggilan!"Kurang ajar sekali Elizabeth. Sejak terjalinnya kerjasama di antara mereka, pasangan gila itu sering kali mendikte Beau, merecokinya lewat pesan dan panggilan untuk memastikan Beau tidak berbuat gegabah. Aya bukanlah tipe wanita yang mudah ditaklukan, ia merupakan tipe setia jika menyangkut perkara asmara. Aya akan benar-benar beralih ke lain hati jika rasanya terhadap yang lama telah mati atau perlahan memudar. Dan laporan dari Audrey maupun Soraya sungguh membuat Elizabeth dan Wiwid khawatir."Dengarkan aku! Segera tanda tangani perpanjangan kontrak itu, Prince! Sodorkan persyaratan baru yang memojokkan Aya. Sekali tempo, gertak dia! Dia masih membutuhkanmu untuk project W!"B
last updateLast Updated : 2025-03-12
Read more

Negoisasi Rasa

***** Aya tersenyum melihat bagaimana Beau bercengkerama dengan Nana, salah satu dari empat kucingnya. Kucing dengan usia paling tua, 15 tahun. Di atas dipan rotan panjang yang Beau duduki, tepat di sampingnya, ada Jiji sedang tidur bergelung. Kucing bermotif Calico itu selalu saja mengekor kemana pun Nana pergi. "Kita sudahi saja kontrak itu, lalu kau bisa menikahi Liam." "Apa?" Beau mengatakannya dengan enteng, ia masih fokus bercengkerama dengan Nana dan Jiji. Ini sedikit membuat Aya resah. Ia menemui Beau untuk berbicara mengenai kondisi mereka sekarang dimana Beau mendiamkannya hampir satu Minggu sejak pengakuannya di telpon. Aya tidak menyangka jika Beau akhirnya menyambut rasa yang ia tawarkan selama ini. Mungkin dulu ia akan senang tapi sekarang justru membuatnya bingung. Pasalnya, Aya sudah bosan menunggu dan memutuskan untuk memberi Liam kesempatan. Hatinya perlahan mulai bertaut dengan Liam. Segala perlakuan Liam terhadapnya membuat Aya seolah diistimewakan. Pun perm
last updateLast Updated : 2025-03-13
Read more

Rencana

*****128 WindsorView Street adalah tempat Ronald Rodney's Art Collection berada. Pencinta seni dari Inggris begitu menantikan pembukaan galeri ini. Setelah hampir 25 tahun galeri induk berdiri di kota Paris, Perancis, Ronald Rodney baru berpikir untuk mendirikan anak cabangnya di kota London. Ini memberi kemudahan tersendiri bagi pencinta seni Inggris, mereka tidak perlu terbang ke Roma, Kazan, Berlin, New York atau kota lain di dunia yang menyediakan cabang-cabang dari galeri seni Keluarga Rodney. Seperti halnya galeri induk dan beberapa cabang lain, Ronald Rodney's Art Collection London menyediakan beberapa fasilitas, pelayanan dan aktivitas. Fasilitas galeri mencakup ruang pameran, ruang penjualan, perpustakaan seni, ruang workshop atau kelas seni dan aula serba guna. Bahkan mereka menyediakan cafe atau restoran dan toko souvenir. Aktivitas seperti pameran seni -baik tunggal, grup, atau tematik, workshop atau kelas seni, seminar seni, peluncuran buku atau katalog seni, pertunjukan
last updateLast Updated : 2025-03-15
Read more

Pertunjukan Panas

***** Beau tidak henti-hentinya terkesima dengan keanggunan Aya. Ia begitu cantik malam ini. Istri kontraknya itu mengenakan Floor-Length Evening Gown. Gaun malam berwarna merah maroon dengan motif brokat yang memiliki panjang mencapai lantai sehingga memberi kesan anggun, mewah dan elegan. Desainer memilihkan gaun dengan Off the Shoulder, agar bisa memamerkan bahu dan leher Aya yang jenjang. Stylish juga menyanggul rambut Aya dengan sedikit untaian bergelombang di beberapa bagian. Anting dan kalung senada menghias leher dan telinganya. Sedangkan make up yang dipilih merupakan perpaduan bold lips dan smooky eyes. Make up ini mampu memberikan kesan dramatis dan elegan secara bersamaan. "Aktingmu cukup mengesankan Beau." Jantung Aya berdebar menyenangkan. Sejak ia turun dari lantai dua menuju ruang pertemuan hingga berada satu Limosin dengannya, Beau memandangnya penuh kekaguman. "Aku tidak sedang berakting. Aku baru sadar dari kebutaanku selama ini. Aku telah membuang mutiara emas
last updateLast Updated : 2025-03-16
Read more

Mencurigakan!

***** Namanya Frederick Adams, seorang paparazzi independen yang sempat mempunyai perseteruan dengan aktris nominasi Oscar, Katherine Lyons. Fred telah menguntit si aktris selama setahun untuk bisa mendapatkan foto-foto pribadinya. Tindakannya yang melanggar kode etik sempat diperkarakan oleh Katherine melalui kepolisian Inggris dan IPSO (Independent Press Standards Organization) yang memang khusus bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengatur standar etika dan perilaku media cetak dan media online di Inggris. Karena rekam jejak Frederick yang terbilang nekat tanpa mengindahkan aturan yang ada, dialah yang akan dijadikan kambing hitam. "Aku meminta tolong Liz untuk memberiku tiga undangan tak bertuan, undangan kukirim langsung ke tiga paparazzi yang kita target. Nantinya mereka akan bebas masuk ke gedung galeri. Usahakan Adamslah yang mengambil umpannya. Kalian harus bahu-membahu untuk mewujudkan ini. Jika gagal, saling beri kode dan kita beralih ke pemain cadangan lain sesuai uru
last updateLast Updated : 2025-03-17
Read more

Terekam

*****Beau sengaja menabraknya saat eksebisi seni digelar, "Oh maaf, saya sedang mencari istri saya." Ia tersenyum tipis melihat penampilan Frederick yang memakai kacamata tebal dan kumis sebagai bentuk penyamaran."Tidak apa-apa, Mr. Prince."Beau mengangguk kemudian berjalan keluar, tingkahnya yang celingukan seolah mengawasi sekitar, sengaja ia lakukan untuk memberi kesan mencurigakan. Hal ini tertangkap oleh netra Frederick, ia pun akhirnya memutuskan untuk mengikuti Beau.Frederick sangat lihai dalam hal menguntit, ia akan memberi jarak aman dalam mengikuti target. Nyaris seperti ninja yang pandai bersembunyi. "Akan kemana kau, Prince?" Batinnya. Ia cukup shock pagi ini, saat undangan tak bertuan nangkring di atas mejanya. Segera ia menelpon Daniel, rekan sesama paparazzi yang menciptakan kehebohan dengan kembali ke publik setelah tiga tahun menghilang. Ternyata, pria itu tidak mendapatkan undangan ilegal. Sungguh mengherankan, mengingat Daniel mempunyai koneksi yang cukup luas.
last updateLast Updated : 2025-03-18
Read more

Malam Ketiga

*****Aya sudah menanggalkan gaun malamnya, rambutnya ia gerai. Rasanya sia-sia ia berdandan hanya untuk kembali berantakan. Jika memang ia harus bertelanjang, kenapa tidak memancing Frederick pada momen lain, di sebuah losmen misalnya. Yang benar saja! Ini acara pesta pembukaan galeri seni yang diadakan Keluarga Rodney! Bagaimana imagenya nanti jika Frederick berhasil merekam percintaannya dan tersiar ke khalayak? Seorang liar yang tak mampu membendung hasratnya di acara formal! Memang sialan terkadang adiknya itu! Aya jadi merasa dikerjai. Belakangan ini, Wiwid dan Beau cukup akrab, ini benar-benar mencurigakan! Apa mereka terlibat suatu konspirasi?"Kenapa lama sekali?" Aya mengusap kedua lengannya, jendela sengaja ia buka -ini perintah dari sang dalang skenario; Wiwid- menyebabkan semilir angin malam menerobos masuk. Tubuhnya meremang dan degupnya bertalu resah, entah karena angin dingin atau perasaan gugup menunggu malam ketiganya dengan Beau. Lintasan pertunjukan panasnya dengan
last updateLast Updated : 2025-03-19
Read more

Kepergok

*****Beau keluar untuk memeriksa keadaan, sebagai bentuk formalitas karena sejatinya ia tahu Frederick sudah menjauh karena kepergok. Sepertinya ia lupa Menon-aktifkan notifikasi ponsel. Beau hanya berharap durasi perekaman yang dilakukan Frederick cukup untuk nantinya dibocorkan ke publik. Frederick sering mematok harga tinggi untuk sebuah video skandal eksklusif dan ia cukup pandai dalam memilih media sebagai wadah penyebarluasan foto atau video pribadi artis.Beau berjalan kembali menuju ruangan yang sebenarnya diperuntukan sebagai tempat peristirahatan bagi para security yang nantinya bertugas untuk menjaga galeri. Ia memakai celananya asal tadi, tanpa memasang kembali kemejanya, meninggalkan Aya begitu saja di kamar. Beau berhenti, mendesah. Apa yang harus ia lakukan setelah ini? Menyudahi permainan ranjang mereka atau meneruskannya? Persetubuhan kali ini merupakan sandiwara dan Aya begitu keras menolak untuk melakukannya secara natural, ia menginginkan kepura-puraan."Memangnya
last updateLast Updated : 2025-03-20
Read more
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status