"Eh, tidak kok." Albani menggaruk tengkuk. "Oh. Mas, aku cocok pakai baju ini, nggak?" Albani tersentak. "Kok tanya saya?" "Eh, emang nggak boleh tanya?" "B-Bukan gitu, kalau kamu nyaman itu tidak masalah." "Hem, agak kurang nyaman sih." "Kenapa?" "Soalnya, ini agak terbuka menurutku," ucap Aileen polos, gadis itu bahkan menunjuk dadanya sendiri. "Lihat, terlalu terbuka." Albani menggeram tertahan. "Apa kamu tidak waspada, Ai?" Aileen menautkan alisnya, "Waspada?" Aileen menatap Albani yang terus melihat ke arah dadanya. "Mas Al lihatin apa?" Albani terkejut. "Saya tidak lihat apa-apa, maaf Aileen, saya ke kamar dulu." Mereka masih di hotel, karena besok mereka baru akan pindah ke rumah keluarga Albani. Sesuai tradisi, satu bulan pertama pihak wanita harus menyesuaikan diri dengan keluarga pihak laki-laki, jadi dia akan tinggal di sana dan harus tidur dalam satu kamar. Tapi, Aileen tak cemas, karena dia percaya Albani tak akan menyentuhnya. "Kenap
Last Updated : 2025-03-02 Read more