Home / Romansa / Princess and The Secret / Chapter 51 - Chapter 53

All Chapters of Princess and The Secret: Chapter 51 - Chapter 53

53 Chapters

Pertunangan

Vienza melihat Zia yang sedang berada dikamar hotel tempat diadakannya acara pertunangan dirinya dan Aston. Hari ini adalah salah satu hari penting seumur hidup Zia, dia akan bertunangan dengan Aston dan satu minggu kemudian dia akan mendapatkan gelar keluarha Orlando dibelakang namanya. Vienza menatap Zia dari belakang tubuh Zia."Kau yakin?" tanya Vienza menghampiri Zia yang sedang dirias oleh make up artis."Tentu saja kak" jawab Zia tersenyum meyakinkan. Vienza hanya bisa mengangguk mendengar jawaban itu."Kau dan keponakanku sehat bukan?" Zia mengelus perut Zia dari tempatnya duduk. Mereka tertawa bersama. Rambut, baju, dan semuanya sudah selesai. Zia memilih menggunakan dress merah yang cukup terang. Sedangkan Aston memakai kemeja merah senada dengan dress Zia dan dibalut dengan jas hitam.Zia sudah siap dan dia mencoba tersenyum. Dia melihat pantulan dirinya di cermin melihat bagaimana sempurnanya make up dan rambutnya yang ditata sesuai keinginannya. Mata Zia tak percaya
last updateLast Updated : 2025-03-01
Read more

Hati Yang Mana

Zia sedang memilih beberapa contoh souvenir untuk pernikahannya dan juga menu katring yang akan disajikan di Fortania. Semua waktunya tersita hanya untuk mengurusi pernikahannya dengan Aston yang tinggal dua hari lagi. Masalah baju dan dekorasi sudah selesai undangan juga sudah.Aston malam ini akan tiba di Fortania, bersama keluarganya. Vienza dan Akhtar sudah tiba semalam sore, Vienza sedang hamil muda. Tapi demi Zia, Vienza berusaha kuat berjalan jauh menaiki pesawat. Saat Zia sudah menyelesaikan pemilihannya dia bernafas lega dan Vienza duduk disebelahnya." Zi," panggil Vienza serius."Ya Vi," balas Zia dan tertawa. Vienza berdecak kesal karena Zia masih sempat-sempatnya bercanda."Aku serius Zia". Adiknya itu tersenyum dan menyatukan telapak tangannya membentuk kata maaf."Ada apa kak?""Apa kau serius ingin menikah?""Apa aku terlihat main-main kak. Lihat aku bahkan baru saja memilih souvenir pernikahan." Zia mencoba tersenyum, dia mengerti sebenarnya arah tujuan pembicaraan ini
last updateLast Updated : 2025-03-01
Read more

Melepaskan Mu

"Karena aku ingin memastikan sesuatu" Zia menatap raut wajah yang jelas terlihat kecewa itu. Zia berhambur langsung memeluk tubuh Aston, dan pria itu membalasnya. "Aku mencintaimu Zia." suara berat Aston membuat Zia semakin merasa bersalah. Bagaimana bisa Aston mencintainya sedalam ini. "Sangat mencintaimu." Zia mengangguk memberitahu kalau dia tahu apa yang dirasakan Aston kepadanya. "Ku mohon jangan tinggalkan aku Aston. Ku mohon jangan. Aku menginginkan kebahagian bersamamu." Saat hati dan logikamu tidak sejalan maka kau pasti akan merasa sakit sendiri. Seperti yang dirasakan Zia saat ini.Aston melepaskan pelukan mereka dan melihat mata Zia, dia menangkup wajah Zia dengan sebelah tangannya sedangkan tangan satunya membelai wajah Zia dengan lembut. Aston mencium Zia dengan dalam, dia ciuman yang dibalas oleh Zia itu membuat hatinya hancur. Dia harus melepaskan wanita yang dia cintai selama ini, dia tidak bisa lagi mempertahankannya. Aston semakin mendekatkan tubuh Zia dengan
last updateLast Updated : 2025-03-03
Read more
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status