"Apa kau bilang?" Danzel sangat terkejut mendengar laporan dari anak buahnya. Bukan pertemuan anak buahnya dengan Harmoni yang membuatnya terkejut tapi keberadaan Harmoni di tempat itu. Entah kebetulan atau tidak tapi tidak seharusnya Harmoni berada di tempat itu di mana rencana besar akan dijalankan. Dia Jadi curiga jika Harmoni memang telah mengetahui rencana besarnya dari Baron. Bisa saja sebelum Baron mati dia telah memberitahu Harmoni akan rencana itu dan sekarang dia jadi curiga, jangan-jangan Harmoni sengaja bergabung ke dalam organisasi karena ingin menggagalkan rencana besarnya. Harmoni sengaja keluar dari organisasi di waktu yang tepat dan bergabung dengan musuh. Dia tahu setiap anggota yang hendak mengundurkan diri akan dilenyapkan oleh karena itulah dia bergabung dengan Aiken Smith. Dia pasti menawarkan sesuatu pada pria itu untuk mendapatkan perlindungan. Sekarang semakin jelas. Harmoni memberontak dan ingin menggagalkan rencana besarnya. Jangan katakan pula dia melak
Tidak ada CCTV yang bisa diretas membuat Aiken tidak bisa melihat apa yang terjadi di dalam sana. Dia memerintahkan anak buahnya untuk mengintai karena hanya itu yang bisa dilakukan untuk melihat apa yang terjadi di dalam sana. Dia tidak boleh gegabah. Rencana itu bisa gagal jika dia menyergap tanpa perhitungan. Pengorbanan yang dilakukan oleh Harmoni tidak boleh sia-sia tapi saat itu harmoni berada di dalam masalah karena sekumpulan anak buah Danzel akan menikmati tubuhnya. Anak buahnya mengintip dari sebuah lubang yang terdapat di jendela. Dia melihat sekumpulan laki-laki sedang tertawa dan mengelilingi sesuatu. Dia melihat dengan baik dan sangat terkejut karena anak buah Danzel sedang memukuli Harmoni. Tidak main-main, wajah Harmoni dibuat babak belur dan mereka pun tidak ragu memukul kepala Harmoni menggunakan gagang pistol. Hal itu terjadi karena Harmoni menendang bagian vital salah satu dari mereka yang hendak memperkosa dirinya. Karena marah, Mereka pun mengeroyok Harmoni d
Danzel telah tiba. Dia sangat terkejut karena mendapati markasnya sudah hancur berantakan. Tidak ada satupun yang tersisa, semua menjadi puing yang masih terbakar. Satu anak buahnya pun tidak terlihat di tempat itu bahkan dia sudah berusaha menghubungi mereka tapi tidak ada jawaban sama sekali.“Sial!” Danzel melempar ponselnya sampai hancur berkeping-keping. Siapa yang telah melakukan hal ini?Tidak mungkin Harmoni yang menghancurkan markasnya karena dia hanya seorang diri saja. Dia tak ingin berpikir lebih jauh tapi dia yakin Aiken yang telah menghancurkan markasnya. Jika memang dugaannya benar, itu berarti Harmoni memang bersekongkol dengan pria itu untuk melawan dirinya.Tidak ada yang bisa dia lakukan membuat Danzel pergi dari markas yang sudah terbakar. Untuk beberapa waktu lebih baik dia tidak melakukan apa pun terlebih dahulu. Aiken sudah mengetahui markas miliknya dan kemungkinan besar sebentar lagi pria itu akan tahu keberadaannya.Tentunya itu bukanlah hal baik bagi dirin
Gadis itu duduk di sebuah kursi yang berada di dekat bartender. Rupanya cantik, bentuk wajahnya sedikit oval. Rambutnya berwarna coklat bergelombang, gaun hitam seksi yang dia kenakan membuatnya terlihat seperti putri konglomerat yang diundang ke acara pesta itu. Dia adalah Harmoni Douglas dan dia adalah pembunuh bayaran. Dia bergabung dalam sebuah organisasi untuk mencari tahu apa penyebab kematian kakaknya yang juga seorang pembunuh bayaran. Malam ini, dia berada di sebuah pesta yang diadakan di atas kapal Yacht karena targetnya berada di sana. Tatapan Harmoni tertuju pada seorang pria yang sedang berbincang dengan beberapa pengusaha dan pria itu adalah targetnya. Dia adalah Archer Smith, Mafia kejam yang berkuasa di kota itu. Malam ini dia harus menghabisi nyawanya dan membawa kepala pria itu. Dia memang cantik tapi di balik kecantikannya, dia adalah gadis yang sangat berbahaya. Minuman yang ada di gelas diteguk, Harmoni masih memandangi targetnya. Sebuah alat terpasang
Terjangan ombak yang cukupbesar menghantam kapal yacht yang mereka tumpangi sehingga membuat kapal itu bergoyang dengan keras. Kapal itu sudah akan kembali ke pelabuhan karena rute perjalanannya memang tidaklah jauh.Cuaca sedikit buruk, langit tampak mendung dan angin pun berhembus begitu kencang. Ombak yang begitu besar menggulung di atas air lalu menghantam kapal yacht itu kembali.Kapal itu kembali bergoyang dengan keras, Harmoni yang sedang tidur jadi terbangun. Dia merintih kesakitan sambil memegangi pinggangnya yang terasa nyeri.Kurang ajar. Dia tidak akanmemaafkan pria itu. Harmoni beranjak dari tempat tidur. Aiken sudah tidak ada di sana. Dia bergegas menyambar gaunnya dan mengenakannya dengan terburu-buru.Dia juga mencari keberadaan pistolnya karena dia akan membunuh Aiken Smith yang telah merenggut kesuciannya tapi dia tidak menemukan benda itu dimanapun.“Sial!” Harmoni mengumpat. Lebih baik dia pergi terlebih dahulu tapi nanti, dia akan kembali dan membuat perhitungan k
Joy menunggu di dekat pelabuhan. Dia mengawasi para tamu yang turun dari atas kapal dari jarak yang cukup jauh. Dia sangat berharap Harmoni dapat melarikan diri setelah melewatkan malam tak menyenangkan itu dengan Aiken Smith.Tidak seharusnya dia salah orang, tapi siapa yang bisa membedakan antara Aiken dan Archer? Mereka berdua kembar identik yang memiliki rupa sama sehingga membuat siapapun sulit membedakan mereka berdua tapi dia pernah mendengar gosip, jika Archer seperti seorang idiot sedangkan Aiken tidak.Seharusnya dia meminta video kepada Harmoni bukannya sebuah foto karena dengan sebuah foto, akan sulit membedakan mereka berdua tapi dia juga tidak tahu seidiot apa Archer Smith. Joy memantau menggunakan sebuah teropong. Dia melihat satu persatu orang yang turun dari atas kapal yacht itu tapi dia belum melihat keberadaan Harmoni. Dia juga berusaha mencari keberadaan Aiken, tapi pria itu pun tidak terlihat.Ke mana sebenarnya Harmoni pergi? Apa telah terjadi sesuatu dengannya
Harmoni benar-benar tidak mengingat apa pun. Dia bahkan tidak ingat apa yang telah terjadi dengan mereka semalam dan apa yang telah mereka lakukan. Aiken pun tidak membunuhnya karena tujuannya tapi karena kebohongannya membuat Harmoni mengekorinya terus menerus. Mereka sedang mencari air bersih juga sesuatu yang dapat mereka makan di pulau itu sebelum malam benar-benar tiba. Mereka harus bertahan sampai anak buahnya menemukan mereka. Pulau itu begitu luas. Mereka tidak mungkin menjelajahinya apalagi mereka tidak tahu bahaya yang ada di pulau itu. Asalkan menemukan air dan makanan, itu sudah cukup. “Kakiku sakit, bisakah kita berhenti sebentar?” Pinta Harmoni padanya. Mereka berdua tidak menggunakan alas kaki dan pakaian mereka pun sudah compang-camping. “Sudah aku katakan padamu, tunggu saja di sisi pantai tapi kau tetap ingin mengikuti aku!” “Aku tidak mau kau pergi sendirian. Bagaimana jika kau tidak kembali lagi?” “Kenapa? Apa kau mengkhawatirkan aku?” “Mengkhawatirk
Joy kembali ke organisasi karena dia tidak menemukan keberadaan Harmoni. Dia harus memberikan laporan pada pemilik organisasi jika mereka kehilangan pembunuh terbaik yang mereka miliki dan dia pun harus memberitahu jika misi mereka telah gagal. Seorang pria dengan postur tubuh yang cukup tinggi telah menunggu kedatangannya. Pria itu berkulit hitam dengan kepalanya yang tak memiliki rambut. Pria itu adalah Denzel Ward dan dialah pemilik organisasi itu.Seseorang membayarnya dengan harga yang cukup tinggi untuk melenyapkan Archer Smith dan pekerjaan itu sia serahkan kepada Joy juga Harmoni. Kini dia menunggu kabar baik tapi Joy justru menghampirinya dengan tergesa-gesa. "Aku harap kau memberikan kabar baik untukku, Joy. Kau tahu aku tidak terima kabar buruk apalagi kegagalan!""Maaf, Sir. Kali ini aku benar-benar harus menyampaikan kabar tak menyenangkan untukmu, " Joy berdiri cukup jauh dari pria itu. Dia terlihat begitu waspada apalagi dia sangat tahu Denzel akan membunuh siapapun t
Danzel telah tiba. Dia sangat terkejut karena mendapati markasnya sudah hancur berantakan. Tidak ada satupun yang tersisa, semua menjadi puing yang masih terbakar. Satu anak buahnya pun tidak terlihat di tempat itu bahkan dia sudah berusaha menghubungi mereka tapi tidak ada jawaban sama sekali.“Sial!” Danzel melempar ponselnya sampai hancur berkeping-keping. Siapa yang telah melakukan hal ini?Tidak mungkin Harmoni yang menghancurkan markasnya karena dia hanya seorang diri saja. Dia tak ingin berpikir lebih jauh tapi dia yakin Aiken yang telah menghancurkan markasnya. Jika memang dugaannya benar, itu berarti Harmoni memang bersekongkol dengan pria itu untuk melawan dirinya.Tidak ada yang bisa dia lakukan membuat Danzel pergi dari markas yang sudah terbakar. Untuk beberapa waktu lebih baik dia tidak melakukan apa pun terlebih dahulu. Aiken sudah mengetahui markas miliknya dan kemungkinan besar sebentar lagi pria itu akan tahu keberadaannya.Tentunya itu bukanlah hal baik bagi dirin
Tidak ada CCTV yang bisa diretas membuat Aiken tidak bisa melihat apa yang terjadi di dalam sana. Dia memerintahkan anak buahnya untuk mengintai karena hanya itu yang bisa dilakukan untuk melihat apa yang terjadi di dalam sana. Dia tidak boleh gegabah. Rencana itu bisa gagal jika dia menyergap tanpa perhitungan. Pengorbanan yang dilakukan oleh Harmoni tidak boleh sia-sia tapi saat itu harmoni berada di dalam masalah karena sekumpulan anak buah Danzel akan menikmati tubuhnya. Anak buahnya mengintip dari sebuah lubang yang terdapat di jendela. Dia melihat sekumpulan laki-laki sedang tertawa dan mengelilingi sesuatu. Dia melihat dengan baik dan sangat terkejut karena anak buah Danzel sedang memukuli Harmoni. Tidak main-main, wajah Harmoni dibuat babak belur dan mereka pun tidak ragu memukul kepala Harmoni menggunakan gagang pistol. Hal itu terjadi karena Harmoni menendang bagian vital salah satu dari mereka yang hendak memperkosa dirinya. Karena marah, Mereka pun mengeroyok Harmoni d
"Apa kau bilang?" Danzel sangat terkejut mendengar laporan dari anak buahnya. Bukan pertemuan anak buahnya dengan Harmoni yang membuatnya terkejut tapi keberadaan Harmoni di tempat itu. Entah kebetulan atau tidak tapi tidak seharusnya Harmoni berada di tempat itu di mana rencana besar akan dijalankan. Dia Jadi curiga jika Harmoni memang telah mengetahui rencana besarnya dari Baron. Bisa saja sebelum Baron mati dia telah memberitahu Harmoni akan rencana itu dan sekarang dia jadi curiga, jangan-jangan Harmoni sengaja bergabung ke dalam organisasi karena ingin menggagalkan rencana besarnya. Harmoni sengaja keluar dari organisasi di waktu yang tepat dan bergabung dengan musuh. Dia tahu setiap anggota yang hendak mengundurkan diri akan dilenyapkan oleh karena itulah dia bergabung dengan Aiken Smith. Dia pasti menawarkan sesuatu pada pria itu untuk mendapatkan perlindungan. Sekarang semakin jelas. Harmoni memberontak dan ingin menggagalkan rencana besarnya. Jangan katakan pula dia melak
Mereka berdua sedang mengintai dari balik persembunyian. Orang-orang itu terlihat semakin banyak. Mereka tidak saja berada di luar tapi mereka juga masuk ke dalam bangunan dan mereka seperti sedang mencari sebuah tempat strategis.Harmoni menarik Aiken agar mereka tidak terlihat. Dia memang menyamar tapi tidak dengan Aiken. Jika salah satu dari orang-orang itu melihat Aiken maka situasi akan menjadi kacau.Mereka tidak boleh membuat keributan di tempat ramai seperti itu apalagi orang-orang itu sedang membuat sebuah rencana. Jangan sampai keberadaan mereka berdua jusrtu membuat rencana mereka berubah. “Hei, kenapa kau menarikku?”“Ssst, mereka akan mengenalimu jika kita tidak bersembunyi dengan benar!” Beberapa dari orang-orang itu baru saja melewati mereka. “Ck, seharusnya aku menyamar juga!” Aiken menggosok janggutnya. Jika dia tahu akan ada yang datang, dia pasti sudah menyamar.Harmoni melihat sekitarnya, dia melihat seorang wanita yang terlihat sibuk memperhatikan bangunan itu.
Mereka sudah berada di sebuah lapangan yang luas yang dikelilingi oleh bangunan prasejarah. Tempat itu adalah tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan setiap harinya. Seperti yang Aiken katakan, tempat itu memiliki banyak jendela dan bangunan itu memiliki bentuk dan rupa yang sama. Matahari bersinar dengan begitu terik. Tapi hal itu tidak menyurutkan niat mereka berdua untuk menjelajahi tempat itu. Mungkin saja ada sesuatu yang akan mereka dapatkan setelah melihat-lihat tempat itu. Harmoni berjalan berputar, agar dia dapat melihat tempat itu dengan baik. Di tempat terbuka seperti itu di mana semuanya terlihat sama, bagaimana seseorang akan tahu jika ada seorang pembunuh bayaran sedang bersembunyi di salah satu jendela bangunan yang ada? “Jalan yang benar!” Aiken memegangi tangannya agar Harmoni tidak berjauhan dengannya. Ini pertama kali dia bersama dengan seorang wanita di tempat terbuka seperti itu. Anggap mereka sedang berkencan walaupun Harmoni sedang menyamar
Harmoni duduk sendiri, dengan beberapa kertas yang berserakan di atas meja. Dia menulis sesuatu di kertas itu dan membacanya dengan baik tapi dia kembali menghancurkannya karena dia tidak mengerti sama sekali. Teka-teki yang diucapkan oleh kakaknya, itulah yang ingin dia tahu. Dia sudah banyak mendengar dari Joy jika kakaknya adalah orang kepercayaan Danzel tapi kakaknya justru mati secara misterius. Dia yakin teka-teki itu memiliki arti dan pesan yang ditinggalkan oleh kakaknya agar dia tidak mencari keadilan, mungkin ada yang dikhawatirkan oleh kakaknya. Harmoni kembali membaca teka-teki yang telah dia tulis tapi pikirannya buntu. Selain tidak jago dalam memecahkan teka-teki, dia pun tidak mengerti sama sekali bagian akhir dari teka-teki itu. Mungkin akan ada sesuatu yang terjadi di tanggal 5 tapi apa?"Ck, sial!" Harmoni menggumpal kertas hingga remuk lalu melemparkannya. Dia sudah melakukan hal seperti itu berkali-kali dan melihat apa yang dia lakukan membuat Aiken menggeleng
Aiken buru-buru kembali ketika dia mendengar adiknya diserang oleh orang yang tidak dikenal. Dia juga mendengar jika adiknya terluka akibat penyerangan itu. Dia yakin yang menyerang adiknya adalah orang-orang dari organisasi di mana Harmoni bekerja.Mereka cukup cerdik sehingga keberadaan mereka sulit dilacak. Tak adanya petunjuk membuatnya buta untuk mencari keberadaan mereka. Tanpa banyak bicara, Aiken mencari adiknya di dalam kamar. Seperti biasa, Archer selalu tak terlihat. Sepertinya tempat tidur itu hanya sebagai hiasan saja karena dia tidak akan pernah berbaring di sana walaupun dalam keadaan sakit sekalipun.“Archer!” Dia mulai memanggil sambil mengetuk pintu lemari, “Keluar sekarang, aku ingin berbicara denganmu!” Dia tahu adiknya pasti berada di sana. Akan tetapi, tidak ada suara sama sekali.Aiken berjalan ke arah lemari lain dan kembali mengetuk. Dia pun memanggil adiknya dan lagi-lagi tak ada jawaban. Dia memeriksa seluruh lemari yang ada di dalam kamar sampai dia menem
Kali ini Joy yang tidak kembali. Danzel menggebrak meja. Dia berteriak kepada para anak buahnya yang dianggap tidak becus sama sekali. Padahal dia mengutus Joy karena dia pikir Joy dapat membawa Harmoni kembali tapi apa yang terjadi? Dia pun menghilang begitu saja. "Aku ingin kalian mencari Joy sampai ketemu!" Dia kembali berteriak sambil memukul meja. Entah apa yang terjadi, bisnisnya bisa terancam. Selain gagal membunuh Archer Smith, Harmoni adalah ancaman terbesar yang bisa menggagalkan rencana besar yang akan dilakukan beberapa bulan lagi karena dia pemegang kartu As atas rencana itu. Dia sudah gagal satu kali untuk menyingkirkan Archer dan jika dia kembali mengalami kegagalan maka dia akan rugi besar dan yang paling buruk adalah, tidak akan ada lagi yang mempercayai organisasinya. Telepon yang berdiri di atas meja membuat Danzel berkeringat dingin. Dia duduk dengan perlahan dan dengan tangan gemetar, Danzel mengambil gagang telepon itu. "Tu-Tuan," Keringat menetes, dia
Harmoni baru saja berkonsultasi dengan dokter saraf yang dipanggil oleh Aiken. Banyak yang ditanyakan oleh dokter itu tapi tak banyak yang bisa dia bicarakan. Dia sendiri tidak tahu berapa usia dan asalnya dan hal itu membuat mereka berada di jalan buntu. Harmoni sampai stress akibat pertanyaan yang tak kunjung berhenti. Dia berteriak marah dengan dokter itu karena dia seperti dipaksa. Bukannya mendapatkan ingatan, dia justru tertekan dengan terapi yang dia jalani. Aiken membawa Harmoni ke dalam kamar. Dia meminta Harmoni untuk beristirahat dan dia pergi menemui dokter itu lagi untuk berbicara dengannya. "Apa kau tidak memiliki cara lain untuk mengembalikan ingatannya?" Pasti ada cara lain yang bisa mereka lakukan. "Terapi hipnotis mungkin bisa dilakukan, Tuan. Tapi ada baiknya kau mencari seseorang yang kenal dengannya agar dapat merangsang ingatannya.""Seseorang yang mengenalnya?" Pikirannya tertuju pada wanita yang dia tawan itu. "Benar. Jika dia melewatkan waktunya bersam