Share

TCM 64

last update Last Updated: 2021-06-18 08:57:26

Pagi itu udara begitu dingin, angin mulai menyelinap masuk melalui celah jendela dan ventilasi udara. Arga yang merasa dingin menarik selimut hingga sebatas leher, memeluk Ana yang masih terlelap. Hingga Arga membuka kelopak mata, menatap wajah Ana yang terlihat begitu berseri meski masih dalam keadaan tidur.

Arga mengulurkan tangan, menyingkirkan helaian rambut yang sedikit menutup wajah Ana, tersenyum menatap wanita yang begitu teramat dicintainya. Ana mengerakkan kelopak mata ketika merasakan sebuah sentuhan di wajahnya, mengerjapkan kelopak mata berulang kali hingga bisa terbuka sempurna.

"Selamat pagi," sapa Arga yang disusul sebuah kecupan di kening Ana.

"Selamat pagi," balas ana seraya mengulas senyum.

Arga mengusap rambut Ana, bahkan menyisir dengan jemarinya berulang kali.

"Masih ngantuk?" tanya Arga.

Ana hanya mengangguk, merengkuh tubuh Arga dan me

Locked Chapter
Continue Reading on GoodNovel
Scan code to download App
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Fitri Hikmatul Puadah Sofian
lanjut thor,,,kayak nya mikayla hamil deh,,,
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 65

    "Setahuku, dia anak kandung mereka. Tidak tahu juga, karena yang sering aku lihat dan hadapi, kedua orangtuanya memang terlihat membedakan mereka." Cerita Samuel terngiang di telinga Lanie, rasa penasaran tentang siapa Ana sebenarnya terus berputar di pikiran. Setelah menemui Samuel, Lanie tampak memacu mobil menuju rumah Ana, ingin mencari info tentang wanita yang kini menjadi istri vokalisnya. Lanie memarkirkan mobil di halaman rumah orangtua Ana, tampak rumah yang sedikit besar meski tidak terlalu mewah. Wanita itu menarik napas kemudian menghela perlahan, Lanie membuka pintu dan keluar, berjalan menuju pintu rumah orangtua Ana. "Mau cari siapa, Mbak?" tanya seorang wanita paruh baya ketika pintu terbuka. Lanie menatap dan memperhatikan, serta menebak kalau yang membukakan pintu adalah pembantu rumah itu. "Ibunya ada?" tanya Lanie menjawab pertanyaan wanita paruh bay

    Last Updated : 2021-06-19
  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 66

    Lanie terlihat duduk di sebuah kafe, tengah menunggu Shima datang. Rasa penasaran sejak melihat tanda lahir di belakang telinga Ana saat memakaikan anting, membuat Lanie harus memastikan apakah Ana adalah adiknya yang bernama Lila. Lanie ingat betul kalau Lila memiliki tanda lahir di belakang telinga. "Maaf sudah membuat Anda menunggu," ucap Shima yang baru saja datang. Lanie langsung mempersilahkan Shima duduk, kemudian bersiap melakukan pembicaraan tentang Ana. "Sebelumnya, saya ingin tahu. Kenapa Anda ingin tahu soal Ana?" tanya Shima memastikan sebelum dirinya bercerita banyak. Lanie menatap Shima, jika tidak jujur mungkin saja Shima tidak mau memberitahu tentang Ana. Tapi kalau jujur, dia sendiri belum yakin apakah Shima benar-benar tahu akan hal yang ingin diketahuinya. "Sebenarnya, aku merasa kalau Ana adalah orang yang sangat aku kenal, karena itu aku ingin mema

    Last Updated : 2021-06-19
  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 67

    Saat pagi hari, Mikayla sudah duduk di atas closed yang tertutup, gadis itu seakan sedang marapalkan doa meminta apa yang ditakutinya untuk tidak terjadi. Mikayla ingat kalau tamu bulanannya belum datang, bukan tanpa sebab khawatir, itu karena Mikayla pernah melakukan beberapa kali hubungan intim. Hingga saat pulang kerja kemarin Mikayla membeli testpack, mencoba mencari tahu akan kondisi tubuhnya, meski dirinya berharap kalau yang dipikirkan untuk tidak terjadi.Mikayla sudah menunggu beberapa menit untuk tahu hasilnya. Dia menggenggam erat testpack yang ada di tangan, matanya terpejam karena takut hingga kemudian membuka genggaman serta kelopak mata perlahan secara bersamaan. Mikayla langsung menutup permukaan bibir untuk tidak menjerit, dua garis merah menandakan kalau dirinya hamil."Tidak! Tidak! Tidak! Ini tidak mungkin terjadi." Mikayla mencoba memungkiri apa yang dilihat. "Bagaimana bisa seperti ini?"Mikay

    Last Updated : 2021-06-20
  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 68

    Ana tersenyum dengan sedikit menggeleng kepala pelan karena rasa tidak percaya. Ia mengambil hadiah yang diberikan oleh Arga dari kotak yang baru dibuka, sebuah kunci mobil kini sudah ada digenggaman. Hingga Ana melihat secarik kertas, mengambil dan membaca isinya.'Hadiah kecil untuk pernikahan kita. Aku sadar tidak akan bisa mengantarmu sembarangan, jadi aku hanya bisa menebusnya dengan memberikan tranportasi, agar kamu tidak kesulitan ketika bepergian. Love you'Ana tersenyum membaca pesan yang ditulis sang suami, hingga kemudian meraih ponsel dan mengambil gambar kunci mobil, menulis sebuah pesan bersama foto yang diambil.[Terima kasih untuk hadiahnya, aku akan memberikan hadiah untukmu ketika pulang]Ana terlihat bahagia, meski baginya mobil tidaklah penting, tapi tetap menghargai pemberian sang suami dengan berterima kasih dan menerima.---

    Last Updated : 2021-06-20
  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 69

    Arga baru saja sampai di studio, lantas melihat layar ponsel di mana ada ikon pesan chat terpampang. Arga menekan dan melihat pesan Ana.ANA[Terima kasih untuk hadiahnya, aku akan memberikan hadiah untukmu ketika pulang]Arga tersenyum membaca pesan Ana, lantas dengan cepat mengetik pesan untuk membalas.[Aku akan senang kalau hadiah pernikahan, aku dapatkan saat di luar kota]Arga sudah mengirimkan pesan, menunggu tapi belum dibaca Ana. Akhirnya Arga memilih memasukkan ponsel ke saku jaket, meraih tas ransel miliknya hingga kemudian turun dari mobil. Arga berjalan masuk ke studio, karena pernikahan yang dilakukan oleh Arga hanya diketahui oleh segelintir orang saja, membuat para karyawan studio bersikap biasa. Arga masuk ke ruangan khusus tempat dirinya dan para personil band istirahat. Semua sudah datang dan ternyata memang tinggal menunggu Arga."Cie, cie! Yang pengant

    Last Updated : 2021-06-20
  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 70

    Karena masih merasa hatinya tidak bisa tenang, Zidan yang belum sama sekali pernah bertemu Ana setelah berbulan-bulan, akhirnya kembali datang ke kafe Ana, tapi hanya sekedar duduk di mobil yang berhenti di seberang jalan. Zidan hanya berharap kalau bisa melihat wajah Ana meski sekilas. Hingga keinginannya itu benar-benar terkabul, Zidan melihat pintu kafe terbuka dan Ana berdiri seakan sedang menahan pintu itu untuk seseorang, Zidan terkejut ketika melihat siapa yang keluar. Ana membukakan pintu untuk Mikayla, tersenyum hangat pada gadis itu. "Ingat ya, Mik! Jangan melakukan hal aneh-aneh atau berpikir untuk mengugurkan kandungan itu. Besok kita ke rumah sakit untuk memeriksakan," ujar Ana. Mikayla mengangguk, kemudian mengulas senyum untuk Ana. "Terima kasih ya, Kak! Meski aku sangat jahat, tapi Kak Ana masih mau membantuku," ucap Mikayla yang terharu dengan kebaikan Ana, melupakan sejenak kekurangan Ana dan meng

    Last Updated : 2021-06-21
  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 71

    Hari berikutnya, Ana benar-benar mengantar Mikayla memeriksakan kandungannya. Ana sudah menunggu Mikayla di rumah sakit karena gadis itu sedang dalam perjalanan. Beberapa menit kemudian Mikayla tampak turun dari sebuah taksi, langsung mengulas senyum begitu melihat Ana yang menunggu di poli kandungan."Maaf Kak kalau lama," ucap Mikayla jadi sungkan."Iya, nggak apa-apa. Aku sudah daftarin kamu, tinggal nunggu giliran," balas Ana dengan senyum hangat.Mikayla mengangguk, kemudian mereka duduk menunggu perawat memanggil nama Mikayla. Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya giliran adik Zidan itu pun tiba. Ana ikut masuk ke ruang pemeriksaan untuk menemani.Dokter perempuan menyambut keduanya, lantas menanyakan banyak hal tentang terakhir tanggal kedatangan tamu bulanan, hingga akhirnya memperkirakan umur janin yang ada di rahim Mikayla."Usia kandungan memasuki umur tujuh minggu

    Last Updated : 2021-06-22
  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 72

    Mikayla sudah masuk ke ruangan divisinya. Ketika hendak mendudukkan diri di kursi, ia dikejutkan dengan teman yang langsung bicara dengan wajah panik."Mik, kamu suruh ke HRD!"Mikayla yang melihat wajah panik temannya itu sedikit mengernyitkan dahi, kemudian kembali berdiri."Memangnya ada apa? Perasaan aku tidak melakukan kesalahan," ucap Mikayla."Entah, tadi datang nyari kamu pas jam makan siang. Karena kamu keluar, jadi aku bilang saja lagi ada urusan," balas teman Mikayla.Mikayla terlihat berpikir, hingga dirinya tertuju pada Rian. "Jangan-jangan dia berencana memecat 'ku agar tidak membuat masalah," gumam Mikayla dalam hati.Akhirnya Mikayla pergi ke HRD, dan benar saja. Mikayla dipecat hari itu, membuat gadis itu begitu geram. Mikayla berjalan cepat menuju ruang Rian, meski pihak HRD tidak menyebut nama Rian, tapi tetap saja gadis itu bisa mene

    Last Updated : 2021-06-22

Latest chapter

  • Terjebak Cinta Mantan   TCM Ending

    Zidan dan Arga memakai pakaian khusus untuk bisa melihat Ana, mereka masuk bersama setelah terjadi perdebatan sengit, tidak ada yang mengalah untuk bergantian melihat kondisi Ana. Hingga akhirnya perawat mengizinkan keduanya masuk bersamaan. Kini keduanya sudah berdiri di samping kanan dan kiri, menatap wajah Ana yang penuh luka, alat bantu napas terpasang di hidung, jarum infus dan alat penunjang kehidupan lainnya terpasang di seluruh badan. Kedua pria itu sama-sama menggenggam tangan Ana, bahkan mengecup punggung tangan bersamaan, seakan melupakan perdebatan mereka saat di luar. "An, jika kamu bangun. Aku berjanji untuk membahagiakan dirimu, akan aku ikuti semua keinginanmu. Bahkan jika kamu meminta aku mundur dari dunia musik, maka akan aku lakukan," ucap Arga yang terdengar begitu pilu. "An, meski aku tidak berhak, tapi kamu tahu aku sangat mencintaimu. Aku akan merawatmu meski suamimu melarang," ucap Zidan yan

  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 93

    "Kenapa? Kenapa melakukan ini padaku? Kenapa kamu menjadi orang yang membocorkan hubungan gelap kita? Kenapa kamu tega, Ga? Kenapa?" Ana melihat file berisi foto yang sama dengan foto yang dikirim ke Zidan, foto yang membuat hubungan mereka terbongkar. Bahkan Ana melihat foto bukti transfer kepada seseorang, menduga kalau Arga sengaja membayar untuk mengambil foto mereka secara diam-diam kemudian mengirimkan kepada Zidan. Zidan berjalan cepat menyusuri koridor, menuju ruang operasi sesaat setelah mendapat kabar Ana mengalami kecelakaan. Begitu melihat Arga yang tertunduk dengan tangan yang berlumuran darah, membuat Zidan murka. Mantan suami Ana langsung menarik kerah Arga, melayangkan bogem mentah hingga membuat Arga limbung dan terjatuh di lantai. "Apa yang kamu lakukan padanya, hah? Kenapa dia meminta maaf padaku berulang kali? Apa yang kamu lakukan, brengsek?!" Zidan kembali melayang

  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 92

    Arga langsung menggendong Ana begitu sampai di rumah. Seakan enggan melepas sang istri, rasa takut dan tertekan kini benar-benar dirasakan Arga. Lanie, Samuel, dan Dio tidak berani mengganggu, mereka hanya menatap Arga yang langsung berjalan masuk ke rumah."Biarkan mereka berdua," ucap Lanie yang langsung mendapat anggukan dari Samuel dan Dio.Lanie menambah pengawal pribadi di area rumah Arga, jangan sampai mereka kecolongan lagi. Lanie juga sudah meminta beberapa hacker untuk menghapus postingan yang sudah terlanjur beredar di sosmed. - -Arga berjalan dengan menatap sendu sang istri, ingin rasanya menangis tapi takut Ana akan menjadi semakin sedih. Menurunkan Ana di atas tempat tidur, menyelimuti dan kemudian ikut berbaring di ranjang."Maaf sudah membuatmu cemas," ucap Ana yang tahu kalau Arga mencemaskan dirinya.Arga menggeleng menahan tangis, d

  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 91

    Arga dan yang lainnya sudah sampai di lokasi yang diberikan Alisya, mereka tidak menemukan siapa pun di sana, membuat Arga semakin frustasi."Nomor Ana masih tidak bisa dihubungi!" Lanie tampak panik. Ia baru saja memaki pengawal yang disuruh mengawasi Ana, orang bayarannya itu ternyata tidak tahu kalau Ana pergi keluar.Arga mengguyar kasar rambut karena frustasi, pikirannya tidak tenang membayangkan apa yang terjadi dengan sang istri."Kita cari ke rumah Alisya," kata Dio yang membuat Arga, Lanie, dan Samuel menatap padanya."Rumah Alisya, rumah mantan suami Ana!" Arga memastikan.Dio mengangguk, bisa saja Ana di sana mengingat kalau Alisya yang pertama kali memberi kabar soal postingan hingga keberadaan Ana. Arga terlihat berpikir, hingga kemudian mengiyakan usul Dio. Mereka kembali masuk mobil, hendak pergi menuju rumah Zidan.Arga terlihat berpikir, mesk

  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 90

    Ana ditarik paksa, bahkan gadis yang berjalan di belakang terlihat sesekali menarik rambut Ana dengan kasar, membuat istri Arga itu meringis menahan sakit. Mereka membawa Ana ke sebuah gang kecil yang terdapat di dekat minimarket, sepi orang berlalu lalang hingga membuat para gadis itu bebas menggila. Menyebut diri mereka Arga Angels, fans fanatik Arga yang tidak akan rela jika kekasih sedunia mereka dimiliki oleh satu wanita.Ana didorong hingga membentur tembok, lengannya terasa sakit dan kulit kepala begitu perih."Mau apa kalian?" tanya Ana menatap satu persatu para gadis yang membawa paksa dirinya. Matanya merah, entah menahan tangis atau amarah."Mau apa? Tentu saja memberimu pelajaran! Siapa yang mengizinkanmu menikahi Arga kami, hah!" bentak salah satu gadis yang sudah diliputi amarah.Gadis lainnya melempar sebutir telur tepat mengenai pelipis Ana, membuat terkejut tak percaya dengan yang te

  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 89

    Sudah dua hari berlalu. Sejak hari di mana ibu pindah, Ana dan Arga masih tinggal di rumah ibu karena di sana lebih leluasa melakukan sesuatu dan juga pengawal yang berjaga akan lebih leluasa mengawasi. "Ah, semuanya habis." Ana mengecek persediaan dapur. Karena dua hari tidak ke mana-mana, membuat dirinya tidak berbelanja sama sekali. Arga pergi ke studio pada pagi buta, tidak ingin kalau ada paparazi yang melihatnya keluar dari rumah itu. Kini Ana kebingungan harus bagaimana, hingga akhirnya memilih untuk keluar berbelanja. Hari masih pagi, berpikir kalau paparazi tidak mungkin akan beraksi, terlebih sampai sekarang belum ada tanda-tanda kalau foto atau video tentang pernikahan mereka tersebar di jagat maya. - - - Zidan tengah sarapan bersama Mikayla dan Alisya. Sejak Zidan menghajar Rian, Mikayla terlihat lebih baik, seakan sudah melupakan tentang tekanan batin yang pernah

  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 88

    Zidan terlihat mengemudikan mobil di jalanan, baru saja menghadiri rapat di luar perusahaan. Semenjak bertemu Ana tempo hari, Zidan terlihat lebih senang dan bahagia, bahkan tak jarang tiba-tiba tersenyum sendiri, seakan sedang jatuh cinta untuk kedua kalinya. Zidan melajukan mobil dengan kecepatan sedang, hingga menangkap sosok wanita yang dikenal. Zidan buru-buru menepikan mobil di sisi jalan serta memarkirkan serampangan sebelum akhirnya keluar dan berjalan dengan sedikit tergesa-gesa.Mikayla yang baru saja selesai berbelanja setelah beberapa hari istirahat, melihat Rian yang sedang berjalan dengan seorang wanita. Terlihat begitu mesra dan intim, membuat Mikayla tidak terima akan hal itu, bukan hanya karena Rian menolak bertanggung jawab, tapi juga karena Rian memecatnya.Mikayla berjalan cepat menghampiri Rian yang sedang berjalan bergandengan tangan dengan wanita berpakaian seksi itu, menarik kasar tangan Rian hingga membuat genggaman

  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 87

    Hari berikutnya, Lanie dan teman-teman Arga datang ke rumah ibu. Mereka panik ketika tahu hal yang menimpa ibu dan Ana akibat ulah paparazi."Bagaimana keadaan ibu?" tanya Lanie ketika Arga sudah mempersilahkan semuanya duduk."Ada di kamar, sedang bersama Ana," jawab Arga.Arga menatap satu persatu teman-temannya, kemudian menarik napas dalam-dalam dan mengembuskan perlahan. Semua teman-teman Arga memperhatikan suami Ana, merasa kalau pria itu benar-benar sedang dalam keadaan bingung."Aku ingin mempublikasikan hubungan kami," ucap Arga yang membuat semuanya terkejut."Ar, apa kamu sudah memperkirakan konsekuensi yang akan terjadi jika melakukan hal itu?" tanya Samuel yang selalu membuka suara untuk mengemukakan pendapat."Benar, kamu tidak bisa begitu saja mengatakan pada publik tentang statusmu sekarang," timpal Lanie.Arga mengusap ka

  • Terjebak Cinta Mantan   TCM 86

    Ana terkejut dengan pertanyaan Arga, bagaimana bisa tahu kalau dirinya bertemu Zidan? Apa itu saat di rumah sakit? Atau di kafe? Pertanyaan itu malah berputar di kepala.Arga menanti kejujuran dari sang istri, sangat berharap Ana tidak membohongi dirinya. "An!"Ana menarik napas dalam-dalam, mengulas senyum dan mempererat genggaman tangan. "Iya," jawab Ana yang membuat Arga hendak melepas tangan dari genggaman Ana. "Tapi dengar dulu penjelasanku!" Ana tidak membiarkan Arga melepas tangannya, sadar kalau sang suami pasti cemburu."Kamu ingat waktu aku bilang baru saja mengantar teman ke rumah sakit?" tanya Ana dengan tatapan yang tidak teralihkan dari wajah Arga. Arga hanya mengangguk karena masih ingat.Ana melanjutkan cerita ketika Arga sudah menjawab dengan sebuah anggukan. "Dia adalah Mikayla, adiknya mas Zidan. Dia hamil dan pria yang seharusnya bertanggung jawab malah kabur, aku menyelamat

Scan code to read on App
DMCA.com Protection Status