Share

13. Pekerjaan Baru

Author: rindiyoon
last update Huling Na-update: 2024-01-13 20:17:23

Jam menunjukkan pukul delapan pagi ketika Juno tiba di kampusnya.

Baru saja dia turun dari motornya, tiba-tiba saja sebuah motor beat berhenti di samping motor milik Juno. Terlihat dua sosok yang sangat dia kenal berada di motor itu. Siapa lagi kalau bukan Clara dan Yordan, teman dan mantan calon kakak iparnya. Juno sedikit terkejut ketika Clara datang ke kampus dengan menggunakan motor karena biasanya Clara selalu diantar oleh Pak Ari menggunakan mobil mewah.

"Pa ... pagi, Juno," sapa Clara dengan sedikit canggung ketika dia turun dari motor.

"Pagi juga, Ra. Mas Yordan," sapa balik Juno yang hanya dibalas senyuman oleh mantan calon kakak iparnya itu dan sang sahabat.

"Yaudah, aku pergi dulu. Telpon kalau sudah pulang, nanti aku jemput," ucap Yordan pada Clara sambil melepaskan helm yang dipakai Clara.

"Iya, kak. Mungkin pulangnya agak sore soalnya hari ini ada kegiatan di organisasi," papar Clara. Nyatanya memanggil Yordan dengan sebutan 'sayang' masih terlalu malu dilakukan oleh Cla
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Suami Sederhana sang Nona Kaya   40. Special Part

    Lima tahun berlalu. Rumah tangga Clara dan Yordan semakin hari semakin bahagia, mereka tidak menyangka hari ini adalah hari pertama anak pertamanya masuk sekolah taman kanak-kanak. Namun, sang anak sudah sangat pandai berbicara, anak mereka sangat cerewet sekali, hehehe."Ma!" Elizabeth Yora Bastian mulai berlari menghampiri kamar orang tuanya setelah dirinya sudah menggunakan seragam sekolah dan tas ransel yang sudah digendongnya. "Mama, lama banget." Yora menunjukkan ekspresi kesal, tapi ia tidak benar-benar kesal, kekesalan yang begitu imut bagi anak seusianya.Clara dan Yordan menghampiri anaknya yang sudah siap pergi ke sekolah. Clara membungkukkan badannya dan mengecup kening Yora, begitu juga dengan Yordan."Papa, papa antar aku ke sekolah, kan?" Yora menatap ayahnya dengan penuh harapan, ia berharap jika hari pertamanya sekolah diantar oleh sang ayah juga.Yordan terdiam dan menatap Clara."Papa, aku tanya papa loh!" Suara Yora begitu gemas.Terdengar suara langkah kaki yang s

  • Suami Sederhana sang Nona Kaya   39. Kebahagiaan

    Di saat Tarra dan Yolla merasakan penyesalan, di sisi lain ada Clara dan Yordan yang selalu merasakan kebahagiaan, kebahagiaan yang selalu datang bertubi-tubi membuat pasangan suami istri itu selalu bersyukur dan berterima kasih pada sang pencipta."Sayang, aku bahagia sekali saat ibu dan ayah sudah merestui kamu dan mulai bersikap baik padamu." Clara memeluk erat tubuh suaminya.Posisi Clara dan Yordan saling berhadapan, mereka sedang menatap keluar jendela dari dalam kamar, tapi Clara memeluk tubuh Yordan dan menyandarkan kepalanya pada dada bidang itu, dada yang selalu membuat Clara tenang dan nyaman."Aku lebih bahagia karena mertuaku mengizinkan ibuku tinggal di sini juga." Yordan mengecup kening istrinya dengan lembut."Ternyata kebahagiaan selalu datang di waktu yang tepat," ungkap Clara yang tidak sengaja meneteskan air matanya.Saat Soni dan Sonya izinkan Dewi tinggal bersama mereka, akhirnya Yordan memutuskan untuk membawa Dewi ke rumah mewah ini, rumah yang sudah menjadi sa

  • Suami Sederhana sang Nona Kaya   38. Penyesalan

    Di sebuah kontrakan petak. Tarra dan Yolla sedang termenung di ruangan masing-masing. Tarra berada didalam kamar, dan Yolla berada di ruang tengah. Tarra menatap datar sebuah foto yang ada di ponselnya, foto dirinya bersama mantannya, Clara. Tarra meneteskan air matanya, ia teringat dengan semua prilaku buruknya pada sang mantan. Di sisi lain, Yolla juga seperti itu, ia menatap foto dirinya bersama mantannya, Yordan. Apakah Tarra dan Yolla menyesal? Ya. Penyesalan hadir pada Tarra dan Yolla, mereka sedang merenung atas semua yang terjadi dalam hidupnya, hidup yang begitu perih dan sangat memprihatikan."Dia sudah bahagia dengan suami dan anaknya," gumam Tarra yang sudah mengetahui sang mantan sudah memiliki anak. "Mungkin, jika aku menikah dengannya dan menjadi suaminya, aku akan bahagia." Tarra menangis tanpa suara, ia mulai mengusap air matanya dengan kasar. Lalu ia teringat orang tuanya, ia bergumam. "Jika aku kembali, apakah mereka akan menerimaku lagi?" Tarra sepertinya sudah lel

  • Suami Sederhana sang Nona Kaya   37. Shana's Cake

    Setelah berhari-hari liburan keluarga, kini liburan itu sudah berakhir dan semuanya kembali pada aktivitasnya masing-masing. Saat ini Soni dan Sonya berada di toko roti milik Haris dan Elia yang bernama Shana's Cake. Haris dan Elia masih terus bersyukur dan terharu dengan apa yang terjadi dalam hidup mereka, mereka masih tidak menyangka dengan yang terjadi. Namun, seperti inilah rencana Tuhan yang sesungguhnya, Tuhan selalu memberikan kebahagiaan setelah kesedihan."Mulai besok, ibu akan merenovasi ini." Sonya ingin merenovasi toko milik anak dan menantunya."Bu, tidak perlu." Elia merasa tidak ingin merepotkan mertuanya."Tidak apa, sekarang bilang pada ibu jika kalian membutuhkan sesuatu," ucap Sonya yang terus melangkahkan kakinya menuju kedalam dapur.Elia mengikuti langkah Sonya ke dapur, di sana Sonya memeluk erat tubuh Elia yang sedikit gemetar, gemetar karena masih tidak menyangka dengan semuanya."Elia, terima kasih, terima kasih sudah setia dan menjaga anakku." Sonya kembali

  • Suami Sederhana sang Nona Kaya   36. Akhirnya Merestui

    Dewi tidak ingin ikut campur dengan masalah keluarga besannya, ia lebih memilih membawa Shana dan Yora ke ruangan lain, dan terlebih dia tidak ingin anak seusia Shana mendengarkan tentang pembicaraan orang dewasa tersebut. Clara tersentuh dengan prilaku ibu mertuanya yang segera sigap dengan situasi yang ada, dan Clara selalu merasa bersalah pada mertuanya karena orang tuanya selalu memperlakukan suaminya dengan tidak baik. Namun, Clara yakin momen seperti ini akan selalu terjadi, walaupun harus lama menunggu. Apakah Soni dan Sonya akan menerima kehadiran Yordan dan Elia sebagai menantu mereka? Ya, jawabannya iya."Maafkan saya selama ini memperlakukan kalian dengan tidak baik," ungkap Sonya yang terdengar tulus, bahkan ia meneteskan air matanya, ia juga terus menatap menantunya satu persatu.Elia yang sangat cengeng langsung meneteskan air matanya, dan Haris mulai merangkul pundak istrinya dengan penuh haru. Haris juga meneteskan air matanya, ia selalu tidak menyangka dengan momen sa

  • Suami Sederhana sang Nona Kaya   35. Liburan Keluarga

    Satu tahun berlalu. Sonya sempat menginginkan rencana liburan pada Soni, dan akhirnya liburannya terlaksana setelah satu tahun berlalu, karena mereka tidak ingin cucu kedua mereka berlibur saat masih bayi, mereka khawatir akan kesehatan, karena bayi mudah sakit jika pergi jauh."Akhirnya liburan keluarga." Clara senang dengan orang tuanya yang mengadakan liburan keluarga. Clara juga berharap tidak ada keributan apapun saat mereka berlibur.Liburan keluarga saat ini berada di luar kota. Soni dan Sonya menyewa villa untuk keluarga besar mereka, Sonya terlihat sangat bahagia, begitupun dengan Soni."Terima kasih sudah mengundang saya dalam acara keluarga ini," ucap Dewi yang merasa beruntung diajak berlibur dengan sang besan."Saya yang seharusnya berterima kasih padamu," kata Sonya.Seketika suasana di ruangan keluarga terasa sunyi, orang-orang yang ada di sana saling menatap satu sama lain.'Semoga tidak ada pertengkaran,' batin Haris yang selalu khawatir jika orang tuanya akan berbuat

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status