Home / Urban / Selir Kesayangan Suamiku / DATANG DAN PERGI SESUKA HATI!

Share

DATANG DAN PERGI SESUKA HATI!

last update Last Updated: 2023-08-10 14:58:08

DATANG DAN PERGI SESUKA HATI!

-POV AUTHOR-

"Ya Allah akankah aku terus menjalani dan bertahan dengan semua suratan serta takdir hidup mereka yang sangat pahit? Bagaimana jika suamiku tetap memilih selir kesayangannya?" Kata Sifa dalam hati. Tubuh Sifa luruh bersama dengan air matanya yang mulai berjatuhan, dia menyandar pada tembok sambil memeluk bingkai foto itu.

“Allah apa yang harus aku lakukan?” teriak Sifa di tengah tangisnya

Sifa mendekap foto pernikahan itu dengan menangis dan air mata yang berderai. Rio mendengar teriakan Sifa. Dia berdiri beranjak bangun dari kursi ruang makan lalu berjalan menuju kamar Farhat putranya. Tidur dalam kamar mereka membuatnya semakin sesak di hati. Karena menghadapi kenyataan bahwa suaminya tak mencintai dirinya lagi dan berniat poligami.

Rio mematung di depan pintu, ingin rasanya masuk dan menenangkan Sifa tapi entahlah hatinya tak ingin melakukan hal itu. Rio beranjak pergi ke kamarnya mengambil air wudhu dan sholat m
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

  • Selir Kesayangan Suamiku   CATATAN HATI ISTRI TERDZOLIMI!

    CATATAN HATI ISTRI TERZALIMI!-POV AUTHOR-"Jika memang suatu saat aku tak menjadi istrimu lagi, biar buku ini yang menjadi saksi betapa aku pernah memperjuangkan rumah tangga ini," gumam Sifa dalam hati.Bagaimana kesabarannya sebagai seorang istri di uji, bagaimana dia harus mempertahankan biduk rumah tangga saat kapal bahteranya mulai kehilangan nahkoda. Pahit kecilnya perjuangan seorang istri untuk menyadarkan suami yang telah melenceng jauh dari jalan takdir rumah tangga yang sakinah mawadah dan warohmah. Entah bagaimana nanti ending hasil akhirnya. Hanya Allah yang tahu dan buku harian usang ini saksinya betapa Sifa sudah berjuang bertahan selama dan sejauh ini. Ponorogo,Hari ini terjadi juga Mas,Hari yang sebenarnya sudah aku duga sebelumnya ternyata hatiku masih belum kuat menerimanya Mas.Kau meminta izin untuk mendua, dengan mengambil ibarat memiliki dua baju sekaligu. Yang baru dan lama.Wanita siapa dan mana sebenarnya yang mampu membu

    Last Updated : 2023-08-10
  • Selir Kesayangan Suamiku   MENGAMBIL MELATI AGAR KETULARAN MENIKAH?

    MENGAMBIL MELATI AGAR KETULARAN NIKAH?-POV AUTHOR-Setelah salat Rio kembali teringat tentang ucapan Sifa dalam mimpinya. Perkataan itu terus berulang-ulang seperti rekaman voice pesan di kepala Rio. Rio menghela nafasnya panjang, tanpa disadari ucapan Sifa itu merasuki alam bawah sadarnya. Menghantui dirinya sampai ke alam mimpi. Teringat jelas saat itu Sifa berkata."Ceraikan aku, Mas! Jika kau terus bersama wanita itu," ucap Sifa.Ucapan itu yang selalu terbayang dalam ingatan Rio. Dia segera menepisnya. Kemudian Rio berjalan ke luar kamar. Nampak rumah sudah di buka gorden sudah di ibak. Tanda bahwa Sifa juga sudah bangun."Kenapa dia tak membangunkanku ya?" batin Rio dalam hati.***Hari ini rencananya Aam dan istrinya akan menjenguk Sifa, istri dari koleganya Rio. Aam baru saja mendengar berita tentang kabar bahwa Istri Rio mendapatkan musibah keguguran. Dia baru sempat untuk datang berkunjung karena kemarin- kemarin dia sedang melakukan taaruf dan

    Last Updated : 2023-08-10
  • Selir Kesayangan Suamiku   TERPERGOK?

    TERPERGOK?-POV AUTHOR-"Kenapa Kau tampak panik sampai ter batuk-batuk begitu, Mas? Kau takut akan kehilanganku kan tetapi kau juga tak bisa tegas pada istrimu," batin gendis dalam hati."Hati- hati, Mas! Keslalapen atau tersedak loh," seloroh Gendhis yang hanya di balas lirikan oleh Rio.“Duduk sini, Mbak Gendhis,” kata Rio sambil mempersilahkan Gendis duduk di sebelahnya.Alih- alih duduk di samping Rio justru Gendhis tak mengindahkan tawarannya, dia memilih duduk di samping istri Mas Aam. Dia sangat malas untuk duduk di dekat lelaki yang dicintainya itu bukan karena apa-apa menurut Gendis tak elok jika dia duduk di sampingnya. Mengingat terkadang Rio tak bisa menjaga tingkahnya sendiri dia takut jika banyak orang yang tahu hubungan mereka.“Oh saya sini saja, Pak! Mau kenalan sama istrinya Mas Aam! Hay Mbak, kenalkan Gendhis! Maaf ya kalau suaranya keras! Emang dari lahir begini,” ucap Gendhis sambil mengulurkan tangannya berjabat tangan. Tanpa memperdulikan Rio lagi yang sedang m

    Last Updated : 2023-08-11
  • Selir Kesayangan Suamiku   Dior!

    DIOR!-POV AUTHOR-“Mbak Sifa boleh saya menumpang ke kamar mandi belakang?” tanya Gendhis sesaat setelah melihat hp-nya.“Oh ya silahkan Mbak, yang di belakang rumah itu ya? Ndak papa kan sendirian?” tanya Sifa karena dia tak mungkin mengantarkan Gendis ke sana. Mengingat ada nada yang sendiri di kamar itu. Pikir Sifa karena Gendis sudah pernah ke sini dia jauh lebih nyaman berada di rumah ini sendiri daripada Nanda yang baru pertama kali berkunjung.“Aman kok, Mbak. Dingin kena AC jadi beser deh. Hehehe! Saya titip tas dulu ya, Mbak” kata Gendhis meninggalkan Nanda dan Sifa di kamar Farhat. Dia segera berlalu dari kamar karena sudah tak tahan.Saat ke luar kamar otomatis Gendhis melewati ruang tamu. Gendis menarik nafasnya dalam-dalam karena sebenarnya dia tak ingin bertemu lagi dengan Rio dalam posisi seperti ini. Bukannya apa-apa Gendhis sangat tahu sekali jika Rio ini memiliki sifat yang sangat nekat. Apapun keinginannya harus terpenuhi. Dan Gendis takut jika dia mengikutinya apa

    Last Updated : 2023-08-11
  • Selir Kesayangan Suamiku   KEPINGAN PUZZLE!

    KEPINGAN PUZZLE!-POV AUTHOR-Gendhis melewati Sifa yang masih berdiri mematung melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa Rio memang memegang tangan Gendhis dengan sengaja. Bahkan Rio dengan sengaja menghalangi jalan Gendhis. Saat melewati depan Sifa aroma parfum Dea tercium oleh Sifa meskipun dia menggunakan cadar. Deg, dada Sifa berdesir. Berdetak lebih kencang dari pada biasanya, aroma parfum ini.“Dior... Parfum ini...” gumam Sifa.Parfum Dior yang memiliki bau sama dengan Rio suaminya saat pulang telat. Parfum ini jarang sekali di gunakan orang umum dan bukanlah parfum murahan yang bisa di beli di swalayan atau pusat perbelanjaan biasa. Seingat Sifa hanya baru Rio dan Gendhis yang pernah dia cium menggunakan parfum yang sama. Sifa terdiam, ingatannya kembali ke beberapa bulan lalu saat dia menemukan rambut pirang panjang di jok mobil suaminya."Rambut wanita berwarna pirang dan panjang, apakah itu mungkin? Apakah benar- benar Gendhis wanita simpanan suaminya?" batin Sifa mencob

    Last Updated : 2023-08-11
  • Selir Kesayangan Suamiku   SATU LAGI KEPINGAN PUZZLE!

    SATU LAGI KEPINGAN PUZZLE!-POV AUTHOR-“Iya lo, Gendhis! Gendhis kan dulu pernah berkata kan jika memiliki kekasih tetapi beda agama, kalau ndak salah waktu Gendhis pertama kali berkunjung ke sini. Apakah sudah putus, Gendhis?” tanya Sifa penasaran dengan jawaban Gendhis.Gendhis mengerti kemana arah pembicaraan Sifa. "Apakah mungkin sebenarnya Sifa sedang mencari kebenaran atau jawaban dariku? Apakah sebenarnya Sifa sudah mengetahui hubungannya dengan Mas Rio?" batin Gendhis dalam hati.Gendhis hanya tersenyum tak menjawab pertanyaan itu langsung. Alih- alih menjawabnya Gendhis malah memilih meminum air putih dingin untuk menenagkan hati dan pikirannya sebelum menjawab pertanyaan maut dari Sifa. Dia harus pintar- pintar merangkai kata karena salah sedikit saja maka bisa mengubah semuanya. Sifa mengambil buah anggur hitam yang di suguhkan oleh Sifa.“Tak semua orang seberuntung kalian, Mbak Nanda dan Mbak Sifa! Banyak wanita yang kelihatannya sukses dari segi fi

    Last Updated : 2023-08-12
  • Selir Kesayangan Suamiku   USAPAN LEMBUT DI KEPALA GENDIS!

    USAPAN LEMBUT DI KEPALA GENDIS!-POV AUTHOR-“Emmm... saya pamit pulang dulu ya Mbak. Ada beberapa kerjaan yang hasus saya selesaikan” Kata Gendhis pamit. Sejujurnya Gendis merasa sudah tidak nyaman berada di sana. Dia takut semakin lama di sana maka kedoknya akan terbongkar lebih baik dia pergi saja. Main aman dan cantik di belakangnya.“Loh kenapa ndak menunggu jam makan siang Mbak, kita bisa makan siang bersama” ujar Sifa mengenyitkan keningnya dengan heran karena Gendis terlihat sangat tergesa-gesa.“Kapan- kapan deh Mbak, janji. Lagi diet nih berat badan dah 58 kg,” Seloroh Gendhis menolak ajakan makan siang bersama.“Halah saya malah 98 Kg, Mbak. Mau diet Nih nanti sama Mas Aam. Hehehe,” kata Nanda.“Mari saya permisi dulu ya...” ujar Gendis berpamitan kepada semua yang ada di ruangan kamar milik Farhat.“Mbak ada alaamat sosial media kah? Atau kita bertukar nomer HP saja” kata Nanda berinisiatif untuk bertanya mengingat Dia sangat aktif sekali di s

    Last Updated : 2023-08-12
  • Selir Kesayangan Suamiku   MULAI BERMAIN SOSIAL MEDIA!

    MULAI BERMAIN SOSIAL MEDIA!-POV AUTHOR-Rio berjalan ke arah Sifa dan merangkulnya. Dia berusaha bersikap romantis kepada istrinya itu walaupun terpaksa. Karena dia tak ingin sifa curiga dan tahu apalagi sekarang di rumahnya sedang ada tamu tak mungkin dia bertengkar dengan istrinya itu. Cap sebagai seorang ustaz muda dan rumah tangga yang harmonis tetap ingin Rio pertahankan meskipun kenyataannya sangat berbeda.“Sudah Dek, Mas tak ingin kita berdebat untuk hal- hal sepele! Jangan berpikiran yang tidak tidak jangan turuti emosimu, Kau hanya salah lihat! Ingat Dek, emosimu masih sangat labil pasca operasi kemarin! Jika kau terus-terusan berpikiran buruk nanti tensimu akan naik, Mas tak ingin kau kenapa- kenapa,” ucap Rio sambil mengelus kepala istrinya,Sifa hanya mampu menganggukkan kepalanya sambil mencoba berpikir dan menelaah apa yang sebenarnya terjadi antara Rio dan Gendis. Mereka kembali ke ruang tamu, Rio duduk bersama Aam untuk membahas beberapa proyek mere

    Last Updated : 2023-08-12

Latest chapter

  • Selir Kesayangan Suamiku   IZINKAN AKU POLIGAMI!

    IZINKAN AKU POLIGAMI"Tidak Mas, Sifa hanya ingin me time sendiri. Sifa ingin memanjakan diri sekedar pergi ke salon memotong rambut dan melakukan spa Syariah. Apakah boleh, Mas?" tanya Sifa."Kau akan pergi dengan siapa?" selidik Rio."Perginya biar diantarkan oleh santri Abah yang wanita, Mas. Toh mobil Umi ada di rumah kok, Mas," kata Sifa."Kebetulan tadi Abah pergi menggunakan mobilnya sendiri dengan Mulki. jadi ada satu mobil yang menganggur di rumah. Bagaimana, Mas?" tanya Sifa."Baiklah jika seperti itu, Dek. Yang penting Humairah aman ya?" ucap Rio mencoba memastikan."Tenang saja, Mas. Kau tak usah takut, insya Allah anak kita aman. Humaira akan dijaga oleh Umi sehingga Sifa benar-benar nyaman dan aman serta tenang saat meninggalkannya," jawab Sifa."Baiklah kalau begitu, Dek. Kau butuh uang berapa? Akan Mas transfer saja ya," ujar Rio."Tak usah, Mas. Kebetulan jatah bulanan yang Mas berikan masih ada kok. Itu saja insya Allah sudah cukup," jawab Sifa agar tak membuat suami

  • Selir Kesayangan Suamiku   IDE GILA SIFA!

    IDE GILA SIFA!"Ya sudah kita akan langsung saja bertemu dengan Rio tanpa kau harus pulang dulu. Setelah semua jelas, baru kau nanti mengatakan semua kepada Mbakmu, agar Mbakmu tak salah paham dan kecewa. Sekarang Mbakmu sebenarnya ada di posisi dilema, Le," jelas Abah Furqon."Astagfirulloh. Kenapa lagi, Bah?" tanya Mulki."Dia ingin percaya kepadamu sebenarnya, Le. Tetapi apa yang dilihat dengan mata kepalanya itu justru bertentangan dengan semua kepercayaananya. Melihat kau dan Rio duduk bersama wanita itu, bahkan wanita itu duduk di hadapanmu. Wajar kan kalau Mbakyu mu kecewa," jawab Abah Furqon."Bah, tolong kali ini jangan Abah berpikir bahwa Mulki turut andil dan ikut campur terlalu dalam masalah keluarga Mbak Sifa, tolong jangan, Bah. Tolong jangan berpikir itu lagi, karena jika Abah masih berpikir seperti itu sampai selamanya Mbak Sifa nasibnya akan seperti ini, Mbak Sifa akan mencintai sendiri dan itu sakit, Bah," ujar Mulki dengan menghela nafasnya panjang."Biarlah, Bah. B

  • Selir Kesayangan Suamiku   BISMILLAH LANGKAH AWAL!

    BISMILLAH LANGKAH AWAL!Dengan penuh takzim, Simbok mengantarakan pesanan Abah Furqon. Mereka pun menikmati nasi pecel itu dan tak membahas masalah ini lagi. Sejak dulu memang pantangan bagi Mulki dan Abahnya untuk berbicara ketika makan. Meskipun hal sepenting apapun setelah selesai makan dan menghirup kopinya, baru mereka berbicara lagi."Lalu harus bagaiman, Abah?" tanya Abah Furqon."Menurut Mulki sekarang kita harus memanggil Mas Rio lagi, Bah. Bagaimana lagi? Semua sudah kadung terlanjur terjadi. Mbak Sifa pun juga sudah tahu masalah ini, jadi jangan sampai hal ini makin membuat Mbak Sifa berpikir macam- macam, Bah. Kita harus menyelesaikan masalah ini hari ini juga, Bah. Kita tak bisa menundanya makin lama, Bah. Mulki tak ingin dan tak mau kehilangan kepercayaannya juga, kita harus segera menyelesaikan masalah ini, Bah. Sungguh," tegas Mulki."Selain itu ada satu hal lain yang menghantui pikian Mulki, Bah. Karena satu sisi pun kita harus memikirkan kondisi wanita itu dan anakn

  • Selir Kesayangan Suamiku   TENTANG PERNIKAHAN SIRI

    TENTANG PERNIKAHAN SIRI"Dia tak ingin menikahi wanita itu, Bah. Namun dia juga tak ingin dianggap sebagai pecundang mengkhianati anak itu padahal Mas Rio juga mengakui bahwa dia adalah darah dagingnya hanya saja dia tak ingin namanya tercantum di akta. Tapi Bah...""Kenapa?" tanya Abah Furqon."Mas Rio ingin tetap menafkahinya. Bagaimana menurut Abah?" tanya balik Mulki.Abah Furqon menghela nafasnya panjang. Saat seperti ini lah sebenarnya dia sang anak bisa bertukar pikiran, saling mengupgrade ilmu agama masing- masing. Kali ini abah Furqon ingin mengangkat topik pernikahan siri dan perzinahan."Pertama Abah ingin menyoroti ucapanmu, Le. Tetang pernikahan yang dilakukan secara rahaasia atau lebih akrab disebut nikah siri adalah pernikahan yang tidak dicatat di kantor KUA. Nikah siri, dikatakan sah menurut agama tapi tidak sah menurut Negara karena seperti yang sudah dijelaskan tadi, tidak tercatat di KUA. Benar katamu, nikah siri memang memiliki banyak kekurangan. Namun di beberap

  • Selir Kesayangan Suamiku   RENCANA DAN STRATEGI PARA LELAKI!

    RENCANA DAN STRATEGI PARA LELAKI!"Bahkan sepertinya foto itu diambil kemarin siang saat kita bersama toh? Abah sedang mengisi kajian dan mata kuliah, sedangkan kau berpamitan berdiskusi tentang dakwah masa kini. Lalu kenapa kok tiba- tiba kau ada di cafe itu? Bagaimana ceritanya?" tanya Abah Furqon.Mulki menghela nafas panjang sekaali. Dia harus menceritakan sedetails mungkin sekarang pada Abahnya. Karena dia yakin hanya Abahnya yang bisa menyelesaikan masalah ini."Bah, sungguh ini sebenarnya tidak sengaja, itu bukan pertemuan yang di bentuk lantas sengaja, bukan seperti itu, Bah. Semua di luar kendali Mulki, saat itu memang Mulki ada berpamitan kepada Abah saat Abah mengisi ceramah. Mulki akan berpamitan dan akan berdiskusi bersama teman-teman dari beberapa universitas perwakilan salah satu organisasi agama yang memang sengaja membahas dakwah modern. Mereka meminta tolong Mulki sebagai pengisinya untuk kelas akhwat dan akhirnya Mulki pun setuju- setuju saja saat itu," jawab Mulki

  • Selir Kesayangan Suamiku   DUDUK DI BAWAH POHON BERINGIN

    DUDUK DI BAWAH POHON BERINGIN"Abah pergilah ke ke mushola dulu. Kita akan mendengarkan versi dari Mulki," perintah Umi Laila lagi."Iya, Umi. Assalamualaikum," pamit Abah Furqon."Kau lebih percaya adikmu kan sekarang?" tanya Umi Laila. Sifa pun menganggukkan kepalanya."Ya sudah kalau aku percaya dengan adikmu sekarang, kau tak usah berpikir macam-macam," kata Umi Laila."Kau jangan takut sekarang, Nduk. Pasrahkan semuanya pada Gusti Allah. Kau jangan berpikir hal-hal yang aneh. Itu akan mempengaruhi kualitas Asi mu sekarang itu, Nduk. Sudah tak perlu kau pikir lelaki yang seperti itu lagi. Benar dia suamimu kau harus baik kepadanya, berpikirlah seperti tak ada masalah yang sekarang itu dan harus diutamakan adalah anakmu. Nasib dan kualitas asimu harus bagus demi masa depan anakmu yang lebih baik. Biarlah, biar semua nanti akan di balas oleh gusti Allah saja. Kau tak perlu ikut campur, biar semua di catat olehnya," sambung Umi Laila."Karena kau tahu kan sebaik-baiknya sutradara itu

  • Selir Kesayangan Suamiku   KECURIGAAN SIFA

    KECURIGAAN SIFASampai adzan subuh dan suara tahrim berkumandang dia masih belum bisa tidur. Dia masih penasaran dan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa adiknya bisa bertingkah seperti ini, apa yang dirahasiakan adiknya dan sang suami. Mengapa mereka tega menyembunyikan kenyataan pahit seperti ini. Bahkan mereka diam-diam bertemu dengan Gendis di belakangnya tanpa ada pemberitahuan pada Sifa."Apa yang sebenarnya mereka sembunyikan?" gumam Sifa.Dia segera keluar dari kamar mencari Mulki. Tapi rupanya kalah cepat, karena Mulki sudah tak ada di sana. Entah sejak kapan adiknya itu sudah pergi ke mushola. Mungkin sejak subuh tadi, ingin rasanya Sifa menyusul ke depan lalu menanyakan semuanya langsung pada adiknya. Tapi tak mungkin karena di depan sangat ramai dan pondok putra milik keluarganya. Dia harus bisa menahan emosi dan menjaga marwahnya."Allah, kapan dia pergi," gumam Sifa.Dia benar- benar tak mendengar suara Mulki saat membuka kamarnya. Padahal biasanya dia

  • Selir Kesayangan Suamiku   MENDADAK VIRAL DI SOSIAL MEDIA

    MENDADAK VIRAL DI SOSIAL MEDIA"Dia itu sangat pandai, aku menghalangimu menikah dengannya bukan karena aku masih mencintainya atau aku ingin menikahi dia suatu saat nanti, tidak. Justru sebaliknya, aku tak hanya ingin saja kau terjebak dalam permainan mu sendiri, dengarkan aku kali ini saja," sambung Rio."Benarkah? benarkah kau tak mencintainya lagi?" tanya Mulki dengan penekanan.Rio menghela nafasnya panjang. Munafik memang jika dia mengatakan bahwa dia tak mencintai wanita itu. Dia memang masih mencintai wanita itu namun dia kali ini bisa berpikir jernih, tak seperti dulu."Ya memang aku sedikit mencintainya. Namun tak segila dulu," kata Rio Jujur."Jika sudah seperti ini masalah tak akan menjadi gampang, Mulki. Justru masalah ini akan melebar. Bagaimana jika Sifa tahu?" tanya Rio.Mulki pun langsung juga menyadari bahwa ikut campur terlalu dalam masalah rumah tangga Rio dan Sifa. Dia menghela nafasnya panjang, orang tuanya memang terbiasa untuk tak malu meminta maaf tanpa geng

  • Selir Kesayangan Suamiku   APAKAH KAU YAKIN TAK MENCINTAINYA?

    APAKAH KAU YAKIN TAK MENCINTAINYA?"TIDAK BISA!" tegas Mulki.Semua terdiam, Rio pun tak bisa berkutik dengan semua ucapan Mulki. Mulki pun hanya bisa mengusap wajahnya dengan kasar. Ternyata apa yang dikatakan oleh Rio memang tidak bohong. Gendis memvalidasi semuanya bahwa apa yang pernah di jelaskan pada Rio padanya memang benar. Karena sebelumnya Rio dan Gendis tidak pernah bertemu lagi. Mereka baru bertemu beberapa hari kebelakangan ini dan itu pun perkara Gendhis menuntut akta kelahiran."Kenapa tak mungkin?" tanya Gedhis lirih."Aku dengar kau kuliah hukum ya? Atau pasanganmu sekarang orang yang tahu hukum. Aku rasa dia juga sedikit banyak pasti telah menjelaskannya padamu kan? Kalau tidak aku akan jelaskan semua padamu. Seperti yang kau tahu sendiri, akta kelahiran itu tak mungkin didapatkan tanpa ada pernikahan sah. Biar bagaimanapun juga aku ini juga kuliah hukum walaupun kuliah secara online saja, tapi aku sedikit banyak tahu tentang permasalahan ini. Kau tak mungkin menunt

DMCA.com Protection Status