Beranda / Urban / Pewaris yang Amnesia / 91 Bertarung Tanpa Takut

Share

91 Bertarung Tanpa Takut

Penulis: Heartwriter
last update Terakhir Diperbarui: 2024-10-29 19:42:56

Kevin mempersiapkan kekuatannya. Dia siapkan senjata api otomatis rampasannya, kemudian seperti aksinya sebelumnya, kali ini, dia juga naik ke atas pintu dan mulai mempersiapkan tembakannya dari atas pintu.

Setelah berada di atas pintu, Kevin menggunakan angin pukulannya untuk membuka pintu di bawahnya.

Sama seperti di lantai-lantai di bawahnya, orang-orang yang berada di sini juga langsung menembak ke arah luar tapi ternyata tidak semua yang menembak ke arah bawah ada yang langsung menembak ke arah atas sehingga Kevin langsung terkena beberapa tembakan.

Kevin tidak tahu kalau orang-orang yang berada di atas sini, sudah mempelajari gaya serangan yang dilakukannya saat di lantai-lantai bawah lewat CCTV.

Karena itulah walaupun ada yang menembak ke bawah, tapi, ada juga yang tepat ke arah atas ke posisi Kevin berada. Dan ini adalah sesuatu yang tidak diantisipasi oleh Kevin.

Kevin berhasil membalas tembakan-tembakan itu dengan mencecar lawan-lawannya dengan tembakan-tembakan dari senjata
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

  • Pewaris yang Amnesia   92 Terdesak

    Kevin mendengar suara pin granat dicabut dari balik dua pintu itu, disusul dengan bunyi pintu terbuka dari dua pintu yang saling berhadapan itu.Karena itu, Kevin langsung melakukan gerakan yang tidak bisa diterka oleh musuh-musuhnya.Kevin langsung melompat tinggi ke depan. Dia bukan cuma melompat biasa tapi dia melompat ke atas ke arah langit-langit ruangan hingga punggungnya menempel di langit-langit, di tengah-tengah di antara pintu keempat dan kelima ini.Setelah itu, Kevin menembak ke dua arah ke arah pintu keempat dan kelima dengan 2 senjata api otomatis yang dia pegang.Terdengar banyak suara teriakan kematian karena tembakan-tembakan Kevin yang menerobos dua pintu yang terbuka karena orang-orang yang berada di dalam melemparkan granat tadi.Tapi lemparan granat mereka hanya mengenai lantai dan meledak tanpa ada pengaruh apa-apa bagi Kevin karena Kevin sudah melompat tinggi di atas pintu mereka dan menembak ke arah mereka dari atas sini.Dari atas sini, Kevin bisa menembak den

  • Pewaris yang Amnesia   93 Pasrah

    Karena kedatangan pria itu, Kevin berusaha untuk melompat ke arah ruangan yang lain, tapi di ruangan sebelah itu, pintunya juga baru saja terbuka dan ada dua orang masuk dengan senjata api di tangan yang langsung menembak ke arah Kevin.Kevin berusaha melompat menghindar dari peluru tapi karena lompatannya ini hanyalah lompatan biasa yang tanpa special power, maka dia kembali menjadi kesakitan ketika betis kakinya sudah ditembak musuh.Dalam keadaan tertembak di tangan dan di kaki, Kevin berusaha untuk bersembunyi di balik sebuah meja.Saat itu, tiga orang nampak mendekati Kevin dan dengan bahasa Eropa Timur, mereka terdengar bercakap-cakap dan mentertawakan Kevin karena ketidakberdayaan Kevin pada saat ini."Nampaknya pelindungnya habis. Aku lihat di CCTV, dia menghabisi banyak teman kita tanpa pernah terluka sedikitpun, tapi ternyata sekarang pelindungnya tidak mampu lagi. Hahaha.""Yah pelindung seperti itu pasti akan habis juga.""Sekarang, ayo kita habisi dia."Setelah saling ber

  • Pewaris yang Amnesia   94 Menolong Dua Gadis Kecil

    Kevin baru sadar kalau sikap pasrahnya tadi saat menghadapi kematian, malah menyelamatkan dirinya.Sikap pasrah Kevin tadi yang membuat tanpa dia sadari, tenaga special powernya tiba-tiba pulih bahkan seperti ada special power yang baru dan bergabung dengan yang lama dengan cepat.Tenaga special power milik Kevin yang tadi bahkan sempat pudar tak bersisa, karena tembakan-tembakan senapan mesin lawan, tiba-tiba muncul kembali di dalam tubuh Kevin dan langsung bergabung menjadi satu dengan special power yang baru hingga menjadi sebuah kekuatan yang sangat luar biasa untuk langsung melindungi tubuh Kevin dari tembakan-tembakan musuh.Tenaga yang membuat tembakan-tembakan dari 3 orang di depan Kevin ini akhirnya tidak berarti apa-apa, karena Kevin sudah dilindungi oleh tenaga dalam hebat hasil penggabungan dua kekuatan besar.Sebenarnya tenaga special power yang baru itu lebih hebat dari tenaga special power milik Kevin sebelumnya, karena itulah setelah penggabungan total terjadi seperti

  • Pewaris yang Amnesia   95 Menghadapi Salvatore

    Karena Kevin sudah memiliki firasat buruk, maka dia sengaja bergerak ke arah ruangan lain, menjauhi Tatania dan Natasha karena dia takut pertarungan antara dirinya menghadapi 3 orang itu akan mencelakai Tatania dan Natasha.Kevin juga tahu kalau Tatania dan Natasha diperlukan Salvatore untuk dikorbankan di sebuah upacara, karena itu, dia tahu kalau untuk sementara ini, hidup kedua anak itu tidak terancam bahaya, setidaknya selama mereka berdua berada jauh dari Salvatore.Dengan anak buahnya Salvatore yang sudah dihabisi Kevin, maka sekarang yang harus diatasi Kevin hanyalah Salvatore dan 2 temannya yang memiliki 2 senjata aneh itu.Karena itu, Kevin putuskan untuk menjauh dari ruangan tempat dimana Tatania dan Natasha berada.Setelah berada di ruangan ketiga, sesudah ruangan tempat beradanya Tatania dan Natasha, barulah Kevin menunggu 3 lawannya mendekatinya.Salvatore dan 2 temannya tertawa mengejek. Kemudian salah satu temannya Salvatore yang membawa panah, langsung melepaskan panah

  • Pewaris yang Amnesia   96 Datang dengan Terluka

    Kevin turun ke arah bawah dengan niat untuk menghabisi sisa-sisa anggota sindikat narkoba yang dipimpin oleh Salvatore itu.Begitu Kevin membuka pintu lantai 2, terdengar suara banyak tembakan ke arah Kevin.Kevin yang sudah bersiap dengan senjata api otomatisnya, langsung balas menembak sambil bergerak dengan cepat supaya tubuhnya tidak terlalu menjadi sasaran empuk dari tembakan lawan.Karena walaupun Kevin sudah mengaktifkan special powernya untuk melindungi tubuhnya, tetapi dia tidak ingin memboroskan tenaganya itu.Kevin terus bergerak kesana kemari dengan cepat untuk berusaha menghindar dari banyak tembakan musuh dan hanya mengijinkan beberapa peluru saja yang bisa masuk mengenai pelindung tubuhnya.Dengan cara ini, Kevin terus menembak ke arah musuh dan tiap kali dia menembak, selalu saja ada yang menjerit kesakitan sementara sisanya tidak sempat menjerit kesakitan karena tembakan Kevin sudah langsung membunuh mereka.Hanya dalam waktu singkat saja, Kevin sudah berhasil menghab

  • Pewaris yang Amnesia   97 Tidak Takut Asalkan Bersamamu

    "Aku selalu cemas, Kevin. Aku selalu khawatir akan keselamatanmu. Karena itu, walaupun aku sudah menelponmu saat kamu sudah keluar dari apartemen itu, tapi aku tetap cemas hingga aku bisa melihatmu dengan mata kepalaku sendiri." Natalie berurai air mata saat mengatakan ini.Kevin tersenyum dan memeluk tubuh Natalie serta berbisik di telinga Natalie. "Aku berjanji, kalau mulai sekarang ini, aku akan menjagamu dan aku tidak kan biarkan kamu jauh dariku lagi."Natalie mengangguk dan semakin memeluk erat tubuh Kevin.Meggy datang menemui Kevin bersama Natasha dan Tatania serta seorang perempuan berumur 40 tahunan yang ternyata adalah orang tuanya Olga. Olga sangat bahagia karena dia kembali bisa bersama Tatania dan Natasha. Dia semakin bahagia karena mereka berdua tidak kurang suatu apapun, tidak ada luka sedikitpun dan bahkan tidak sempat diapa-apakan oleh penculiknya."Kami tidak diapa-apakan, mah, tapi kami takut. Saat kami diculik itu, kami dikelilingi oleh para penculik yang menakut

  • Pewaris yang Amnesia   98 Mulai Membuka Konfrontasi

    "Kalau begitu, kita akan pergi bersama," tandas Kevin sambil mengecup kening Natalie. Natalie langsung bersorak gembira. Dia sangat bahagia karena dia bisa terus bersama dengan Kevin. "Telpon lah orang tuamu supaya mereka tidak khawatir," pinta Kevin kepada Natalie. "Ok." Natalie segera menelpon orang tuanya untuk meminta ijin. Setelah itu, Kevin langsung meminta Thomas untuk menyiapkan pasukan untuk ikut bersamanya karena mereka akan berhadapan dengan Black Army yang kemungkinan besar adalah anak buahnya Eldridge itu. Kevin mengutus pasukannya dari Gregorious Grup untuk mulai menyerang Black Army di beberapa kota sebelum Kevin menyambangi tempatnya Eldridge. Hal itu langsung diketahui oleh Eldridge. Eldridge memanggil Carson, tangan kanannya. Eldridge menatap ke arah Carson dan berkata, "dia berani mengusikku saat kakeknya saja tidak berani. Kita akan mulai melakukan cara kekerasan, kalau perlu dengan menculik kekasih dari Kevin itu. ""Menculik kekasihnya Kevin?""Tentu saja.

  • Pewaris yang Amnesia   99 Sayembara

    Kevin segera bergerak hendak membuka pintu mobilnya.Tindakan Kevin ini langsung dicegah oleh Natalie. "Kamu mau kemana? Tetaplah disini bersamaku?""Aku harus keluar sebelum anak buahku di depan sana habis semua. Kamu jangan khawatir, aku akan instruksikan semuanya di sini untuk mengawalmu, sementara aku yang akan menjadi penyerang di depan menghabisi musuh di sana."Natalie masih menahan tangan Kevin, dia masih mengkhawatirkan keselamatan Kevin."Percayalah, sayang. Aku tidak akan apa-apa. Aku memerlukan semua anak buahku. Selain aku tidak mau mereka tewas terbunuh, juga supaya mereka bisa menjadi benteng pertahanan untuk menjagamu sementara aku yang akan menjadi penyerang. Jangan khawatir, karena aku memiliki kemampuan lebih."Akhirnya Natalie mengangguk dan melepaskan tangannya dari tangan Kevin.Kevin keluar dan langsung instruksikan kepada Andreas dan yang lainnya untuk berada di sekeliling mobil di mana Natalie berada.Setelah itu, Kevin langsung melompat ke depan untuk menghad

Bab terbaru

  • Pewaris yang Amnesia   247 Membuang Pisau (Tamat)

    Tiba-tiba pintu menuju ruang atap terbuka dan beberapa orang keluar dari sana sehingga membuat Kevin dan gadis yang disandera itu jadi kaget. Dari pintu yang terbuka itu, keluarlah Felix, Matias serta Tony, asisten Kevin di bagian keuangan. Bersama mereka bertiga, keluarlah sepasang suami istri berumur 40 tahunan yang begitu melihat gadis yang berada di samping Kevin, mereka langsung berteriak dan mendekati gadis itu. "Mah. Pah," kata gadis yang sempat disandera itu yang langsung menghambur ke dalam pelukan sepasang suami istri yang baru datang ini yang ternyata adalah orang tua gadis itu. Felix langsung mendekati Kevin dan bercerita secara singkat tentang mengapa John Mc Clane bisa muncul di lantai atap apartemen dan kembali menyelamatkan Kevin. Kevin cuma bisa bersyukur karena John Mc Clane bisa sadar lebih cepat dari perkiraan semula karena kalau John tidak sadar dengan cepat, mungkin Kevin akan kesulitan menyelamatkan tiga orang yang bersama dia saat ledakan bom terjadi di la

  • Pewaris yang Amnesia   246 Jatuh Cinta pada Penolong

    Tangga tali ini terombang-ambing di udara karena helikopter dalam keadaan hampir tidak bisa dikontrol.Helikopter yang dikemudikan oleh John Mc Clane ini berputar-putar di udara setelah terkena dampak dari ledakan yang terjadi di dekat lantai atap gedung ini.Pada saat itu, menara seluler mulai roboh dan akan segera mengenai baling-baling helikopter hingga membuat orang-orang yang berada di dalam helikopter berteriak ketakutan.Kevin yang mendengar suara teriakan orang-orang di dalam helikopter itu, sebenarnya masih dalam keadaan berbahaya karena dia sedang fokus untuk mengendalikan gadis yang sempat dia dibekukan dan sekarang ini sedang meronta-ronta karena ketakutan.Gadis ini memang mengalami trauma karena sebelumnya saat dia berada di unit apartemen milik orang tuanya, tiba-tiba ada orang-orang yang mendobrak pintu dan menculiknya.Kemudian gadis ini dibawa ke lantai 6 dan langsung dipukul oleh Benford serta dipasangkan masker dan ditodong dengan senjata api hingga membuat gadis i

  • Pewaris yang Amnesia   245 Kedatangan si Keras Kepala

    Api semakin membesar naik ke arah atas sementara Kevin masih berjuang untuk menghancurkan tembok pembatas yang berada di sekitar tubuh gadis sandera itu, tembok pembatas yang menghalangi Ken untuk menyembuhkan gadis itu dari kebekuan.Pada saat itulah tiba-tiba terdengar suara keras di atas lantai atap apartemen ini.Suara helikopter yang datang ke atas lantai atap ini disertai dengan tangga tali yang turun ke arah bawah."Buddy, cepat naik. Waktu kalian tidak banyak lagi. Felix sudah mendeteksi ada bom yang akan segera meledak di gedung itu. Cepat naik."Itu adalah suara John Mc Clane lewat pengeras suara dari helikopter yang baru datang itu.Kevin bisa mendengarnya dan mendengar kalau ada bom di atas sini, maka dia memberi isyarat kepada Andreas dan A Hua untuk naik di tangga tali helikopter yang diturunkan oleh helikopter itu.Tangga tali itu kini sudah berhasil mencapai tempatnya Andreas. Andreas langsung naik di tangga tali itu dan langsung memanjat ke atas tanpa menunggu lagi.K

  • Pewaris yang Amnesia   244 Tenaga Dalam yang Berbalik

    Terjadi ledakan keras yang mengguncang gedung ini pada saat Kevin sedang sibuk untuk menghidupkan kembali gadis belasan tahun yang sempat dibekukan oleh Kevin tadi.Tubuh Kevin dan gadis itu terlempar sedemikian rupa sekitar 5 meter dari posisi mereka sebelumnya.Demikian juga Andreas dan A Hua yang masih berada di jarak 10 meter dari helikopter.Helikopter itu sendiri karena guncangan yang terjadi sempat melayang ke samping sehingga pilotnya terpaksa mulai memaksa naik ke atas tanpa bisa dicegah lagi oleh Andreas dan A Hua.Ada 5 anak buahnya Andreas yang berada di helikopter ini. Mereka adalah orang-orang terakhir yang diselamatkan oleh helikopter setelah para warga di apartemen ini diselamatkan dan para pengawal Keluarga Kevin lainnya sudah naik di helikopter sebelumnya.Lima pengawal Keluarga Kevin ini sangat marah saat helikopter ini diterbangkan oleh sang pilot untuk kabur meninggalkan gedung apartemen yang bagian bawahnya meledak itu.Karena ini berarti, helikopter terakhir ini

  • Pewaris yang Amnesia   243 Menolong Sandera

    Dengan keadaan saat ini, di mana gadis itu terancam bahaya dari semua arah, dari kiri kanan dengan senjata api dan panah, belakang dengan senjata api yang berada di tangan Benford dan satu lagi yang berasal dari bawah lantai tempat gadis itu berpijak, maka Kevin harus bergerak cepat untuk mengatasinya.Kevin harus mengusahakan keselamatan gadis ini, dia harus bertindak cepat, kalau perlu dalam satu tindakan, dia harus melindungi gadis itu dari ancaman-ancaman bahaya yang ada.Kevin tahu kalau Benford memang sudah nekat, nekat untuk mati bersama gadis itu di tempat ini.Seperti kata-kata Benford tadi, mungkin saja dia tidak akan bisa membunuh Kevin, tetapi dia ingin membunuh gadis itu di depan mata Kevin agar supaya Kevin merasa bersalah.Dan perkataan Benford itu mengandung kebenaran. Kevin pasti akan merasa bersalah kalau gadis di depannya ini tewas di depan matanya tanpa bisa dia tolong, karena itu, Kevin harus bertindak drastis.Ancaman dari bawah gadis itu bukan hanya api yang sem

  • Pewaris yang Amnesia   242 Tidak Memiliki Waktu Banyak

    Kevin melangkah masuk ke dalam ruang tamu apartemen ini. Dengan ekor matanya, dia melihat semua yang ada di dalam ruang tamu apartemen ini.Nampaknya ruang tamu apartemen ini bukanlah tempat sembarangan, bukan tempat yang dipilih secara serampangan oleh Benford untuk membawa gadis kecil ini ke lantai 8 ini.Dengan kepemilikan gedung ini, maka Kevin yakin kalau Benford sudah menyiapkan sesuatu yang tidak terduga di apartemen ini.Karena di dalam ruangan ini terdapat banyak sekali hal-hal yang mengerikan.Ada panah di dinding kiri dan kanan yang anak panahnya siap untuk terlepas dari busurnya.Kevin tidak tahu hal apa yang akan memicu anak-anak panah itu terlepas tapi yang pasti, sasaran dari anak panah itu berada di tubuh gadis belasan tahun yang memakai masker yang berada di depan Benford itu.Selain itu, di bawah panah itu, ada dua senjata api yang memakai tali temali khususnya di bagian pegangan dan juga di bagian pelatuk.Sasaran dari dua senjata api itu juga sama yaitu di kepala g

  • Pewaris yang Amnesia   241 Seorang Sandera

    Kevin takut akan strategi musuh. Karena bisa saja musuh akan naik ke lantai atap pada saat Kevin turun ke lantai 6 untuk menemui Benford yang sebelumnya ada di lantai 6.Karena itu, sebelum turun ke bawah, Kevin putuskan untuk mengambil sebuah besi dan dengan besi itu, dia bengkokkan besi itu dan kaitkan di pegangan pintu untuk menghalangi siapapun naik ke lantai atap.Karena orang yang ingin masuk ke lantai atap, harus bisa meluruskan besi itu dan itu sesuatu yang mustahil untuk orang yang tidak memiliki kemampuan tenaga dalam.Kalau pun ada yang bisa menghancurkan besi itu maka mereka harus menghancurkannya dengan menggunakan shotgun atau pun dengan menggunakan peledak sejenis C4.Yang jelas, kalau mereka melakukan itu, suaranya pasti akan didengar Kevin, sehingga Kevin bisa langsung kembali ke tempat ini.Jadi, kalaupun yang bersama Benford itu adalah seorang sandera, maka Kevin akan menyelamatkan sandera itu, membawanya ke atas sini dan menghancurkan besi yang dia pakai menghalang

  • Pewaris yang Amnesia   240 Hawa Panas

    "Ada apa? Apa yang terjadi?" tanya Kevin sambil menatap Andreas."Felix baru mendapatkan sesuatu kalau ternyata gedung apartemen ini bukan sekedar tempat yang disewa oleh Benford dan Howard," Jawab Andreas."Lalu apa?""Ternyata sejak lama apartemen ini memang adalah milik dari Benford dan Howard.""Benarkah?" Kevin langsung mengerutkan keningnya. "Berarti mereka sudah menyiapkan sesuatu di tempat ini dan aku rasa tebakanku sebelumnya tidak benar. Aku rasa bukan bom yang ditanamkan di sini.""Iya, tuan muda. Karena menurut Felix, di lantai 3 baru terjadi pergolakan yang aneh.""Aneh?""Iya, tiba-tiba hawa di lantai 3 menjadi sangat panas.""Kebakaran?""Ya. Dan itu baru terjadi beberapa detik yang lalu tetapi sudah langsung memenuhi seluruh lantai 3. Dengan demikian, seluruh lantai di lantai 3 itu seperti berubah menjadi kompor masak.""Mungkin masih ada celah. Kalian semua, segeralah keluar lewat tangga untuk menuju ke lantai 2 dan menyelamatkan diri kalian.""Baik."Tapi, Andreas ke

  • Pewaris yang Amnesia   239 Sesuatu telah Terjadi

    Tapi sebelum menyerang, Kevin memberikan kode. Dia mengepalkan tangannya ke arah belakang tubuhnya yang merupakan kode bagi para pengawalnya untuk tidak bergerak dulu.Setelah memberikan kode itu, Kevin langsung keluar dari persembunyian dan mendekati beberapa orang yang langsung kaget saat melihatnya.Kevin melihat ke wajah orang-orang itu dan kekagetan orang-orang itu tidak dibuat-buat, karena itu, Kevin tahu kalau orang-orang ini betul-betul tidak tahu akan kemungkinan kedatangannya ini.Tapi Kevin tidak berpikir lebih panjang lagi, dia segera mendekat dan merampas satu persatu senjata-senjata api otomatis yang dipegang musuh-musuhnya iniSetiap kali Kevin berhasil merampas senjata api itu, dia segera melemparkan senjata-senjata api itu ke belakang ke arah tangga untuk segera diamankan oleh anak buahnya yang masih bersembunyi di dekat tangga.Kevin terus bergerak dengan cepat mengambil apa saja senjata musuh yang dia pegang atau diselipkan musuh di tubuh mereka.Kevin mengambil sen

DMCA.com Protection Status