Home / Fantasi / Pendekar Dewa Naga / 108. Menuju Kerajaan Iblis Naga

Share

108. Menuju Kerajaan Iblis Naga

Author: Zhu Phi
last update Last Updated: 2023-05-12 20:55:51

"Aku tidak tahu pasti, tapi aku mengenali salah satu jurusnya yang berasal dari Kerajaan Iblis Nag," ujar Ki Seno.

"Berarti Pendekar Iblis Naga ini pelakunya, Kek!" seru Mahasura,

"Kenapa Pendekar Iblis Naga ingin melukaiku? Aku tidak pernah berurusan lagi dengan Kerajaan Iblis Naga sejak orangtuamu menitipkan dirimu padaku, Mahasura!" jelas Ki Seno.

"Mungkin saja kek! Aku dengar kalau pendiri Kerajaan Iblis Naga ini adalah Adhisti, Kek! kakek kenal kan?" tanya Mahasura.

"Kamu tahu dari mana?" tanya Ki Seno.

"Dari Radeva yang tinggal di Pulau Dewa Naga, Kek!" sahut Mahasura.

"Radeva? Kamu sampai ke Pulau Dewa Naga?" tanya Ki Seno dengan takjub.

"Radeva yang menceritakan tentang Kitab Naga Iblis yang dipeelajari keturunan Adhisti, Kek!" jelas Mahasura lagi.

"Aku tidak tahu apa hubungannya keturunan Adhisti ini denganmu, tapi menurut kakek tidak mungkin mereka yang meneyrang kakek walaupun jurusnya hampir mirip! Sepertinya mereka difitnah, tapi dengan ttujuan apa, kakek masih belum tahu
Locked Chapter
Continue Reading on GoodNovel
Scan code to download App
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Titan
Lanjut thor
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Pendekar Dewa Naga   109. Gadis Misterius

    Kota Naga Iblis merupakan kota tersibuk di Kerajaan Iblis Naga, karena kota ini merupakan ibukota dari Negeri Iblis Naga.Mahasura yang tiba di kota tersibuk ketiga di Benua Selatan ini setelah Kota Naga Sakti dan Kota Samudra ini, harus segera mencari penginapan karena hari telah sore saat dia tiba di sana."Aku terlambat gara-gara persoalan di Kerajaan Naga Selatan. Negara itu benar-benar membawa sial dalam hidupku!" ujar Mahasura dalam hati.Mahasura terpaksa menyelinap saat memasuki Kerajaan Naga Selatan, karena pemeriksaan di pintu gerbang negeri ini yang sangat ketat.Pendekar Dewa Naga ini khawatir kalau Raja yang sekarang memergoki dirinya dan akan membuangnya lagi ke Desa Pendekar yang kejam."Lebih baik menghindar saja, walaupun sekarang aku bisa melawan dan mengalahkan mereka!" pikir Mahasura dalam hati.Karena harus bergerak secara perlahan agar tidak ketahuan penjaga kota itulah yang membuat Mahasura agak terlambat tiba di Kerajaan Iblis Naga terutama di Kota Naga Iblis.

    Last Updated : 2023-05-13
  • Pendekar Dewa Naga   110. Putri Ravania

    “Aku harus menemui gadis misterius ini. Hanya dia satu-satunya yang mungkin bisa memberiku informasi tentang keberadaan Pendekar Iblis Naga yang menyerang kakek!” gumam Mahasura.Mahasura bergegas keluar dari penginapan tanpa ke kamarnya terlebih dahulu.Dia harus mencari gadis misterius ini yang sepertinya tahu banyak mengenai Kota Naga Iblis, tempat Pendekar Iblis Naga ini berasal."Tunggu, Nona!" teriak Mahasura begitu melihat gadis misterius ini sedang berjalan menuju pusat kota."Kamu lagi? Katanya mau cari penginapan? Kenapa malahan keluar lagi?" tanya gadis misterius ini."Aku sudah pesan kamar!" kata Mahasura."Maksud kamu apa?" tanya gadis misterius ini dengan wajah kesal."Bukan itu maksudku! Aduh! Salah lagi! Aku sudah memesan kamar untukku, hanya saja aku butuh informasi tentang seseorang!" ujar Mahasura, yang akhirnya bisa berbicara dengan lebih jelas."Memangnyatertulis kalau aku ini sumber informasi?" ujar gadis misterius ini dengan ketus."Jangan galak-galak! Kan aku t

    Last Updated : 2023-05-14
  • Pendekar Dewa Naga   111. Dewa Naga vs Iblis Naga

    Pertarungan lama di Lembah Iblis antara Ravindra sebagai Pendekar Pedang Dewa Naga dengan Adhisti sebagai Pendekar Lembah Iblis seakan terulang kembali.“Bukan aku yang mencelakai kakekmu! Aku sangat menghormati Ki Seno!” ujar Ravania.“Bohong! Kamu pasti ingin membalas dendam terhadap kakekku!” seru Mahasura."Aku tidak ada urusan dengan kakekmu! Aku memang saat itu ada di sana untuk menemui kakekmu secara diam-diam, tapi aku keduluan orang lain!" ujar Ravania."Aku tidak percaya lagi padamu! Seharusnya kamu berterus terang dari awal! Aku tidak bisa mempercayai perkataanmu!"Mahasura langsung mengeluarkan Pedang Dewa Naga yang ada di punggungnya."Kamu serius ingin melawanku?" tanya Ravania."Akui kalau kamu mencelakai kakekku, maka pedang ini akan kusarungkan kembali!" ujar Mahasura."Bagaimana aku bisa mengakui sesuatu yang tidak kulakukan?" tanya Ravania."Keras kepala! Rasakan seranganku!" seru Mahasura yang sudah tidak sabar lagi menghadapi Ravania.Pedang Dewa Naga langsung ber

    Last Updated : 2023-05-15
  • Pendekar Dewa Naga   112. Penyerang Ki Seno

    "Penyerang Ki Seno adalah seorang Ryder, Mahasura!" seru Ravania."Ryder? Tidak mungkin, Ravania! Ryder sangat mendukung rencana kakekku!" sahut Mahasura.Mahasura akhirnya mendapatkan penjelasan dari Ravania kalau penyerang Ki Seno bukanlah dirinya melainkan seorang Ryder.Luka yang diderita Ki Seno juga berasal dari cakar naga."Kamu sudah lihat luka Ki Seno?Aku sudah melihatnya, Mahasura!""Tuduhanmu sangat tidak beralasan, Ravania! Ryder membantu rencana kakekku, jadi mana mungkin berbalik menyerangnya.""Aku sempat bertemu kakekmu setelah penyerangan yang dilakukan sosok Ryder ini!" ujar Putri Ravania."Kenapa kakek diam saja saat aku menyebut kamu yang berusaha mencelakainya?" tanya Mahasura.Ada yang disembunyikan Ki Seno dari Mahasura, yang tidak memberitahukan kejadian sebenarnya."Aku tidak tahu! Aku menemui Ki Seno untuk minta nasehat mengenai perseteruan lama antara Pendekar Lembah Iblis dengan Pendekar Pedang Dewa Naga beserta keturunannya, termasuk dirimu! Aku sudah lela

    Last Updated : 2023-05-16
  • Pendekar Dewa Naga   113. Kisah Ki Seno

    Shankara tidak lagi mengikuti rencana dari Ki Seno, Sakya, dan Caraka untuk mengangkat Mahasura menjadi Raja Benua Selatan.Ryder ini ingin menjadi Raja Benua Selatan dengan mulai menguasai satu persatu kerajaan yang ada.Kerajaan Naga Selatan sudah berhasil dikuasainya kembali.Kini dia hendak menguasai Kerajaan Sembilan Naga.Ki Seno yang menolak rencananya diserang olehnya."Aku harap Ki Seno mau mendukung rencanaku ini!" seru Shankara yang menemui Ki Seno di atas pegunungan Awan Putih.Ryder ini tampak gagah di atas naga besarnya Nagendra."Aku tdak bisa mendukung rencana gilamu ini, Shankara! Bukannya kamu telah bersumpah untuk menjadikan Mahasura sebagai Raja Benua Selatan?" tanya Ki Seno."Aku berubah pikiran, Ki Seno! Mahasura tidak pantas menjadi Raja Benua Selatan! Aku yang bersusah payah menaklukan beberapa negeri di Benua Selatan, kenapa harus dia yang menjadi raja?" tanya Shankara."Kamu melawan takdir, Shankara! seharusnya kamu tetap dengan rencana awal! Kamu akan menjad

    Last Updated : 2023-05-17
  • Pendekar Dewa Naga   114. Akhir Dinasti Darmawangsa

    Shankara benar-benar melaksanakan niatnya menyerang kerajaan terbesar di Benua Selatan ini.Dia tidak peduli lagi dengan takdir Pendekar Dewa Naga yang dipercayai akan membawa kedamaian di Benua Selatan.Shankara bahkan melanggar janjinya kepada Mahasura untuk tidak menyerang Kerajaan Naga Selatan lagi.Bagi Shankara sekarang, takdir berada di dalam genggaman tangannya, bukan ditentukan oleh sekelompok Tetua Persilatan yang mengikuti takdir yang telah ditentukan dari dulu.Raja Darmawangsa sangat terkejut saat menyadari Shankara kembali menyerang kerajaannya."Kenapa kamu menyerang Kerajaan ini lagi? Kamu sudah berjanji kepada Pendekar Dewa Naga untuk tidak menyerang kami lagi!" seru raja Darmawangsa."Aku sudah tidak peduli dengan ramalan dan takdir! Aku ingin menjadi Raja dengan tanganku sendiri! Mahasura pasti mengerti tindakanku ini!" sahut Shankara."Dasar Pendekar pembohong! Kamu bahkan tidak bisa memenuhi janjimu sendiri, bagaimana kamu bisa menjadi Raja? Mahasura lebih pantas

    Last Updated : 2023-05-18
  • Pendekar Dewa Naga   115. Keputusan Sulit Chandani

    Putri Chandani tertegun melihat sebagian Kota Naga Sakti dibakar oleh semburan api naga raksasa yang ditunggangi Ryder Shankara. "Bagaimana Tuan Putri? Apakah ayahmu akan menyerah?" tanya Shankara yang berhadapan langsung dengan Putri Chandani yang berada di balkon menara istana. Shankara tampak gagah berdiri di atas naga Nagendra yang melayang di angkasa dengan stabil. "kami tidak akan menyerah dengan pengecut sepertimu! Beraninya membunuh rakyat yang tidak berdosa! Kamu tidak pantas menjadi raja!' seru Putri Chandani penuh kebencian. "Hahaha! Kamu cocok menjadi permaisuriku, Tuan Putri! Jangan khawatir, aku tidak akan membunuh ayah dan ibumu apabila kalian menyerah kepadaku!" ujar Shankara. "Tidak sudi! Pendekar Dewa Naga akan menghentikanmu!" seru Putri Chandani. "Pendekar Dewa Naga lagi! Apa hebatnya Mahasura sampai kalaian menaruh harapan besar pada dirinya! Dia saja sekarang entah berada di mana!" sahut Shankara. "Dia lebih baik daripada dirimu, Shankara!" Putri Chandani

    Last Updated : 2023-05-19
  • Pendekar Dewa Naga   116. Ryder Mahasura vs Ryder Shankara

    Wuuusssh! Buuuk! Sebuah terjangan dari bayangan merah yang melesat kencang membuat Nagendra beserta Shankara terpental menjauh dari balkon istana. Tampak seorang pemuda gagah berdiri di atas Naga Merah yang mempesona. "Arya! Sudah kuduga kamu akan datang menolongku!" seru Chandani sambil tersenyum. Namun senyum Chandani berubah menjadi cemberut saat ada naga lainnya terbang di samping Mahasura dengan gadis cantik di atasnya. "Kenalkan! Putri Ravania dari Kerajaan Iblis Naga! Ini Putri Chandani dari Kerajaan Sembilan Naga!" kata Mahasura memperkenalkan kedua putri kerajaan ini. "Salam, Putri Chandani!" sapa Ravania. Putri Chandani tahu sopan santun kerajaan dan menbalas sambutan Putri ravania, walaupun hatinya penasaran dengan hubungan Mahasura terhadap Putri ravania ini. 'Salam juga, Putri Ravania!' sahut Chandani. "Aku akan mengejar Shankara! kamu temani Chandani ya, Ravania!" ujar Mahasura. "Baik, Mahasura!" seru Ravania. Mahasura langsung melesat bersama Vikrama mengeja

    Last Updated : 2023-05-20

Latest chapter

  • Pendekar Dewa Naga   ENDING

    Pemuda Hilang Ingatan Sinar matahari pagi menerpa wajah pemuda yang tampak sangat berantakan dengan wajah kotor penuh jelaga serta pakaiannya yang agak hancur berantakan. Samar-samar matanya melihat ada dua matahari di atas langit, tapi sinar matahari yang menerpa wajah dan tubuhnya ini terasa hangat dan nayaman. Pemuda ini juga berbaring di tengah tanaman bunga warna warni yang harum semerbak. Tampak olehnya makhluk-makhluk kecil yang lucu berlarian di sekitar dirinya tanpa merasa ketakutan sama sekali terhadap dirinya. "Aku ada di mana ya?' tanya pemuda ini dalam hati. Perlahan pemuda ini bangkit dan melihat sekellilingnya. Dia berada di tengah padang bunga yang luas dengan bunga beraneka warna. Sedangkan di hadapannya terdapat pegunungan yang masih asing bagi dirinya. Salah satu makhluk lucu ini menarik pakaiannya sambil menunjuk ke arah langit. Pemuda ini terpana melihat pemandangan indah di atas langit. Ratusan naga berwarna warni dari naga kecil sampai naga yang besa

  • Pendekar Dewa Naga   262. Akhir Pendekar Dewa Naga?

    Kekuatan Jurus Dewa Phoenix Penghancur Semesta yang dikeluarkan Kaisar Dewa Naga bagaikan kekuatan nuklir yang meledak dengan kerasnya di angkasa.Semua tidak menyangka kalau Pendekar Dewa Naga yang melesat menyerupai Phoenix api ke angkasa ini akan menabrakan dirinya ke lubang dimensi yang menimbulkan ledakan yang sangat mengguncang Benua Selatan ini.Bahkan getarannya juga dirasakan oleh penduduk Benua Selatan yang menyaksikan kehancuran Kekuatan Tertinggi yang semula tidak terkalahkan ini.Dahayu, Qirani, Nivriti, dan Ratu Nareswari yang paling terkejut dengan tindakan yang dilakukan oleh Mahasura ini tanpa sempat dicegah oleh mereka."Kenapa kamu lakukan ini, Kanda?" ucap Dahayu yang tidak kuasa menahan tangisnya."Seharusnya aku sudah bisa menebak tindakanmu ono, Mahasura! Kenapa kamu harus berkorban sedemikian besar terhadap rakyat Benua Selatan?" gumam Qirani.Nivriti tidak kuasa menahan kesedihannya dan menyuruh Naga Tantrama membawanya ke daratan.Ratu Nareswari masih berusah

  • Pendekar Dewa Naga   261. Kehebatan Kaisar Dewa Naga

    "Tidak ada jalan lain lagi, Shankara! Aku tidak ingin Benua Selatan jatuh ke tangan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab seperti Kekuatan Tertinggi ini!"Mahasura tetap bertekad untuk membuat ledaka besar di lubang dimensi di atas langit tempat pasukan Kekuatan Tertinggi ini muncul."Paling tidak kamu pamit dahulu kepada Dahayu dan Aksanti! Aku lihat dua gadis ini yang sangat mencintaimu, Mahasura! Aku yakin kalau kamu juga sangat mencintau Dahayu dan Aksanti terlepas masih banyak gadis lainnya yang juga menyukaimu! Kadang aku iri terhadapmu, Mahasura!" ujar Shankara."Mereka pasti tidak mengijinkanku melakukannya, Shankara! Aku harap kamu merahasiakannya dari mereka tentang Phoenix Pengjancur Semesta ini, Shankara! Aku tidak akan memaafkanmu apabila mereka sampai tahu rencanaku ini!:"Baiklah, Mahasura! Kalau memang ini sudah keputusanmu! Aku pasti mendukungmu! Jangan khawatir, tidak ada yang akan tahu rencanamu ini selain diriku! Kita hany abilang kepada mereka kalau kamu hendak

  • Pendekar Dewa Naga   260. Phoenix Penghancur Semesta

    Pendekar Cakar Iblis dan Kultivator Dewa Immortal menyerah begitu saja di hadapan Pendekar Dewa Naga hanya karena Mahasura memiliki Naga Vikrama yang bisa membakar mereka hidup-hidup apabila bersikeras melawan Pendekar Dewa Naga.Sayangnya kedua ahli bela diri ini tutup mulut mengenai Lord Agung yang merupakan pemimpin Kekuatan Tertinggi."Kita tidak bisa memenangkan pertempuran ini kalau hanya mengandalkan kekuatan kita semata, Shankara! Aku melihat kalau Kekuatan Tertinggi muncul dari portal dimensi yang berada di atas langit kita ... apa kamu ada akal untuk menutup portal dimensi ini agar pasukan Kekuatan Tertinggi tidak bisa masuk lagi ke dunia kita?" tanya Mahasura."Kamu juga melihat portal dimensi ini? Aku sudah memikirkannya lama sejak awal pertempuran, tapi belum menemukan cara menutup portal dimensi ini.""Bagaimana kalau aku bisa menemukan cara menutup portal dimensi ini?" Ucapan Mahasura ini membuat Shankara semangat kembali. "Kamu bisa melakukannya?" Rasa terkejut dan ti

  • Pendekar Dewa Naga   259. Pendekar Cakar Iblis dan Kultivator Dewa Immortal

    Perlawanan yang Pertempuran terus berlangsung antara Kekuatan Tertinggi melawan Aliansi Benua Selatan yang merupakan gabungan dari 6 Kerajaan di Benua Selatan.diberikan oleh Aliansi Benua selatan membuat Kekuatan Tertinggi kewalahan menghadapinya walaupun mereka memiliki pasukan yang kemampuannya jauh melampaui pasukan Aliansi Benua Selatan. Bantuan yang terus berdatangan dari segala penjuru kerajaan, membuat keadaan mulai berbalik untuk Kekuatan Tertinggi. Untuk pertama kalinya, Aliansi Benua Selatan berhasil menghancurkan seluruh pasukan yang dikirim oleh Kekuatan Tertinggi. Kehebatan Pendekar Dewa Naga yang memimpin Aliansi Benua Selatan membuat pimpinan Kekuatan Tertinggi marah besar. Apalagi putrinya Qirani dan Dahayu memutuskan berada di pihak Pendekar Dewa Naga untuk menentangnya. "Kirim Pendekar Cakar Iblis dan Kultivator Dewa Immortal untuk menghabisi Pendekar Dewa Naga ini! Kalau pendekar ini binasa, kita akan lebih cepat menguasai Benua Selatan untuk kekayaan alam naga

  • Pendekar Dewa Naga   258. Membuktikan Ramalan

    Tidak terasa pertempuran dengan Kekuatan Tertinggi sudah berlangsung selama 7 hari 7 malam.Pertanyaan Mahasura belum dijawab oleh Shankara mengenai kemungkinan Kekuatan Tertinggi ini bukan manusia.Shankara beralasan tidak boleh membocorkan rahasia di masa depan yang dapat membahayakan mereka di masa ini.Kekuatan Tertinggi kembali menyusun kekuatan lagi setelah pertempuran yang telah berlangsung 7 hari ini sehingga memberi waktu juga bagi Mahasura dan pendekar lainnya untuk beristirahat."Kamu percaya ramalan, Mahasura?" tanya Shankara."Ramalan seperti apa?" tanya Mahasura."Benua Selatan akan diselamatkan oleh pendekar pemalas yang kerjanya tidur saja!' sahut Shankara.Mahasura menganggap Shankara bergurau dengannya yang memang dulu sangat malas dan kerjanya tidur saja."Mana mungkin pemalas bisa jadi pendekar? Kamu ada-ada saja, Shankara!" ujar Mahasura."Mungkin saja! Semua itu mungkin, Mahasura! Kalau kita mempercayainya maka kemungkinan itu akan menjadi kenyataan!" sahut Shank

  • Pendekar Dewa Naga   257. Pertempuran Lanjutan

    Kekuatan Tertinggi tidak main-main untuk menguasai Nagarium di Benua Selatan setelah berhasil menguasai Dragon Village yang kaya akan nagarium yang langka."Apa katamu? Dragon Village telah dikuasai oleh Kekuatan Tertinggi?" tanya Dahayu yang merasa baru mendengar kabar ini padahal informasi ini sudah pernah disampaikan sebelumnya."Benar, Dahayu! Aku mendapat informasi mengenai serangan terhadap Dragon Village, makanya aku mempersiapkan diri untuk menghadapi Kekuatan Tertinggi ini!" ujar Shankara."Bagaimana cara kita mengalahkan pasukan yang tiada habisnya ini?" tanya Mahasura."Mereka masih memiliki pasukan khusus yaitu para pendekar dan kultivator yang belum mereka turunkan untuk melawan kita. Kekuatan Tertinggi juga memiliki pasukan naga, lengkap dengan Ryder di atasnya.""Mereka memilikinya?" tanya Dahayu. "Bagaimana kita bisa memenangkan pertempuran dengan kekuatan sehebat itu?" "Kamu tahu dari mana kalau mereka juga memiliki pasukan bela diri yang sama dengan kita?" tanya Mah

  • Pendekar Dewa Naga   256. Siapa Sebenarnya Kekuatan Tertinggi?

    "Siapa sebenarnya Kekuatan Tertinggi ini, Shankara?" tanya Mahasura yang semakin penasaran dengan musuh yang hebat ini.'"Kamu tidak akan percaya apabila kukatakan yang sebenarnya!" ujar Shankara.Pertempuran berhenti sejenak karena masing-masing pihak sibuk mempersiapkan strategi selanjutnya."Kamu selalu merahasiakannya dariku! Siapa sebenarnya orangtua Dahayu?" tanya Mahasura."Bukan siapa, tapi dari mana Mahasura!" sambung Shankara."Apa tujuan mereka menguasai Benua Selatan ini? Kenapa mereka sangat menginginkan Qirani dan Dahayu?" tanya Mahasura."Qirani dan Dahayu bersaudara, Mahasura! Demikian juga dengan Qirana! Sejak bayi Dahayu ditempatkan di Dragon Village yang kaya akan nagarium agar suatu hari Kekuatan Tertinggi bisa menguasai Dragon Village. Hal yang sama juga dilakukan terhadap Qirani dan Qirana, tapi saudara kembar ini justru lahir dari Pendekar Lembah Iblis yang merupakan keturunan langsung dari pemimpin Kekuatan Tertinggi!""Aku lihat Kekuatan Tertinggi tidak terlal

  • Pendekar Dewa Naga   255. Serangan Darat

    Kekuatan Tertinggi bukan hanya memiliki burung besi yang hebat, tapi mereka juga memiliki kereta yang terbuat dari besi padat, yang tidak bisa ditembus pedang apapun. Kereta besi ini bisa menembakkan meriam yang sanggup menghancurkan beberapa bangunan sekaligus.Pasukan berkuda Kerajaan Naga Samudra dan penyamun padang pasir tidak kuasa menjatuhkan kereta besi yang pelan tapi pasti melindas apapun di depannya."Mundur!" seru Aksanti terhadap pasukan Penyamun Padang Pasir yang menggunakan kuda."Biar aku yang atasi!" seru Shankara yang memegang pedang pusaka di tangannya.Kereta besi ini boleh kuat terhadap serangan pedang lainnya, tapi tidak dengan Shankara yang memiliki pedang pusaka legenda,Hanya sekali tebas saja, Shankara berhasil membelah kereta besi ini menjadi dua bagian."Shankara! Hebat sekali!" seru Mahasura yang baru saja turun dari Naga Vikrama kemudian menggunakan Pedang Dewa Naga untuk menghancurkan semua kereta besi yang ada."Wah! Pendekar Dewa Naga tidak kalah hebatn

Scan code to read on App
DMCA.com Protection Status