Home / Romansa / Nona Muda, Mari Bercinta / Mati Listrik Di Tengah Malam

Share

Mati Listrik Di Tengah Malam

last update Last Updated: 2025-02-11 21:26:37

"Bos, saya sudah mengikuti Nona Celia ke Amsterdam. Ada sedikit kabar yang mungkin akan membuat Anda tak tenang. Jadi seorang pria tampan menemaninya dari pesawat sampai di hotel dan tak hanya itu, mereka check in di kamar yang sama. Maaf untuk aktivitas di dalam kamar tersebut, saya tidak bisa melaporkannya karena tidak mungkin menerobos masuk atau mengintip dari kaca jendela di lantai sebelas!" Matt Davis tertawa tegang di telepon.

Keheningan dari sisi Morgan membuat Matt sedikit cemas karena dia mengetahui perasaan istimewa kliennya ke Celia Richero. Sayangnya memang seperti cinta bertepuk sebelah tangan saja. Gadis itu lebih memilih kebebasannya dan enggan terikat kepada siapa pun. Bahkan, Morgan yang tulus mencintainya.

Akhirnya keheningan itu pecah dengan jawaban Morgan. "Aku akan menyelesaikan pekerjaanku di Houston lalu menyusul Celia ke Amsterdam. Sementara ini pantau terus gerak gerik pria yang bersama Celia, jangan-jangan dia punya niat jahat, Matt!"

"Tentu saja, Bos. Merek
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (26)
goodnovel comment avatar
Muktie Prilly
jngn mencuri kesempatan dalam kesempitan ya daniel awas aj klo km macem" k Celia tak cubit nanti jonimu
goodnovel comment avatar
yesi rahmawati
Haduh haduh, gak bahaya tah mereka bobok pelukan gitu
goodnovel comment avatar
Tanzanite Haflmoon
waduh ... yang bener aja Thor..
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Berpesiar Seharian Di Amsterdam

    Tetes-tetes air sisa hujan badai semalam menitik dari atap-atap rumah penduduk di kota Amsterdam dan sekitarnya. Beruntung pagi hari berikutnya matahari muncul bersinar terang. Para petugas kebersihan kota membereskan jalanan agar bisa dilalui lagi oleh kendaraan.Celia pun terbangun dari tidur lelap. Listrik telah pulih dayanya yang semalaman padam. Dia menyelinap turun dari tempat tidur, meninggalkan Daniel yang masih belum kembali dari alam mimpi. Entah turun sampai suhu berapa tadi malam, tetapi cukup untuk membuat seseorang terserang hipotermia. Cara Daniel membuat mereka berdua bisa bertahan melewati badai cukup efektif. Karena sudah pukul 07.00, Celia memutuskan untuk mandi air hangat. Mereka berencana melakukan wisata berdua mengelilingi kota Amsterdam dan berkunjung ke beberapa obyek wisata menarik di sekitarnya hari ini.Suara gemericik air dari kamar mandi membangunkan Daniel. Pria itu menyadari bahwa Celia telah pergi dari sisinya. Dia meraih handphone di nakas dan membac

    Last Updated : 2025-02-12
  • Nona Muda, Mari Bercinta   Agak Lain

    "Terima kasih sudah mau mampir ke kampung halamanku, Celia. Ngomong-ngomong apa kamu pernah mengunjungi Venesia?" ujar Daniel yang sedang mendayung perahu miliknya untuk pulang ke rumah. Jalur sungai yang lebar dengan pemandangan bangunan berjejer di kanan kiri dan juga pepohonan serta tanaman hias menyambut kedatangan Celia di Giethoorn. Gadis itu terkesan dengan daerah yang disebut Venesia Dari Utara. "Seharusnya aku yang berterima kasih, Daniel. Tempat ini sungguh menakjubkan bagaikan berada di negeri dongeng. Kebetulan aku belum banyak menjelajahi benua Eropa. Dulu sewaktu kecil, papaku memang sempat mengajak aku dan kakakku mengunjungi Paris, Milan, Amsterdam, dan Madrid. Hanya kota-kota besar itu saja!" jawab Celia sambil memandangi obyek menarik di sekelilingnya.Mereka hanya naik perahu kayu berdua menyusuri sungai. Di sisi yang lain ada beberapa perahu yang melalui jalur air tersebut. Perjalanan dari Amsterdam cukup jauh sehingga mereka baru sampai di sana pada sore hari. C

    Last Updated : 2025-02-12
  • Nona Muda, Mari Bercinta   Melukis Si Cantik Saat Dia Terlelap

    "Hai, Celia. Silakan duduk, ayo kita makan malam!" sapa Daniel ramah. Dia duduk di meja makan bundar dari kayu Ek menunggu kedatangan Celia.Dalam benaknya, Celia merasakan pria yang dia temui kali ini sama seperti Daniel dalam versi 'normal'. Dia memperhatikan sikap Daniel lebih teliti lagi. "Hello, Danny. Nampaknya masakan makan malam ini lezat. Siapa yang memasaknya?" jawab Celia berbasa-basi."Koki rumahku yang membuat semua hidangan makan malam kita, Celia. Kuharap akan cocok di lidahmu. Apa istirahatmu cukup sore tadi?" balas Daniel ramah. Dia mengambil sup ercis ke dalam mangkuk keramik dan membiarkan Celia memilih menu apa pun yang tersaji di hadapan mereka."Iya, aku cukup tidur sepanjang sore tadi. Bagaimana dengan tamanmu?" Celia memakan salad sayur segar sebagai hidangan pembuka."Tukang kebunku, Zavier sudah merencanakan renovasinya. Yeah ... itulah risiko tinggal di sisi aliran sungai. Air meluap akan merusak properti!" jawab Daniel seraya tertawa ringan.Celia pun terse

    Last Updated : 2025-02-13
  • Nona Muda, Mari Bercinta   Isi Surat Wasiat yang Bocor

    "Mister Darwin, isi surat wasiat yang kusebutkan tadi tolong jangan sampai ada anggota keluarga Richero yang tahu sebelum aku meninggal dunia!" pesan Tuan Arnold yang terbaring lemah di tempat tidurnya.Notaris kepercayaan keluarga Richero itu menyimpan lembaran draft tulisan tangan yang tadi didikte oleh kliennya. "Jangan kuatir, Sir. Saya paham, isi surat ini akan saya jamin kerahasiaannya hingga tiba waktu dibacakan!""Bagus. Saya percaya penuh kepada Anda, Mister Darwin. Anda bisa pulang bila sudah tidak ada lagi yang perlu dibahas. Hati-hati di jalan!" ujar Tuan Arnold Richero. Dia memberi kode agar Carlos mengantarkan tamunya ke depan kamar.Di sofa ruang tengah Emilia Pilscher sengaja duduk minum teh sembari menunggu notaris kepercayaan suaminya itu meninggalkan kamar tidur utama di kediaman Richero. Dia bangkit dari tempat duduknya lalu menyambut Oliver Darwin dengan senyuman manis tersungging di bibir merahnya. "Selamat siang, Tuan Notaris. Silakan minum dulu kopinya sebelum

    Last Updated : 2025-02-13
  • Nona Muda, Mari Bercinta   Celia Menghilang

    "TING TONG. TING TONG. TING TONG!"Morgan menekan bel pintu depan rumah Daniel Van Siege berulang kali di malam yang larut. Namun, tak ada tanda-tanda tuan rumah membukakan pintu untuknya."Damn it! Kenapa Daniel tidak membukakan pintu untuk kita? Seharusnya dengan bunyi bel terus menerus dia akan terganggu dan setidaknya memeriksa siap tamu iseng ini!" gerutu Morgan gelisah memikirkan Celia."Sir, jangan-jangan rumah ini kosong. Aku akan coba memeriksa dari kaca jendela kamar-kamar sebentar!" usul Matt Davis yang segera mendapat anggukan setuju dari Morgan.Sementara itu Morgan mulai menggedor-gedor pintu kayu Ek yang berpelitur cokelat terang tersebut. Dia tak peduli kalau pun tetangga Daniel terbangun dan mendatanginya. Kekasih sekaligus calon istrinya ditawan oleh seniman tak jelas pemilik rumah di tepi sungai tersebut.Dalam beberapa menit, Matt Davis bersa

    Last Updated : 2025-02-14
  • Nona Muda, Mari Bercinta   Masih Perjaka Ting-ting

    "Ukh ... kepalaku!" Celia merasakan kepalanya seperti berputar-putar begitu pening. Seingatnya semalam dia tidur awal dan nyaman di dalam kamar tamu rumah Daniel Van Siege.Saat matanya terbuka lebar dan memindai sekeliling, Celia terkejut setengah mati. "Di mana ini? Seperti dalam kabin sebuah kapal yacht kecil!" ucapnya lirih spontan.Tak lama setelahnya mesin dimatikan dan kapal itu terombang-ambing di atas aliran air sungai yang tidak terlalu deras. Davidoff turun ke kabin bawah kapal untuk menjumpai Celia."Danny, bagaimana kita bisa berada dalam kapal?" cicit Celia panik tanpa curiga sama sekali.Pria berwajah mirip dengan Daniel van Siege itu duduk di tepi ranjang kapal lalu membelai rambut panjang Celia yang tergerai. "Hai, Cantik. Kita berada di kapalku. Mungkin aku harus memperkenalkan diri sekali lagi. Daniel adalah adik kembarku, namaku Dave. Semalam aku telah melukismu saat kau ter

    Last Updated : 2025-02-14
  • Nona Muda, Mari Bercinta   Main Gila Saat Suami Sekarat

    "Carlos—Celia, aku percayakan dia kepadamu kalau kondisi kesehatanku kian memburuk!" pesan Tuan Arnold dengan suara serak yang lemah di tempat tidurnya."Sir, tolong bertahanlah. Anda belum menemui Nona Muda Celia lagi. Dia pasti akan sangat sedih bila harus kehilangan Anda tanpa bertemu satu kali pun lagi!" jawab Carlos Peron berlutut di sisi ranjang majikan yang telah dilayaninya puluhan tahun.Air mata meleleh di sudut mata kulit keriput itu. Segalanya tinggal penyesalan tiada akhir, dia berdoa dalam hati untuk dikuatkan hingga melihat Celia pulang ke Kansas. Seandainya putri kesayangannya bisa menikah dengan pria pilihan Celia sendiri dan memberinya cucu, sungguh itu kemurahan Tuhan.Karena Tuan Arnold Richero menutup kelopak matanya dan tidak merespon saat dipanggil-panggil oleh Carlos. Maka asisten kepercayaan kepala keluarga Richero tersebut memanggil ambulans untuk membawa majikannya ke IGD rumah sakit.

    Last Updated : 2025-02-15
  • Nona Muda, Mari Bercinta   Mencoba Kabur Dari Cengkeraman Davidoff

    "Vader Jonas, bisakah Anda menikahkan kami sekarang?" pinta Davidoff saat menemui pastor di rumah tinggal beliau.Pemuka agama di Giethoorn itu mengamati Celia dari kepala hingga ujung kaki. "Apa ini calon istrimu, Dave? Kenapa terburu-buru?" balas Vader Jonas."Iya, perkenalkan ini Celia Richero. Kami menyukai satu sama lain, dari pada berbuat dosa lebih baik menikah dahulu sebelum melakukan keintiman yang kebablasan," ujar Davidoff beralasan. Celia nyaris muntah mendengar kata-kata seniman sok ganteng itu. Menurutnya, tak ada alasan sekonyol itu untuk menikah kilat. Apa menikah hanya karena napsu sesaat tanpa tahu sifat pasangannya dengan jelas?"Dan apa Nona Celia setuju menikah dengan Dave?" tanya Vader Jonas. Gadis itu menggeleng dengan keras. "Saya baru mengenal Dave. Nampaknya terlalu cepat bila kami langsung menikah, Vader!" tolak Celia. Mendengar jawaban Celia yang kontra dengannya, Dave merangkul bahu gadis itu dan melempar tatapan tajam mengancam. "Jangan harap bisa kabu

    Last Updated : 2025-02-15

Latest chapter

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Kesempatan Kedua Untuk Cinta

    "Papa, ada hal penting yang ingin dibicarakan oleh Jeff!" seru Esmeralda ketika memasuki ruang keluarga. Tuan Arnold Richero sedang menonton berita di televisi stasiun lokal yang membahas mengenai kecelakaan tadi siang di Wild Flower Bridge. Bruce, sopir pribadinya ditemukan tak bernyawa karena kehabisan oksigen pasca mobil terjun dan tenggelam di sungai. Mobil Rolls Royce tahun 2010 itu diderek keluar dari sungai dengan susah payah hingga petang ini."Ohh, duduklah kalian. Apa yang ingin dibicarakan oleh Jeff?" sambut Tuan Arnold tanpa menebak bahwa putrinya akan dilamar secara mendadak.Dokter Jeffrey Norton berusaha mengendalikan perasaan gugup dalam dirinya. Rasanya seperti menghadap dosen penguji thesis S2 dulu. "Selamat malam, Sir. Izinkan saya untuk meminang putri Anda, Esmeralda. Kami menjalin hubungan spesial belakangan ini dan saya sudah menunda cukup lama sampai kami merasa nyaman satu sama lain. Kesimpulan saya adalah Esmeralda cocok dijadikan sebagai pendamping hidup say

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Pinangan Mendadak Setelah Hari yang Kacau

    "Hai, Esme. Lama kita tak berjumpa. Bagaimana kabarmu dan keluarga Richero?" sapa Emilia berpura-pura ramah dan sok tidak tahu apa yang terjadi siang tadi atas Tuan Arnold.Esmeralda tersenyum palsu lalu menjawab, "Hai juga, Emmy. Maaf sekian lama baru sempat menjengukmu di sini. Hari ini terjadi kecelakaan naas, mobil Rolls Royce antik milik papa terjun dari jembatan jalan tol menuju Brookside!" Dia pun berair mata dan mulai memainkan sandiwara yang menyedihkan. Dokter Jeffrey Norton menepuk-nepuk punggung Esmeralda, dia juga mengulurkan sapu tangan untuk mengeringkan air mata kekasihnya. Sepintas tatapan matanya memperhatikan Emilia yang tak dapat menyembunyikan senyum iblisnya. Dia puas berhasil mencelakakan Tuan Arnold.Kamera CCTV dan perekam pembicaraan di ruang besuk narapidana wanita aktif terpasang. Itu yang mereka butuhkan sebagai sumber barang bukti menambah vonis hukuman Emilia Pilscher.Emilia berkomentar dengan wajah simpatik, "Aku turut prihatin mendengar kabar buruk i

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Membesuk Austin Di Penjara

    "Halo, Esme. Ada apa?" jawab Tuan Arnold Richero yang sedang menjenguk cucu sahabatnya di kediaman Harrison."Halo, Pa. Apa Papa baik-baik saja? Di mana Papa sekarang?" Esmeralda melontarkan serentetan pertanyaan tanpa jeda dengan suara panik.Tuan Arnold mengerutkan keningnya, dia curiga ada yang tak beres. "Tenangkan dirimu, Nak. Papa baik-baik saja dan sedang menengok cucu Uncle Johan di rumahnya sepulang main golf bersama. Bahkan, setelah ini kami akan berkunjung ke rumah Uncle Paris dan Uncle Edmund!" "Ohh Gosh, syukurlah. Mobil yang dikendarai Bruce kehilangan kendali dan menabrak pagar pembatas jembatan jalan tol menuju Brookside. Terjun ke sungai bersama satu mobil lain yang berada di depannya. Media berspekulasi bahwa Papa berada di dalam mobil itu dan tenggelam pasca cedera parah karena pintu bagian penumpang terbuka!" tutur Esmeralda seperti diberitakan heboh di semua media berita lokal Kansas.Insting tanda bahaya Tuan Arnold langsung menyala. Dia pun berpesan kepada putr

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Kecelakaan Tragis Di Jembatan yang Menghebohkan

    "Hey, Arnold. Akhirnya semua sudah berkumpul. Ayo kita naik golf cart sekarang saja sebelum matahari bertambah terik!" sambut Johannes Harrison, sahabat baik Tuan Arnold Richero."Maaf, tadi aku sedikit terhambat di jalan karena ada perbaikan gorong-gorong air yang membuat lalu lintas macet. Okay, kita berangkat saja sekarang ke padang golf, Johan!" jawab Tuan Arnold lalu naik ke sisi penumpang belakang golf cart.Seorang caddy golf perempuan mengemudikan kereta golf berisi empat orang pria tersebut. Dia membawa rombongan yang akan bermain golf itu ke tempat favorit mereka di padang rumput golf yang terawat rapi."By the way, apa kau sudah memiliki cucu, Arnold?" tanya Edmund Carey, teman main golfnya."Emm ... belum, tetapi putri bungsuku baru saja pulang berbulan madu. Sepertinya dia akan memberi kabar gembira tak lama lagi!" jawab Tuan Arnold Richero optimis. Dia memang paling terakhir menim

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Ancaman Nyata Ke Keluarga Richero

    "Ini surat kaleng yang harus dikirim ke Esmeralda dan Celia. Dan apa hari ini kau jadi menyuruh anak buahmu mengutak-atik mobil Arnold?" ujar Emilia sembari menyerahkan dua amplop surat yang dia tulis tangan untuk dua anak tirinya ke John Barlow.Ekspresi wajah pria itu hanya datar saja, dia memang menuruti keinginan Emilia kali ini. Namun, enggan terlibat langsung. Surat kaleng yang diberikan wanita itu dia terima dan dimasukkan ke dalam kantong celana panjang seragam oranye penjara. "Okay. Mobil pria tua itu sangat banyak di garasinya karena dia konglomerat kaya raya. Anak buahku akan menguntitnya saat pergi ke luar rumah dan membuat rem mobil yang dipakainya blong. Cukup sekali saja ya aku menuruti maumu untuk membalas dendam selebihnya tidak!" ujar John dengan keengganan terlihat jelas di wajah serta perkataannya.Emilia agak kecewa karena tidak sesuai rencananya justru John tak mendukung pembalasan dendamnya. "Kenapa begini, John? Katamu dulu musuhku juga musuhmu!" tegurnya halu

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Penyesalan Elizabeth yang Sia-sia

    "Di rumah sakit mana Morgan dirawat, Celia?" tanya Carlos Peron sembari membantu nona mudanya turun dari tangga private jet usai pendaratan dini hari di Bandara Washington DC.Celia memang agak mengantuk dan letih tentunya karena kurang istirahat. Pikirannya tak tenang mengetahui suaminya dirawat di IGD hingga kini belum sadarkan diri."Morgan diopname di Medstar Washington Hospital Center. Dia ditemani Chef Eugene dan Chef Thomas. Kita naik taksi saja ke sana!" jawab Celia sembari melangkah keluar dari gerbang kedatangan penumpang pesawat. Fabio dan Louis mengawalnya sambil membawakan koper milik Celia. Taksi bandara stand by 24 jam di area sekitar pintu keluar. Mereka memakai satu taksi saja meskipun Celia jadi harus duduk di bangku depan dan ketiga pria besar itu berdempetan di bangku belakang.Perjalanan yang tak terlalu jauh jaraknya itu berakhir juga pada pukul 03.00. Rumah sakit masih lengang tak banyak pengunjung dan juga tenaga medis yang bersliweran di sana. Celia menghampi

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Huru Hara Di Sepertiga Malam (21+)

    "Kau kenapa, Morgan?!" seru Elizabeth berpura-pura panik. Dia lalu berteriak meminta tolong ke pegawai bar and lounge hotel agar membantunya memapah Morgan ke lift untuk kembali ke kamarnya.Rencana Elizabeth nampaknya berjalan mulus. Mata chef tampan itu nyaris terpejam tak fokus lagi melihat sekelilingnya, badan kekarnya limbung ditopang oleh dua waiter di dalam lift."Ada apa dengan tuan ini, Nona? Apakah Anda istri atau kekasihnya?" tanya salah satu waiter bernama Ronny."Dia terlalu lelah beraktivitas dan tadi minum-minum sedikit. Aku istrinya!" jawab Elizabeth berakting begitu meyakinkan.Akhirnya, kedua waiter itu membawa Morgan ke kamar Elizabeth dan membaringkannya di atas tempat tidur. Dengan segera Elizabeth memberikan tip untuk mereka lalu berterima kasih. Dia langsung mengunci pintu kamar lalu berjingkat-jingkat menghampiri mantan kekasihnya itu. "Morgan Darling, apa kau mendengarku?" ucap Elizabeth sembari membelai wajah pria itu. Peluh Morgan bercucuran di dahinya, di

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Ulah Licik Elizabeth

    Morgan semakin merindukan Celia setelah telepon mereka berakhir. Dia menghela napas lalu mengisi daya ponsel di nakas samping tempat tidur. Masih lusa barulah dia bisa kembali ke Kansas. Pekerjaan memasak di Gedung Putih tidak bisa diwakilkan bila tidak dalam keadaan sangat terpaksa karena menyangkut reputasi bisnis jasa boga Tasty Guaranted yang dia besarkan dari nol.Malam bergulir lambat menuju pagi, alarm di handphone Morgan meraung-raung berusaha membangunkan chef tampan yang masih membenamkan wajahnya di bantal. "Huhh ... cepat sekali pagi tiba!" gumam Morgan seraya meraih benda pipih yang terus berisik memekakkan telinganya.Dia menatap angka jam di layar ponsel lalu menyeret tubuhnya ke bawah shower. Air dingin menjadi opsi terbaik agar sel-sel sarafnya dapat tersegarkan setelah terlelap semalaman.Pikiran Morgan terbagi antara pekerjaan dapur yang akan dikerjakannya di The White House dan istrinya. Dia sangat ri

  • Nona Muda, Mari Bercinta   Mantan Gagal Move On

    "Creamy Mushroom Black Pepper Salmon with Spinach apa sudah siap?" seru Morgan di tengah dapur Gedung Putih yang hectic dengan suara alat masak berbunyi bergantian bak orchestra.Chef Eugene Botswa yang terbiasa menjadi asisten executive chef menyahut, "Ready, Chef!""Minta pelayan mengeluarkan kereta hidangan salmon setelah ini kita fokus ke dessert sebagai penutup makan malam tamu Mister President!" ujar Morgan sembari memeriksa progres Tres Leches Cake atau yang dikenal dengan nama Dulce De Tres Leches, dessert lezat berupa kue bolu ringan yang direndam dalam tiga campuran susu manis dengan topping whipcream dan stroberi segar. Kue dingin ini terkenal di Mexico dan Amerika.Aroma manis susu menguar di dalam dapur dan menerbitkan air liur bagi siapa pun yang menciumnya. Kepiawaian Morgan sebagai executive chef tak diragukan oleh kru dapurnya. Pilihan menu darinya tak pernah monoton dan selalu extraordinary

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status