Share

234. Jebakan dalam Diam

Author: Ndraa Archer
last update Last Updated: 2025-03-13 01:56:22

Malam itu, suasana di kediaman Dirgantara terasa lebih sunyi dari biasanya. Hujan yang mengguyur sejak sore masih menyisakan rintik gerimis yang membasahi halaman luas rumah megah itu. Di dalam, Jasmine duduk di ruang tamu, memandangi jendela besar yang menampilkan bayangan lampu-lampu taman yang berkilauan di permukaan tanah yang basah.

Pikirannya masih dipenuhi dengan kejadian beberapa hari terakhir. Fakta bahwa perusahaan yang selama ini dikuasai keluarga Zora sebenarnya adalah warisan ayahnya masih sulit ia terima. Sejak kepergian Dursilla ke Beverly Hills, ketegangan di rumah ini belum mereda.

Zora masih berusaha mempertahankan kebohongan, sementara Noah semakin menunjukkan keraguannya.

Langkah kaki terdengar mendekat. Jasmine menoleh dan mendapati Noah berdiri di ambang pintu, mengenakan kemeja putih yang lengannya tergulung hingga siku. Tatapan pria itu tajam, tetapi ada sesuatu yang berbeda—seolah ada banya

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO   235. Jasmine menemukan lebih banyak bukti

    Di rumah Dirgantara, Jasmine duduk di tepi ranjang, menatap dokumen yang berhasil ia sembunyikan dari perpustakaan. Ini adalah bukti pertama yang mengarah pada kebenaran tentang perusahaan ayahnya.Pintu kamarnya tiba-tiba terbuka, dan Noah masuk tanpa mengetuk. Jasmine mendongak, sedikit terkejut."Ada apa?" tanyanya.Noah berjalan mendekat, lalu duduk di sebelahnya. "Aku hanya ingin memastikan kau baik-baik saja."Jasmine tersenyum tipis. "Aku baik-baik saja, Noah. Tapi aku tahu badai akan segera datang."Noah menatapnya lama, lalu menghela napas dan meraih tangannya. "Apapun yang terjadi, aku tidak akan membiarkanmu menghadapi ini sendirian."Jasmine menatap tangan Noah yang menggenggam tangannya erat. Untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, ia merasa ada seseorang yang benar-benar ada untuknya.Tapi mereka tidak tahu bahwa di luar sana, Zora d

    Last Updated : 2025-03-13
  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO    236. Zora Memutar Balik Fakta, Jasmine Terpojok.

    Malam itu, Jasmine duduk di dalam kamarnya, menatap kosong ke arah langit-langit. Perasaannya masih tidak tenagng pasca penculikan, dia tetap tinggal di rumah keluarga Dirgantara untuk menyusui bayinya.Namun, suasana di rumah ini semakin tegang. Zora semakin menunjukkan sikap bermusuhan, sementara Noah mulai bersikap lebih protektif terhadapnya. Tapi, di balik semua ini, Jasmine tahu satu hal, Zora tidak akan tinggal diam.Di luar kamar, langkah kaki terdengar. Noah muncul di ambang pintu dengan ekspresi serius. "Kau baik-baik saja?"Jasmine menoleh ke arahnya. "Untuk sekarang, ya. Tapi aku tahu ini tidak akan bertahan lama."Noah masuk dan menutup pintu di belakangnya. "Aku baru saja mendapat informasi dari orang kepercayaanku. Zora sedang merencanakan sesuatu."Jasmine mengerutkan keningnya. "Apa maksudmu?"Noah menghela napas panjang. "Aku belum tahu past

    Last Updated : 2025-03-14
  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO   237. Jejak Sudrajat: Kunci Rahasia Masa Lalu

    Malam terasa lebih dingin dari biasanya. Jasmine duduk di kursi kamarnya, menatap kosong pada secarik kertas berisi catatan transaksi lama yang diberikan Noah padanya. Fakta bahwa perusahaan Jorse Corp, yang seharusnya menjadi warisan ayahnya, telah berpindah tangan secara ilegal membuatnya sulit tidur.Pintu kamar diketuk. Noah masuk dengan ekspresi serius, membawa berkas tambahan yang baru saja ia dapatkan dari tim penyelidiknya."Aku menemukan sesuatu lagi," ucapnya sambil meletakkan berkas di atas meja.Jasmine menatap Noah dengan waspada. "Apa itu?"Noah menarik napas panjang sebelum menjelaskan, "Ada seseorang yang bisa menjadi saksi kunci. Dia adalah mantan asisten pribadi ayahmu, seseorang yang dulu sangat dekat dengannya sebelum semua ini terjadi."Jasmine mengerutkan kening. "Mantan asisten? Siapa namanya?"Noah membuka berkas itu dan menunjukkan se

    Last Updated : 2025-03-14
  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO   238. Zora, Juan, dan Rahasia di Balik Kematian  

    Malam itu, hujan turun dengan deras, menciptakan suara gemuruh yang menggema di sepanjang jalanan kota. Di dalam rumah keluarga Dirgantara, suasana lebih sunyi dari biasanya.Jasmine duduk di kamarnya, menatap kosong pada dokumen yang diberikan oleh Sudrajat siang tadi. Tangannya menggenggam lembaran itu erat, seakan takut jika ia melepaskannya, kebenaran yang baru ia temukan akan lenyap begitu saja.Noah berdiri di dekat jendela, matanya menatap ke luar dengan ekspresi dingin yang sulit ditebak. “Aku sudah menghubungi tim investigasiku. Mereka akan mulai menelusuri lebih dalam tentang bagaimana perusahaan ayahmu berpindah tangan.”Jasmine mengangguk pelan, tetapi pikirannya masih dipenuhi pertanyaan. “Aku masih sulit menerima semuanya, Noah. Fakta bahwa Roberto bukan hanya merebut perusahaan, tapi juga mungkin terlibat dalam kematian orang tuaku...”Noah mendekat, duduk di si

    Last Updated : 2025-03-14
  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO   239. Gudang Tua, Rahasia Terungkap, dan Bahaya yang Mengintai  

    Hujan masih mengguyur deras saat Jasmine dan Noah berdiri di dalam gudang tua di pelabuhan. Di hadapan mereka, Sudrajat tampak lelah, tetapi matanya masih tajam, penuh dengan ketegangan dan ketakutan. Amplop cokelat yang ia serahkan kepada Jasmine terasa begitu berat di tangannya, seolah mengandung seluruh beban masa lalu yang selama ini tersembunyi.“Kalian harus pergi sekarang,” desis Sudrajat dengan suara tertahan. “Mereka pasti sudah tahu kalian ada di sini.”Noah mengangguk, tetapi sebelum mereka bisa bergerak, suara langkah kaki terdengar di luar gudang. Jasmine menahan napas, tangannya menggenggam amplop itu semakin erat. Noah meraih lengannya, memberi isyarat agar tetap diam.“Kita dikepung,” bisik Noah. “Jangan panik.”Sudrajat mundur perlahan, wajahnya semakin tegang. “Mereka pasti dikirim oleh Zora atau Roberto. Kita harus mencari jalan keluar lain.”Jasmine melirik sekeliling gudang yang mulai terasa semakin pengap. Jendela kecil di sudut ruangan tampak bisa menjadi jalan k

    Last Updated : 2025-03-15
  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO    240. Di Antara Hasrat dan Pengakuan  

    Hujan deras yang mengguyur kota sejak sore belum juga mereda. Gemericik air yang jatuh di jendela besar kamar Jasmine menciptakan ritme tenang yang kontras dengan gejolak di dalam hatinya. Setelah kejadian di pelabuhan, ia masih sulit untuk memejamkan mata. Pikiran tentang bukti yang kini berada di tangannya terus menghantui.Suara langkah kaki terdengar mendekat. Jasmine menoleh, dan di ambang pintu, Noah berdiri dengan tatapan tajam. Kemeja putihnya sedikit basah, rambutnya masih lembab akibat hujan.Ada sesuatu dalam sorot matanya yang berbeda malam ini—sesuatu yang lebih dalam dan sulit dijelaskan.“Kau masih terjaga,” gumam Noah seraya melangkah masuk.Jasmine mengangguk, menarik selimutnya lebih erat. “Aku tidak bisa tidur.”Noah menutup pintu, berjalan mendekat lalu duduk di sisi ranjang. “Aku juga.”Sejenak, hanya suara hujan yang mengisi keheningan di antara mereka. Jasmine menatap ke luar jendela, pikirannya masih berkecamuk. Tapi begitu Noah menyentuh tangannya, kehangatan

    Last Updated : 2025-03-15
  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO    241 . Setelah Malam Itu: Cinta atau Masalah Baru?

    “Noah…” Jasmine akhirnya bersuara, mengumpulkan keberaniannya. “Apa yang kita lakukan tadi malam… Itu akan membuat semuanya lebih sulit.”Noah menatapnya, mengernyit sedikit. “Kenapa kau berkata seperti itu?”Jasmine menghela napas, lalu bangkit dari ranjang, menarik selimut untuk menutupi tubuhnya. “Karena di luar sana masih ada Zora, ada Dursilla, dan ada ancaman besar yang sedang menunggu kita.”Noah ikut bangkit, duduk di tepi ranjang, tatapannya tetap terkunci pada Jasmine. “Aku tahu semua itu, tapi aku tidak peduli. Aku hanya ingin bersamamu.”Jasmine tersenyum pahit. “Kita tidak bisa hidup dalam gelembung ini selamanya. Kau tahu apa yang akan terjadi jika Dursilla mengetahui hubungan kita yang sebenarnya?”Noah mengepalkan tangannya. “Dursilla tidak berhak menentukan hidupku. Dan ak

    Last Updated : 2025-03-16
  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO   242. Perangkap yang Semakin Menjerat

    Jasmine duduk di tepi ranjangnya, masih merasakan kehangatan yang tersisa dari kebersamaannya dengan Noah semalam. Namun, semakin lama ia membiarkan pikirannya mengembara, semakin jelas bahwa kebahagiaan itu hanya sementara. Dunia luar tidak akan membiarkan mereka hidup dengan tenang.Suara ketukan di pintu membuyarkan lamunannya. Noah muncul dengan ekspresi serius, langkahnya tegas mendekati Jasmine. “Kita harus bicara.”Jasmine langsung menangkap nada mendesak dalam suaranya. “Ada apa?”Noah duduk di sampingnya, wajahnya lebih tegang dari biasanya. “Aku mendengar sesuatu dari Dursilla dan Roberto tadi malam. Dia ingin mengambil alih seluruh perusahaan. Ini bukan sekadar masalah saham, Jasmine. Ini lebih dalam dari yang kita kira.”Jasmine merasa dadanya menegang. “Apa maksudmu?”Noah meraih tangannya, menggenggamnya erat. “Aku yakin Roberto punya rencana lain. Dia ingin merebut segalanya, termasuk posisi keluarga Dirgantara. Dan aku curiga dia punya sesuatu yang bisa menjatuhkan kit

    Last Updated : 2025-03-16

Latest chapter

  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO   296. Keraguan di Antara Kita

    Setelah semua yang terjadi, Jasmine merasa ada jurang tak kasat mata di antara dirinya dan Noah. Meskipun Juan telah ditangkap, skandal Zora terbongkar, dan Jorse Corp kini berada di tangannya, hati Jasmine masih diliputi kebingungan.Di dalam kamar yang sunyi, ia duduk di tepi ranjang, menatap pantulan dirinya di cermin. Wanita di sana tampak lebih kuat daripada sebelumnya, tetapi ada sesuatu yang masih menggantung di matanya—keraguan.Noah mengetuk pintu sebelum masuk. "Kenapa masih belum tidur?" tanyanya, mendekat.Jasmine tersenyum tipis. "Aku hanya berpikir."Noah duduk di sampingnya, menatapnya lekat. "Tentang apa?"Jasmine menghela napas. "Tentang kita. Setelah semua yang terjadi... aku masih bertanya-tanya, apa aku pantas berada di sisimu? Apa aku benar-benar bagian dari hidupmu, atau hanya seseorang yang kebetulan terjebak dalam pusaran masalah ini?"Mata Noah menggelap, rahangnya mengencang. "Jasmine, aku tidak pernah mengang

  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO   295. Babak Baru untuk Jasmine dan Noah

    Berita tentang penangkapan Juan menyebar dengan cepat. Media menyebarkan informasi mengenai keterlibatannya dalam berbagai kejahatan, mulai dari konspirasi bisnis yang melibatkan Jorse Corp hingga skandal gelap keluarga Santika yang kini terungkap ke publik. Setiap detik, nama keluarga Santika semakin tercoreng, dan banyak pihak mulai berbalik melawan mereka. Dengan ini, hanya tinggal menunggu waktu hingga hukum akan menjatuhkan vonis pada semua yang terlibat.Di rumah keluarga Dirgantara, Jasmine duduk di ruang kerja Noah. Matanya menatap layar laptop yang penuh dengan dokumen-dokumen penting mengenai Jorse Corp. Keberadaan perusahaan itu di ambang kehancuran, tetapi kesempatan kini ada di tangannya untuk merebut kembali sesuatu yang seharusnya menjadi warisan keluarganya. Namun, ada satu hal yang masih mengganjal di pikirannya, hal yang lebih dalam dari sekadar bisnis. Ia harus membersihkan nama orang tuanya, membersihkan setiap noda yang ditinggalkan oleh pengkhianatan yan

  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO   294. Skandal Besar yang Menghancurkan Keluarga Santika

    Noah duduk di ruang kerja, menatap layar laptopnya dengan rahang mengatup. Serangkaian dokumen tentang perusahaan terpampang jelas di layar. Ancaman dari keluarga Bulharm bukan hanya rumor belaka—mereka benar-benar berusaha mengambil alih Dirgantara Group secara diam-diam.Namun, kali ini, dia merasa lebih tenang. Tidak ada lagi tekanan dari Zora, tidak ada lagi permainan licik yang harus dia hadapi darinya. Perceraian mereka sudah final, dan Zora kini menjalani hukuman 15 tahun penjara bersama Leonard Wijaya. Semuanya terasa lebih ringan, tetapi ancaman belum benar-benar berakhir.Pintu ruangannya diketuk. Jasmine masuk dengan ekspresi tenang tetapi penuh perhatian. “Ada masalah baru?”Noah menghela napas. “Bulharm mencoba mengambil saham mayoritas dari tangan investor kecil. Mereka ingin menguasai Dirgantara Group.”Jasmine duduk di hadapannya, matanya menatap Noah dengan serius. “Apa yang bisa kita lakukan?”

  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO   293. Langkah Baru

    "Kau yakin ingin melakukan ini?"Jasmine menatap Noah dengan sorot mata penuh pertimbangan. Mereka berdiri di tepi pantai, pasir putih lembut di bawah kaki mereka, sementara ombak berkejaran menuju bibir pantai. Angin laut menerpa wajah mereka dengan lembut, membawa aroma asin yang khas.Noah menatapnya dalam, menggenggam tangannya erat. "Aku tidak pernah lebih yakin dari ini, Jasmine. Kita sudah terlalu jauh untuk kembali. Ini hidup yang kita pilih, dan aku ingin menjalaninya bersamamu."Jasmine menghela napas, membiarkan dirinya tenggelam dalam tatapan pria itu. "Aku juga ingin itu. Aku hanya ingin memastikan bahwa kita tidak akan menyesal."Noah tersenyum kecil, mengangkat tangan Jasmine dan mengecup punggung tangannya lembut. "Tidak ada penyesalan. Hanya masa depan yang akan kita bangun bersama."Jasmine mengangguk, hatinya dipenuhi kehangatan yang tak bisa dijelaskan. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, dia benar-benar merasa berada di tempa

  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO   292. Jalan yang Kita Pilih

    "Kau yakin ingin melakukan ini?"Jasmine menatap Noah dengan sorot mata penuh keyakinan. Mereka berdiri di depan teras rumah kayu mereka, angin laut bertiup lembut membawa aroma asin yang menenangkan. Langit mulai berubah jingga, menandakan sore akan segera berganti malam.Noah tersenyum kecil, menatap mata Jasmine yang penuh dengan harapan. "Aku tidak pernah lebih yakin dari ini, Jasmine. Kita sudah terlalu jauh untuk kembali. Ini adalah awal baru kita."Jasmine mengangguk pelan, menggenggam tangan Noah erat. "Aku hanya ingin memastikan bahwa kita benar-benar meninggalkan masa lalu. Aku ingin hidup kita dipenuhi kebahagiaan, tanpa gangguan."Noah mengusap punggung tangannya lembut. "Dan itu yang akan kita lakukan. Tidak ada lagi yang bisa mengusik kita. Kita memilih jalan kita sendiri."Jasmine menarik napas panjang, menikmati ketenangan yang selama ini sulit mereka dapatkan. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, dia merasa sepenuhnya bebas.

  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO   291. Di Ambang Kepastian

    "Apa kau yakin ingin melakukan ini?"Jasmine menatap Noah dengan sorot mata penuh pertimbangan. Mereka berdiri di depan meja makan kecil di rumah kayu mereka, lilin yang menyala lembut di tengah meja menciptakan suasana hangat. Di luar, suara deburan ombak terdengar tenang, seolah dunia akhirnya memberikan mereka kedamaian setelah sekian lama berjuang.Noah menaruh sendoknya, lalu menatap Jasmine dalam. "Aku tidak pernah lebih yakin dari ini, Jasmine. Aku ingin hidupku bersamamu, tanpa ada gangguan dari siapa pun."Jasmine menggigit bibirnya, lalu menundukkan kepala. "Aku hanya ingin memastikan bahwa kita benar-benar siap. Aku tidak ingin ada lagi yang mengganggu kita."Noah tersenyum, mengulurkan tangannya dan menggenggam tangan Jasmine dengan lembut. "Tak ada yang bisa mengganggu kita lagi. Ini adalah awal baru kita."Jasmine menghela napas, lalu mengangguk. "Baiklah, kalau begitu kita jalani bersama."Di tempat lain, dalam d

  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO    290. Menyusun Masa Depan

    "Apa kau benar-benar ingin melakukan ini?"Jasmine menatap Noah dengan serius, mencoba mencari keraguan di matanya. Mereka berdiri di depan sebuah rumah kayu kecil yang berada di atas bukit, menghadap ke laut biru yang berkilauan. Angin menerpa wajah mereka dengan lembut, membawa aroma asin khas pantai.Noah tersenyum, memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana. "Aku tidak pernah lebih yakin dari ini, Jasmine. Aku ingin tempat ini menjadi awal baru bagi kita."Jasmine menghela napas, matanya kembali menatap rumah sederhana yang berdiri kokoh di hadapan mereka. "Aku tidak menyangka kau ingin menetap di sini. Aku pikir kau lebih suka kehidupan kota."Noah melangkah mendekat, meraih tangan Jasmine dan menggenggamnya erat. "Kota hanya penuh dengan ingatan tentang masa lalu. Aku ingin sesuatu yang segar, yang benar-benar milik kita. Di sini, kita bisa membangun sesuatu tanpa ada yang mengusik."Jasmine mengangguk pelan, merasakan ketulusan dalam ka

  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO   289. Langkah Baru

    "Kau yakin dengan keputusan ini?"Jasmine menatap Noah dengan mata penuh keyakinan. Mereka berdiri di balkon vila yang menghadap ke laut biru jernih, angin sepoi-sepoi mengibarkan helaian rambutnya. Suasana di tempat itu begitu tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota yang selama ini membebani mereka.Noah memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana, menatap hamparan air yang tenang. "Aku tidak pernah lebih yakin dari ini. Kita sudah melewati terlalu banyak hal untuk terus melihat ke belakang. Ini waktunya untuk benar-benar melangkah maju."Jasmine mengangguk pelan. "Aku setuju. Tapi aku juga ingin memastikan bahwa kita tidak terburu-buru. Aku ingin semua ini nyata, bukan sekadar pelarian dari masa lalu."Noah berbalik, meraih tangan Jasmine dan menggenggamnya erat. "Jasmine, aku tidak akan pernah menjadikan ini sebagai pelarian. Aku ingin kita membangun sesuatu yang baru. Bersama."Jasmine menatap matanya dalam-dalam, mencari ketulusan di sana, dan

  • Menjadi Ibu Pengganti untuk Anak CEO   288. Cahaya di Ujung Perjalanan

    "Akhirnya, kita bisa benar-benar bernapas lega."Jasmine menatap ke luar jendela apartemen mereka, mengamati pemandangan kota yang berkilauan di bawah sinar bulan. Lampu-lampu jalan bersinar lembut, menciptakan bayangan samar di permukaan kaca. Udara malam yang sejuk menyelinap masuk melalui celah jendela, membawa aroma hujan yang tersisa di aspal.Tangannya menggenggam cangkir teh hangat, uap tipis mengepul, menebarkan aroma melati yang menenangkan. Pikirannya masih mencoba mencerna kenyataan bahwa semua ini telah berakhir. Tidak ada lagi ancaman dari Zora, tidak ada lagi bayang-bayang Leonard yang menghantui kehidupan mereka. Untuk pertama kalinya, dunia terasa lebih damai.Langkah kaki terdengar mendekat. Lalu, Noah melingkarkan lengannya di pinggang Jasmine, menariknya ke dalam dekapan hangatnya. Tubuhnya kokoh, dan aroma khasnya—maskulin dengan sedikit wangi sandalwood—begitu familiar, membuat Jasmine tanpa sadar menghela napas pelan."Ap

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status