Share

Bab 604

Author: Miana
Aku membuka ponselku dan melihat pesan yang dikirim oleh Cindy lagi.

Kali ini dia mengetik kata-kata yang panjang.

[Aku baru saja mengantarkan makanan untuk Kak Zayn dan dia sangat menyukainya. Dia bahkan juga memuji keterampilan memasakku.]

[Kak Zayn bahkan memintaku untuk memijat bahunya. Huh, meskipun Kak Zayn bilang dia mencintaimu, dia tetap tidak bisa menolakku.]

[Kamu tidak perlu menunggunya malam ini. Kak Zayn kemungkinan akan pulang pada larut malam, karena dia memintaku untuk menemaninya.]

Aku tersenyum dengan sinis setelah membaca pesan ini.

Cindy sungguh sangat kekanak-kanakkan.

Aku tidak membalas pesan Cindy dan hendak mematikan ponselku untuk melanjutkan tidurku, tapi dia kembali mengirim pesan padaku.

[Bagaimana? Apakah kamu merasa sedih?]

[Audrey, Kak Zayn adalah milikku.]

Aku mendengus, lalu membalas pesannya.

[Zayn sudah kasih tahu padaku kalau kamu membawakan makan malam untuknya, dia bilang dia tidak makan makananmu dan pesan makanan dari luar.]

[Selain itu, aku bar
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 605

    Hatiku semakin terasa cemas karena Zayn tidak meneleponku.Zayn meneleponku saat aku sedang merasa cemas.Aku segera berjalan ke arah jendela untuk menjawab panggilanku, tapi aku melihat sebuah sosok yang familier di lantai bawah.Aku mengerutkan keningku.Kenapa ibuku juga datang ke rumah sakit?Bukankah ibuku mengatakan jika dia ingin berbelanja dengan temannya?"Audrey ...."Panggilan sudah tersambung pada saat ini, aku mendengar suara Zayn yang terdengar lelah."Maaf, kondisi ibuku tiba-tiba memburuk. Aku tidak bisa menemanimu hari ini."Jantungku berdetak dengan cepat, "Apa yang terjadi pada Ibu?""Penyakitnya kambuh lagi. Kamu tidak perlu khawatir, aku akan berjaga di sini.""Hm, nanti aku akan pergi ke sana. Kamu tidak perlu mengkhawatirkanku.""Baik, hati-hati di jalan."Suasana hatiku sangat berat setelah memutuskan panggilan.Apa yang terjadi pada ibu Zayn?Apakah penyakitnya kambuh lagi karena kejadian kemarin?Sepertinya kondisinya tidak terlalu baik jika didengar dari nada

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 606

    Aku langsung berkata seperti itu setelah memasuki kantor dokter.Ibuku menatapku dengan terkejut, lalu berkata dengan suara yang bergetar, "Audrey, ke ... kenapa kamu ada di sini?"Aku menatap ibuku dengan tatapan berkaca-kaca, hatiku terasa sangat sedih pada saat ini.Pantas saja terdapat tatapan sedih di mata ibuku.Pantas saja ibuku selalu mengatakan jika dia tidak ingin berpisah dengan kami.Aku mengira ibuku merasa sangat sedih karena perselingkuhan ayahku, tapi ternyata ibuku mengidap penyakit.Pada saat itu kami tidak berada di sisi ibuku, sedangkan ayahku juga berselingkuh. Aku tidak tahu betapa tidak berdaya dan takutnya ibuku pada saat itu.Aku memeluk ibuku, lalu berkata sambil tersedak, "Ibu, kenapa bisa seperti ini? Kenapa Ibu tidak memberitahuku dari awal?"Ibu menepuk punggungku, lalu berkata sambil menangis, "Penyakit ini sudah tidak bisa disembuhkan, bagaimana aku bisa memberitahu kalian?""Harapan terbesar Ibu pada saat ini adalah kamu dan Irvin bisa menjalani kehidup

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 607

    Sebaliknya aku merasa sedih.Aku sudah mengetahui jika ibuku tidak ingin menggunakan ginjal anak-anaknya."Sudahlah, Audrey. Ayo kita pulang.""Ibu selalu minum obat akhir-akhir ini yang membuat kondisiku terkontrol dengan baik, Ibu baik-baik saja.""Selain itu dokter juga bilang kalau dia sudah mengajukan permintaan ginjal untukku di sistem dan akan selalu mencari ginjal yang cocok untukku.""Dokter akan segera melakukan operasi transplantasi begitu menemukan ginjal yang cocok.""Jadi, kamu tidak perlu khawatir. Mungkin saja pihak rumah sakit sudah menemukan ginjal yang cocok untukku saat itu."Aku mengetahui jika ibuku sengaja berkata dengan begitu optimis demi menghiburku.Agar tidak semakin membebani ibuku, aku berusaha untuk menekan perasaan sedih di dalam hatiku dan berkata sambil tersenyum, "Ucapan Ibu benar, Ibu adalah orang yang sangat beruntung. Aku yakin Ibu akan menemukan ginjal yang cocok."Ibuku tersenyum pada saat ini.Ibuku menyentuh perutku dan berkata, "Hal yang membu

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 608

    Di dalam kamar, aku menceritakan situasi ibuku pada Irvin dengan berat hati.Kemudian aku menceritakan perselingkuhan ayahku padanya.Irvin langsung tertegun di tempat, terlihat jelas jika dia masih belum bereaksi pada saat ini.Setelah beberapa saat berlalu, dia baru mengangkat sudut bibirnya dengan kaku, "Audrey, apakah kamu mimpi buruk kemarin malam sampai tidak bisa membedakan alam mimpi dan kenyataan?""Bagaimana mungkin Ibu mengidap penyakit itu? Selain itu, bagaimana mungkin Ayah bisa berselingkuh?""Jangan bercanda, istirahatlah kalau suasana hatimu sedang buruk, jangan buat dirimu merasa panik.""Aku sama sekali tidak bisa ditakuti olehmu lagi."Rongga mataku memerah, mataku bahkan berkaca-kaca pada saat ini.Aku juga berharap jika ini semua hanyalah sebuah mimpi. Setelah terbangun dari mimpi, kita semua masih bisa berkumpul dengan bahagia.Keluarga Turner masih tetap berada dalam masa kejayaannya, suasana keluarga masih sangat hangat dan setiap anggota keluarganya masih sehat

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 609

    Irvin tidak mengatakan apa pun, dia hanya menyerahkan selembar kertas padaku.Hanya saja hasilnya tetap tidak cocok.Aku melangkah mundur dengan putus asa.Kenapa bisa seperti ini?Jika kami saja tidak cocok, maka ginjal siapa yang cocok dengan ibuku?Ibuku sudah menebak jawabannya dari ekspresi kami.Ibuku menghela napas lega dan berkata dengan optimis, "Tidak apa-apa, ada banyak orang yang mendonorkan ginjalnya setiap tahun. Rumah sakit juga punya sistem yang besar dan waktunya juga masih panjang, kita pasti bisa menemukan ginjal yang cocok untukku."Aku dan Irvin saling bertatapan tanpa mengatakan apa pun.Suasana di dalam ruangan terasa sangat berat.Ibuku menghela napas, lalu berkata sambil tersenyum padaku dan Irvin, "Ini bukan masalah besar. Kalian mau makan apa malam ini? Ibu akan memasaknya untuk kalian."Ibuku berkata sambil berjalan ke dapur.Irvin tidak mengatakan apa pun, dia hanya duduk dengan lelah di atas sofa.Aku mengerutkan bibirku, lalu pergi ke dapur dengan ibuku.

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 610

    "Kak Zayn, dialah yang buat Bibi marah kemarin.""Kondisi Bibi baik-baik saja sebelum dia datang, dialah yang buat Bibi marah sampai menangis, lalu penyakit Bibi kambuh lagi."Aku menatap Cindy dengan dingin, "Kamu sendiri yang tahu apakah aku atau kamu yang buat Ibu marah.""Apakah aku perlu membantumu mengingat perbuatanmu kemarin?""Tidak usah bicara omong kosong, aku selalu menuruti ucapan Bibi dan Bibi juga menyukaiku.""Sebaliknya Bibi akan kesal setiap kali melihatmu, tapi kamu malah menjenguknya setiap hari yang membuatnya semakin kesal.""Siapa lagi kalau bukan kamu yang buat Bibi marah?!""Sudah cukup!"Zayn menyela ucapan Cindy dengan datar.Zayn berkata dengan tenang, "Ibuku perlu beristirahat dengan tenang, aku harap kamu tidak buat keributan di sini!""Aku buat keributan? Kak Zayn, aku sedang memberitahumu kalau wanita ini adalah orang yang jahat. Selama dia berada di sini, kondisi Bibi tidak akan pernah membaik."Zayn mengabaikan Cindy, lalu menarikku untuk berjalan kelu

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 611

    Ibuku melahirkanku dan membesarkanku, tapi aku tidak bisa menyelamatkannya.Agatha masih belum sadar saat aku dan Zayn kembali ke kamar pasien, sedangkan Cindy sedang menelepon di dalam kamar mandi.Aku tidak tahu Cindy sedang berbicara dengan siapa, tapi dia sengaja merendahkan suaranya.Aku samar-samar mendengarnya berkata, "Ah, itu adalah kabar yang buruk. Aku juga tidak tahu bagaimana harus menghiburmu, kamu harus jaga dirimu baik-baik.""Tidak usah khawatir. Ilmu kedokteran sangat maju sekarang, penyakitmu pasti bisa disembuhkan.""Hm, sampai jumpa lagi. Kamu istirahatlah lebih awal, aku akan menjengukmu kalau punya waktu luang."Cindy tidak bisa menyembunyikan senyuman bangga di wajahnya saat berjalan keluar dari kamar mandi.Hal ini membuatku curiga jika orang yang baru saja bertelepon dengan Cindy adalah musuhnya atau orang yang tidak dia anggap sebagai teman.Pihak lain sepertinya menderita sebuah penyakit jika didengar dari percakapan mereka sebelumnya.Hanya saja, Cindy terl

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 612

    Saat melihat Zayn sudah sepenuhnya percaya jika Cindy sudah berubah, tidak baik bagiku untuk mengatakan apa pun lagi.Tidak peduli bagaimanapun juga, aku tetap harus mewaspadainya.Zayn berjaga di dalam kamar pasien sampai tengah malam. Tapi dia takut aku merasa lelah, jadi Zayn memanggil perawat untuk menjaga Agatha. Kemudian dia membawaku kembali ke vila.Zayn sudah bekerja tanpa henti selama beberapa hari ini, ditambah dengan penyakit Agatha. Hal ini membuat Zayn merasa lelah secara fisik dan mental.Aku berbaring di tempat tidur bersama Zayn. Zayn memelukku dan tertidur tidak lama kemudian.Zayn tidur dengan nyenyak, bahkan napasnya terdengar sangat berat.Aku membalikkan tubuhku di dalam pelukan Zayn, kemudian menyentuh alisnya dengan jariku.Meskipun Zayn sedang tidur, alisnya tetap berkerut dengan erat.Aku membelainya beberapa kali untuk menghilangkan kerutan di alisnya.Aku menghela napas, kemudian mencium sudut bibirnya dengan lembut.Semoga ibu kami bisa baik-baik saja.Kees

Latest chapter

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 647

    "Ingat kirim pesan padaku setiap hari. Kalau ada waktu, telepon aku.""Betapa pun sibuknya aku, aku akan mengangkat teleponmu.""Ya."Keengganan Zayn membuat hatiku luluh.Pada saat ini, aku sepenuhnya merasakan cintanya yang begitu kuat.Namun cintanya tampak bercampur dengan sedikit kekhawatiran.Hatiku juga mulai merasa agak sedih serta gelisah.Aku bertanya padanya, "Apa yang kamu khawatirkan? Apa karena operasi ibumu?"Zayn menggelengkan kepalanya. "Dokter bilang untuk jenis operasi ini, selama ginjalnya cocok, tingkat keberhasilannya sangat tinggi.""Lalu apa yang kamu khawatirkan?" Aku bisa dengan jelas merasakan ketakutannya.Jadi aku tidak mengerti, selain penyakit ibunya, apa lagi yang ditakutkan oleh orang seperti dia?Zayn menatapku dengan serius, membelai pipiku dan berbicara dengan suara yang keras."Tidak apa-apa. Aku hanya merasa sedikit tidak nyaman. Aku khawatir tidak akan bisa melihatmu lagi.""Dasar bodoh!"Aku melemparkan diriku ke dalam pelukannya, memeluk pinggan

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 646

    Malam harinya, Zayn datang untuk makan malam bersamaku.Zayn pertama-tama pergi ke bangsal untuk menjenguk ibuku lalu membawa aku ke restoran yang sudah direservasi terlebih dahulu.Tahun ini bisa dikatakan sebagai tahun terdingin di Kota Jenara.Angin dingin yang menggigit terasa bagai pisau yang menyayat wajah orang.Zayn menutupiku dengan syal sambil menuntunku ke dalam mobil.Akhir-akhir ini aku tidak sering mengunjungi ibunya karena urusan ibuku.Aku mengencangkan sabuk pengaman dan bertanya padanya, "Apa akhir-akhir ini ibumu baik-baik saja?"Zayn mengangguk. "Setiap hari menerima suntikan serta perawatan tepat waktu, sekarang hanya menunggu operasi pada tanggal 20 saja."Aku berkata, "Pada tanggal 20, aku mungkin tidak bisa mengunjungi ibumu, aku juga tidak bisa menemanimu sampai operasi ibumu selesai.""Aku mengerti." Zayn memegang tanganku erat sambil tersenyum lembut padaku. "Pada hari itu, ibumu juga harus menjalani operasi. Meskipun kamu adalah istriku dan menantu ibuku, ka

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 645

    "Kamu salah. Aku tidak punya prasangka buruk atau benci padanya. Aku hanya ingin tahu seperti apa rupa pacarmu.""Lalu, bagaimana kalau kamu sudah tahu seperti apa penampilannya?"Kakakku menatapku dengan serius dan ekspresi aneh, seakan-akan sedang marah padaku.Aku memalingkan wajahku lalu berkata dengan tenang, "Aku tidak berencana melakukan apa pun. Katakan saja padaku apakah wanita di foto itu adalah pacarmu.""Ya! Dia pacarku. Meskipun tidak cantik, aku tetap mencintainya.""Di hatiku, dia adalah gadis yang paling polos dan baik hati di dunia."Aku menundukkan mataku untuk melirik ponselku dan berkata padanya, "Lihat lagi, lihat baik-baik, aku akan bertanya sekali lagi, apa dia ....""Audrey, cukup!"Kakakku berdiri dan berkata dengan marah, "Dia pacarku, benar-benar pacarku. Apa kamu puas dengan ini?"Setelah berkata demikian, kakakku berjalan dengan marah ke kamarnya.Aku berbalik untuk berkata, "Kakak sudah mengakui kalau dia adalah pacarmu, maka aku yakin kalau dia benar-bena

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 644

    Wanita yang berada di depanku terlihat sangat biasa.Hidungnya pesek, bibir agak tebal, matanya pun tidak terlalu besar. Secara keseluruhan, memang tidak terlihat cantik sama sekali.Satu-satunya keunggulannya adalah kulitnya sangat cerah.Dia hanya mengenakan sedikit riasan, hanya lipstik warna merah muda.Jadi meskipun fitur wajah serta bentuk wajahnya tidak menonjol, dia sekilas terlihat polos.Namun, penampilan ini sama sekali tidak sesuai dengan selera kakakku.Jadi, kenapa kakakku begitu setia kepada wanita ini, seakan-akan sudah terbius olehnya?"Audrey, apa aku benar-benar jelek? Pasti Bibi tidak akan menyukaiku, 'kan?"Tepat saat aku tengah memikirkan hal itu, wanita di depanku tiba-tiba bertanya dengan cemas.Aku kembali tersadar lalu tersenyum padanya. "Tidak akan, buku tidak menetapkan standar apa pun untuk pemilihan pasangan. Selama kakakku benar-benar menyukai orang itu, pasti akan menyetujuinya.""Kita juga sudah menyiapkan hadiah untukmu. Kita akan memberikannya padamu

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 643

    Herman tersenyum, "Aku cuma mau memperkenalkanmu, dia adalah Audrey yang merupakan adik Irvin.""Ah! Kamu Audrey?"Perawat itu menatapku, lalu berkata dengan cemas dan penuh semangat, "Irvin sering mengungkitmu di depanku, aku juga sangat ingin bertemu denganmu dan Bibi.""Tapi akhir-akhir ini pekerjaanku sangat sibuk, sibuk bersaing untuk mendapatkan posisi, serta sibuk mencari sumber ginjal untuk Bibi. Jadi aku sama sekali nggak punya waktu untuk menemui kalian.""Maafkan aku, aku benar-benar minta maaf karena sudah beberapa kali mengingkari janji. Aku juga selalu ingin minta maaf secara pribadi padamu."Perawat di depanku berkata dengan tulus, yang tidak terdengar seperti sedang berpura-pura.Aku tidak bisa menahan diri untuk berpikir apakah pikiranku terlalu berlebihan?Sebenarnya Sella sama sekali tidak bermasalah, dia memang sangat sibuk sampai mengingkari janji denganku?"Audrey, kamu nggak marah padaku, 'kan?"Saat aku sedang berpikir, perawat di depanku tiba-tiba bertanya deng

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 642

    Setelah tiba di Rumah Sakit Harmoni, aku langsung mendatangi meja resepsionis di bagian rawat inap."Permisi, apakah ada perawat yang bernama Sella di sini?"Perawat itu menatapku, lalu mengangguk, "Benar, ada perawat bernama Sella di sini. Ada apa kamu mencarinya?""Ada masalah pribadi yang mau kukatakan padanya, bolehkah tolong panggil dia untuk bertemu denganku?""Maaf, Nona. Saat ini waktu Sella bekerja, dia sepertinya sedang sibuk.""Kalau begitu aku akan menunggu di sana, tolong kasih tahu aku kalau dia sudah nggak sibuk, terima kasih."Setelah berkata pada perawat, aku duduk di kursi untuk menunggu.Tidak lama kemudian, seseorang memanggil namaku, "Nona Audrey?"Aku tertegun sejenak, aku melihat Herman sedang menghampiriku begitu menoleh.Herman masih mengenakan jas putih, temperamennya terlihat elegan dan lembut. Sepasang kacamata berbingkai emas membuat Herman terlihat seperti orang yang mengetahui sopan santun."Nona Audrey, kenapa kamu datang ke rumah sakit? Apakah kamu data

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 641

    Aku mengabaikannya.Irvin memapahku sambil mengerutkan bibirnya, "Sudahlah, kamu pasti punya kesempatan untuk bertemu dengannya di masa depan. Apa yang kamu takuti?""Minggir!"Aku menepis tangannya dengan marah, lalu berjalan ke depan.Alasan kenapa aku sangat ingin menemui Sella adalah untuk memastikan bahwa tidak ada masalah pada sumber ginjal ibuku.Hanya saja, kakakku sama sekali tidak mengerti.Meskipun aku mengatakan ini padanya, Irvin akan menyalahkanku karena terlalu curigaan dan berprasangka buruk pada pacarnya.Singkatnya, aku sama sekali tidak ingin berbicara dengan Irvin.Otak seseorang yang sudah dibodohi dengan cinta benar-benar sangat menakutkan.Menyebalkan sekali.Irvin mengikutiku sampai ke lantai bawah, dia berlari untuk menarikku saat melihatku terus berjalan ke depan tanpa menoleh ke belakang, "Apa yang kamu lakukan? Ayo, aku akan mengantarmu pulang."Aku menghempaskan tangannya, "Nggak perlu, kamu pulang sendiri saja!""Huh, apa lagi yang mau kamu lakukan?!"Irvi

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 640

    Aku kembali menatap rumah ini.Jika dilihat dari lingkungan rumah ini, Sella sepertinya adalah perempuan yang mencintai kebersihan dan menjalani kehidupan yang elegan.Kalau bukan karena Sella selalu mengingkari janji dan bertindak dengan misterius, aku juga tidak ingin mencurigainya.Hanya saja, sebentar lagi aku akan segera bertemu dengannya!Saat berpikir seperti ini, aku menatap ke arah kamar tidur utama.Hanya saja, aku melihat Irvin berjalan keluar dari kamar dengan ekspresi kecewa pada detik berikutnya.Aku mengerutkan keningku, kurang lebih sudah mengetahui apa yang telah terjadi.Aku menghampiri Irvin, lalu mengangkat sudut mulutku, "Dia nggak ada di dalam, 'kan?"Irvin tidak mengatakan apa pun.Aku mendengus, "Terlihat jelas kalau dia melakukan kesalahan dan nggak berani menemui kita.""Jangan bicara seperti itu."Irvin masih membela wanita itu, "Sella punya urusan mendadak, jadi dia nggak bisa menunggu kita di rumah, dia bahkan meninggalkan catatan untukku.""Dia juga kirim

  • Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku   Bab 639

    Irvin menyipitkan matanya, lalu menatapku dengan tatapan tidak puas, "Lihatlah, kamu mulai curigaan lagi. Kampung Sella memang di desa pegunungan, tapi itu nggak berarti keluarganya miskin, nggak berarti Sella juga nggak bekerja, 'kan?""Nenek kita juga tinggal di kota yang terpencil, tapi itu nggak berati Ibu miskin, 'kan?"Aku mengerutkan bibirku tanpa mengatakan apa pun.Ucapannya masuk akal juga.Lupakan saja, aku akan mengetahui situasinya setelah naik ke atas.Irvin membeli beberapa makanan ringan dan buah-buahan.Aku mengeluarkan hadiah dari dalam mobil, lalu memasuki apartemen bersamanya.Dekorasi apartemen ini lumayan bagus, seperti dekorasi hotel bintang lima.Kami menaiki lift hingga ke lantai 15.Irvin membawaku ke depan sebuah pintu di ujung koridor.Aku mengira Irvin ingin mengetuk pintu, tapi siapa sangka dia menoleh untuk berkata padaku, "Audrey, ingatlah untuk tersenyum. Jangan pasang ekspresi sedatar ini, kalau nggak Sella akan curiga kalau kamu nggak menyukainya."Ak

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status