Share

Bab 1337

Author: Gina
Bam

Sebelum Jacob sempat sadar, dia sudah dikurung di dalam kamar oleh Howard. Pada saat yang sama, Howard menekan seluruh tubuh Jacob ke pintu.

Jacob menelan ludah dengan gugup.

Apa-apaan ini?!

Dia masih suka wanita!

"Tuan Howard, sebenarnya apa yang ingin kamu bicarakan denganku? Ini terlalu dekat ...."

Jacob tersenyum sambil ingin kabur dari bawah lengan Howard. Namun, Howard langsung menghalangi Jacob dengan mengganti tangannya. Tangannya yang satu lagi mengunci pintu.

Saat Jacob melihat itu, detak jantungnya mencepat.

Apa?!

Apa Howard benar-benar menyukai yang sesama jenis?

Apa yang ingin dilakukannya selanjutnya?

Jangan-jangan Howard ingin menyentuhnya?!

Tidak boleh!

"Tuan Howard! Howard! Sebenarnya apa yang ingin kamu lakukan? Kuperingati kamu, ya. Aku suka wanita. Kamu menjauh dariku!"

Saat Howard mendengar itu, alisnya berkerut. "Apa yang sedang kamu katakan?"

"Bukankah kamu memanggilku ke sini untuk ...."

Howard menatap wajah Jacob, lalu dia langsung tahu apa yang sedang dipi
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1338

    Saat Howard mendengar itu, ekspresinya menjadi masma. "Omong kosong apa yang sedang kamu katakan?""Kalau kamu adalah mata-mata dari pihak musuh, ngapain kamu memperhatikan Violet? Aku memperhatikan Violet karena aku menyukainya. Apa kamu juga menyukainya?"Setelah mendengar perkataan Jacob, Howard tertawa dengan emosi. "Kamu suka Violet?"Walaupun Jacob merasa takut, dia tetap berkata dengan berani, "Ya. Dari awal aku sudah menyatakan perasaanku kepada Violet. Aku juga sudah memberi tahu Charles. Selain itu, Violet sudah mengizinkanku memperhatikannya. Aku punya izin, tapi kamu nggak! Jelas kalau kamu yang bermasalah.""..."Howard menggertakkan giginya. "Apa otak Violet sudah rusak?""Hehehe. Lihat, yang bermasalah kamu, 'kan? Bukan aku." Jacob berkata, "Cepat! Katakan sejujurnya. Kamu suka Violet, 'kan?""Glenn!""Bos."Howard langsung membuka kunci pintu kamar, kemudian mendorong Jacob keluar. Dia berkata dengan sinis, "Seret dia keluar!""Baik, Bos.""Eh! Kamu jangan marah hanya k

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1339

    Debu di kunci tidak tersebar merata. Jelas kalau ada orang yang telah membuka kunci tersebut belakangan ini.Charles mengeluarkan kunci yang sudah lama disiapkannya dan berkata, "Kunci ini sudah seratus tahun dan desainnya sangat rumit. Tanpa kunci, nggak ada yang bisa memasuki aula leluhur keluargaku."Kemudian, Charles membuka gerbang aula leluhur Keluarga Griffin.Aula leluhur dipenuhi dengan papan arwah keturunan Keluarga Griffin. Aula leluhur Keluarga Griffin tampak lebih luas daripada aula leluhur Keluarga Gloria.Violet melihat papan-papan arwah tersebut. Dia baru mengingat setelah dia menikah dengan Charles, dia belum pernah secara resmi mengunjungi leluhur Keluarga Griffin."Ayah, Ibu, Kakek, Nenek, para moyang, aku sudah membawa Vio untuk menjenguk kalian."Nada Charles terdengar lembut. Dia memegang tangan Violet dan Violet menggenggamnya kembali. Violet berkata pada papan arwah, "Ayah, Ibu, Kakek, Nenek, para moyang, aku dan Charles sudah datang untuk mengunjungi kalian. Ak

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1

    "Alat pacu jantung! Cepat! Tingkatkan tegangan listriknya!""Dokter! Pasien mengalami pendarahan hebat! Darah tipe A baru saja diambil dari bank darah!"Seluruh tangan perawat magang itu berlumuran darah. Dia bahkan gemetaran saat berbicara.Bau darah memenuhi ruang operasi.Dia tidak pernah melihat darah sebanyak ini.Pada saat ini, sebuah pikiran terlintas di benaknya.Siapa yang mengambil darah tipe A dari bank darah?Wanita yang sedang berbaring di ranjang rumah sakit ini memiliki wajah pucat dan bibir kering. Penglihatannya pun mulai kabur. "Romeo ....""Apa?""Romeo ...."Kali ini perawat magang itu mendengarnya. Nama yang dipanggil oleh wanita lemah ini adalah Romeo Fernandez.Romeo adalah presiden bisnis paling berkuasa di Kota Poseidon.Dokter itu hampir pingsan. Dia salah menekan nomor tiga kali sebelum akhirnya dia menelepon nomor yang benar. Dia segera berkata kepada orang di ujung telepon, "Tuan Romeo, Nyonya mengalami pendarahan hebat. Tapi, darah di bank darah telah diam

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 2

    Romeo mengikuti arah pandangan Levi.Di dalam kerumunan, gaun merah itu terlihat dengan sangat mencolok.Violet mengenakan gaun panjang berwarna merah anggur. Setiap gerak-gerik serta senyumannya seolah-olah mampu menyentuh hati orang-orang. Kamera media menyorot Violet dan untuk sesaat Violet seperti bintang populer yang sedang berjalan di karpet merah.Violet?Beberapa saat kemudian, Romeo baru sadar kalau itu Violet.Dulu Violet selalu menyukai riasan tipis dan pakaian anggun. Ini pertama kalinya Romeo melihat Violet berdandan seperti ini.Raut wajah Evelyn tampak masam. Ini pertama kalinya dia melihat Violet.Dibandingkan dengan Violet yang menawan dan seksi, dia terlihat terlalu membosankan dan seperti siswa di bawah umur yang belum dewasa."Kak Violet ... sangat cantik."Nada Evelyn terdengar agak iri.Violet juga sudah melihat Romeo dan Evelyn. Dia pun langsung berjalan ke arah mereka.Evelyn mengira Violet yang tidak tahu apa-apa akan merasa canggung ketika dia melihat Evelyn d

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 3

    Karena drama kecil itu, Romeo hanya fokus pada Violet dan dia sama sekali tidak menghiraukan Evelyn.Setelah pelelangan berakhir, Violet bersiap-siap untuk pergi. Namun, dia bertemu dengan Romeo dan Evelyn."Violet, kalau kamu nggak mengerti tentang properti, jangan membuat masalah."Romeo sama sekali tidak segan-segan menegur Violet.Evelyn juga berkata, "Ya, Kak Violet. Perbuatanmu sudah merugikan Grup Fernandez sebanyak 20 triliun."Violet tertawa sebelum dia membalas, "Nona Evelyn sudah salah paham. Aku yang mau membeli tanah itu. Apa hubungannya dengan Grup Fernandez?"Evelyn berkata, "Tapi, itu 20 triliun ....""Hanya 20 triliun. Itu angka kecil bagi kami, apalagi bagi Nona Violet."Muncul suara William dari kejauhan. "Benar 'kan, Nona Violet?"Violet melihat Charles yang berdiri di sebelah William, kemudian dia juga berkata dengan tenang, "Hanya 20 triliun. Itu cuman untuk bermain-main."Dalam sekejap, ekspresi Evelyn menjadi masam.Bagi Romeo, 20 triliun bukanlah apa-apa dan an

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 4

    Dalam sekejap, ruangan menjadi hening. Beberapa detik kemudian, Charles tersenyum dan berkata, "Nyonya Fernandez, nggak boleh memfitnah orang baik, loh.""Benar. Kita semua adalah pengusaha yang bersih," ucap William dengan serius kepada Violet."Apa kalian adalah pengusaha yang bers atau bukan, itu bukan tergantungku. Tapi, aku merasa seharusnya Romeo tertarik."Violet berkata dengan tenang, "Aku hanyalah nona muda yang nggak tahu apa-apa, tapi Romeo berbeda. Kalau aku memberi tahu apa yang barusan kukatakan kepada Romeo, apa itu akan menarik perhatiannya?""Kamu terlalu licik!"William tidak bisa menahan amarahnya.Violet menatap Charles dengan serius dan berkata, "Aku nggak akan bertele-tele. Pinjamkan aku 16 triliun dan aku akan mengembalikan uangmu serta bunganya dalam tiga tahun."William membelalakkan matanya. "Yang benar saja? Apa kamu tahu berapa bunga 16 triliun tiga tahun kemudian? Kalau kamu nggak bisa mengembalikannya, kami rugi 16 triliun. Kamu adalah istrinya Romeo, nant

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 5

    Senyuman di wajah Evelyn langsung menjadi tegang."Kenapa?""Malam ini Tuan Romeo mau membawa Nyonya Fernandez, jadi Nona Evelyn nggak usah ikut."Evelyn memaksakan seulas senyuman sambil berkata, "Ternyata dia membawa Nyonya Fernandez, ya .... Syukurlah. Aku memang nggak mau pergi ....""Itu bagus."Evelyn mencengkeram ponselnya yang sudah mati dan menggigit bibirnya.Teman-teman sekamarnya yang di belakang saling bertatapan."Evelyn, pacarmu nggak membatalkan janjinya denganmu, 'kan?""Dengar-dengar acara malam ini adalah pesta internasional. Bukankah kamu bilang pacarmu mengadakan pesta ini khusus untuk mengajakmu bertemu dengan beberapa pengusaha asing?"Evelyn memaksakan seulas senyuman ketika dia melihat beberapa tatapan curiga itu. "Dia punya satu tamu penting yang harus diajaknya. Aku nggak mau merepotkannya."Evelyn menundukkan kepalanya untuk melihat gaun yang sedang dia pegang dan ekspresinya terlihat sedikit masam.Selama ini Romeo tidak menyukai Violet, kenapa dia tiba-tib

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 6

    Suara Evelyn sangat besar. Dalam sekejap, suasana menjadi hening.Saat Evelyn tersadar, mata semua orang sudah tertuju padanya.Itu termasuk Romeo dan Violet.Sekarang ini, semua orang merasa Evelyn adalah wanita yang kejam dan tidak berpendidikan.Tukang kebun itu membungkuk dan memungut satu per satu mawar yang di lantai. Mulutnya tidak berhenti meminta maaf.Raut wajah Evelyn langsung berubah menjadi masam ketika dia menyadari tatapan semua orang. Lalu, dia buru-buru mengubah ekspresinya. Dia berkata dengan perasaan bersalah, "Maaf, maaf. Aku terlalu panik. Kakek, kamu baik-baik saja, 'kan?"Violet yang berdiri tidak jauh telah melihat pemandangan itu.Meskipun Evelyn ingin memperbaiki kesalahannya, dia sudah terlambat. Dia begitu hanya akan membuat orang merasa dia sedang berpura-pura.Saat ini, Evelyn juga telah memperhatikan Violet yang berdiri di sebelah Romeo."Kenapa dia datang?"Romeo mengernyit.Violet melihat ekspresi Romeo. Sepertinya Romeo tidak tahu kalau Evelyn akan dat

Latest chapter

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1339

    Debu di kunci tidak tersebar merata. Jelas kalau ada orang yang telah membuka kunci tersebut belakangan ini.Charles mengeluarkan kunci yang sudah lama disiapkannya dan berkata, "Kunci ini sudah seratus tahun dan desainnya sangat rumit. Tanpa kunci, nggak ada yang bisa memasuki aula leluhur keluargaku."Kemudian, Charles membuka gerbang aula leluhur Keluarga Griffin.Aula leluhur dipenuhi dengan papan arwah keturunan Keluarga Griffin. Aula leluhur Keluarga Griffin tampak lebih luas daripada aula leluhur Keluarga Gloria.Violet melihat papan-papan arwah tersebut. Dia baru mengingat setelah dia menikah dengan Charles, dia belum pernah secara resmi mengunjungi leluhur Keluarga Griffin."Ayah, Ibu, Kakek, Nenek, para moyang, aku sudah membawa Vio untuk menjenguk kalian."Nada Charles terdengar lembut. Dia memegang tangan Violet dan Violet menggenggamnya kembali. Violet berkata pada papan arwah, "Ayah, Ibu, Kakek, Nenek, para moyang, aku dan Charles sudah datang untuk mengunjungi kalian. Ak

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1338

    Saat Howard mendengar itu, ekspresinya menjadi masma. "Omong kosong apa yang sedang kamu katakan?""Kalau kamu adalah mata-mata dari pihak musuh, ngapain kamu memperhatikan Violet? Aku memperhatikan Violet karena aku menyukainya. Apa kamu juga menyukainya?"Setelah mendengar perkataan Jacob, Howard tertawa dengan emosi. "Kamu suka Violet?"Walaupun Jacob merasa takut, dia tetap berkata dengan berani, "Ya. Dari awal aku sudah menyatakan perasaanku kepada Violet. Aku juga sudah memberi tahu Charles. Selain itu, Violet sudah mengizinkanku memperhatikannya. Aku punya izin, tapi kamu nggak! Jelas kalau kamu yang bermasalah.""..."Howard menggertakkan giginya. "Apa otak Violet sudah rusak?""Hehehe. Lihat, yang bermasalah kamu, 'kan? Bukan aku." Jacob berkata, "Cepat! Katakan sejujurnya. Kamu suka Violet, 'kan?""Glenn!""Bos."Howard langsung membuka kunci pintu kamar, kemudian mendorong Jacob keluar. Dia berkata dengan sinis, "Seret dia keluar!""Baik, Bos.""Eh! Kamu jangan marah hanya k

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1337

    BamSebelum Jacob sempat sadar, dia sudah dikurung di dalam kamar oleh Howard. Pada saat yang sama, Howard menekan seluruh tubuh Jacob ke pintu.Jacob menelan ludah dengan gugup.Apa-apaan ini?!Dia masih suka wanita!"Tuan Howard, sebenarnya apa yang ingin kamu bicarakan denganku? Ini terlalu dekat ...."Jacob tersenyum sambil ingin kabur dari bawah lengan Howard. Namun, Howard langsung menghalangi Jacob dengan mengganti tangannya. Tangannya yang satu lagi mengunci pintu.Saat Jacob melihat itu, detak jantungnya mencepat.Apa?!Apa Howard benar-benar menyukai yang sesama jenis?Apa yang ingin dilakukannya selanjutnya?Jangan-jangan Howard ingin menyentuhnya?!Tidak boleh!"Tuan Howard! Howard! Sebenarnya apa yang ingin kamu lakukan? Kuperingati kamu, ya. Aku suka wanita. Kamu menjauh dariku!"Saat Howard mendengar itu, alisnya berkerut. "Apa yang sedang kamu katakan?""Bukankah kamu memanggilku ke sini untuk ...."Howard menatap wajah Jacob, lalu dia langsung tahu apa yang sedang dipi

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1336

    Dylan tampak sakit hati. Dia memelototi William, tapi William tidak takut sama sekali. "Tuan Dylan, kamu harus memahami situasimu saat ini. Kami ini baik hati, makanya kami membiarkanmu bicara di sini. Kalau kami kejam sedikit saja, kami akan memaksamu untuk membayar utangmu dan seharusnya kamu sudah melompat dari gedung sekarang.""Kenapa kamu cerewet sekali?" Gwen berkata, "Apa kamu nggak bisa menutup mulutmu?"Karena Gwen sudah bersuara, saat ini William benar-benar menutup mulutnya.Saat ini, Violet menoleh ke Aaron yang sedang sibuk di dapur dan berkata, "Aaron, antar Tuan Dylan ke atas. Antar Tuan Dylan ke kamar tamu yang paling dalam. Dia nggak suka diganggu.""Baik, Nona Violet."Ketika Aaron berjalan mendekat, bekas pukulan Violet di leher Aaron sebelumnya masih terlihat jelas. Howard meliriknya sekilas dan langsung tahu kalau Violet sengaja mengusir Aaron.Setelah Aaron dan Dylan naik ke atas, baru Violet menatap William. "Tuan Muda William, buku akuntansinya."William merent

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1335

    "Apa? Kamu nggak tahu? Kamu nggak tahu, tapi kamu melakukan begitu banyak hal-hal yang nggak bermoral?""Hal-hal nggak bermoral apa yang kulakukan?" Dylan bertanya dengan nada sinis, "Kalian lebih baik dalam melakukan hal-hal nggak bermoral, terutama orang yang berada di lantai atas."Saat ini, semua orang menoleh ke lantai dua.Howard sedang berdiri di tangga lantai dua. Melihat semua orang menatapnya, alisnya pun berkerut.Tatapan sinis Howard pun segera tertuju pada Dylan.William berdeham sebelum berkata, "Em .... Mengakui kesalahan dan memperbaiki diri sendiri adalah hal yang sangat baik. Howard telah membuka lembaran baru dan kini menjadi orang kami.""Siapa bilang aku membuka lembaran baru?"Howard menuruni tangga. Dia duduk di sofa dengan malas dan berkata, "Aku hanya sedang memulihkan diri di sini. Aku nggak bilang aku sudah menjadi orang kalian.""Itu sama saja. Pokoknya, di mata orang luar kamu adalah orang kami sekarang. Kalau nggak, kamu pindah keluar. Kamu sudah kehilanga

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1334

    Dylan merasa kesal dengan kata-kata Violet. Dia berkata, "Siapa yang akan menolak uang? Terlebih lagi, selalu ada langit di atas langit. Tak peduli seberapa besar Keluarga Dawson, kami nggak sebaik empat keluarga besar. Siapa yang nggak ingin menjadi yang terbaik?""Baiklah. Anggap apa yang kamu katakan benar. Keluarga Dawson menginginkan itu, makanya kalian mengincar harta karun Kota Poseidon. Tapi, orang yang bekerja sama denganmu nggak mungkin membuat begitu banyak rencana hanya karena alasan-alasan itu, 'kan?"Saat mendengar itu, Gwen dan William melihat Violet dengan terkejut. Sedangkan Agnes dan Jacob tampak bingung.Apa?Bekerja sama?Keluarga Dawson bekerja sama dengan orang itu?Suasana langsung menjadi hening.Dylan menatap Violet untuk beberapa saat sebelum berkata, "Apa yang sedang kamu katakan?""Dulu aku terus berpikir. Jarak Keluarga Dawson nggak termasuk dekat dengan Kota Poseidon. Kenapa Keluarga Dawson bisa tahu tentang rahasia Kota Poseidon? Dan waktu itu Keluarga Li

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1333

    Mata semua orang langsung tertuju pada Jacob.Jacob tidak bisa bersembunyi meskipun dia mau.Dia tidak pernah menyangka ayahnya akan membawa Dylan kemari.Ketika Romeo mengantarkan Dylan di depannya dulu, dia langsung berkata carikan tempat tinggal untuk Dylan. Romeo tidak bisa menampakkan dirinya dan bertanya pada Dylan, jadi dia meminta Sherman yang melakukannya.Jadi, pada beberapa waktu itu, Jacob menyamar sebagai Sherman dan muncul di depan Dylan."Ka ... kalian jangan melihatku."Jacob merasa sedikit bersalah dan berkata, "Ini nggak ada hubungannya denganku. Aku nggak tahu apa-apa.""Tuan Knowles, tindakanmu ini kurang tepat, 'kan? Dari awal kamu sudah tahu tentang rahasia Kota Poseidon, jadi kenapa dari awal kamu nggak memberi tahu kami?""Ya, kami sampai harus berkeliling."Gwen dan William menatap Jacob, sedangkan Agnes tampak bingung. Dia sama sekali tidak paham apa maksud Dylan.Jacob memandang Violet untuk meminta bantuan.Violet tahu Jacob keluar kali ini dengan identitasn

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1332

    Charles mengangkat tangan. "Bawa mereka pergi.""Baik."Pengawal Kediaman Edris sudah melangkah maju. Beberapa pengawal Keluarga Knowles ini bukanlah lawan pengawal Kediaman Edris. Pemimpin pengawal juga tidak berani merebut orang di depan Charles. Dia tahu ini sudah kehormatan terbesar yang ditunjukkan Violet kepada Keluarga Knowles. Kalau tidak, tadi mereka sudah bertengkar di dalam rumah.Pemimpin pengawal terdiam untuk beberapa saat, kemudian berkata pada Charles, "Kami akan pulang untuk menanyakan pendapat Tuan Besar. Kalau Tuan Besar bersikeras, kami akan datang ke Kota Poseidon lagi."Charles tidak mendongak, tapi dia mengangguk. "Silakan."Perintah istrinya sudah dilaksanakannya. Hal lain tidak ada hubungan dengannya.Charles menuntun orang kembali ke Kediaman Edris.Jacob dan Agnes menangis. "Hueee! Aku kira aku akan pulang ke rumah dan menjalani kehidupan yang membosankan itu! Untung aku nggak pulang! Kalau nggak, aku akan mati kebosanan!""Huaaa! Aku kira aku akan pulang ke

  • Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali   Bab 1331

    Namun, kemudian William mengangkat rambut orang itu. Dia langsung tahu siapa orang ini."Eh! Bukankah ini Dylan Dawson yang selama ini kita cari?"Setelah lama tidak bertemu, Dylan benar-benar dirawat dengan baik oleh Keluarga Knowles. Tubuhnya yang awalnya kurus kini tampak agak kuat. Dibandingkan sebelumnya, Dylan jauh lebih tenang.Violet mendekat, lalu berkata, "Apa kamu masih ingat utangmu padaku?"Saat utangnya diungkit, Dylan menjadi emosional. Melihat Dylan ingin berdiri, dua pengawal itu segera menekan Dylan. "Diam!"Saat ini Dylan sudah tidak bergerak. Violet juga sudah memastikan identitas Dylan, baru dia berkata pada kedua pengawal, "Sepertinya Tuan Besar Knowles sangat tulus. Dia mengantarkan musuh kami agar kami melampiaskan amarah.""Tuan besar kami bilang orang ini memiliki sesuatu yang diinginkan Nona Violet. Tapi, apa Nona Violet bisa mendapatkannya atau nggak tergantung pada Nona Violet."Setelah Violet mendengar itu, dia mengangguk dan berkata, "Itu benar.""Violet,

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status