Share

Chapter 186

Author: Ramdani Abdul
last update Last Updated: 2025-04-03 22:30:14

Mobil meninggalkan hotel, melaju kencang di jalan raya. Mobil-mobil polisi tampak berlalu lalang di beberapa ruas jalan. Beberapa berandal tampak digiring menuju mobil.

Althon mengamati keadaan jalan. “Para polisi melakukan pemeriksaan yang sangat ketat pada setiap kendaraan yang memasuki dan keluar dari kota. Mereka juga menangkap para berandal yang berkeliaran di pusat kota.”

Althon menggelengkan kepala saat Brody tertidur di sampingnya. “Sampai kapan kau akan terus tertidur, Brody? Kau harus bersiap untuk berlatih. Bukankah kau ingin bergabung dengan pasukan?”

Brody seketika terbangun, mengucek mata, menguap beberapa berkali-kali. “Aku tidak tertidur. Aku hanya sedang beristirahat. Kursi ini membuatku mengantuk.”

Brody menoleh ke samping, mengamati beberapa mobil. “Apa kita sedang diikuti sekarang? Aku melihat beberapa mobil mengikuti kita.”

“Kau tidak perlu mengkhawatirkan hal itu, Brody. Bos memerintahkan mereka untuk mengikuti kita sampai ke lokasi,” jawab Althon.

“Benarkah?” B
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 187

    Ronny, Gon, Glen, dan semua anggota Red Sting sontak terkejut. Mereka bergegas berdiri, bersiaga penuh.“Sial!” gumam Ronny dan Gon saat melihat sesosok pria bertopeng di tengah-tengah mereka. Anggota Red Sting tampak ciut ketika mengingat kejadian di gedung. “Dasar brengsek! Siapa kau?” bentak Glen seraya menghunus pisau. “Apa kau adalah musuh yang ingin menangkap kami?”Glen memberi tanda pada bawahannya untuk menyerang. Ia melompat mundur, mengambil pistol dari saku celana. Sosok bertopeng itu menghindari semua serangan. Ia menumbangkan para bawahan Glen dalam waktu singkat. “Sial!” Glen melesatkan beberapa tembakan. “Kenapa kalian hanya diam saja saat musuh menyerang, brengsek? Apa kalian sudah menjadi pengecut sekarang?”Sosok bertopeng itu melayangkan pukulan ke wajah Glen hingga pria itu terlempar dan ambruk di tumpukan kotak kayu. Ronny, Gon, dan anggota-anggota Red Sting terkejut, masih berada di posisi mereka. “Sial!” Glen meringis kesakitan, menyeka darah di hidung dan

    Last Updated : 2025-04-04
  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 188

    “Aku sama sekali tidak bersalah!” teriak Res saat para polisi membawanya ke luar ruangan. Ia akan menemui Rudy di dalam kamar, tetapi para polisi justru menangkapnya. “Aku tidak bersalah! Semua ini fitnah!”Di waktu yang sama, para polisi juga menangkap Ton dan para pemilik restoran yang lain di lokasi berbeda. Rudy dan Tessa bergegas turun dari ranjang saat mendengar teriakan. Mereka terkejut saat para polisi membawa Ton dan Res.“Aku tidak melakukan apa pun! Aku hanya menjaga keponakanku sejak semalam di rumah sakit ini! Aku tidak bersalah! Aku tidak memiliki hubungan dengan para berandal itu!” Ton memekik saat para polisi menyeretnya ke luar ruangan. Ia memelotot tajam saat bertemu dengan Res. “Semua ini salahmu, Res!” bentak Ton seraya memberontak. “Kau adalah dalang di balik semua kejahatan pada restoran dan dua berandal itu! Aku hanya mengikuti arahanmu!”“Dasar tua bangka sialan! Kaulah yang merupakan otak dari semua kejahatan selama ini, Ton! Aku mengikuti semua rencanamu!”

    Last Updated : 2025-04-04
  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 1

    [Althon, tolong aku][Seorang pria menggangguku][Aku berada di Star Heavan sekarang][Aku takut]Althon bergegas keluar dari kedai makanan ketika mendapatkan pesan dari kekasihnya, Alicia. Ia menaiki sepeda listrik, memakai helm, bersiap pergi.Pemilik kedai tiba-tiba keluar dari pintu. “Ke mana kau akan pergi, brengsek? Kau harus mengantarkan pesanan penting sekarang.”“Maafkan aku, Tuan. Aku harus pergi sekarang. Seorang pria brengsek menganggu kekasihku, dan dia membutuhkanku sekarang.” Althon memacu sepeda listrik ke jalan raya.“Akulah yang membutuhkanmu sekarang! Jika kau tidak kembali dalam hitungan tiga, aku akan memecatmu! Hei!”Althon melemparkan topi ke arah pria botak itu. “Aku berhenti.”Althon mengabaikan ocehan pemilik kedai, menyalip beberapa kendaraan dengan cepat. Ia dan Alicia sudah berpacaran selama empat bulan. Alicia sangat cantik dan menawan, dan ia beruntung karena wanita itu mau menerimanya sebagai kekasihnya meski ia hanya bekerja sebagai pengirim makanan de

    Last Updated : 2025-01-07
  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 2

    “Pergilah, Althon,” ujar Agnes, salah satu sahabat baik Alicia. “Jangan menghancurkan pesta ini dengan kehadiranmu. Lihatlah dirimu. Kami datang dengan pakaian mewah, sedangkan kau datang dengan seragam kerjamu yang kotor dan bau.”“Pergilah sebelum aku menghajarmu!” Kevin, salah satu sahabat Alvin, berteriak. Ia mendadak diam ketika Althon menatapnya tajam.Althon menggertakkan gigi, berusaha mengendalikan napas yang memburu. Ia memang sering mendapatkan perlakukan tidak adil dan dipermalukan di depan umum, tetapi ia tidak menerima hal ini.Althon mendekati Alicia dan Alvin.“A-apa yang akan kau lakukan, brengsek? Pergi dari tempat ini sekarang!” Alvin mundur selangkah. Ia takut saat melihat tatapan dingin Althon. Ia berhenti merundung Althon setelah pria itu menghajar para pengawal dan teman-temannya ketika masa sekolah dulu. Ia hanya berani merundungnya melalui hinaan.“Alicia, apakah kau mempermainkanku selama ini?” tanya Althon.Alicia memutar bola mata. “Jika aku memang memperma

    Last Updated : 2025-01-07
  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 3

    Althon mengembus napas panjang untuk kesekian kalinya. “Dengarkan aku baik-baik, Tuan. Aku sudah menjalani hari ini dengan sangat buruk, dan aku berharap kau tidak membuat hariku menjadi lebih buruk lagi dengan sandiwaramu. Hentikan sandiwaramu dan segera tangkap aku.”“Tuan Muda, kami datang bukan untuk menangkap Anda. Kami datang untuk mengantar Anda bertemu dengan kakek Anda. Kami bukanlah suruhan pria bernama Alvin seperti yang Anda duga,” ujar pria berusia tiga puluh tahunan.Althon memijat kepalanya yang pening. “Kau benar-benar keras kepala.”“Tuan Muda, sentuh cincin Anda selama tiga detik hingga cincin itu bekedip beberapa kali. Anda akan mendapatkan informasi mengenai Anda.”“Berjanjilah untuk berhenti bersandiwara setelah aku melakukan permintaan konyolmu.” Althon menyentuh cincin selama tiga detik. Ia terkejut ketika sebuah layar hologram tiba-tiba muncul di hadapannya. “Apa ini?”Althon menyentuh layar hologram, tetapi tangannya justru menembus layar. Ia membaca informasi

    Last Updated : 2025-01-07
  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 4

    Anthony tiba-tiba berlari dan memeluk Althon sangat erat. Pria tua itu menangis sesegukan. Ia seperti mendapatkan kekuatan setelah mendengar Alan menemukan cucunya yang sudah lama menghilang.Anthony memangis ketika melihat Althon untuk pertama kalinya. Ia sudah mencari cucunya selama bertahun-tahun. Harapannya semakin menipis bersamaan dengan kondisinya yang semakin menurun. Akan tetapi, doanya untuk bertemu dengan Althon akhirnya terkabul.“Althon, aku sangat bahagia kau kembali. Harapanku akhirnya menjadi kenyataan.”“Kakek?” Althon memanggil dengan suara kecil. Ia masih bingung, tetapi ia membalas pelukan Anthony. “Kakek.”Anthony melepas pelukan, menatap Althon lekat-lekat, mengelus pipi cucunya berkali-kali. “Kau sangat mirip dengan ayahmu, Althon.”“A-apa benar aku adalah cucumu?” Althon menoleh pada Alan dan para pengawal yang masih membungkuk. “A-aku … aku ….”“Kau memang cucuku. Kau mewaris fisik ayahmu, tapi kau memiliki mata ibumu.” Anthony menggenggam tangan Althon. “Aku

    Last Updated : 2025-01-07
  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 5

    “Awalnya, aku berencana untuk menjadikan Arthur sebagai pewaris utama keluarga, tetapi rencana itu gagal karena aku terpengaruh oleh hasutan ketiga putraku. Ketika aku mengetahui jika Arthur sama sekali tidak bersalah, aku justru mendapatkan kabar jika Arthur, Adele, dan kau mengalami kecelakaan yang menewaskan kalian bertiga. Namun, aku percaya jika kalian masih hidup, dan itu terbukti dengan kau yang ada di dekatku, Althon.”“Aku … aku sangat terpukul hingga jatuh sakit. Aku mengerahkan semua yang aku bisa untuk mencari keberadaan kalian, tapi aku tidak mendapatkan hasil apa pun. Aku akhirnya tahu jika ketiga putraku yang sudah menghalangi pencarianku. Mereka jugalah dalang di balik kecelakaan yang akan menewaskanmu dan orang tuamu. Aku sangat murka pada mereka, tetapi mereka mengelak jika mereka memfitnah Arthur, mencelaikainya dan keluarganya.”“Mereka memanfaatkan kondisiku yang terus melemeh dan sakit-sakitan untuk mengambil alih seluruh harta kekayaaan keluarga, termasuk kekaya

    Last Updated : 2025-01-07
  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 6

    Anthony kembali ke kamar untuk beristirahat. Sementara itu, Althon mengelilingi rumah bersama Alan dan beberapa pengawal.“Aku pasti akan tersesat jika aku tidak pergi bersamamu, Alan.” Althon berjalan di lorong, menatap lukisan-lukisan, patung, dan guci di sisi kiri dan kanan. Ia masih belum terbiasa dengan kemewahan dan kemegahan mansion ini.“Anda bisa menggunakan bantuan Ansen jika Anda tersesat, Tuan Muda,” ujar Alan.“Aku lupa soal Ansen. Aku belum terbiasa dengan kehidupan baruku.”Althon mengunjungi banyak ruangan, dan ia masih saja terkejut dan terkagum-kagum. “Aku kesulitan mengingat saking banyaknya ruangan di mansion ini.”Althon mengujungi halaman belakang, berjalan di taman belakang, menyentuh air mancur. “Alan, seluas apa mansion ini?”“Mansion Anda seluas Pulau Esa, Tuan Muda.”“Apa?” Althon terkejut. “Maksudmu, Pulau Esa adalah rumahku?”“Pulau Esa adalah pulau ekslusif milik Master Arthur, ayah Anda. Selain itu, Pulau Adu, Pulau Gati, Pulau Pato, dan Pulau Mali juga

    Last Updated : 2025-01-23

Latest chapter

  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 188

    “Aku sama sekali tidak bersalah!” teriak Res saat para polisi membawanya ke luar ruangan. Ia akan menemui Rudy di dalam kamar, tetapi para polisi justru menangkapnya. “Aku tidak bersalah! Semua ini fitnah!”Di waktu yang sama, para polisi juga menangkap Ton dan para pemilik restoran yang lain di lokasi berbeda. Rudy dan Tessa bergegas turun dari ranjang saat mendengar teriakan. Mereka terkejut saat para polisi membawa Ton dan Res.“Aku tidak melakukan apa pun! Aku hanya menjaga keponakanku sejak semalam di rumah sakit ini! Aku tidak bersalah! Aku tidak memiliki hubungan dengan para berandal itu!” Ton memekik saat para polisi menyeretnya ke luar ruangan. Ia memelotot tajam saat bertemu dengan Res. “Semua ini salahmu, Res!” bentak Ton seraya memberontak. “Kau adalah dalang di balik semua kejahatan pada restoran dan dua berandal itu! Aku hanya mengikuti arahanmu!”“Dasar tua bangka sialan! Kaulah yang merupakan otak dari semua kejahatan selama ini, Ton! Aku mengikuti semua rencanamu!”

  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 187

    Ronny, Gon, Glen, dan semua anggota Red Sting sontak terkejut. Mereka bergegas berdiri, bersiaga penuh.“Sial!” gumam Ronny dan Gon saat melihat sesosok pria bertopeng di tengah-tengah mereka. Anggota Red Sting tampak ciut ketika mengingat kejadian di gedung. “Dasar brengsek! Siapa kau?” bentak Glen seraya menghunus pisau. “Apa kau adalah musuh yang ingin menangkap kami?”Glen memberi tanda pada bawahannya untuk menyerang. Ia melompat mundur, mengambil pistol dari saku celana. Sosok bertopeng itu menghindari semua serangan. Ia menumbangkan para bawahan Glen dalam waktu singkat. “Sial!” Glen melesatkan beberapa tembakan. “Kenapa kalian hanya diam saja saat musuh menyerang, brengsek? Apa kalian sudah menjadi pengecut sekarang?”Sosok bertopeng itu melayangkan pukulan ke wajah Glen hingga pria itu terlempar dan ambruk di tumpukan kotak kayu. Ronny, Gon, dan anggota-anggota Red Sting terkejut, masih berada di posisi mereka. “Sial!” Glen meringis kesakitan, menyeka darah di hidung dan

  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 186

    Mobil meninggalkan hotel, melaju kencang di jalan raya. Mobil-mobil polisi tampak berlalu lalang di beberapa ruas jalan. Beberapa berandal tampak digiring menuju mobil. Althon mengamati keadaan jalan. “Para polisi melakukan pemeriksaan yang sangat ketat pada setiap kendaraan yang memasuki dan keluar dari kota. Mereka juga menangkap para berandal yang berkeliaran di pusat kota.”Althon menggelengkan kepala saat Brody tertidur di sampingnya. “Sampai kapan kau akan terus tertidur, Brody? Kau harus bersiap untuk berlatih. Bukankah kau ingin bergabung dengan pasukan?”Brody seketika terbangun, mengucek mata, menguap beberapa berkali-kali. “Aku tidak tertidur. Aku hanya sedang beristirahat. Kursi ini membuatku mengantuk.”Brody menoleh ke samping, mengamati beberapa mobil. “Apa kita sedang diikuti sekarang? Aku melihat beberapa mobil mengikuti kita.”“Kau tidak perlu mengkhawatirkan hal itu, Brody. Bos memerintahkan mereka untuk mengikuti kita sampai ke lokasi,” jawab Althon.“Benarkah?” B

  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 185

    Malam yang panjang akhirnya berganti pagi. Hujan mengguyur deras, disusul angin yang berembus kencang. Banyak kendaraan terjebak macet di beberapa ruas jalan. Beberapa pejalan kaki tampak berlarian untuk berteduh. Di sebuah ruangan, seorang pembaca acara berita sedang memberitakan kerusuhan di Paulcity semalam. Layar menunjukkan banyak fasilitas kota yang rusak, keadaan toko dan bangunan yang menjadi korban penjarahan, sampah yang berserakan di mana-mana serta polisi yang menggiring beberapa kelompok berandal menuju mobil. Mobil polisi dan mobil tentara berpatroli di seluruh sudut kota. Mereka menyebar ke sekeliling kota untuk menangkap para berandal yang masih bersembunyi. Warga tampak berkerumun di beberapa sudut jalan. Para jurnalis mengabarkan kejadian dari lokasi, bertanya pada beberapa warga. Para polisi mengecek setiap kendaraan yang masuk dan keluar dari Paulcity. Glen dan beberapa bawahannya berada di sebuah mobil. Mereka berhasil selamat dari kejaran para berandal setela

  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 184

    “Paman Aaron dan Paman Andy kemungkinan besar akan mengkhianati Ayah. Mereka bisa bekerja sama agar Ayah gagal menjadi ahli waris selanjutnya, atau mungkin mereka akan bekerja sendiri-sendiri. Seperti yang kita tahu, harta kekayaan mendiang Paman Arthur masih berada di bawah kekuasaan kakek sekarang. Jumlahnya sangat fantastis,” jelas Alex.Albert menatap Alex saksama. “Apakah kita harus benar-benar melawan mereka, keluarga kita sendiri?”Alex mengembus napas panjang. “Aku tahu ini hal yang sangat sulit, tetapi kita harus melakukannya jika hal itu adalah satu-satunya cara agar keluarga kita tetap aman.”Albert tiba-tiba tertawa canggung. “Aku sering memukul para berandal atau orang-orang yang membuatku kesal, tetapi aku selalu menahan diri pada saudaraku maupun keluargaku yang lain.”Albert menatap layar. Kerusuhan di Paulcity tidak lagi menarik perhatiannya sekarang. “Jika ayah bisa menyingkirkan mendiang Paman Arthur, dia bisa melakukan hal serupa pada Paman Aaron dan Paman Andy. Ap

  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 183

    Zack mengangguk. “Alan dan pasukannya berhasil menemukan Tuan muda di Asthonia beberapa bulan lalu. Dia tinggal di panti asuhan dan menjalani kehidupan yang sangat sulit.” “Alan.” Raka tersenyum. “Dia bocah dingin yang sangat keras kepala.” Raka tiba-tiba terdiam, memejamkan mata. Ia mengingat waktu kebersamaan dengan Arthur, Adele, dan bayi laki-laki kecil yang sering ia lihat dari kejauhan. Ia tidak bisa memungkiri jika dirinya sangat bahagia mendengarkan kabar ini. “Apakah Master Anthony sudah tahu kebenaran Master Arthur?” tanya Raka. “Master Anthony sudah tahu kebenaran soal fitnah itu. Dia sangat menyesal atas tindakannya dan berusaha untuk memperbaiki kesalahannya. Dia mengirimkan banyak pasukan untuk mencari orang-orang kepercayaan Master Arthur.” Reno terdiam di belakang Raka, mendengarkan saksama. “Pertemuan keluarga akan diadakan dalam waktu dua bulan lagi. Tuan Muda harus menyiapkan bany

  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 182

    Linx, Lex, dan Lung saling menatap tajam. Pasukan mereka bergegas siaga, bersiap untuk bertarung. Suasana mendadak hening dan menegangkan. “Apa yang kalian lakukan di tempat ini, Brengsek?” maki Linx seraya meludah, mengelus pistolnya. “Akulah yang seharusnya bertanya pada kalian berdua.” Lex tersenyum bengis, membersihkan kacamatanya dengan baju sesaat. “Menyingkirlah sebelum aku menghajar kalian hingga mati!”Lung mendadak tertawa. “Berhentilah membual dan segera menyingkir dari hadapanku sekarang juga! Aku tidak memiliki waktu untuk meladeni kalian sekarang.”Linx terdiam saat mendapatkan informasi dari bawahannya yang berada di gedung. “Ronny dan bawahannya memang sempat berada di gedung ini, tetapi mereka sepertinya sudah meninggalkan gedung sebelum kedatanganku.”Linx menatap Lung dan Lex saat bawahannya memberikan informasi lain. “Terdapat jejak darah dan serpihan kaca di lantai. Mereka tampaknya bertarung dengan kelompok lain.”Linx mengepalkan tangan erat-erat. “Sial, siapa

  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 181

    “Sial" geram Ryan saat mengingat pembicaraannya dengan sosok bertopeng di gedung tadi. “Dia sudah menghinaku! Aku tidak mampu membalas ucapannya saat dia mengancam akan mencelakai Bos Raka dan Bos Reno,” gumamnya. Ronny melirik Ryan, mengamati jalan raya. “Ayah tampaknya sangat kesal. Dia muncul tak lama setelah pria bertopeng itu menyerangku dan yang lain. Aku tidak berani bertanya sekarang. Para bawahan ayah juga tidak mengatakan apa pun. Situasinya tidak tepat sekarang.”Ronny tiba-tiba tercenung saat melihat puluhan motor dan mobil di seberang jalan. “Bendera-bendera itu? Mereka adalah kelompok berandal dari Locatown.”Ronny mendapatkan informasi dari Gon. “Gon juga melihat kelompok berandal lain di Paulcity. Sial, mereka tampaknya tahu keberadaanku dan yang lain.”Ronny menoleh pada Ryan. “Ayah, para berandal dari kota lain tampaknya mendatangi Paulcity untuk mencari kita. Kelompok pembantai itu memerintahkan mereka semua untuk menyerang kita bersamaan. Jika kita tidak pergi sec

  • Kembalinya Sang Ahli Waris Terhebat   Chapter 180

    “Siapa kau, brengsek!” bentak Gon seraya menarik pistol dari saku celana. Para bawahannya segera mengerumuni sosok asing itu. Ronny sontak terdiam, mengamati sosok asing itu lekat-lekat. Ia sontak terkejut ketika menyadari tatapan pria itu. “Dia muncul,” gumamnya. Para bawahan Gon seketika meluncurkan tembakan, bergegas maju. Sosok bertopeng itu bergerak lincah, menghindari semua tembakan dengan sempurna. Tatapannya tertuju pada Ronny yang berdiri di belakang Gon. “Sial!” Gon mendengkus kesal, melayangkan tembakan seraya mengikuti pergerakan sosok bertopeng itu. “Dia bergerak cepat menghindari tembakanku dan para bawahanku!”Gon melirik Ronny sekilas. “Kenapa kau hanya diam saja, brengsek? Kenapa kau berubah menjadi pengecut?!”“Aku mengenal orang itu. Dia adalah orang yang mengancamku tempo hari saat tersadar di sebuah mobil,” ujar Ronny. “Apa kau ketakutan melihatnya sekarang?” Gon berdecak saat sosok bertopeng itu menghajar para bawahannya dengan mudah. “Kau terluka saat itu da

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status