Home / Pendekar / Kaisar Dewa Ling / Gejolak Ibukota 15

Share

Gejolak Ibukota 15

Author: Adib Mudzofar
last update Last Updated: 2024-10-29 19:42:56

Satu hari kembali berlalu dan suasana di Ibukota Kekaisaran Naga semakin runyam dan mencekam. Ini disebabkan oleh tersiarnya kabar menghilangnya 15 Tetua dari Klan Chan yang begitu misterius dan gerakan mereka yang semakin menjadi-jadi.

Para anggota Klan Chan tidak segan-segan untuk melakukan tindak kriminal kepada siapapun di dalam Ibukota jika mereka sedang bertanya mengenai keberadaan dari Tetua mereka itu kepada seseorang dan tidak mendapatkan jawaban memuaskan. Hanya kelompok cabang dari 4 klan shandian yang tidak tersentuh dan kelompok dari pihak kekaisaran sebab mereka juga mendapatkan perlindungan dari empat klan tersebut.

Kabar lain yang mengejutkan dan membuat marah Patriark Chan Jiu ialah pulihnya Kaisar Ye dan putri dari Pangeran Mahkota Ye Langtian. Hal ini semakin membuat rencana yang telah dia susun sedemikian rapih menjadi hancur dan tidak sesuai dengan harapan.

Gejolak yang terjadi di Ibukota semakin panas dan parah akibat hal tersebut. Pihak Pangeran Kedua Ye Gui tid
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

  • Kaisar Dewa Ling    Gejolak Ibukota 16

    Di dalam aula pertemuan Istana Kekaisaran Naga, Kaisar Ye, Pangeran Mahkota Ye Langtian dan para Petinggi yang merupakan punggawa alias para menteri sedang duduk sembari membahas mengenai beberapa hal yang saat ini sedang bergejolak di dalam ibukota.Wajah semua orang itu tampak begitu serius ketika sedang menyampaikan pendapat yang terbesit di dalam benak mereka. Bahkan Kaisar Ye sendiri sampai memijit kepalanya yang terasa begitu sakit karena Kekaisaran Naga yang telah dimandatkan oleh para leluhur seolah akan runtuh pada era kekuasaannya.Kaisar Ye berpikir bahwa tindakan yang dilakukan oleh putra keduanya sungguh benar-benar telah melampaui batas karena ambisi besarnya dan harus di tindaki dengan cara yang tegas. Namun, seperti hal tersebut telah terlambat mengingat Ye Gui dia telah berkoalisi dengan kelompok raksasa yang tidak bisa disentuh oleh siapapun kecuali hanya 4 klan shandian.Masalah ini harus segera dipecahkan sebelum menjadi semakin parah dan akhirnya sesuatu yang dia

  • Kaisar Dewa Ling    Gejolak Ibukota 17

    Kaisar Ye Wei Ru menatap menteri itu dengan tatapan tidak senang. Dengan aura kebenciannya, dia lalu berteriak lantang memberikan perintah, "Tangkap menteri keuangan tidak tahu diri dan beretika itu! Segera berikan penyelidikan sedetail mungkin kepadanya! Jika terjadi kesalahan meski itu seujung kuku, penjarakan dia 1000 tahun!""Baik, Yang Mulia Kaisar!" Tiba-tiba para pengawal Kaisar Ye yang sebelumnya hanya berada di balik bayangan seketika muncul mengelilingi menteri keuangan Kekaisaran Naga. Mereka semua adalah anggota pasukan paling elit yang dimiliki oleh Kekaisaran Naga dan semuanya merupakan kultivator Ranah Dewa Langit Tahap Awal.Sang menteri keuangan yang melihat dirinya saat ini sedang di kelilingi oleh pasukan elit Kekaisaran Naga langsung terjatuh dan berlutut dengan tangisannya, "Yang Mulia Kaisar! Tolong ampuni hamba. Hamba telah bertindak tidak baik!""Huh! Mengampunimu hanya akan menambah kesengsaraan dan masalah pada penyelamatku!" Cecar Kaisar Ye lalu memberi kode

  • Kaisar Dewa Ling    Gejolak Ibukota 18

    Kaisar Ye yang memahami putra serta menantunya tampak ragu setelah mendengarkan ucapan dari pemuda tampan di hadapan mereka segera berkata, "Langtian'er, Ning'er! Mengapa kalian berdua malah diam dan ragu? Bukankah sudah sangat wajar jika seorang murid akan ikut bersama dengan gurunya dalam waktu yang cukup lama. Tuan Muda Tian sebelumnya tidak mengatakan bahwa putrimu tidak bisa kembali! Dia hanya bilang jika mungkin waktunya akan sedikit lebih lama untuk kalian kembali bertemu!"Mendengar penuturan seperti itu, baik Tian Lin, Long Yuan maupun Tian Zhao tidak bisa untuk tidak terkejut. Mereka tidak menyangka bahwa Kaisar Kekaisaran Naga ini akan begitu jeli dalam memahami kata-kata yang disampaikan oleh Tian Lin.Semua yang dikatakannya adalah benar dan Tian Lin tidak mengatakan jika Tuan Putri Ye Lan'er tidak akan kembali meskipun calon gurunya merupakan seseorang yang berasal dari dunia lain.Pangeran Mahkota Ye Langtian dan istrinya yang sebelumnya ragu segera menjadi tercerahkan

  • Kaisar Dewa Ling    Gejolak Ibukota 19

    Mata Kaisar Ye dan semua orang yang ada di dalam aula pertemuan tersebut kini telah benar-benar tertuju kepada dirinya. Tian Lin telah mengira hal demikian pasti akan terjadi sehingga dirinya hanya bisa menghela nafas panjangnya sembari berkata, "Usaha apapun yang dilakukan oleh kalian untuk menghentikan tindakan Pangeran Kedua hanya akan berujung dengan kegagalan!"Ya, Tian Lin dengan tanpa ragu mengatakan hal demikian sehingga membuat kening Kaisar maupun para petingginya mengerut dengan begitu dalam."Apa maksud dengan hanya akan berujung kegagalan, Tuan Muda Tian?" Salah satu bawahan Kaisar Ye buru-buru bertanya dengan nada tidak senang. Dia sejak awal sudah mengemukakan cukup banyak pendapat yang menurutnya cukup efisien, namun bagaimana tiba-tiba seorang pemuda yang berasal dari antah-berantah berani mengatakan bahwa segala usaha yang akan dilakukan hanya akan berakhir sia-sia? Ini sungguh melukai hatinya.Tian Lin tersenyum tipis menanggapi pertanyaan dari menteri tersebut. Dia

  • Kaisar Dewa Ling    Gejolak Ibukota 20

    Tatapan mata ngeri muncul dari semua orang yang ada di aula pertemuan Istana Kekaisaran Naga. Mereka seolah sedang melihat monster yang begitu mengerikan dan siap menerkam kapanpun. Tian Lin yang di tatap sedemikian rupa hanya tersenyum tipis dan tidak segera meminta Jingshen Wangzhi untuk menghentikan peledakan Aura Kematiannya.'Sudah berapa juta nyawa makhluk hidup yang telah di bunuh oleh Tuan Muda Tian ini? Apakah aku tidak salah memilihnya sebagai guru dari Lan'er?' Pangeran Mahkota Ye Langtian bergumam dalam hatinya sembari berkeringat dingin dan merasa ragu dengan keputusannya sebelumnya.Tian Lin yang sebelumnya memiliki sifat dan sikap yang begitu rendah hati nyatanya merupakan sosok pembunuh berdarah dingin yang entah sudah berapa juta orang di habisinya. Pangeran Mahkota Ye Langtian sedikit bimbang akan hal tersebut. Ya, setidaknya itulah anggapannya saat ini.'Manusia ini.. Ini manusia kejam!' Kaisar Ye Wei Ru yang kekuatannya telah menerobos di Ranah Dewa Langit Tahap Aw

  • Kaisar Dewa Ling    Rencana Tian Lin Sebelum Peperangan

    Aula pertemuan cabang Klan Chan di ibukota."Mu Sang! Kau sebagai satu-satunya murid ku yang memiliki kemampuan racun kuat harus menyiapkan cukup banyak botol yang kau isi dengan air dari elemenmu guna melancarkan segala macam kemungkinan yang terjadi saat perang!" Seru Patriark Chan Jiu memberikan perintah."Baik, guru!" Angguk Mu Sang dengan patuh seolah dia adalah murid teladan yang sangat baik.Namun siapa yang tahu isi hati seseorang? Mu Sang yang sejak lahir memiliki jiwa licik sebenarnya sama sekali tidak menganggap Patriark Chan Jiu inj sebagai gurunya. Dia justru merasa sangat kesal dengan orang tua itu karena sangat terburu-buru sekali untuk melakukan perang bersama Pangeran Kedua sehingga memaksanya untuk berhenti berlatih dan harus menyiapkan cukup banyak hal yang merepotkannya.Mu Sang yang selama ini selalu berkultivasi tertutup di dalam wilayah terlarang milik Klan Chan masih belum puas dengan pencapaiannya. Kultivasinya baru saja menembus Ranah Setengah Dewa Tahap Mene

  • Kaisar Dewa Ling    Sebelum Peperangan

    Tian Lin keluar dari kediaman komandan Ye Shinji dengan senyuman puas terpancar dari sudut bibirnya. Sebelumnya dia juga telah menciptakan sebuah susunan formasi array pengurung waktu dan mempercepat area di dalamnya sebanyak 100 kali lipat. Dalam artian, 1 hari di dalam susunan formasi array itu sama halnya dengan 100 hari di luar formasi. Ini sudah sangat cukup bagi komandan Ye Shinji untuk menerobos ke Ranah Dewa Langit Tahap Akhir.Kini Tian Lin hanya perlu menunggu selesainya tugas dari Jingshen Wangzhi untuk menarik Klan Wu, Sekte Pedang Ilahi dan Sekte Bintang Formasi untuk ikut serta dalam peperangan dan berada dalam kubu Pangeran Mahkota Ye Langtian. Orang-orang dari Klan Chan pasti tidak akan menyangka bahwa serangan besar yang menurut mereka akan menjadi kejutan bagi Kekaisaran Naga dan menggulingkannya begitu mudah akan berubah menjadi peperangan penentu dan rencana mereka sepenuhnya gagal.***Di kediaman Klan Wu.Swoosshhh...Sesosok bayangan pria muda berpakaian bangsaw

  • Kaisar Dewa Ling    Perang Di Ibukota

    "Hahahahaha.."Jingshen Wangzhi terus tertawa terbahak-bahak sembari terus mencekik Tetua Agung dari Klan Wu dan meledakkan Aura Kematian dari dalam tubuhnya. Dia terlihat seperti iblis pembantai yang kegirangan karena telah menemukan sekelompok mangsa empuk yang dapat melampiaskan membunuhnya.Sedangkan untuk para Petinggi Klan Wu, saat ini mereka sudah terjatuh dari atas langit dan dipaksa dalam keadaan berlutut lalu tidak bisa menggerakkan badan sama sekali. Kini hanya Jingshen Wangzhi saja yang masih melayang di atas langit dan terus tertawa-tawa seperti orang gila.Tubuh para Petinggi Klan Wu yang terus diterpa oleh Aura Kematian milik makhluk transparan yang mengaku sebagai utusan dari pangeran mahkota menjadi terus menggigil seolah tahu dan memberikan kode kepada masing-masing jiwa mereka bahwa nyawa mereka akan segera melayang. Ini benar-benar menakutkan sekali untuk mereka yang telah hidup lama demi mengumpulkan kekuatan hingga ke tahapan yang sekarang ini.Yang tidak dapat di

Latest chapter

  • Kaisar Dewa Ling    Akhir Perang Dan Ketenangan (end)

    "Huh! Jangan pernah berharap kami akan membiarkanmu pergi melewati kami berdua!" Yin-Yin juga berkata dengan sinis sembari membuat kuda-kuda bela diri untuk bersiap-siap menyerang Mogui Long.Hal yang sama juga dilakukan oleh Xu Yuan karena menurut pendapat mereka berdua dengan kehadiran sosok seperti Mogui Long dalam pertarungan tuan muda Ling Tian-nya pasti akan mengganggu dan membuatnya tidak dapat bergerak bebas untuk menghabisi Mogui Hen.Mogui Long menggertakkan giginya kuat-kuat karena merasa begitu kesal dengan kedua orang yang menghadangnya ini. Dengan mata merah yang dipenuhi dengan Niat Membunuh, dirinya lalu melepaskan kekuatan sejatinya dengan tanpa berpikir dua kali lagi. "Pembukaan darah naga! Transformasi Naga Iblis Sejati!" Teriak Mogui Long lalu dari tubuhnya memancar aura yang sangat kuat lalu secara perlahan tubuhnya itu membengkak menjadi sangat besar dan terus membesar hingga berukuran raksasa. GROOOAAAARRR!Hanya dalam waktu kurang dari 10 detik saja Mogui Long

  • Kaisar Dewa Ling    Perang Penentu Alam Menengah 7

    "Ini.." Mogui Hen tidak bisa berkata-kata apapun lagi ketika merasakan kekuatan yang teramat besar memancar dari dalam tubuh Ling Tian. Tubuhnya merasa sedikit bergetar dan tertekan karena pemuda tampan itu tidak hanya meledakkan petir tanpa warna saja, namun dia juga mengaktifkan garis darah Kaisar Naga Bayangan yang kini telah terbuka separuh atau 50%.Bisa dikatakan kali ini Ling Tian benar-benar sangat serius untuk menghadapi Mogui Hen yang telah berani menyakiti Leluhur Tua serta keluarganya.Tatapan mata Ling Tian menjadi sangat tajam seperti Naga Sejati dan pedang pusaka tingkat saint miliknya terkepal dengan sangat erat. Dengan kecepatan tertinggi yang dapat di lakukannya, dia melesat menerjang Mogui Hen untuk menghabisinya.Zheep!Sebagai seorang Dewa Binatang Iblis yang setara dengan pemilik garis darah Dewa Binatang Suci serta kekuatannya yang asli telah mencapai Ranah Dewa Langit Tahap Akhir, Mogui Hen tentu masih dapat melihat kecepatan Ling Tian yang di luar nalar manusi

  • Kaisar Dewa Ling    Perang Penentu Alam Menengah 6

    Perang yang terjadi di wilayah kekuasaan Klan Huo telah berlangsung selama berhari-hari dengan begitu sengit dan tidak terelakan lagi akan kehancuran di sekitarnya. Nyatanya meskipun Tetua Agung Sekte Racun Laoshu Du telah bergabung dengan Tetua Pertama Organisasi Misterius masih belum dapat menyudutkan Long Yuan yang telah naik ke Ranah Dewa Tahap Akhir. Ini menunjukkan betapa kuat dan hebatnya pemilik dari darah binatang suci Naga Langit yang dulunya menjadi bawahan daripada Kaisar Dewa Ling.Long Yuan dengan tombak pusaka tingkat saint miliknya dapat bertarung imbang dengan kedua orang itu meskipun dirinya lebih condong dalam posisi yang bertahan. Ya, itu sangat wajar karena bagaimanapun dirinya juga seorang kultivator yang memiliki kelemahan dan juga rasa lelah. Dia tokoh yang overpower dan juga tidak dapat mati seperti halnya sang protagonis utama. "Long Yuan, menyerahlah dan hentikan perlawanan sia-siamu itu!" Ujar Laoshu Du dengan senyuman kejam terpancar dari sudut bibirnya.

  • Kaisar Dewa Ling    Perang Penentu Alam Menengah 5

    Leluhur Tua Klan Huo yang identitas aslinya adalah Pangeran Mahkota Kekaisaran Langit Ling Dong menuruti permintaan Xu Yuan dan mundur untuk mengobati luka-luka yang dideritanya akibat pertarungan tidak seimbang dengan Mogui Hen.Sudut bibir Xu Yuan memancarkan senyuman tipis ketika menatap Mogui Hen yang sangat marah oleh aksinya serta kedatangannya yang tiba-tiba ini. Bagaimana tidak? Mogui Hen adalah sosok naga iblis yang terkenal saat kebal terhadap racun namun ketika merasakan racun milik orang satu ini Dia mendapatkan intuisi dari refleks tubuhnya bahwa tubuhnya ini akan dalam kondisi berbahaya ketika terkena racunnya.Selain itu, Mogui Hen juga gagal untuk membunuh Leluhur Tua Klan Huo yang mana adalah tonggak paling penting untuk memenangkan peperangan yang terjadi kali ini.Dengan suara mendalam, Mogui Hen kembali bertanya, "Katakan, siapa kau?"Xu Yuan masih tersenyum dan tidak mengundurkannya sama sekali. Dengan santai atau bahkan lebih terkesan ke arah mengejek Mogui Hen,

  • Kaisar Dewa Ling    Perang Penentu Alam Menengah 4

    Sementara itu di sisi lain, Ling Tian yang sebelumnya menghilang dari hadapan saudara dan saudarinya saat ini sedang terlihat duduk bersila di ruangan khusus yang ada di menara kultivasi Istana Suci sembari memejamkan mata dan menyerap esensi petir yang terkandung di dalam Batu Petir Surgawi.Meskipun elemen petirnya sudah berada di tingkat tertinggi yaitu pada tingkatan petir abadi alias petir tanpa warna, terlihat aura yang memancar dari dalam tubuhnya terus meningkat dari waktu ke waktu dan mendekati penerobosan pada ranah kultivasi Dewa Tahap Akhir.Dia terus fokus dan konsentrasi agar penerobosannya nanti berjalan dengan lancar dan tanpa ada halangan suatu apapun. Ling Tian sangat senang karena dia mendapatkan sebuah sumber daya seperti Batu Petir Surgawi, namun kesenangannya itu tidaklah pada tempat yang tepat karena saat ini posisi dan situasinya sedang tidak memungkinkan baginya untuk berbahagia.Mengingat Klan Huo ternyata adalah anggota keluarga Ling, Ling Tian menjadi sanga

  • Kaisar Dewa Ling    Perang Penentu Alam Menengah 3

    Lima Tetua yang menjadi bawahan dari Mogui Long juga ikut terkejut ketika melihat pasukan yang dibawa oleh Istana Suci untuk membantu klan shandian Huo ini menghancurkan mereka. Namun sudut bibir kelima orang tersebut bersama dengan tuannya memancarkan istrinya tipis karena di seluruh wilayah Klan Huo saat ini telah terpasang susunan formasi array kurungan kutukan darah yang sangat kuat. Butuh banyak kekuatan Ranah Dewa Tahap Akhir untuk menghancurkannya, sedangkan menurut pengetahuan yang ada Istana Suci hanya memiliki satu orang saja yang ada pada tingkatan tersebut dan orang itu tidak lain adalah sang pimpinan tertinggi, Wei Hun."He-he-he.. Bukankah mereka hanya akan dapat menjadi penonton saja, Yang Mulia?" Tetua Pertama Organisasi Misterius bertanya dengan senyuman mengejek."Tentu saja! Bahkan aku dengan kekuatanku saat ini akan sedikit kesulitan untuk menghancurkan susunan formasi array kurungan pengorbanan darah ini. Lalu bagaimana dengan orang-orang bodoh dan lemah yang bera

  • Kaisar Dewa Ling    Perang Penentu Alam Menengah 2

    Di Klan Huo.BOOOMMMM... BOOOMMMM...BOOOMMMM...Situasi yang terjadi di wilayah kekuasaan klan shandian itu benar-benar sangat lah kacau balau. Suara ledakan yang menghancurkan serta meluluhlantahkan sebuah tempat tinggal untuk orang-orang Klan Huo selalu terdengar dan tidak kunjung berhenti.Leluhur Tua Huo Dong atau yang memiliki nama asli Ling Dong saat ini sedang terlihat saling serang dengan sosok pemuda yang memakai pakaian serba hitam seperti assassin yang tidak lain adalah Mogui Hen. Dia terlihat begitu tertekan saat bertarung melawannya meskipun seluruh kemampuan berpedang serta elemen petirnya yang menghancurkan dengan begitu dahsyat telah diarahkan.BOOOMMMM... BOOOMMMM... Trark!DUUUAAARRR!BOOOMMMM... BOOOMMMM...Mogui Hen, dia hanya tersenyum tipis ketika menyaksikan betapa tertekannya posisi yang dialami oleh lawannya. Namun dia tetap meneruskannya hingga dirinya berhasil memperoleh beberapa kesempatan yang membuatnya dapat melukai orang tua terkuat di klan shandian H

  • Kaisar Dewa Ling    Perang Penentu Alam Menengah

    "A-apaaaaaa!"Semua orang terkejut secara serentak tanpa terkecuali. Bahkan Wei Hun yang biasanya adalah sosok yang selalu tenang dalam setiap hal kali ini tidak dapat mempertahankannya dan berdiri dari tempat duduknya sebelumnya."Bocah! Kau jangan bercanda!" Long Yuan yang juga merupakan sosok yang berasal dari Alam Dewa sekaligus bawahan langsung dari Kaisar Dewa Ling dan harus terpaksa turun ke Alam Tingkat Rendah untuk menyelamatkan garis darah dan keturunannya agar tidak menghilang sepenuhnya karena terbantai segera bertanya sembari memegangi kerah baju Tetua itu. Auranya yang berada di Ranah Dewa Tahap Akhir bahkan ikut meledak karena kabar ini. Dia tentunya menginginkan kejelasan."Tentu saja saya tidak bercanda, Tuan Long Yuan! Leluhur Tua kami yang biasa di panggil Huo Dong adalah putra mahkota Kekaisaran Langit yang ada di Alam Dewa. Nama Huo adalah nama samaran saja untuk kami, karena beliau takut jika orang-orang yang berasal dari Alam Dewa akan masih memburu keturunan Kai

  • Kaisar Dewa Ling    Penyerangan Di Klan Huo

    Bhuusshh...Sebuah aura Ranah Dewa Tahap Menengah yang cukup kuat meledak dari dalam tubuh Tetua mata-mata luar Klan Huo itu yang menandakan bahwa dirinya telah berhasil mendapatkan keberuntungan berupa terobosan kultivasi setelah disembuhkan luka-lukanya oleh Ling Tian menggunakan buah abadi, Buah Bodhi.Tidak lama kemudian, Tetua itu pun membuka matanya dan langsung berdiri menghadap Ling Tian dan saudara-saudarinya seraya menangkupkan kedua tangannya untuk menunjukkan rasa hormat."Terima kasih kami ucapkan, Tuan Muda dan semuanya," ucapnya dengan tulus."Tidak perlu terlalu sopan, Tetua! Bisakah sekarang anda menceritakan apa yang terjadi kepada Klan Huo dan siapa sebenarnya sekte dan kekaisaran yang berani menyerang kalian?" Meski sudah tahu mengenai perihal Organisasi Misterius yang menjadi poros semua masalah di Klan Huo, Ling Tian tetap menanyakannya.Wajah si Tetua mata-mata luar Klan Huo itu langsung menjadi suram ketika mendengar pertanyaan yang diajukan oleh pemuda tampan

DMCA.com Protection Status